Bandara Kulon Progo Dibangun Akhir 2013


Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

Menuju Pertanian Modern di Kulon Progo

2015, Kemiskinan Kulon Progo Menurun

dok.Kontan.co.id  

JAKARTA. Yogyakarta segera memiliki bandar udara baru selain Bandara Adisucipto. PT Angkasa Pura I bilang, groundbreaking bandara baru yang berlokasi di Kecamatan Temon, Kulon Progo, Yogyakarta akan berlangsung pada kuartal IV  tahun 2013.

"Masterplan tinggal finalisasi dan sekarang sudah kami ajukan ke Kementerian Perhubungan untuk disahkan," ujar Miduk Situmorang, Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura I, Rabu (26/12). Proyek bandara direncanakan bisa beroperasi pada 2016.

Bandara Kulon Progo yang akan berdiri di lahan seluas 637 hektare (ha) itu menggunakan konsep international airport dengan terminal ganda (dual linear terminals). Sedangkan panjang landasan mencapai 3.250 meter dan lebar 45 meter.

Bandara ini dapat menampung 28 pesawat dengan kapasitas penumpang 10 juta orang per tahun dan bisa dikembangkan menjadi 20 juta penumpang per tahun. "Hitungan sementara, kebutuhan investasi mencapai Rp 6 triliun dengan kebutuhan tahap awal Rp 1,2 triliun," ujar Miduk.

Untuk pendanaan, Angkasa Pura I akan menggandeng investor asing. Saat ini salah satu pemodal yang berminat adalah GVK Group (India). Namun masih ada beberapa investor asing yang tertarik. "Yang jelas, akan tetap melalui skema tender yang diharapkan pertengahan tahun depan bisa segera terlaksana," kata Miduk.

Meski harga tanah di Kulonprogo naik antara 50%-100% dalam dua tahun terakhir, Angkasa Pura I sudah mendapat komitmen dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. "Sri Sultan berjanji akan mengawal proses pembebasan lahan dan menjamin semua berjalan lancar," ujar Miduk.

Pembangunan bandara internasional di wilayah barat Yogyakarta ini berdasarkan hasil studi kelayakan konsultan asal Republik Ceko. Untuk menuju bandara baru, pemerintah siap membuat moda transportasi kereta api. Pembangunan tahap kedua akan dilengkapi jalan tol.

Kebutuhan bandara baru di Yogyakarta mendesak karena Bandara Adisucipto sudah tidak memadai untuk penerbangan komersial. Apalagi bandara itu milik militer.(Kontan.Co.id)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

Menuju Pertanian Modern di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Eceng Gondok Dikhawatirkan Picu Banjir

Penyelesaian Jalan Lingkar Desa Bumirejo Perlu Dipercepat

Lowongan Perusahaan Kelapa Sawit

Lowongan BTPN SYARIAH

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 4 Februari 2015

Dana Desa

Sosialisasi Kegiatan Kehutanan dan Perkebunan 2016 Dishutbun DIY

Masyarakat Tegiri 2 Siapkan Atraksi Saat Pencanangan Kampung KB

KULON PROGO BERDUKA

UPPKS Dahlia Produksi Emping dan Tepung Garut

MARILAH KITA BANYAK BERSYUKUR

Kunjungan Siswa-siswi MI Maarif Sendang Ke Perpusda KP

Pembinaan Personil

Pak Ndut Gubah Lagu Kampung KB

Gapura Kampung KB Tegiri 2 Selesai Dibangun

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 1 Februari 2015

Awas! ada Kabut Asap

Lowongan Kerja PT. JMS Batam (Putri)

Launching Percontohan Pertanian Modern

BEDAH RUMAH DI AWAL TAHUN 2016

64 Jabatan Sekdes Kosong

Akhir Bulan Pantai Glagah Makan Korban

UPPKS Sektor Tengah Selenggarakan RAT

KAKB Menoreh Barokah, Produksi Aneka Camilan

Anggota Pensiun, SatPol PP Gelar Ritual...



.:: Artikel ::::::::.

Peran KAKB Dalam Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pra Sejahtera

Kampung KB, Ikon Baru Program KKbpk

Memahami Arah Program KKBPK Tahun 2015-2019

Menjadi orangtua Hebat Dalam Pengasuhan Anak

Perlunya Pembinaan Mental Moral ASN Dalam Rangka Mewujudkan Good and Clean Governance