BUPATI H.TOYO SANTOSO DIPO : Program KB Masih Banyak Hadapi Tantangan


Disadari atau tidak, pelaksanaan program KB pada saat ini masih banyak menghadapi banyak tantangan dan kendala, antara lain dalam menurunkan tingkat kelahiran, menyediakan pelayanan KB yang mudah dijangkau, melakukan komunikasi, informasi dan edukasi bagi terbentuknya ukuran keluarga yang ideal serta penggalakan KB Pria. Termasuk di dalamnya adalah program untuk memperkuat ketahanan dan meningkatkan pendapatan keluarga. Namun demikian, tantangan dan kendala yang hadapi hendaknya tidak membuat semangat kita menjadi kendor dan rapuh, apalagi putus asa. Oleh karena itu, kepada seluruh jajaran pengelola KB khususnya Penyuluh KB dan stakeholder yang ada di Kulon Progo, dihimbau untuk dapat meningkatkan kinerjanya, memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat, berkoordinasi dan bersinergi dengan para pemuka agama, tokoh masyarakat, pengusaha, pelaku seni, tokoh adat dan para pemimpin informal lainnya untuk bersama-sama membangkitkan program KB di Kulon Progo, menggelorakan semangat untuk terus berkarya mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera sebagai pengejawantahan ?Seluruh Keluarga Ikut KB? yang menjadi visi program KB saat ini.
Demikian dikatakan oleh Bupati Kulon Progo, H.Toyo Santoso Dipo pada puncak acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XVI Tahun 2009 Kabupaten Kulonprogo yang dipusatkan di Gedung Kaca Wates, Sabtu (25/7). Hadir dalam acara tersebut unsur Muspida, Ketua DPRD, Ketua TP PKK Kabupaten Kulon Progo, Kepala BKKBN Propinsi DIY, Kepala BPPM Propinsi DIY, serta para Kepala Dinas, Instansi, SKPD terkait Kabupaten Kulon Progo beserta tamu undangan lainnya. Ditambahkan oleh Toyo Santoso Dipo, atas dasar itu kita diharapkan dapat menggiatkan kembali program KB mulai sekarang dan ke depan. Artinya, kita sebagai bagian dari jajaran pemerintah yang bertanggungjawab terhadap masalah keluarga berencana harus senantiasa meningkatkan komitmen bersama dengan berbagai pihak, pemangku kepentingan dan masyarakat. Lebih-lebih kita sangat menyadari, program KB yang kita laksanakan tidak bisa dikerjakan sendiri. Keberhasilan program KB di lapangan banyak ditentukan oleh keikutsertaan dan partisipasi berbagai sektor dan program lain, termasuk pemerintah, TP PKK, pihak swasta, lembaga kemasyarakatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat dan tokoh agama maupun LSOM. Kita jugasangat menyadari bahwa prinsip kemitraan dan kerjasama yang sebaik-baiknya dengan semua mitra kerja adalah kunci keberhasilan program KB.
Menurut Bupati Toyo Santoso Dipo, peringatan Harganas tahun ini dipadukan dengan peringatan Hari Kependudukan Dunia dan ICPD + 15, karena kedua peringatan tersebut memiliki agenda yang berhimpitan dengan program KB, yakni penurunan kemiskinan, pengendalian kelahiran, pengurangan kematian ibudan bayi, kesehatan reproduksi, pendidikan bagi kaum ibu dan sebagainya. Peringatan Hari kependudukan itu sendiri menekankan pentingnya meningkatkan investasi bagi kaum perempuan, terutama dalam bidang kesehatan dan pendidikan. Sumbangan dari kaum perempuan yang sehat dan terdidik akan sangat besar artinya dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Atas dasar itu, beliau menekankan pentingnya peningkatan pelaksanaan program KB di Kulon Progo, mengingat program ini merupakan investasi yang sangat penting artinya bagi pembangunan. Program KB bukan sekedar untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, tetapi juga dalam rangka peningkatan kualitas penduduk dan kesejahteraan keluarga agar dapat melaksanakan fungsi-fungsi keluarganya secara baik. Apabila kita lemah dalam penggarapan program KB, maka semakin lama kita akan semakin bertambah miskin. Kita tidak ingin pembangunan di wilayah kita berjalan lamban, serta tidak ingin pertumbuhan ekonomi yang kini sedang giat-giatnya kita bangun menjadi sia-sia karena tidak diimbangi dengan upaya pengendalian kuantitas dan peningkatan kualitas penduduk yang memadai. Kalau ini terjadi, maka kehidupan generasi mendatang akan lebih buruk dibandingkan dengan keadaan sekarang ini dan kita semua generasi saat ini akan merasa bersalah dan berdosa.
?Saya ingin menegaskan kembali bahwa program KB bukanlah program yang mengada-ada, bukan program yang tanpa tujuan baik, karena program ini adalah untuk kepentingan semua orang, keluarga dan bangsa kita secara keseluruhan, dan ini harus menjadi tanggungjawab setiap pemimpin dan masyarakat luas.? katanya


Sumber berita: Drs. Mardiya
Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kulonprogo
HP. 081328819945

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Kulon Progo (IMKP) 2015

Dinas Pendidikan Kulon Progo Gelar Sosialisasi SPM Dikdas

Wariskan Nilai Gotong Royong

Malam Minggu Dokter Hasto Jadi Dalang

43 Warga Kulon Progo Terima Kursi Roda Bantuan UCP



.:: Berita Subdomain ::::::::.

BPD DIY Cabang Wates Bantu Korban Kebakaran Lapak Kios Sentolo

Bedah Rumah di Kalimenur, Sukoreno

Pengajian PNS dan Perangkat Desa se Kecamatan Sentolo

Audiensi Dukungan Kampanye Earth Hour 2015

Ini 3 Resep agar Jadi Wirausaha Unggul

Pengumuman Penetapan Hasil Penerimaan Pegawai Non PNS

SEMINAR HARI BAKTI PELAYANAN RSUD WATES KE 32

Car Free Day Alun-Alun Wates

Forum SKPD urusan Perhubungan dan Komunikasi dan Informatika

Dinkop UMKM mengikuti Forum SKPD Bidang Ekonomi

Hasil OSN Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Akhlak Lingkungan di Tempat Kerja: Menghemat Kertas

Raperda TDUP, Syaratkan Jarak Lokasi Hiburan Malam dengan Tempat Ibadah

Lowongan PT. TEC BATAM ( PUTERI )

WASPADA ANGIN PUTING BELIUNG

Penebangan Pohon Tua

PT. Jaya Makmur Prayoga Sentausa bersepakat dengan warga Pleret Panjatan

Aduan Reklame PT. Eureka Sentra Komunika Selesai

Perizinan Jemput Bola Menyasar ke Pasar

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Kokap II

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Samigaluh II

Menkop UKM: Suku Bunga LPDB KUKM Turun Jadi 5%

Asik Bermain Orang Gila Tenggelam

Asik Bermain Orang Gila Tenggelam

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 26 Februari 2015



.:: Artikel ::::::::.

Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015

Seputar Inovasi Pemberian Reward Kambing Bagi Peserta KB Pria MOP/vasektomi di Kulon Progo

Fenomena Penyelenggaraan Urusan di Kabupaten Pasca Terbitnya UU 23 Tahun 2014,

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ke Empat)

Kelurahan Wates Pasca Alih Status (bagian Pertama)