Bupati Kunjungi Panti Asuhan Boro; Siap Membantu Pemasaran Hasil Usaha


Tim Kajian Keberatan, Temui Warga

Bupati Buka Musrenbang RKPD 2016

Bupati Kulon Progo-Rektor UKDW Jalin Kerjasama

Dr. Hasto Wardoyo Turunkan Reklame Rokok

Wakil Bupati Buka Diklat Teknis PPID

Pemkab Kulon Progo Gelar Upacara Pengetan Adeging Nagari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat

 

Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengunjungi Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji di Boro desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang, Rabu pagi (5/9). Menurut rencana Bupati yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs.H.Sarjana,MSi, Kadinas Sosnakertrans Drs.Riyadi Sunarto, Kapala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs.Bambang Pidegso,MSi, akan mengunjungi tiga Panti yang ada di Boro masing-masing Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji, Panti Asuhan Putra Santa Maria dan panti Wredha/Lansia Santa Monica, namun karena padatnya acara, pagi itu harus menghadiri pisah sambut Kajati sehingga hanya meninjau Panti Asuhan Putri.

 

Dengan disaksikan beberapa penghuni dan pengurus Panti, Bupati menyerahkan beberapa bantuan, serta menyaksikan penyerahan bantuan dana persembahan yang dikumpulkan dari PNS umat Kristiani Kulonprogo oleh Ketua Paguyuban PNS Kristiani Kulonprogo yang sekaligus Kadinas Dukcapil Drs.Bambang Pidegso,MSi kepada pengurus ketiga Panti Asuhan.

 

Dalam kesempatan itu Bupati yang juga didampingi anggota DPRD Propinsi DIY, Gunawan Handoyo,SH, Thomas Kartoyo dari DPRD Kulonprogo dan Camat Kalibawang Drs.Nur Wahyudi,MM,serta Kades Banjarasri Totok Subroto menerima penjelasan tentang keberadaan ketiga Panti Asuhan dari Suster Yuvina dan Bruder Ignatius.

 

Menurut Suster Yuvina jumlah penghuni Panti Asuhan Putri sejumlah 95 anak, Panti Asuhan Putra terdapat 50 anak dan Panti Lansia 32 orang. Panti Asuhan yang telah berdiri sekitar 80 tahun silam ini, sebagian besar anak asuhnya berasal dari luar Kulonprogo seperti dari Papua, Kalimantan, Sumatera dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Khusus usia anak sekolah di dukung adanya pendidikan formal dan non formal. Sementara untuk keberlangsungan Panti masih memerlukan kepedulian meski berbagai bantuan sebelumnya telah diterima seperti dari Dinas Sosial Propinsi maupun Kabupaten serta orang tua asuh.

 

"Usaha ekonomi juga telah dilakukan seperti mendirikan toko kelontong di dekat RS Boro, menjahit meski hanya musiman, ternak, dan kain tenun meliputi selimut dan serbet,"katanya.

 

Sementara Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengatakan bekerja di panti asuhan merupakan perjuangan yang sangat luar biasa, lebih menyayat hati dibanding bekerja sebagai Bupati, karena harus mengatasi permasalahan sehari-hari seperti membantu masalah makan, bahkan mengurus bantuan-bantuan yang belum turun-turun dll.

 

"Pagi ini saya memberi bantuan meski tidak seberapa, serta memberi bantuan dana persembahan dari para PNS Kristiani di Kulonprogo sebagai wujud kepedulian sosial, semoga kedepan semakin banyak yang peduli kepada sesama yang masih membutuhkan uluran tangan,"kata Hasto.

 

Sedangkan terkait beberapa usaha yang telah dilakukan oleh Panti Asuhan, Bupati sangat apresiasi, bahkan dalam usaha menjahit diharapkan dapat dikembangkan sehingga mampu melayani beberapa seragam sekolah di sekitarnya , warga masyarakat Boro yang trampil menjahit bisa dibantu mesin jahit dari Dinas Sosial terlebih dari KK miskin untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dalam rangka beli dan bela Kulonprogo.

 

  Hal yang sama dalam usaha kain tenun yang hasilnya antara lain selimut dan serbet (lap tangan) yang sering dipakai di beberapa rumah sakit maupun puskesmas. Dalam kesempatan itu Hasto siap membantu pemasaran selimut dan serbet dengan syarat di kedua kain tersebut di tambah hiasan geblek renteng sebagai ciri khas tenun Kulonprogo.(mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Tim Kajian Keberatan, Temui Warga

Bupati Buka Musrenbang RKPD 2016

Bupati Kulon Progo-Rektor UKDW Jalin Kerjasama

Dr. Hasto Wardoyo Turunkan Reklame Rokok

Wakil Bupati Buka Diklat Teknis PPID



.:: Berita Subdomain ::::::::.

SATPOL PP MEMBAKAR DAN MENGGILAS

Field Trip Universitas Saburai Bandar Lampung Ke DPRD Kulonprogo

Pemalsuan Surat Alokasi Dana BOS 2015 Dinas Pendidikan

KSU POSDAYA PENGASIH MENGGELAR RAT TAHUN 2014

Musrenbang RKPD Tahun 2016

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan RSU PKU Muh. Nanggulan

Gerakan Tanam Padi Sistem Tajarwo

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Puskesmas Samigaluh I

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Puskesmas Galur I

apel pagi 20 maret 2015 di halaman dinas pekerjaan umum kulon progo

PIK R Kulonprogo Dinilai Tim DIY

Tegakkan Perda, BPMPT Muara Enim Kunker ke BPMT Kulon Progo

PEJABAT DARI 7 DISTRIK DI KABUPATEN KEEROM KUNJUNGAN KERJA KE KECAMATAN PENGASIH

Wirausaha Maju, Negara Sejahtera

INFORMASI UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Wakil Bupati Kulon Progo Membuka Secara Resmi Diklat PPID

Tim KIR MAN 1 Kalibawang Berburu Referensi Di Perpusda KP

Koperasi di Kulonprogo Harus Siap Hadapi MEA

Dishubkominfo Peringati Hari Berdirinya Nagari Ngayogyakarta

Peluang UKM Pasarkan Produk Cukup Besar

Peringati Adeging Ngayogyakarta, PNS BPMPT Kenakan Baju Tradisional

Peringati World Oral Health Day PDGI Kulon Progo Dengan Busana Jawa

Semangat Berpakaian Tradisional

Peringati Adeging Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat Dengan Busana Jawa

Layanan Perpustakaan Keliling Menggunakan Busana Jawa



.:: Artikel ::::::::.

Reproduksi Kemiskinan ( 1 )

Melangkah untuk UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Perpektif Membagi Urusan)

Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015

Seputar Inovasi Pemberian Reward Kambing Bagi Peserta KB Pria MOP/vasektomi di Kulon Progo

Fenomena Penyelenggaraan Urusan di Kabupaten Pasca Terbitnya UU 23 Tahun 2014,