Amenore Laktasi Sebagai Metode Ber-KB Serta Urgensinya Terhadap PP 33 Tahun 2012

Senin, 16/07/2012 08:51 WIB - Oleh : Andang Muryanta

Berbagai metode atau cara ber-KB secara modern sudah kita kenal melalui penggunaan alat kontrasepsi masa kini, seperti penggunaan kontrasepsi sederhana yang penggunaan atau pe makaiannya tanpa melalui bantuan orang lain sebut saja kondom, juga kontrasepsi yang mengandung hormonal berupa Pil KB, Suntik KB dan Implant/susuk KB atau Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK). Kemudian ada pula yang tidak mengandung hormonal berupa IUD (Intra Uterin Devices) atau Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR), dan Sterilisasi atau Metode Operasi Pria (Vasektomi), serta Metode Operasi Wanita (Tubektomi).


Penggunaan alat kontrasepsi untuk ber-KB pada dasarnya adalah upaya dari Pasangan Usia Subur (PUS) untuk menunda atau menjarangkan kehamilan, tetapi ada juga yang melakukan sterilisasi, yaitu dengan kesadaran yang tinggi untuk tidak menginginkan anak lagi dikarena- kan sudah cukup dengan jumlah anak yang dimiliki, atau indikasi medis bagi istri/ibu yang sudah tidak dimungkinkan lagi untuk hamil sesuai saran dokter, atau penyebab lain karena tidak cocok dengan alat kontrasepsi yang tersedia di tempat pelayanan KB dan Kesehatan.


Bagaimana dengan Amenore Laktasi sebagai metode ber-KB bagi ibu menyusui ?
Perlu diketahui bahwa tingkat pemberian ASI Eksklusif di Indonesia kondisinya masih ren - dah. Mengapa demikian? karena masih kurangnya pengetahuan tentang manfaat ASI dan gencarnya promosi susu formula membuat banyak ibu gagal menyusui.
Menurut Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu Anak Kementerian Kesehatan Slamet Riyadi Yuwono menyebutkan, berdasarkan data Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional) tahun 2010, baru ada 33,6 persen bayi umur 0 - 6 bulan yang mendapatkan ASI Eksklusif. Bahkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2010 menyebutkan, hanya 15,3 persen bayi umur kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI Eksklusif...

Selengkapnya>> 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Anggaran Jamkesda Kulon Progo 2014 Turun

Bupati Lakukan Pembekalan Madya Praja IPDN

Warga Minta BULOG Tingkatkan Kualitas Raskin

Pemkab Akan Terus Perjuangkan Kepentingan Rakyat

Kulon Progo Percontohan PPID Oleh KIP DIY



.:: Subdomain ::::::::.

.:: Artikel ::::::::.

Generasi Berencana, Antisipasi Ledakan Penduduk

Membangun Keluarga Sejahtera Yang Mandiri dan Berkualitas

Nggowes Bareng ke Sermo, Lebih Sehat dan Refreshing

Saatnya Melindungi Perempuan dari HIV dan AIDS

Gerebeg Pasar: Dongkrak Kesertaan KB Pria



Statistik Subdomain

dinkes | 6403
pendidikan | 1908
bkd | 1425
jdih | 730
disperindagesdm | 639
rsud | 639
perpustakaan | 538
inspektorat | 533
dppka | 441
bpmpt | 387
bappeda | 131

*) Jumlah kunjungan 30 hari terakhir