Gedung Mediacenter Kulon Progo Masuk Warisan Budaya


Gentong Rembes Semakin Bergelora

KPU Terima Pendaftaran Hasto-Tedjo Sebagai Bakal Calon Bupati-wakil Bupati

Pengelola Media Center Ikuti Bimtek di Surabaya

Pameran Manunggal Fair Siap Digelar

TMMD Reguler Ke - 97 Resmi Dibuka

Pembayaran Pengadaan Tanah Bandara

 

Kulon Progo memiliki banyak bangunan warisan budaya. Sebagai warisan budaya, beberapa bangunan diadakan penilaian dan Pemda melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dengan meminta bantuan DP2WP. Bangunan yang dinilai oleh DP2WP saat ini (Senin, 2/9) adalah Mediacenter, Panwaslu, SD Percobaan 4, Bopkri, dan perumahan Polres. Demikian disampaikan Eko Wisnu Wardhana, Kepala Disbudparpora Kulon Progo saat mendampingi tim Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY yang sedang melakukan penilaian di gedung Mediacenter Kulon Progo. Eko menjelaskan bahwa mulai besok (3/9) Balai Pelestarian Cagar Budaya BPCB juga melaksanakan pemetaan di wilayah Jogoyudan, Wates.


"Ini adalah upaya kita untuk melestarikan. Kalau itu ditengarai warisan budaya ya langsung kita adakan peninjauan dan penilaian. Semuanya dilaksanakan berdasarkan undang-undang, cuma setelah ada warisan budaya kemudian kita dinilai. Dari hasil penilaian itu kemudian dimasukkan ke kelas yang sesuai. Keputusan status bisa ini dikeluarkan oleh bupati, gubernur, ataupun secara nasional, tergantung kelasnya. Yang nasional misalnya Jembatan Bantar, sedangkan Baleagung, sesuai kelasnya diberikan oleh Bupati," kata Eko.


Sementara itu menurut tim DP2WP yang dipimpin oleh Yuwono Sri Suwito, yang juga ketua Dewan Kebudayaan DIY, peninjauan yang dilakukan saat ini baru observasi lapangan dan inventarisasi dulu.
"Jadi kita baru lihat fisiknya dulu, kemudian dari fisik itu nanti kita kaji dengan tim, terakhir kita menentukan masuk cagar budaya atau bukan. Tetapi sebelum masuk cagar budaya kita kan bisa menentukan bahwa bangunan ini adalah warisan budaya. Misalnya dengan kriteria umurnya sudah 50 tahun, kedua adalah nilai penting, bisa dilihat dari nilai penting sejarah, kemudian pendidikan, nilai penting kebudayaan, terus kemudian nilai penting agama, kalau perlu ini kita kaji dulu kemudian mungkin ada lagi nilai penting ilmu pengetahuan," jelasnya di sela-sela penilaian bangunan Mediacenter Kulon Progo.
Yuwono mencontohkan bangunan mediacenter ini jika dilihat dari fisiknya sudah kelihatan bahwa ini termasuk bangunan yang sudah berumur 50 tahun ke atas, kemedian dilihat dari nilai penting arsitektur, berarti nilai pentingnya adalah nilai penting ilmu pengetahuan, ditambah lagi kalau nanti dari Pemda bisa mengusulkan sejarah bangunan ini. Seperti Bale Agung dulu, yang kemudian didudukung oleh bukti-bukti tertulis sehingga lebih mudah. Dari nilai-nilai penting itu nanti diukur bobotnya apakah termasuk warisan budaya yang bisa ditingkatkan ke cagar budaya atau bukan.
Yuwono mengatakan bahwa persyaratan untuk masuk ke cagar budaya itu ada 2 yang harus dipenuhi yaitu umur dan nilai penting. Bukan hanya dilihat sisi bagus atau jeleknya. Dalam pengamatan singkatnya, Yuwono memasukkan bangunan mediacenter ini  dalam jenis bangunan indies, karena semuanya simetris, dari kaki, badan dan kepala bangunan itu terlihat jelas. Ditambah ciri genting dan angin-angin yang merupakan ciri bangunan indies.***

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Gentong Rembes Semakin Bergelora

KPU Terima Pendaftaran Hasto-Tedjo Sebagai Bakal Calon Bupati-wakil Bupati

Pengelola Media Center Ikuti Bimtek di Surabaya

Pameran Manunggal Fair Siap Digelar

TMMD Reguler Ke - 97 Resmi Dibuka



.:: Berita Subdomain ::::::::.

BEDAH RUMAH TIGA TEMPAT DI BANJARASRI KALIBAWANG

HAORNAS XXXIII TAHUN 2016 KECAMATAN SAMIGALUH

UGM Jadikan Kulon Progo Sebagai Lokasi Kegiatan “Summer Course” 2016

BKD Kabupaten Kulon Progo Laksanakan Ujian Sertifikasi Ahli PBJP dengan Mekanisme CAT

Perwakilan BKKBN DIY Sosialisasikan Wawasan Kependudukan

Album Pak Ndut Tersedia di 9 ToMiRa

MENGENALKAN ANAK CINTA BUKU: Kunjungan TKIT Ibnu Masud

Lowongan Kerja Ayam Tulang Lunak "SEDAP MANTAP"

Festival Dolanan Tradisional Anak tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta

Balajar Jualan Online yukk di Perpustakaan

Lagu Pak Ndut Mendapat Posisi Bagus di YouTube

BPMPDPKB Ikuti Rakor Sinkronisasi DAK Fisik 2017

Mupen KB Kumandangkan Lagu Keluarga Di Jalan Raya

BPBD KULON PROGO IKUT BERPARTISIPASI DALAM TMMD 2016

Anak Harus Didekatkan dengan Lingkungan Alam

SOSIALISASI PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI

SOSIALISASI PANGAWASAN PARTISIPASIF BAGI PEMILIH PEMULA

PELATIHAN MENULIS DI MEDIA MASSA

DAFTAR PESERTA PLPG 2016

Lowongan Kerja PT. EXCELITAS TECHNOLOGIES di BATAM

Lowongan Kerja PT. JMS BATAM (WANITA)

Lowongan Kerja CV. PANDEAN BARU MOTOR WATES (MEKANIK PDI)

Lowongan Kerja CV. PANDEAN BARU MOTOR WATES (TEAM SWAT)

Sosialisasi Program Kota Tanpa Kumuh

Album Pak Ndut Digemakan Radio Kulonprogo



.:: Artikel ::::::::.

KIE Program KKBPK Melalui Lagu, Mengapa Tidak?

Saatnya Menggalakkan Kampanye PUP

Pendewasaan Usia Perkawinan dan Optimalisasi Fungsi Keluarga

Penguatan IMP Melalui Pengembangan Struktur dan Peran

Part Time Job For Students