2017 Sudah Ada Bandara Baru di Yogyakarta


Kunjungan Lemhanas Ke Kulon Progo

Pelajar Antusias Ikut Seminar Kespro

12 Atlet Kulon Progo Ikut Wakili DIY Ke POPNAS

Pemkab Kulon Progo Peringati Keistimewaan DIY

Pelepasan 244 Calon Jamaah Haji

Tingkatkan Layanan Publik Kulon Progo Luncurkan SEMAR

Master Plan Bandara Internasional Kulon Progo DIY  

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Yogyakarta akan memiliki bandara yang lebih luas dengan kapasitas lebih banyak. Bandara baru tersebut rencananya akan berlokasi di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bila pembangunan berjalan sesuai rencana, bandara baru akan mulai beroperasi pada 2017.

"Bandara di Yogya ini ambisi kami. Bagaimana kami membangun airport yang betul-betul green ville dan menjadi airport city," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Tommy Soetomo, di Jakarta, Senin (27/5/2013). Direncanakan, bandara baru akan menggunakan lahan seluas 650 hektar dengan investasi pembangunan senilai Rp 6 triliun.

Bandara tersebut akan berdiri di lahan seluas 650 hektar, dan membutuhkan dana sebesar Rp 6 triliun. Menurut Tommy, pembangunan bandara akan melibatkan pihak swasta (join venture). Uji kelayakan dan rencana induk menurut dia sudah selesai digarap dan kini tinggal menanti hasil uji topografi dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).

Corporate Administration Department Head PT AP I Hary Budi Waluyo menambahkan, pembangunan bandara baru ini kemungkinan besar dimulai pada 2014. Waktu penyelesaian bandara diperkirakan tiga sampai empat tahun sehingga pengoperasian bandara ditargetkan bisa dilakukan pada 2017. "Besok (hari ini) kami ketemu Sri Sultan untuk melanjutkan proses ini. Rencananya di bandara di-linking dengan moda transportasi lain, seperti kereta dan kapal, karena lokasinya dekat dengan laut," ungkap Hary, Senin (27/5/2013).

Kondisi Bandara Internasional Adisutjipto di Kabupaten Sleman dinilai tak lagi memadai. Kapasitas penumpang sudah jauh melampaui kapasitas awal bandara. Seharusnya, bandara ini hanya bisa melayani sekitar 900.000 penumpang per tahun, tetapi yang terjadi jumlah penumpang tercatat sudah mencapai 4,5 juta orang per tahun.

Bandara baru yang direncanakan akan segera dibangun itu dirancang mampu menampung 15 juta penumpang per tahun. Kehadiran penerbangan murah telah memicu lonjakan jumlah penumpang tujuan Yogyakarta sejak tahun 2000-an.

Selain berencana membangun bandara baru di Yogyakarta, PT AP I juga merencanakan pembangunan General Aviation di Kaelan, Bali. "Tahun ini akan dikerjakan dan selesai tahun depan karena lahan sudah punya. Ini pengembangan setelah terminal internasional di bandara (I Gusti Ngurah Rai). Kami maraton mengerjakannya, mumpung bisa," papar Hary.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kunjungan Lemhanas Ke Kulon Progo

Pelajar Antusias Ikut Seminar Kespro

12 Atlet Kulon Progo Ikut Wakili DIY Ke POPNAS

Pemkab Kulon Progo Peringati Keistimewaan DIY

Pelepasan 244 Calon Jamaah Haji



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 3 September 2015

Pelaksanaan Survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL)

Pemijahan Patin

CATATAN HARIAN (13)

RAKOR PERCEPATAN PEMBAYARAN PBB

GERAKAN TANAM DALAM RANGKA PENSUKSESAN PROGRAM OPSUS

CATATAN HARIAN (12)

Langgar IMB berujung ke Pengadilan

BPMPT Beraksi dalam Pakaian Adat Tradisional Jawa

Informasi

CATATAN HARIAN (11)

Demenan atau Mesum di arak ke Pengadilan

DPRD Gelar Raker dengan Pakaian Jawa

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Gelanggang Olahraga Renang Trimolt Swimmingpool

Upacara Peringatan Keistimewaan DIY

CATATAN HARIAN (10)

APEL SIAGA PAJAK DAERAH PBB P2

Dinkop UMKM Menyelenggarakan Upacara Memperingati Keistimewaan DIY

BPMPDPKB Putar Film KB di Krembangan

Ssstt.... ada yang Mesum di Kantor Pol PP

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 31 Agustus 2015

PERINGATAN PENGESAHAAN UU KEISTIMEWAAN

Malam Pentas Seni Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 Kecamatan Sentolo

APEL MENGETI PENGESAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2012 PERKAWIS KEISTIMEWAAN DIY

MAKNA SATRIYA



.:: Artikel ::::::::.

PPKS, Optimalkan 8 Fungsi Keluarga

Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014