Pertanian

Kabupaten Kulon Progo sebagai daerah agraris, mayoritas penduduknya masih berusaha pada sektor pertanian. Dari hasil Pendataan Usaha Tani 2009 terdapat 51.877 Rumah Tangga Tani yang mengusahakan tanaman Padi , Jagung, Kedelai dan Tebu (PJKT). Persentase terbesar adalah Rumah Tangga Padi yaitu 54,30 %, kemudian Rumah Tangga Jagung sebesar 32,72 persen, Rumah Tangga Kedelai sebesar 12,95 persen dan Rumah Tangga Tebu sebesar 0,04 persen.

 

 

LUAS LAHAN


Sudah menjadi fenomena nasional bahwa luas lahan sawah semakin berkurang. Luas lahan sawah menurut jenis irigasi tidak jauh berbeda kondisinya dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2008 luas lahan sawah yang diairi dengan irigasi teknis  sebesar 73,07 persen, irigasi setengah teknis 6,49 persen, D.I kecil 12,38 persen, dan tadah hujan 8,06 persen.
Luas lahan sawah yang irigasinya dari Bendungan Sermo seluas 3.354 hektar meliputi kecamatan temon,Wates, .Panjatan, Pengasih dan Kokap.
Luas lahan kering adalah 47,794 hektar, dimana 19.273 hektar (40,32 persen) merupakan lahan pekarangan/lahan untuk bangunan dan 15.219 (32,22 persen) merupakan lahan tegal/kebun.


PADI/PALAWIJA


Dampak dari perluasan area pekarangan/lahan untuk bangunan adalah
produktivitas tanaman padi/palawija mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2006 dari 58,00 kw/ha menjadi 60,94 kw/ha, demikian juga produktivitas tanaman jagung dari 58,38 kw/ha menjadi 62,45 kw/ha, ketela pohon dari 154,18 kw/ha menjadi 165,75 kw/ha, kedelai dar 13,73 kw/ha menjadi 14,81 kw/ha dan kacang hijau dari 6,58 kw/ha menjadi 6,82 kw/ha. Tetapi ada juga yang produktivitasnya mengalami penurunan yaitu kacang tanah dari 12,82 kw/ha menjadi 8,96 kw/ha dan ketela rambat dari 101,20 kw/ha menjadi 100,00 kw/ha.

 

HORTIKULTURA


Buah-buahan potensial di kabupaten Kulon Progo sampai tahun 2008 adalah mangga, durian dan rambutan yang dihasilkan dari kecamatan Kokap, Kalibawangdan Samigaluh, untuk melon dan semangka potensial di kecamatan Temon, Wates, Panjatan dan Galur.

 

 PETERNAKAN


Mutasi ternak besar yang masuk dengan yang keluar perbandingannya cukup signifikan 1 : 2 sedangkan ternak kecil 1 : 6 artinya untuk menjaga keseimbangan populasi harus diupayakan teknik peternakan yang baik.
Pada tahun 2008 Produksi Susu yang dihasilkan adalah 25.255 liter (turun 26,06 persen) dan telur dihasilkan adalah 4.614.754 kg (naik 21,78 persen).
 

| Sumber : Kulon Progo Dalam Angka 2009 - BPS, update 19/04/2010 |

« Kembali