Formulasi Pendidikan Kespro Perlu Diperbaiki

Kamis, 9/08/2012 10:24 WIB - Oleh : Media Center

PLTMH Semawung, Pertama di DIY, Jadi Percontohan di DIY-jateng.

Bupati Lantik Direktur dan Pengawas Perumda Aneka Usaha

Tri Sedyo Mulyo Siap Melanjutkan Kompetisi Tingkat Nasional

TMMD Sengkuyung Ke 90/2013 di Kulon Progo Berdayakan 75 Warga Per Hari

Cegah Tindak Asusila Sat Pol PP Sisir Penginapan Pantai

BPMPDPKB Gelar Saresehan Isu-isu KRR

 

Formulasi pendidikan kesehatan reproduksi (Kespro) remaja di Kabupaten Kulonprogo masih perlu solusi yang terbaik. Hal ini sebagaimana terungkap pada Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Aktifasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Kabupaten Kulon Progo, bertempat di Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo,Rabu (8/8).

 dr.Hj.Dwikisworo Setyowireni,Sp.A.(K) yang terpilih selaku Ketua Umum Tim yang terpilih meminta kepada semua yang terlibat untuk membuat konsep yang jelas, masing-masing mengetahui tugas dan tanggung jawab sehingga jelas yang akan dilakukan. "Jangan hanya sekedar nama" jelasnya. Dari hasil pertemuan, semua pihak menilai penting pendidikan kesehatan reproduksi remaja tetapi pelaksanaan di lapangan belum dapat terlaksana dengan baik karena formulasinya belum jelas.


Teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini selain berdampak positif juga ada dampak negatifnya. Demikian halnya pemahaman remaja tentang reproduksi saat ini ada kecenderungan mengakses informasi yang tidak tepat sehingga pengetahuannya setengah-setengah dan tidak benar. Untuk itu sangat diperlukan perlukan pendidikan kesehatan reproduksi terhadap remaja.


Pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab warga tetapi tanggung jawab semua elemen masyarakat sehingga perlu integrasi dan koordinasi dari semua pihak. Dari hasil need assessment pendidikan kesehatan reproduksi di SMA Kabupaten Kulon Progo PKBI mengungkapkan gambaran sekilas kondisi remaja di Kulon Progo. PKBI juga menyampaikan perlunya pendidikan kesehatan reproduksi remaja agar pengetahuan remaja lebih terarah.


Kepala Dinas Kesehatan dr.Bambang Haryatno,M.Kes. dalam sambutan pembukaannya mengatakan kegiatan ini merupakal hal yang sangat positif, diharapkan dapat berjalan dengan baik. Hal ini untuk mengantisipasi perkembangan remaja saat ini yang ikut prihatin, dengan perkembangan TIK remaja banyak mendapat informasi yang kurang tepat.


Hal lain yang dibahas adalah tentang kesehatan reproduksi sebagai salah satu Ekstra Kurikuler Wajib di sekolah. Mengingat pentingnya kesehatan reproduksi diperlukan pendidikan khusus terhadap para siswa di sekolah tetapi dari Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa beban jam belajar siswa saat ini sudah padat sehingga jika ditambah jam akan menambah beban siswa. Sehingga ada pilihan untuk dijadikan ekstra kurikuler wajib atau menggabung dengan kegiatan pramuka.


Di Kulon Progo sudah ada 2 sekolah yang sudah aktif tentang layanan (pendidikan) kesehatan reproduksi, yaitu SMA N 2 Wates dan SMA N 1 Girimulyo, yang dilaksanaan 1 jam/minggu dan didukung SK Kepala Sekolah. Untuk sekolah yang lainnya sudah mengeluarkan SK tetapi pelaksanaan pendidikan kespro belum secara rutin dan berkelanjutan.

Sebagian besar baru melaksanakan secara insidental seperti saat MOS (Masa Orientasi Siswa), atau saat-saat tertentu, sehingga tidak secara berkesinambungan.


Beberapa kendala yang dihadapi saat ini antara lain Guru Kespro saat ini belum memadai, kebijakan yang belum mendukung penuh terhadap pendidikan kespro dan terbatasnya dana untuk operasional.


Masukan dari berbagai pihak tentang pendidikan kesehatan reproduksi sangat dibutuhkan, dan perlu persiapan kondisi di lapangan sebelum akhirnya dijadikan regulasi oleh pemerintah daerah dan sekolah. Sehingga program dapat berjalan dan berdampak baik saat ini SKPD seperti Dinas Kesehatan, Badan PMPDPKB, Dinas Pendidikan dan organisasi kemasyarakatan masih berjalan sendiri-sendiri dan belu terkoordinir dengan baik.(at-mc).

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

PLTMH Semawung, Pertama di DIY, Jadi Percontohan di DIY-jateng.

Bupati Lantik Direktur dan Pengawas Perumda Aneka Usaha

Tri Sedyo Mulyo Siap Melanjutkan Kompetisi Tingkat Nasional

TMMD Sengkuyung Ke 90/2013 di Kulon Progo Berdayakan 75 Warga Per Hari

Cegah Tindak Asusila Sat Pol PP Sisir Penginapan Pantai



.:: Subdomain ::::::::.

.:: Artikel ::::::::.

Generasi Berencana, Antisipasi Ledakan Penduduk

Nggowes Bareng ke Sermo, Lebih Sehat dan Refreshing

Saatnya Melindungi Perempuan dari HIV dan AIDS

Gerebeg Pasar: Dongkrak Kesertaan KB Pria

Kemandirian Sosial Ekonomi Daerah Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat



Statistik Subdomain

dinkes | 6824
pendidikan | 1690
bkd | 1498
disperindagesdm | 788
jdih | 780
rsud | 682
inspektorat | 615
perpustakaan | 610
dppka | 522
bpmpt | 448
bappeda | 78

*) Jumlah kunjungan 30 hari terakhir