Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Dua Destinasi Wisata Diresmikan Pada BBGRM Girimulyo


Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo

Dibangun Dalam Waktu 2 Bulan, Masjid Tiban Abdul Jalil Diresmikan

 

GIRIMULYO, Seiring dengan berkembangnya potensi wisata di Kabupaten Kulon Progo, 2 (dua) destinasi wisata baru diresmikan oleh Wakil Bupati Kulon Progo Sutedjo, pada kegiatan BBGRM ke XV dan Hari Kesatuan gerak PKK ke -46 tahun 2018, di Kecamatan Girimulyo, hari Kamis (12/4).

Dua destinasi wisata baru tersebut adalah objek wisata Rintisan Puncak Gunung Gilingan di Pedukuhan Patihombo, Desa Purwosari dan objek wisata Rintisan Watu Jendhul, di Pedukuhan Bulu, Desa Giripurwo.

Menurut Kepala Desa Purwosari, Purwito, Rintisan Gunung Gilingan merupakan salah satu tempat napak tilas Sri Sultan Hamengku Buwono ke IX yang sampai saat ini masih ada bekas pesinggahannya. Sedangkan Rintisan Watu Jendhul, merupakan tempat yang indah untuk dikunjungi karena banyak tempat atau spot-spot untuk berfoto dan pengunjung dapat melihat hijauanya alam dan perbukitan.

Wakil Bupati Kulon Progo, Drs. H. Sutedjo, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada warga karena hingga saat ini masih semangat untuk memelihara alam dan memanfaatkannya untuk objek wisata yang pada gilirannya juga untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap warga masyarakat tidak hanya pandai menebang pohon, tetapi juga pandai menanam, seperti yang dilakukan oleh orang tua kita dahulu dan sampai sekarang masih dilakukan, yaitu jika menebang pohon pasti akan memotong pucuk pohon untuk ditancapkan di bekas pohon yang ditebang. Ini mengandung maksud bahwa kita tidak hanya bisa menebang pohon tetapi juga harus bisa menanam kembali pohon, agar dapat dinikmati oleh anak cucu kita nanti." ujar Sutedjo.

Sutedjo menambahkan, oleh karena itu, warga masyarakat hendaknya pandai mengelola lingkungan termasuk memberdayakan potensi lokal termasuk pengelolaan objek wisata dan produk-produk lokal untuk mewujudkan kemandirian ekonomi di Kabupaten Kulon Progo ini.

Tim BBGRM dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pada kesempatan ini mengunjungi 11 (sebelas) titik, diantaranya : peninjauan padat karya pelaksanaan corblok jalan di pedukuhan sebrangkidul, peninjuan kegiatan bedah rumah bapak Pardi, peletakan batu pertama pembangunan Gazebo dan pengenalan hasil pengolahan Teh TEKO serta penyerahan bantuan bibit salak pondoh dari Dinas Pertanian Kabupaten Kulon Progo kepada Kelompok Tani Kebun Mugi Lestari dan Kelompok Tani Sedyo Mratani.

Selain itu, di Desa Jatimulyo dilaksanakan peninjauan kegiatan padat karya membuat jalan baru di Pedukuhan Jonggrangan, peletakan batu pertama pembangunan Kantor BUMDes Jatimulyo.

Kegiatan BBGRM di Kecamatan Girimulyo ini, diakhiri di Desa Pendoworejo dengan peresmian PAMSIMAS DI Pedukuhan Tarusan dan peninjauan Bazar dan Demo Pengolahan Teh Antana, dan diakhiri dengan acara pelepasan di Bendung Kahyangan oleh Kepala Desa Pendoworejo yang dihibur denga kesenian Jathilan.

Sebelumnya, menurut Camat Girimulyo, Purwono, bahwa kecamatan Girimulyo masih banyak daerah yang harus disentuh dengan pembangunan yang berkelanjutan, khususnya yang terkait dengan perkembangan roda perekonomian.

"sebagai contoh di wilayah Girimulyo ini merupakan daerah yang berpotensi terjadinya tanah longsor, masih sangat minim angkutan umum, dan merupakan daerah blankspot, sehingga signal HP sangat susah, serta angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, oleh sebab itu dengan kegiatan BBGRM ini kami berharap dapat membantu menuntaskan persoalan-persoalan tersebut’," jelas Purwono.

Terkait dengan anggaran Dana Desa, Purwono, mengatakan, terdapat sejumlah 41 Milyar lebih bersumber APBN, APBD Provinsi, APBD Kabupaten, APBDes, DAN Swadaya Masyarakat.

Menyinggung tentang serapan anggaran tahun 2017, Purwono, menambahkan, serapan anggaran dana desa bisa mencapai 92, 48 persen, dengan rincian : Desa Jatimulyo (99,95 %), Desa Giripurwo (92,01 %), Desa Pendoworejo (87,92%), Desa Purwosari (89,50%).

(HUMAS KP)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PESERTA PELATIHAN KEBANDARUDARAAN AIRLINES STAFF dan GROUND STAFF 2018

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

Geopark Indonesia Mendunia

Transformasi Koperasi Indonesia

Kabupaten Kulon Progo Melepas 333 Calon Haji 2018

Asyiknya Nobar Piala Dunia di Perpusda

Workshop Implementasi District Health Information System Software (DHIS2)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo Pererat Kerjasama Kemitraan dengan BPBI Abiyoso

Menyongsong API: Dinas Pariwisata Kulon Progo gelar Jumpa Pers

10 Motif Batik Paling Populer di Indonesia

Pak Ndut (Drs. Mardiya) Suarakan Program Pembangunan Lewat Lagu

Peserta Lolos Seleksi Administrasi Pengadaan Tenaga Bantu Pendidikan Non PNS Gelombang II

ATM, Jurus Jitu Memulai Usaha

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Pembuatan Sumur Bor oleh Tagana Kab. Kulon Progo

Harganas Kulon Progo Dipusatkan di Sentolo

NASA NANGGULAN PENUH HARU DAN PENGHARAPAN..

Pertemuan Forum Masyarakat Kearsipan di Gunung Kidul

Surat Edaran Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun 2018

Lowongan Kerja GURU AGAMA ISLAM - SD MUHAMMADIYAH BEDOYO

HATI-HATI PENIPUAN PENERIMAAN PNS 2018

Acara Tahunan Jogja OPEN Artistic Swimming Resmi Dibuka

Diskominfo Kulon Progo Tuntas Selenggarakan Forum Data

Gaungkan Semarak Asian Games



.:: Artikel ::::::::.

Devinfo dan Manfaatnya Dalam Pengembangan Program KKbpk

Mengenal Sekolah Siaga Kependudukan

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan

Gerakan Berbasis Hati

Tantangan Pengendalian Penduduk Kulon Progo Tahun 2018