Bupati Kunjungi Panti Asuhan Boro; Siap Membantu Pemasaran Hasil Usaha

Rabu, 5/09/2012 14:48 WIB - Oleh : Media Center

Puncak HKG PKK Ke-42, Bupati Mengajak Untuk Membangun Karakter

Penyandang Disabilitas Perlu Miliki Semangat Juang untuk Berprestasi

Kontingen PORWADA Pamit Bupati

Pemkab Sosialisasikan ZIS Ke SKPD

KB Pria Penting untuk Meningkatkan Kepesertaan KB

Mahasiswa STMM ’MMTC’ Yogyakarta Kunjungi PPID Kulon Progo

 

Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengunjungi Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji di Boro desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang, Rabu pagi (5/9). Menurut rencana Bupati yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs.H.Sarjana,MSi, Kadinas Sosnakertrans Drs.Riyadi Sunarto, Kapala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs.Bambang Pidegso,MSi, akan mengunjungi tiga Panti yang ada di Boro masing-masing Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji, Panti Asuhan Putra Santa Maria dan panti Wredha/Lansia Santa Monica, namun karena padatnya acara, pagi itu harus menghadiri pisah sambut Kajati sehingga hanya meninjau Panti Asuhan Putri.

 

Dengan disaksikan beberapa penghuni dan pengurus Panti, Bupati menyerahkan beberapa bantuan, serta menyaksikan penyerahan bantuan dana persembahan yang dikumpulkan dari PNS umat Kristiani Kulonprogo oleh Ketua Paguyuban PNS Kristiani Kulonprogo yang sekaligus Kadinas Dukcapil Drs.Bambang Pidegso,MSi kepada pengurus ketiga Panti Asuhan.

 

Dalam kesempatan itu Bupati yang juga didampingi anggota DPRD Propinsi DIY, Gunawan Handoyo,SH, Thomas Kartoyo dari DPRD Kulonprogo dan Camat Kalibawang Drs.Nur Wahyudi,MM,serta Kades Banjarasri Totok Subroto menerima penjelasan tentang keberadaan ketiga Panti Asuhan dari Suster Yuvina dan Bruder Ignatius.

 

Menurut Suster Yuvina jumlah penghuni Panti Asuhan Putri sejumlah 95 anak, Panti Asuhan Putra terdapat 50 anak dan Panti Lansia 32 orang. Panti Asuhan yang telah berdiri sekitar 80 tahun silam ini, sebagian besar anak asuhnya berasal dari luar Kulonprogo seperti dari Papua, Kalimantan, Sumatera dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Khusus usia anak sekolah di dukung adanya pendidikan formal dan non formal. Sementara untuk keberlangsungan Panti masih memerlukan kepedulian meski berbagai bantuan sebelumnya telah diterima seperti dari Dinas Sosial Propinsi maupun Kabupaten serta orang tua asuh.

 

"Usaha ekonomi juga telah dilakukan seperti mendirikan toko kelontong di dekat RS Boro, menjahit meski hanya musiman, ternak, dan kain tenun meliputi selimut dan serbet,"katanya.

 

Sementara Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengatakan bekerja di panti asuhan merupakan perjuangan yang sangat luar biasa, lebih menyayat hati dibanding bekerja sebagai Bupati, karena harus mengatasi permasalahan sehari-hari seperti membantu masalah makan, bahkan mengurus bantuan-bantuan yang belum turun-turun dll.

 

"Pagi ini saya memberi bantuan meski tidak seberapa, serta memberi bantuan dana persembahan dari para PNS Kristiani di Kulonprogo sebagai wujud kepedulian sosial, semoga kedepan semakin banyak yang peduli kepada sesama yang masih membutuhkan uluran tangan,"kata Hasto.

 

Sedangkan terkait beberapa usaha yang telah dilakukan oleh Panti Asuhan, Bupati sangat apresiasi, bahkan dalam usaha menjahit diharapkan dapat dikembangkan sehingga mampu melayani beberapa seragam sekolah di sekitarnya , warga masyarakat Boro yang trampil menjahit bisa dibantu mesin jahit dari Dinas Sosial terlebih dari KK miskin untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dalam rangka beli dan bela Kulonprogo.

 

  Hal yang sama dalam usaha kain tenun yang hasilnya antara lain selimut dan serbet (lap tangan) yang sering dipakai di beberapa rumah sakit maupun puskesmas. Dalam kesempatan itu Hasto siap membantu pemasaran selimut dan serbet dengan syarat di kedua kain tersebut di tambah hiasan geblek renteng sebagai ciri khas tenun Kulonprogo.(mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak HKG PKK Ke-42, Bupati Mengajak Untuk Membangun Karakter

Penyandang Disabilitas Perlu Miliki Semangat Juang untuk Berprestasi

Kontingen PORWADA Pamit Bupati

Pemkab Sosialisasikan ZIS Ke SKPD

KB Pria Penting untuk Meningkatkan Kepesertaan KB



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Tahun 2014 Dinas Koperasi dan UMKM Menargetkan 8 SOP Baru

Warga Samigaluh Antusias Terhadap Investasi

Badan Publik Wajib Sediakan Informasi Secara Terbuka

Bupati Harapkan Investor Mampu Menghilirkan Potensi Daerah

LOWONGAN TENAGA HARIAN LEPAS DINAS BUDPARPORA KULON PROGO

Kulonprogo Butuh Penguatan Regulasi

Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2013

Pengumuman Tentang Tata Cara Penyampaian Proposal Pinjaman/Pembiayaan LPDB-KUMKM

DPRD Kabupaten Cirebon Kunker di Kulonprogo

Pemda Harus Tegas Kepada Penambang Liar

Rekomendasi Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2014

SRI AMANI MENJUARAI "LANSIA IDOL 2014" TINGKAT DIY

dinas pekerjaan umum

Posyandu Buah Hati Siwalan Sentolo Maju Lomba Posyandu Wakili Wilayah Kerja Puskesmas Sentolo I

Koperasi dan UKM akan Dibantu Hadapi MEA 2015

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 21 April 2014

PENERIMAAN PEMUDA SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN DI PEDESAAN (PSP3)

RAPAT KOORDINASI TINGKAT KECAMATAN GIRIMULYO BULAN APRIL 2014

Persiapan Lomba APN

PIK Remaja Sehati Perbarui Pengurus

Penilaian Lapangan Lomba Desa Tingkat Kabupaten

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 17 April 2014

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) PONOROGO MELAKSANAKAN KUNKER DI BPBD KULON PROGO

Sosialisasi LCM B2SA

Bupati Ingatkan Bahwa Puskesmas Mempunyai Tugas Yang Lebih Luas dan Komplek Dibanding Rumah Sakit



.:: Artikel ::::::::.

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat

Mengembangkan Pertanian Holtikultura