Bandara Kulon Progo Dibangun Akhir 2013


Kabupaten Lain Belum Bisa Cair; di Kulon Progo Sudah 71 Desa Cairkan Anggaran

Upacara Harkitnas Dimeriahkan Panjidor

Pak Tedjo Buat Genteng di Pantog Kulon

Pengisian Perangkat Desa Dianggap Sempurna

KR Selenggarakan Workshop di Kulon Progo

Jadwal BBGRM dan HKG PKK Tahun 2015

dok.Kontan.co.id  

JAKARTA. Yogyakarta segera memiliki bandar udara baru selain Bandara Adisucipto. PT Angkasa Pura I bilang, groundbreaking bandara baru yang berlokasi di Kecamatan Temon, Kulon Progo, Yogyakarta akan berlangsung pada kuartal IV  tahun 2013.

"Masterplan tinggal finalisasi dan sekarang sudah kami ajukan ke Kementerian Perhubungan untuk disahkan," ujar Miduk Situmorang, Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura I, Rabu (26/12). Proyek bandara direncanakan bisa beroperasi pada 2016.

Bandara Kulon Progo yang akan berdiri di lahan seluas 637 hektare (ha) itu menggunakan konsep international airport dengan terminal ganda (dual linear terminals). Sedangkan panjang landasan mencapai 3.250 meter dan lebar 45 meter.

Bandara ini dapat menampung 28 pesawat dengan kapasitas penumpang 10 juta orang per tahun dan bisa dikembangkan menjadi 20 juta penumpang per tahun. "Hitungan sementara, kebutuhan investasi mencapai Rp 6 triliun dengan kebutuhan tahap awal Rp 1,2 triliun," ujar Miduk.

Untuk pendanaan, Angkasa Pura I akan menggandeng investor asing. Saat ini salah satu pemodal yang berminat adalah GVK Group (India). Namun masih ada beberapa investor asing yang tertarik. "Yang jelas, akan tetap melalui skema tender yang diharapkan pertengahan tahun depan bisa segera terlaksana," kata Miduk.

Meski harga tanah di Kulonprogo naik antara 50%-100% dalam dua tahun terakhir, Angkasa Pura I sudah mendapat komitmen dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. "Sri Sultan berjanji akan mengawal proses pembebasan lahan dan menjamin semua berjalan lancar," ujar Miduk.

Pembangunan bandara internasional di wilayah barat Yogyakarta ini berdasarkan hasil studi kelayakan konsultan asal Republik Ceko. Untuk menuju bandara baru, pemerintah siap membuat moda transportasi kereta api. Pembangunan tahap kedua akan dilengkapi jalan tol.

Kebutuhan bandara baru di Yogyakarta mendesak karena Bandara Adisucipto sudah tidak memadai untuk penerbangan komersial. Apalagi bandara itu milik militer.(Kontan.Co.id)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kabupaten Lain Belum Bisa Cair; di Kulon Progo Sudah 71 Desa Cairkan Anggaran

Upacara Harkitnas Dimeriahkan Panjidor

Pak Tedjo Buat Genteng di Pantog Kulon

Pengisian Perangkat Desa Dianggap Sempurna

KR Selenggarakan Workshop di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Pelaksanaan Ujian Sertifikasi Ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah bagi PNSD Kabupaten Kulon Progo

Kulonprogo Butuh Perda Tenaga Kerja Asing

Pemenang Lomba Perpustakaan Desa Tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun 2015

Seminar Penyakit Kanker

Dukung Gerakan Orang Tua Asuh, PNS BKD Lakukan Pendataan

Pencairan ADD (Alokasi Dana Desa)

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Klinik Pratama Kartika 0731 Kulon Progo

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Laboratorium Klinik Cito

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT. Telkomsel

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Puskesmas Sentolo I

DPRD Magelang Dukung Program Bedah Menoreh

MENTERI KOPERASI: 1.905 KUD Siap Bantu Pengadaan Beras Bulog

ABG rayakan Ultah dan Kelulusan UN di cokok SatPol PP

Pelatihan Pengelolaan Sampah

KUNJUNGAN BUPATI DALAM RANGKA BULAN BAKTI GOTONG ROYONG MASYARAKAT KE XII dan HKG PKK KE 43 DI KEC

BOLA VOLLY MANIA POLRESKAB, 23 Mei 2015 GIRIMULYO TANDING LAGI

Pelatihan Pengelolaan Sampah

Pelatihan Pengelolaan Sampah

PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEREMPUAN

Roadshow Monitoring Perpustakaan Desa

Dinkop UMKM Selenggarakan Sosialisasi HKI

BBGRM Ke 12 Kecamatan KOKAP

UPACARA HARI KEBANGKITAN NASIONAL

SOSIALISASIPERATURAN PERUNDANGAN PELESTARIAN SUMBERDAYA PERIKANAN KABUPATEN KULON PROGO

Padat Karya



.:: Artikel ::::::::.

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)

Reproduksi Kemiskinan ( 1 )

Melangkah untuk UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Perpektif Membagi Urusan)