2017 Sudah Ada Bandara Baru di Yogyakarta


Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah

Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah untuk Transaksi di NKRI

Master Plan Bandara Internasional Kulon Progo DIY  

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Yogyakarta akan memiliki bandara yang lebih luas dengan kapasitas lebih banyak. Bandara baru tersebut rencananya akan berlokasi di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bila pembangunan berjalan sesuai rencana, bandara baru akan mulai beroperasi pada 2017.

"Bandara di Yogya ini ambisi kami. Bagaimana kami membangun airport yang betul-betul green ville dan menjadi airport city," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Tommy Soetomo, di Jakarta, Senin (27/5/2013). Direncanakan, bandara baru akan menggunakan lahan seluas 650 hektar dengan investasi pembangunan senilai Rp 6 triliun.

Bandara tersebut akan berdiri di lahan seluas 650 hektar, dan membutuhkan dana sebesar Rp 6 triliun. Menurut Tommy, pembangunan bandara akan melibatkan pihak swasta (join venture). Uji kelayakan dan rencana induk menurut dia sudah selesai digarap dan kini tinggal menanti hasil uji topografi dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).

Corporate Administration Department Head PT AP I Hary Budi Waluyo menambahkan, pembangunan bandara baru ini kemungkinan besar dimulai pada 2014. Waktu penyelesaian bandara diperkirakan tiga sampai empat tahun sehingga pengoperasian bandara ditargetkan bisa dilakukan pada 2017. "Besok (hari ini) kami ketemu Sri Sultan untuk melanjutkan proses ini. Rencananya di bandara di-linking dengan moda transportasi lain, seperti kereta dan kapal, karena lokasinya dekat dengan laut," ungkap Hary, Senin (27/5/2013).

Kondisi Bandara Internasional Adisutjipto di Kabupaten Sleman dinilai tak lagi memadai. Kapasitas penumpang sudah jauh melampaui kapasitas awal bandara. Seharusnya, bandara ini hanya bisa melayani sekitar 900.000 penumpang per tahun, tetapi yang terjadi jumlah penumpang tercatat sudah mencapai 4,5 juta orang per tahun.

Bandara baru yang direncanakan akan segera dibangun itu dirancang mampu menampung 15 juta penumpang per tahun. Kehadiran penerbangan murah telah memicu lonjakan jumlah penumpang tujuan Yogyakarta sejak tahun 2000-an.

Selain berencana membangun bandara baru di Yogyakarta, PT AP I juga merencanakan pembangunan General Aviation di Kaelan, Bali. "Tahun ini akan dikerjakan dan selesai tahun depan karena lahan sudah punya. Ini pengembangan setelah terminal internasional di bandara (I Gusti Ngurah Rai). Kami maraton mengerjakannya, mumpung bisa," papar Hary.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Hasil Seleksi Administrasi Calon Pendamping Koperasi

Puncak Acara Harkop ke 68 dan Sarasehan diselenggarakan di KSU Mekar Mas Lendah

Tujuh Desa se Kecamatan Pengasih Segera Memiliki Website

KUNJUNGAN DPRD KAB.KEDIRI JATIM

Kepastian Hukum untuk Pembangunan Kepariwisataan Kulonprogo

Kadinas Koperasi dan UMKM Mendampingi Bupati dalam Talkshow TVRI

Sultan..... Bandara Tidak Akan di Batalkan

WISATA ALAM CANTING MAS PUNCAK DIPOWONO

Pendidikan Politik Bagi Perempuan

Sosialisasi dan Internalisasi Budaya Kerja Pemerintahan “SATRIYA"

LELANG BARANG MILIK DAERAH

UNDANGAN

PENCAIRAN ADD PERIODE JUNI – JULI 20 15:

Sumur Maut

Lowongan Kerja di PT. Swakarsa Sinarsentosa / Perkebunan Sawit

Lowongan Kerja sebagai Pendamping

PENTAS BUDAYA DESA JATISARONO DAN DESA BANYUROTO

Tiga Desa di Kecamatan Pengasih Menggelar Pilkades Tahun Ini

Uji Kompetensi Calon Sekretaris DPRD

SYAWALAN KARYAWAN RSUD WATES

LIMA BALON KADES SIDOMULYO SIAP BERTARUNG

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 27 Juli 2015

BIMBINGAN JURNALISTIK BAGI STAF KECAMATAN DAN DESA

Syawalan dan Halal Bil Halal BPMPT

Persiapan Puncak Harkop dan Sarasehan Perkoperasian



.:: Artikel ::::::::.

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)