Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Empat Incumbent Anggota KPU Kulon Progo Lolos 10 Besar


Kelengkeng Banjaroya Berpotensi Mengangkat Agrowisata

GKR Condrokirono Launching Sipkades

UMBY dan Perpusda Kulon Progo Gelar “Public Speaking Workshop”

UMBY Kembangkan “Growol Kulon Progo Hebat”

Percepat Pengentasan Kemiskinan, NTB Kunjungi Kulon Progo

Tiga Persoalan Mendasar Dalam Kelembagaan Perangkat Daerah

 

 

Empat incumbent anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulon Progo masuk 10 besar setelah lulus tes wawancara. Mereka adalah Siti Ghoniyatun, Marwanto, Moh Isnaini, dan R Panggih Widodo.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota KPU Kulon Progo, Drs H Heri Purwata mengemukakan hal tersebut di Wates, Minggu (21/7). Sedang enam calon lainnya adalah Tri Mulatsih, Kelik Sumantoro, Biasmara, Alfanuha Yushida, Budi Priyana, dan Wiwit Triraharjo.

Sepuluh nama calon anggota KPU Kulon Progo, kata Heri, selanjutnya dikirim ke KPU DIY untuk mengikuti fit and proper test (kelayakan dan kepatutan). Mereka akan dipilih lima orang untuk menjadi anggota KPU Kulon Progo.

"Permasalahannya, anggota KPU DIY yang akan melakukan fit and proper test hingga saat ini belum terpilih. Karena itu, siapa yang akan menjadi anggota KPU Kulon Progo masih menunggu terpilihnya anggota KPU DIY," kata Heri.

Dijelaskan Heri,  setelah diumumkan 15 besar ada sejumlah masukan dan tanggapan dari masyarakat. Tanggapan ada yang melalui surat dikirim ke sekretariat, ada juga yang melalui akun sosial milik anggota Timsel. Tanggapan ini telah menjadi pertimbangan untuk penilaian dalam tes terakhir. "Kami mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah memberikan tanggapannya," kata Heri.

Selain masukkan, lanjut Heri, ada juga "short message service" (SMS) untuk menitipkan salah satu calon agar lulus 10 besar. Namun Tim Seleksi yang terdiri Drs H Heri Purwata, Dr HM Jumarin, Dra Susilastuti Dwi N MSi, Drs H Habib A Syakur MAg dan Prof Dr H Nizar Ali MAg memutuskan untuk tidak menerima 'titip-titipan.' "Jadi penilaiannya sangat obyektif. Mudah-mudahan mereka yang terpilih adalah yang terbaik dan dapat menjalankan tugas dengan baik," tandas Heri. 

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kelengkeng Banjaroya Berpotensi Mengangkat Agrowisata

GKR Condrokirono Launching Sipkades

UMBY dan Perpusda Kulon Progo Gelar “Public Speaking Workshop”

UMBY Kembangkan “Growol Kulon Progo Hebat”

Percepat Pengentasan Kemiskinan, NTB Kunjungi Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 8 Desember 2016

Pelaksanaan APBdes 2016

MENGUKUR TINGGI POHON

Helm Mahal Raib Di Curi Orang

LOMBA ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA

PRINSIP-PRINSIP PEMBUATAN KOMPOS

Kampanye Di Pasar Hewan Desa Pengasih Kecamatan Pengasih

Batu Besar Longsor Menutup Akses Jalan

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan PT. Truva Pasifik

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan CV. Bedjoe Oetomo

HASIL SELEKSI PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS TAHUN 2017 KECAMATAN PENGASIH

BUKAN AKSES CARI HUTANG, Pembinaan Kelompok UPPKS se Kecamatan Pengasih

NTB Tertarik Belajar Tomira

Pohon Tumbang Mengenai Rumah

FGD Menangkap Peluang Usaha Kerjasama Dinkop UMKM dan Bank Pasar Kulonprogo

PPK Kecamatan Pengasih

Sosialisasi Hasil Pendataan P2LP Perbaikan Laporan Kependudukan

Rentenir Berkedok Koperasi Makin Berkembang

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 5 Desember 2016

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 1 Desember 2016

BIMTEK SISTEM KEUANGAN DESA (SIKEUDES) KULON PROGO

Koordinasi Pemetaan Gangguan Tibumtranmas

Perpustakaan Desa harus jadi Penggerak Pembangunan Masyarakat

Penduduk Modal Dasar Pembangunan

Hati-hati Pencurian



.:: Artikel ::::::::.

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini

Mengasuh Anak di Era Digital

Gotong Royong Bangkitkan Kemandirian Daerah

Edukasi Perawatan Kesehatan Reproduksi Balita

Perlunya Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (paten) Tahun Ke-3