Gedung Mediacenter Kulon Progo Masuk Warisan Budaya


Bupati Senang Kualitas Olahan Batu Layak Eksport

Kulon Progo Expo 2014 Secara Resmi Dibuka

Pameran Hari Jadi Kulon Progo Dibuka Jum’at Sore

BKKBN DIY Gelar Gerebek Pasar di Pasar Wates

Asisten Sekda DIY Pimpin Upacara Peringatan 63 Tahun Kabupaten Kulon Progo

Kulon Progo Dinilai Tim Verifikasi Kementerian Kesehatan

 

Kulon Progo memiliki banyak bangunan warisan budaya. Sebagai warisan budaya, beberapa bangunan diadakan penilaian dan Pemda melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dengan meminta bantuan DP2WP. Bangunan yang dinilai oleh DP2WP saat ini (Senin, 2/9) adalah Mediacenter, Panwaslu, SD Percobaan 4, Bopkri, dan perumahan Polres. Demikian disampaikan Eko Wisnu Wardhana, Kepala Disbudparpora Kulon Progo saat mendampingi tim Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY yang sedang melakukan penilaian di gedung Mediacenter Kulon Progo. Eko menjelaskan bahwa mulai besok (3/9) Balai Pelestarian Cagar Budaya BPCB juga melaksanakan pemetaan di wilayah Jogoyudan, Wates.


"Ini adalah upaya kita untuk melestarikan. Kalau itu ditengarai warisan budaya ya langsung kita adakan peninjauan dan penilaian. Semuanya dilaksanakan berdasarkan undang-undang, cuma setelah ada warisan budaya kemudian kita dinilai. Dari hasil penilaian itu kemudian dimasukkan ke kelas yang sesuai. Keputusan status bisa ini dikeluarkan oleh bupati, gubernur, ataupun secara nasional, tergantung kelasnya. Yang nasional misalnya Jembatan Bantar, sedangkan Baleagung, sesuai kelasnya diberikan oleh Bupati," kata Eko.


Sementara itu menurut tim DP2WP yang dipimpin oleh Yuwono Sri Suwito, yang juga ketua Dewan Kebudayaan DIY, peninjauan yang dilakukan saat ini baru observasi lapangan dan inventarisasi dulu.
"Jadi kita baru lihat fisiknya dulu, kemudian dari fisik itu nanti kita kaji dengan tim, terakhir kita menentukan masuk cagar budaya atau bukan. Tetapi sebelum masuk cagar budaya kita kan bisa menentukan bahwa bangunan ini adalah warisan budaya. Misalnya dengan kriteria umurnya sudah 50 tahun, kedua adalah nilai penting, bisa dilihat dari nilai penting sejarah, kemudian pendidikan, nilai penting kebudayaan, terus kemudian nilai penting agama, kalau perlu ini kita kaji dulu kemudian mungkin ada lagi nilai penting ilmu pengetahuan," jelasnya di sela-sela penilaian bangunan Mediacenter Kulon Progo.
Yuwono mencontohkan bangunan mediacenter ini jika dilihat dari fisiknya sudah kelihatan bahwa ini termasuk bangunan yang sudah berumur 50 tahun ke atas, kemedian dilihat dari nilai penting arsitektur, berarti nilai pentingnya adalah nilai penting ilmu pengetahuan, ditambah lagi kalau nanti dari Pemda bisa mengusulkan sejarah bangunan ini. Seperti Bale Agung dulu, yang kemudian didudukung oleh bukti-bukti tertulis sehingga lebih mudah. Dari nilai-nilai penting itu nanti diukur bobotnya apakah termasuk warisan budaya yang bisa ditingkatkan ke cagar budaya atau bukan.
Yuwono mengatakan bahwa persyaratan untuk masuk ke cagar budaya itu ada 2 yang harus dipenuhi yaitu umur dan nilai penting. Bukan hanya dilihat sisi bagus atau jeleknya. Dalam pengamatan singkatnya, Yuwono memasukkan bangunan mediacenter ini  dalam jenis bangunan indies, karena semuanya simetris, dari kaki, badan dan kepala bangunan itu terlihat jelas. Ditambah ciri genting dan angin-angin yang merupakan ciri bangunan indies.***

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Bupati Senang Kualitas Olahan Batu Layak Eksport

Kulon Progo Expo 2014 Secara Resmi Dibuka

Pameran Hari Jadi Kulon Progo Dibuka Jum’at Sore

BKKBN DIY Gelar Gerebek Pasar di Pasar Wates

Asisten Sekda DIY Pimpin Upacara Peringatan 63 Tahun Kabupaten Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Bedah Rumah bersama Bupati

Bedah Rumah di Kasatriyan Wates

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Kegiatan Puskesmas Pengasih I

Lowongan Kerja PT. TEC Batam

Bupati Kunjungi Stand Dinas Koperasi dan UMKM

SMPN 2 Kokap Rebut Juara I Lomba Pidato Bahasa Jawa

Displai Data Kegiatan Dinkes Menarik Perhatian Bupati

RSUD Wates Membuka Layanan Kesehatan di Stan Kulon Progo Expo 2014

Expose Pemeriksaan BPK RI

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan CV. Trikarsa Reka Buana

Dinas Koperasi dan UMKM Mengikuti Kulon Progo Expo 2014

Gebyar Senam dan Lomba Senam Angguk Perorangan

Studi Banding PNPM MPd Kabupaten Lampung Barat

Apakah PNS Dilibatkan Dalam Pendampingan Penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok ?

KRT PARNO HADININGRAT MENINGGAL SAMBIL MEMEGANG TASBIH

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 16 Oktober 2014

Workshop Penilaian Resiko

Rencana Umum Pengadaan Di Puskesmas Kokap I Tahun 2014

DIRGAHAYU KULONPROGO

Dirgahayu Kulon Progo Ingkang Kaping Sewidak Tiga

Lanjutkan Program Kredit usaha Rakyat

Ukuran Model Lomba Karya Desain Batik Khas Kulon Progo Tahun 2014

Lomba Cepat Tepat Ketenagakerjaan

Pemenang Festival Layang-layang Nasional

YKI, UMY Dan Dinkes Kulon Progo Datangkan Ahli Jerman Sosialisasi Kanker Leher Rahim Dan IVA test



.:: Artikel ::::::::.

Gerebek Pasar, Gugah Semangat Promosi dan KIE Program KKBPK

Mewujudkan Kerjasama Antar Daerah (KAD) Yang Optimal

Meneropong Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Perpadu Kecamatan (PATEN) di Kulon Progo

Grand Design Pembangunan SDM di Kulon Progo

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera