Bupati Kunjungi Panti Asuhan Boro; Siap Membantu Pemasaran Hasil Usaha


Pemkab Kulon Progo Adakan Lomba Iklan Audio Visual

Wabup Bahagia Permasalahan Raskin Diselesaikan dengan Musyawarah

Kelas Bapak Jadi Unggulan Kelompok BKB Sentosa

Banjaroya Akan Miliki Radio Komunitas

Pelajar Kulon Progo Tanam Mangrove

Wabup Trenyuh Melihat Rumah Sarijo

 

Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengunjungi Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji di Boro desa Banjarasri Kecamatan Kalibawang, Rabu pagi (5/9). Menurut rencana Bupati yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs.H.Sarjana,MSi, Kadinas Sosnakertrans Drs.Riyadi Sunarto, Kapala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Drs.Bambang Pidegso,MSi, akan mengunjungi tiga Panti yang ada di Boro masing-masing Panti Asuhan Putri Brayat Pinuji, Panti Asuhan Putra Santa Maria dan panti Wredha/Lansia Santa Monica, namun karena padatnya acara, pagi itu harus menghadiri pisah sambut Kajati sehingga hanya meninjau Panti Asuhan Putri.

 

Dengan disaksikan beberapa penghuni dan pengurus Panti, Bupati menyerahkan beberapa bantuan, serta menyaksikan penyerahan bantuan dana persembahan yang dikumpulkan dari PNS umat Kristiani Kulonprogo oleh Ketua Paguyuban PNS Kristiani Kulonprogo yang sekaligus Kadinas Dukcapil Drs.Bambang Pidegso,MSi kepada pengurus ketiga Panti Asuhan.

 

Dalam kesempatan itu Bupati yang juga didampingi anggota DPRD Propinsi DIY, Gunawan Handoyo,SH, Thomas Kartoyo dari DPRD Kulonprogo dan Camat Kalibawang Drs.Nur Wahyudi,MM,serta Kades Banjarasri Totok Subroto menerima penjelasan tentang keberadaan ketiga Panti Asuhan dari Suster Yuvina dan Bruder Ignatius.

 

Menurut Suster Yuvina jumlah penghuni Panti Asuhan Putri sejumlah 95 anak, Panti Asuhan Putra terdapat 50 anak dan Panti Lansia 32 orang. Panti Asuhan yang telah berdiri sekitar 80 tahun silam ini, sebagian besar anak asuhnya berasal dari luar Kulonprogo seperti dari Papua, Kalimantan, Sumatera dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Khusus usia anak sekolah di dukung adanya pendidikan formal dan non formal. Sementara untuk keberlangsungan Panti masih memerlukan kepedulian meski berbagai bantuan sebelumnya telah diterima seperti dari Dinas Sosial Propinsi maupun Kabupaten serta orang tua asuh.

 

"Usaha ekonomi juga telah dilakukan seperti mendirikan toko kelontong di dekat RS Boro, menjahit meski hanya musiman, ternak, dan kain tenun meliputi selimut dan serbet,"katanya.

 

Sementara Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) mengatakan bekerja di panti asuhan merupakan perjuangan yang sangat luar biasa, lebih menyayat hati dibanding bekerja sebagai Bupati, karena harus mengatasi permasalahan sehari-hari seperti membantu masalah makan, bahkan mengurus bantuan-bantuan yang belum turun-turun dll.

 

"Pagi ini saya memberi bantuan meski tidak seberapa, serta memberi bantuan dana persembahan dari para PNS Kristiani di Kulonprogo sebagai wujud kepedulian sosial, semoga kedepan semakin banyak yang peduli kepada sesama yang masih membutuhkan uluran tangan,"kata Hasto.

 

Sedangkan terkait beberapa usaha yang telah dilakukan oleh Panti Asuhan, Bupati sangat apresiasi, bahkan dalam usaha menjahit diharapkan dapat dikembangkan sehingga mampu melayani beberapa seragam sekolah di sekitarnya , warga masyarakat Boro yang trampil menjahit bisa dibantu mesin jahit dari Dinas Sosial terlebih dari KK miskin untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dalam rangka beli dan bela Kulonprogo.

 

  Hal yang sama dalam usaha kain tenun yang hasilnya antara lain selimut dan serbet (lap tangan) yang sering dipakai di beberapa rumah sakit maupun puskesmas. Dalam kesempatan itu Hasto siap membantu pemasaran selimut dan serbet dengan syarat di kedua kain tersebut di tambah hiasan geblek renteng sebagai ciri khas tenun Kulonprogo.(mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pemkab Kulon Progo Adakan Lomba Iklan Audio Visual

Wabup Bahagia Permasalahan Raskin Diselesaikan dengan Musyawarah

Kelas Bapak Jadi Unggulan Kelompok BKB Sentosa

Banjaroya Akan Miliki Radio Komunitas

Pelajar Kulon Progo Tanam Mangrove



.:: Berita Subdomain ::::::::.

"Penggerebekan Miras yang bikin Resah"

Policy Brief - Redesain Program Raskin Melalui Rasda Untuk Memberdayakan Petani Lokal Kulon Progo

Kemenkominfo Dorong Transformasi UMKM Jadi e-UKM

Pembinaan Pengembangan UKM di Kecamatan Panjatan

Gerakan 1000 Mangrove di Pasir Mendit

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 20 November 2014

Kepala BI Kunjungi Koperasi Batik Lendah

PEDOMAN TATA CARA MEMPEROLEH PEMBEBASAN DARI TERA ULANG UTTP

INFORMASI PENATAUSAHAAN PERSEDIAAN SEMESTER II TAHUN 2014

Jelang Tahun 2015 Kabid-Kabid Paparkan Program Prioritas

Pemeriksaan Belanja Infrastruktur Oleh BPK RI

Tenaga Akuntan Jadi Prioritas Penerimaan Pegawai BLUD Puskesmas Di Kulon Progo

Penyerahan Dan Sosialisasi Bantuan Kompor Sehat Hemat Energi Dari Kementerian ESDM RI untuk 251 KK

Sosialisasi Pasang Baru Rumah Tangga Sasaran (RTS) Program Listrik Gratis Di Wilayah Kecamatan Kokap

Pentas Seni Budaya Kulon Progo

Penyuluhan Pemuda Karang Taruna Desa se-Kecamatan Panjatan

Gowes KORPRI 2014

MUSIM HUJAN,, WASPADAI DEMAM BERDARAH

Lowongan Kerja

Lowongan Yamaha Mataram Sakti Kulon Progo

Lowongan Kampung Rasa Resto Wates

Lowongan TEC Batam

PANTAI SELATAN NAN HIJAU…

Audiensi dengan Bapak Bupati terkait Pembangunan Pasar Watu Ombo

Seminar Publik Penelitian Tantangan dan Peluang Perempuan dalam Pengembangan Usaha Ekonomi Lokal



.:: Artikel ::::::::.

Paten : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (Bagian Kedua)

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (Bagian Pertama)

Perlunya Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN)

Gerebek Pasar, Gugah Semangat Promosi dan KIE Program KKBPK

Mewujudkan Kerjasama Antar Daerah (KAD) Yang Optimal