Gedung Mediacenter Kulon Progo Masuk Warisan Budaya


Puncak FKY 28 Kulon Progo Digelar Rabu Sore

Pj Bupati Panggil Kepala SKPD

Baznas Kulon Progo Berhasil Raih Opini Wajar

Peluncuran E-warong di Kulon Progo

Wabup Sigi Kunjungi Kulon Progo Terkait BLUD Puskesmas dan Aduan

Pegadaian, Bulog dan Sang Hyang Seri Dukung Gapoktan

 

Kulon Progo memiliki banyak bangunan warisan budaya. Sebagai warisan budaya, beberapa bangunan diadakan penilaian dan Pemda melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dengan meminta bantuan DP2WP. Bangunan yang dinilai oleh DP2WP saat ini (Senin, 2/9) adalah Mediacenter, Panwaslu, SD Percobaan 4, Bopkri, dan perumahan Polres. Demikian disampaikan Eko Wisnu Wardhana, Kepala Disbudparpora Kulon Progo saat mendampingi tim Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY yang sedang melakukan penilaian di gedung Mediacenter Kulon Progo. Eko menjelaskan bahwa mulai besok (3/9) Balai Pelestarian Cagar Budaya BPCB juga melaksanakan pemetaan di wilayah Jogoyudan, Wates.


"Ini adalah upaya kita untuk melestarikan. Kalau itu ditengarai warisan budaya ya langsung kita adakan peninjauan dan penilaian. Semuanya dilaksanakan berdasarkan undang-undang, cuma setelah ada warisan budaya kemudian kita dinilai. Dari hasil penilaian itu kemudian dimasukkan ke kelas yang sesuai. Keputusan status bisa ini dikeluarkan oleh bupati, gubernur, ataupun secara nasional, tergantung kelasnya. Yang nasional misalnya Jembatan Bantar, sedangkan Baleagung, sesuai kelasnya diberikan oleh Bupati," kata Eko.


Sementara itu menurut tim DP2WP yang dipimpin oleh Yuwono Sri Suwito, yang juga ketua Dewan Kebudayaan DIY, peninjauan yang dilakukan saat ini baru observasi lapangan dan inventarisasi dulu.
"Jadi kita baru lihat fisiknya dulu, kemudian dari fisik itu nanti kita kaji dengan tim, terakhir kita menentukan masuk cagar budaya atau bukan. Tetapi sebelum masuk cagar budaya kita kan bisa menentukan bahwa bangunan ini adalah warisan budaya. Misalnya dengan kriteria umurnya sudah 50 tahun, kedua adalah nilai penting, bisa dilihat dari nilai penting sejarah, kemudian pendidikan, nilai penting kebudayaan, terus kemudian nilai penting agama, kalau perlu ini kita kaji dulu kemudian mungkin ada lagi nilai penting ilmu pengetahuan," jelasnya di sela-sela penilaian bangunan Mediacenter Kulon Progo.
Yuwono mencontohkan bangunan mediacenter ini jika dilihat dari fisiknya sudah kelihatan bahwa ini termasuk bangunan yang sudah berumur 50 tahun ke atas, kemedian dilihat dari nilai penting arsitektur, berarti nilai pentingnya adalah nilai penting ilmu pengetahuan, ditambah lagi kalau nanti dari Pemda bisa mengusulkan sejarah bangunan ini. Seperti Bale Agung dulu, yang kemudian didudukung oleh bukti-bukti tertulis sehingga lebih mudah. Dari nilai-nilai penting itu nanti diukur bobotnya apakah termasuk warisan budaya yang bisa ditingkatkan ke cagar budaya atau bukan.
Yuwono mengatakan bahwa persyaratan untuk masuk ke cagar budaya itu ada 2 yang harus dipenuhi yaitu umur dan nilai penting. Bukan hanya dilihat sisi bagus atau jeleknya. Dalam pengamatan singkatnya, Yuwono memasukkan bangunan mediacenter ini  dalam jenis bangunan indies, karena semuanya simetris, dari kaki, badan dan kepala bangunan itu terlihat jelas. Ditambah ciri genting dan angin-angin yang merupakan ciri bangunan indies.***

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak FKY 28 Kulon Progo Digelar Rabu Sore

Pj Bupati Panggil Kepala SKPD

Baznas Kulon Progo Berhasil Raih Opini Wajar

Peluncuran E-warong di Kulon Progo

Wabup Sigi Kunjungi Kulon Progo Terkait BLUD Puskesmas dan Aduan



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Lowongan Kerja PT. JMS BATAM (LAKI-LAKI)

Belum Lengkap Rasanya Bila Belum Ke Perpusda: wisata edukasi

Evaluasi DBKS di Kelurahan Wates

Lagu Ngopo Tuku Diminati Masyarakat

Pemartabatan Bahasa Indonesia

MALAM RESEPSI KENEGARAAN DI KECAMATAN WATES

Ujian Nasional Perbaikan Tahun 2016 Dilaksanakan Mulai Hari Ini

PENTASYARUPAN BAZ DI MASJID AL BAROKAH KEMPONG KEC KALIBAWANG

Anjangsana PASKIBRAKA 2016

KKN UNY Gelar Penyuluhan Kespro

Peringatan Hari Keistimewaan DIY

Door...Door..!!! Sat Pol PP Berlatih Menembak

TEMU INKLUSI

Lomba Mewarnai dan Melipat Figur Papercraft di Gramedia Fair Kulon Progo 2016

Membuka Mindset Berbisnis dan Berwirausaha, bedah buku perpusda 2016

Lagu KB Pancen Nyoto Jadi Media KIE KB Bengkulu

Lagu Generasi Berencana Ditayangkan Jogja TV

PENGUMPULAN KARYA LOMBA FOTO DIPERPANJANG

Pemutakhiran DAPODIK Tahun Pelajaran 2016/2017

Puncak Acara Harkop di Tutup dengan Sarasehan dan Peresmian Tomira

Penggumuman Penerbitan Izin Lingkungan UD. Putra Diafan

Lelang Barang Milik Daerah Kabupaten Kulon Progo Tahun 2016

Evaluasi Lomba Desa Mandiri Pangan Tingkat Pemerintah DIY di Desa Pagerharjo

Lagu Ngopo Tuku Dapat Dinikmati Lewat YouTube

Bedah Buku Kiat Bisnis dan Wirausaha



.:: Artikel ::::::::.

KIE Program KKBPK Melalui Lagu, Mengapa Tidak?

Saatnya Menggalakkan Kampanye PUP

Pendewasaan Usia Perkawinan dan Optimalisasi Fungsi Keluarga

Penguatan IMP Melalui Pengembangan Struktur dan Peran

Part Time Job For Students