Gedung Mediacenter Kulon Progo Masuk Warisan Budaya


37 KUBE Dapat Pelatihan dan Bantuan Alat

12 .909 Rumah di Kulon Progo Belum Menikmati Listrik

Kompetisi Penilaian LPPD Semakin Berat

Bela Beli Kulon Progo Harus Dipahami dengan Benar

Dharma Wanita Persatuan UGM Bakti Sosial di Tuksono

Bupati Melantik Joko Purnomo Sebagai Dirut Bank Pasar Kulon Progo

 

Kulon Progo memiliki banyak bangunan warisan budaya. Sebagai warisan budaya, beberapa bangunan diadakan penilaian dan Pemda melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) dengan meminta bantuan DP2WP. Bangunan yang dinilai oleh DP2WP saat ini (Senin, 2/9) adalah Mediacenter, Panwaslu, SD Percobaan 4, Bopkri, dan perumahan Polres. Demikian disampaikan Eko Wisnu Wardhana, Kepala Disbudparpora Kulon Progo saat mendampingi tim Dewan Pertimbangan Pelestarian Warisan Budaya (DP2WB) DIY yang sedang melakukan penilaian di gedung Mediacenter Kulon Progo. Eko menjelaskan bahwa mulai besok (3/9) Balai Pelestarian Cagar Budaya BPCB juga melaksanakan pemetaan di wilayah Jogoyudan, Wates.


"Ini adalah upaya kita untuk melestarikan. Kalau itu ditengarai warisan budaya ya langsung kita adakan peninjauan dan penilaian. Semuanya dilaksanakan berdasarkan undang-undang, cuma setelah ada warisan budaya kemudian kita dinilai. Dari hasil penilaian itu kemudian dimasukkan ke kelas yang sesuai. Keputusan status bisa ini dikeluarkan oleh bupati, gubernur, ataupun secara nasional, tergantung kelasnya. Yang nasional misalnya Jembatan Bantar, sedangkan Baleagung, sesuai kelasnya diberikan oleh Bupati," kata Eko.


Sementara itu menurut tim DP2WP yang dipimpin oleh Yuwono Sri Suwito, yang juga ketua Dewan Kebudayaan DIY, peninjauan yang dilakukan saat ini baru observasi lapangan dan inventarisasi dulu.
"Jadi kita baru lihat fisiknya dulu, kemudian dari fisik itu nanti kita kaji dengan tim, terakhir kita menentukan masuk cagar budaya atau bukan. Tetapi sebelum masuk cagar budaya kita kan bisa menentukan bahwa bangunan ini adalah warisan budaya. Misalnya dengan kriteria umurnya sudah 50 tahun, kedua adalah nilai penting, bisa dilihat dari nilai penting sejarah, kemudian pendidikan, nilai penting kebudayaan, terus kemudian nilai penting agama, kalau perlu ini kita kaji dulu kemudian mungkin ada lagi nilai penting ilmu pengetahuan," jelasnya di sela-sela penilaian bangunan Mediacenter Kulon Progo.
Yuwono mencontohkan bangunan mediacenter ini jika dilihat dari fisiknya sudah kelihatan bahwa ini termasuk bangunan yang sudah berumur 50 tahun ke atas, kemedian dilihat dari nilai penting arsitektur, berarti nilai pentingnya adalah nilai penting ilmu pengetahuan, ditambah lagi kalau nanti dari Pemda bisa mengusulkan sejarah bangunan ini. Seperti Bale Agung dulu, yang kemudian didudukung oleh bukti-bukti tertulis sehingga lebih mudah. Dari nilai-nilai penting itu nanti diukur bobotnya apakah termasuk warisan budaya yang bisa ditingkatkan ke cagar budaya atau bukan.
Yuwono mengatakan bahwa persyaratan untuk masuk ke cagar budaya itu ada 2 yang harus dipenuhi yaitu umur dan nilai penting. Bukan hanya dilihat sisi bagus atau jeleknya. Dalam pengamatan singkatnya, Yuwono memasukkan bangunan mediacenter ini  dalam jenis bangunan indies, karena semuanya simetris, dari kaki, badan dan kepala bangunan itu terlihat jelas. Ditambah ciri genting dan angin-angin yang merupakan ciri bangunan indies.***

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

37 KUBE Dapat Pelatihan dan Bantuan Alat

12 .909 Rumah di Kulon Progo Belum Menikmati Listrik

Kompetisi Penilaian LPPD Semakin Berat

Bela Beli Kulon Progo Harus Dipahami dengan Benar

Dharma Wanita Persatuan UGM Bakti Sosial di Tuksono



.:: Berita Subdomain ::::::::.

KEGIATAN SENAM DI KECAMATAN PANJATAN

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 27 November 2014

SEMANGAT " TETAP PAGI "

KESATUAN GERAK PKK-KB-KESEHATAN DESA JATISARONO

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN RELAWAN PENANGGULANGAN BENCANA KABUPATEN KULON PROGO

Dewan Dukung Pelebaran Jalan Dudukan-Salamrejo

1 Desember RSUD Nyi Ageng Serang Siap Melayani Pasien

Penyerahan Sertifikat Indikasi Geografis untuk MPIG Gula Kelapa Kulon Progo Jogja

Pemerintah akan Revisi KUR

Puspayoga Diminta Perjuangkan Pembebasan Pajak Bagi Koperasi

Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Desa Di Gedung PKK Kabupaten Kulon Progo

SURAT EDARAN

Talkshow Kesiapan UMKM Menghadapi MEA

TUKANG TAMBAL BAN, JUALAN MIRAS…..

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 24 November 2014

RENCANA KUNJUNGAN BUPATI

Lowongan PT. JMS Batam Putri

Rekomendasi TEK Untuk Menekan Jumlah Kasus DBD Agar Tingkatkan PSN

Upacara Adat Sorogenen - Selasa, 25 November 2014

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Puskesmas Panjatan II

Tim Puskesmas Girimulyo I Menjadi Tim Terfavorit Pada Acara Gathering Keluarga Kesehatan

Pemerintah Terus Mendorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat

"Penggerebekan Miras yang bikin Resah"

Policy Brief - Redesain Program Raskin Melalui Rasda Untuk Memberdayakan Petani Lokal Kulon Progo

Kemenkominfo Dorong Transformasi UMKM Jadi e-UKM



.:: Artikel ::::::::.

Paten : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ketiga)

Paten : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (Bagian Kedua)

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (Bagian Pertama)

Perlunya Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN)

Gerebek Pasar, Gugah Semangat Promosi dan KIE Program KKBPK