Bupati Kunjungi Panti Asuhan Boro; Siap Membantu Pemasaran Hasil Usaha


UGM Bantu Kemiskinan Berbasis Ekstrakurikuler Ekonomi Kreatif

Warga Desa Banjaroyo Kalibawang Minta OP Beras Bulog

2014, Kemiskinan di Kulon Progo Turun

GKR Hemas Kunjungi Kulon Progo

Pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Kulon Progo (IMKP) 2015

Dinas Pendidikan Kulon Progo Gelar Sosialisasi SPM Dikdas

 

Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengunjungi Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji di Boro desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang, Rabu pagi (5/9). Menurut rencana Bupati yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs.H.Sarjana,MSi, Kadinas Sosnakertrans Drs.Riyadi Sunarto, Kapala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs.Bambang Pidegso,MSi, akan mengunjungi tiga Panti yang ada di Boro masing-masing Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji, Panti Asuhan Putra Santa Maria dan panti Wredha/Lansia Santa Monica, namun karena padatnya acara, pagi itu harus menghadiri pisah sambut Kajati sehingga hanya meninjau Panti Asuhan Putri.

 

Dengan disaksikan beberapa penghuni dan pengurus Panti, Bupati menyerahkan beberapa bantuan, serta menyaksikan penyerahan bantuan dana persembahan yang dikumpulkan dari PNS umat Kristiani Kulonprogo oleh Ketua Paguyuban PNS Kristiani Kulonprogo yang sekaligus Kadinas Dukcapil Drs.Bambang Pidegso,MSi kepada pengurus ketiga Panti Asuhan.

 

Dalam kesempatan itu Bupati yang juga didampingi anggota DPRD Propinsi DIY, Gunawan Handoyo,SH, Thomas Kartoyo dari DPRD Kulonprogo dan Camat Kalibawang Drs.Nur Wahyudi,MM,serta Kades Banjarasri Totok Subroto menerima penjelasan tentang keberadaan ketiga Panti Asuhan dari Suster Yuvina dan Bruder Ignatius.

 

Menurut Suster Yuvina jumlah penghuni Panti Asuhan Putri sejumlah 95 anak, Panti Asuhan Putra terdapat 50 anak dan Panti Lansia 32 orang. Panti Asuhan yang telah berdiri sekitar 80 tahun silam ini, sebagian besar anak asuhnya berasal dari luar Kulonprogo seperti dari Papua, Kalimantan, Sumatera dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Khusus usia anak sekolah di dukung adanya pendidikan formal dan non formal. Sementara untuk keberlangsungan Panti masih memerlukan kepedulian meski berbagai bantuan sebelumnya telah diterima seperti dari Dinas Sosial Propinsi maupun Kabupaten serta orang tua asuh.

 

"Usaha ekonomi juga telah dilakukan seperti mendirikan toko kelontong di dekat RS Boro, menjahit meski hanya musiman, ternak, dan kain tenun meliputi selimut dan serbet,"katanya.

 

Sementara Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengatakan bekerja di panti asuhan merupakan perjuangan yang sangat luar biasa, lebih menyayat hati dibanding bekerja sebagai Bupati, karena harus mengatasi permasalahan sehari-hari seperti membantu masalah makan, bahkan mengurus bantuan-bantuan yang belum turun-turun dll.

 

"Pagi ini saya memberi bantuan meski tidak seberapa, serta memberi bantuan dana persembahan dari para PNS Kristiani di Kulonprogo sebagai wujud kepedulian sosial, semoga kedepan semakin banyak yang peduli kepada sesama yang masih membutuhkan uluran tangan,"kata Hasto.

 

Sedangkan terkait beberapa usaha yang telah dilakukan oleh Panti Asuhan, Bupati sangat apresiasi, bahkan dalam usaha menjahit diharapkan dapat dikembangkan sehingga mampu melayani beberapa seragam sekolah di sekitarnya , warga masyarakat Boro yang trampil menjahit bisa dibantu mesin jahit dari Dinas Sosial terlebih dari KK miskin untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dalam rangka beli dan bela Kulonprogo.

 

  Hal yang sama dalam usaha kain tenun yang hasilnya antara lain selimut dan serbet (lap tangan) yang sering dipakai di beberapa rumah sakit maupun puskesmas. Dalam kesempatan itu Hasto siap membantu pemasaran selimut dan serbet dengan syarat di kedua kain tersebut di tambah hiasan geblek renteng sebagai ciri khas tenun Kulonprogo.(mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

UGM Bantu Kemiskinan Berbasis Ekstrakurikuler Ekonomi Kreatif

Warga Desa Banjaroyo Kalibawang Minta OP Beras Bulog

2014, Kemiskinan di Kulon Progo Turun

GKR Hemas Kunjungi Kulon Progo

Pelantikan Pengurus Ikatan Mahasiswa Kulon Progo (IMKP) 2015



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Pendaftaran Ujian EPS-TOPIK melalui Sistem Online Tahun 2015

Pendaftaran Calon TKI Nurse dan Careworker ke Jepang untuk Penempatan Tahun 2016

Pendaftaran Ujian Dinas Diperpanjang Hingga 9 Maret 2015

Evaluasi Data Kemiskinan Tahun 2014

Sayembara Rancang Maskot PORDA XIII DIY Tahun 2015 & Rancang Seragam Kontingen Kulon Progo

Pendampingan 5 Perpustakaan Desa Di Kulon Progo Oleh BPAD DIY

SILATURAHMI DANDIM 0731 KULON PROGO DENGAN TOGA, TOMAS, TODA DI WILAYAH KULON PROGO

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 2 Maret 2015

Kemenkop dan UKM-Kotra Fasilitasi Peningkatan Produksi Gula Semut

KECAMATAN GIRIMULYO DAPAT TKPK AWARD

TP PKK DIY Sosialisasikan Program Gemarikan

PENGASIH MENGIRIMKAN 9 ORANG PESERTA KB PRIA/MOP

Pengadaan Calon Pegawai BLU Non PNS Tetap Pada RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten

Verifikasi Permohonan Izin Penyimpanan Sementara LB3 Rumah Sakit dan Industri

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Pembangunan Fly Over Sentolo

BPD DIY Cabang Wates Bantu Korban Kebakaran Lapak Kios Sentolo

Bedah Rumah di Kalimenur, Sukoreno

Pengajian PNS dan Perangkat Desa se Kecamatan Sentolo

Audiensi Dukungan Kampanye Earth Hour 2015

Ini 3 Resep agar Jadi Wirausaha Unggul

Pengumuman Penetapan Hasil Penerimaan Pegawai Non PNS

SEMINAR HARI BAKTI PELAYANAN RSUD WATES KE 32

Car Free Day Alun-Alun Wates

Forum SKPD urusan Perhubungan dan Komunikasi dan Informatika

Dinkop UMKM mengikuti Forum SKPD Bidang Ekonomi



.:: Artikel ::::::::.

Melangkah untuk UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Perpektif Membagi Urusan)

Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015

Seputar Inovasi Pemberian Reward Kambing Bagi Peserta KB Pria MOP/vasektomi di Kulon Progo

Fenomena Penyelenggaraan Urusan di Kabupaten Pasca Terbitnya UU 23 Tahun 2014,

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ke Empat)