2017 Sudah Ada Bandara Baru di Yogyakarta


Peluncuran E-warong di Kulon Progo

Wabup Sigi Kunjungi Kulon Progo Terkait BLUD Puskesmas dan Aduan

Pegadaian, Bulog dan Sang Hyang Seri Dukung Gapoktan

Bupati Tanam Klengkeng New Cristal di Bugel

25 Perusahaan Dapat Penghargaan Dari Bupati

Odixa Pharma Lab. Groundbreaking Pabrik Obat

Master Plan Bandara Internasional Kulon Progo DIY  

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Yogyakarta akan memiliki bandara yang lebih luas dengan kapasitas lebih banyak. Bandara baru tersebut rencananya akan berlokasi di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Bila pembangunan berjalan sesuai rencana, bandara baru akan mulai beroperasi pada 2017.

"Bandara di Yogya ini ambisi kami. Bagaimana kami membangun airport yang betul-betul green ville dan menjadi airport city," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) I Tommy Soetomo, di Jakarta, Senin (27/5/2013). Direncanakan, bandara baru akan menggunakan lahan seluas 650 hektar dengan investasi pembangunan senilai Rp 6 triliun.

Bandara tersebut akan berdiri di lahan seluas 650 hektar, dan membutuhkan dana sebesar Rp 6 triliun. Menurut Tommy, pembangunan bandara akan melibatkan pihak swasta (join venture). Uji kelayakan dan rencana induk menurut dia sudah selesai digarap dan kini tinggal menanti hasil uji topografi dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).

Corporate Administration Department Head PT AP I Hary Budi Waluyo menambahkan, pembangunan bandara baru ini kemungkinan besar dimulai pada 2014. Waktu penyelesaian bandara diperkirakan tiga sampai empat tahun sehingga pengoperasian bandara ditargetkan bisa dilakukan pada 2017. "Besok (hari ini) kami ketemu Sri Sultan untuk melanjutkan proses ini. Rencananya di bandara di-linking dengan moda transportasi lain, seperti kereta dan kapal, karena lokasinya dekat dengan laut," ungkap Hary, Senin (27/5/2013).

Kondisi Bandara Internasional Adisutjipto di Kabupaten Sleman dinilai tak lagi memadai. Kapasitas penumpang sudah jauh melampaui kapasitas awal bandara. Seharusnya, bandara ini hanya bisa melayani sekitar 900.000 penumpang per tahun, tetapi yang terjadi jumlah penumpang tercatat sudah mencapai 4,5 juta orang per tahun.

Bandara baru yang direncanakan akan segera dibangun itu dirancang mampu menampung 15 juta penumpang per tahun. Kehadiran penerbangan murah telah memicu lonjakan jumlah penumpang tujuan Yogyakarta sejak tahun 2000-an.

Selain berencana membangun bandara baru di Yogyakarta, PT AP I juga merencanakan pembangunan General Aviation di Kaelan, Bali. "Tahun ini akan dikerjakan dan selesai tahun depan karena lahan sudah punya. Ini pengembangan setelah terminal internasional di bandara (I Gusti Ngurah Rai). Kami maraton mengerjakannya, mumpung bisa," papar Hary.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Peluncuran E-warong di Kulon Progo

Wabup Sigi Kunjungi Kulon Progo Terkait BLUD Puskesmas dan Aduan

Pegadaian, Bulog dan Sang Hyang Seri Dukung Gapoktan

Bupati Tanam Klengkeng New Cristal di Bugel

25 Perusahaan Dapat Penghargaan Dari Bupati



.:: Berita Subdomain ::::::::.

KKN UNY Gelar Penyuluhan Kespro

Peringatan Hari Keistimewaan DIY

Door...Door..!!! Sat Pol PP Berlatih Menembak

TEMU INKLUSI

Lomba Mewarnai dan Melipat Figur Papercraft di Gramedia Fair Kulon Progo 2016

Membuka Mindset Berbisnis dan Berwirausaha, bedah buku perpusda 2016

Lagu KB Pancen Nyoto Jadi Media KIE KB Bengkulu

Lagu Generasi Berencana Ditayangkan Jogja TV

PENGUMPULAN KARYA LOMBA FOTO DIPERPANJANG

Pemutakhiran DAPODIK Tahun Pelajaran 2016/2017

Puncak Acara Harkop di Tutup dengan Sarasehan dan Peresmian Tomira

Penggumuman Penerbitan Izin Lingkungan UD. Putra Diafan

Lelang Barang Milik Daerah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2016

Evaluasi Lomba Desa Mandiri Pangan Tingkat Pemerintah DIY di Desa Pagerharjo

Lagu Ngopo Tuku Dapat Dinikmati Lewat YouTube

Bedah Buku Kiat Bisnis dan Wirausaha

Sukses, Launching Lagu Ngopo Tuku

Meriah, Acara Gerak Jalan Keluarga Harganas XXIII

Semangat Tim Dipertahut dalam Lomba Pawai dan Karnaval

Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Tahun 2016

Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-71 Kecamatan Samigaluh

Tim Pawai Dinkes Raih Juara 1 Pada Even Tahunan 2016

TANGGAP, TANGKAS DAN TANGGUH MENGHADAPI BENCANA

KEJUARAAN LOMBA PAWAI DAN DRUM BAND 2016

103 Pleton dan 11 Grop Drumband



.:: Artikel ::::::::.

Saatnya Menggalakkan Kampanye PUP

Pendewasaan Usia Perkawinan dan Optimalisasi Fungsi Keluarga

Penguatan IMP Melalui Pengembangan Struktur dan Peran

Part Time Job For Students

Education System Is A Serious Problem In This Country