Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Bupati Kunjungi Panti Asuhan Boro; Siap Membantu Pemasaran Hasil Usaha


Pcm Selenggarakan Takbir Keliling Kota Wates

Lomba Desain dan Karya Tas dan Lomba Kreasi Baru Batik Geblek Renteng

Jadwal Open House Bupati Kulon Progo

Bupati - Rektor UNY Bahas Pengembangan UNY di Kulon Progo

Safari Subuh di Hargowilis, Bupati Serahkan Bantuan dan Jadi Motivator

4 BUMD Kulon Progo Tandatangani Pakta Integritas

 

Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengunjungi Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji di Boro desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang, Rabu pagi (5/9). Menurut rencana Bupati yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs.H.Sarjana,MSi, Kadinas Sosnakertrans Drs.Riyadi Sunarto, Kapala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs.Bambang Pidegso,MSi, akan mengunjungi tiga Panti yang ada di Boro masing-masing Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji, Panti Asuhan Putra Santa Maria dan panti Wredha/Lansia Santa Monica, namun karena padatnya acara, pagi itu harus menghadiri pisah sambut Kajati sehingga hanya meninjau Panti Asuhan Putri.

 

Dengan disaksikan beberapa penghuni dan pengurus Panti, Bupati menyerahkan beberapa bantuan, serta menyaksikan penyerahan bantuan dana persembahan yang dikumpulkan dari PNS umat Kristiani Kulonprogo oleh Ketua Paguyuban PNS Kristiani Kulonprogo yang sekaligus Kadinas Dukcapil Drs.Bambang Pidegso,MSi kepada pengurus ketiga Panti Asuhan.

 

Dalam kesempatan itu Bupati yang juga didampingi anggota DPRD Propinsi DIY, Gunawan Handoyo,SH, Thomas Kartoyo dari DPRD Kulonprogo dan Camat Kalibawang Drs.Nur Wahyudi,MM,serta Kades Banjarasri Totok Subroto menerima penjelasan tentang keberadaan ketiga Panti Asuhan dari Suster Yuvina dan Bruder Ignatius.

 

Menurut Suster Yuvina jumlah penghuni Panti Asuhan Putri sejumlah 95 anak, Panti Asuhan Putra terdapat 50 anak dan Panti Lansia 32 orang. Panti Asuhan yang telah berdiri sekitar 80 tahun silam ini, sebagian besar anak asuhnya berasal dari luar Kulonprogo seperti dari Papua, Kalimantan, Sumatera dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Khusus usia anak sekolah di dukung adanya pendidikan formal dan non formal. Sementara untuk keberlangsungan Panti masih memerlukan kepedulian meski berbagai bantuan sebelumnya telah diterima seperti dari Dinas Sosial Propinsi maupun Kabupaten serta orang tua asuh.

 

"Usaha ekonomi juga telah dilakukan seperti mendirikan toko kelontong di dekat RS Boro, menjahit meski hanya musiman, ternak, dan kain tenun meliputi selimut dan serbet,"katanya.

 

Sementara Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengatakan bekerja di panti asuhan merupakan perjuangan yang sangat luar biasa, lebih menyayat hati dibanding bekerja sebagai Bupati, karena harus mengatasi permasalahan sehari-hari seperti membantu masalah makan, bahkan mengurus bantuan-bantuan yang belum turun-turun dll.

 

"Pagi ini saya memberi bantuan meski tidak seberapa, serta memberi bantuan dana persembahan dari para PNS Kristiani di Kulonprogo sebagai wujud kepedulian sosial, semoga kedepan semakin banyak yang peduli kepada sesama yang masih membutuhkan uluran tangan,"kata Hasto.

 

Sedangkan terkait beberapa usaha yang telah dilakukan oleh Panti Asuhan, Bupati sangat apresiasi, bahkan dalam usaha menjahit diharapkan dapat dikembangkan sehingga mampu melayani beberapa seragam sekolah di sekitarnya , warga masyarakat Boro yang trampil menjahit bisa dibantu mesin jahit dari Dinas Sosial terlebih dari KK miskin untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dalam rangka beli dan bela Kulonprogo.

 

  Hal yang sama dalam usaha kain tenun yang hasilnya antara lain selimut dan serbet (lap tangan) yang sering dipakai di beberapa rumah sakit maupun puskesmas. Dalam kesempatan itu Hasto siap membantu pemasaran selimut dan serbet dengan syarat di kedua kain tersebut di tambah hiasan geblek renteng sebagai ciri khas tenun Kulonprogo.(mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pcm Selenggarakan Takbir Keliling Kota Wates

Lomba Desain dan Karya Tas dan Lomba Kreasi Baru Batik Geblek Renteng

Jadwal Open House Bupati Kulon Progo

Bupati - Rektor UNY Bahas Pengembangan UNY di Kulon Progo

Safari Subuh di Hargowilis, Bupati Serahkan Bantuan dan Jadi Motivator



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Selamat Idul Fitri

LOWONGAN KERJA THE HOUSE OF RAMINTEN

LOWONGAN KERJA PT KELOLA JASA ARTHA

LOWONGAN KERJA PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO)

LIBUR DAN CUTI BERSAMA RSUD WATES DALAM RANGKA HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H

PENGUMUMAN HASIL KELULUSAN UJIAN DINAS TINGKAT I TAHUN 2017

PENGENDALIAN PEMOTONGAN TERNAK BETINA PRODUKTIF

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT. Maju Manunggal Abadi

Promosi Beras Toko Tani Indonesia di Pasar Pripih

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 12 Juni 2017

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 15 Juni 2017

Penyampaian Bantuan Kaum Rois

Libur dan Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H

Prioritas Penerimaan Peserta Didik Baru pada TK dan SD

Pembagian Zakat Fitrah di SDN 1 Pandowan Galur

Uji Publik Kurikulum Tahun Pelajaran 2017/2018

Pelayanan Kartu AK 1 Pada Hari Libur Lebaran 2017

" STOP PUNGLI "

Serah Terima Calon Taruna/ni Beasiswa STTKD 2017

Pengembangan Pupuk Hayati Untuk Ketahanan Pangan dari Fakultas Pertanian UGM

Rehab Ruang Pelayanan Kecamatan

Pelayanan DPMPT Terkait Cuti Bersama Lebaran

Pernik-pernik Penyerahan LHB Tahun Pelajaran 2016/2017

SD Negeri Cabean Persiapan Menghadapi Tahun Pelajaran 2017/2018

Pedoman PPDB pada TK, SD dan SMP Tahun Pelajaran 2017/2018



.:: Artikel ::::::::.

Kulon Progo Makin Melimpahkan Kewenangan Ke Camat

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah

22 Desember Hari Ibu; Hargailah Ibu

Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Hidup Kita