KB KULONPROGO DIPELAJARI ENAM NEGARA


Selama tiga hari, mulai Rabu (28/10) hingga Sabtu (30/10) pelaksanaan Program KB di Kabupaten Kulonprogo khususnya di Kecamatan Panjatan dan Lendah  yang selama ini di bawah kendali dan tanggungjawab Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDP dan KB),  dipelajari oleh 20 orang utusan dari enam negara yakni Kenya, Ethiopia, Yaman, Mosambique, Kamboja dan Timor Leste.  Mereka yang tergabung sebagai peserta  The Second Bact of The Third  Country Training  Programme on Behavior Change Communication (TCTP-BCC) ini akan mempelajari berbagai hal khususnya yang berkaitan dengan manajemen operasional KB di lapangan untuk dapat diterapkan di negaranya masing-masing. 

Demikian dikatakan oleh Ka BPMPDP dan KB Kabupaten Kulonprogo Drs. Krissutanto yang didampingi oleh Kabid KB Drs. HM Dawam dan Kabid KS Drs. Harminto, MM. pada saat ditemui di kantornya di Wates, Kamis (29/10). Selanjutya dipaparkan oleh Krissutanto, pada hari pertama, Rabu (28/10) peserta pelatihan selain berkunjung dan mempelajari  bagaimana proses kegiatan Pendataan Keluarga sebagai basis informasi untuk menyusun strategi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) KB/Kesehatan Reproduksi di RT 44 Dusun 11 Desa Depok dan RT 9 Dusun 3 Desa Panjatan, juga  melihat kegiatan saresehan hasil pendataan sebagai bahan menyusun perencanaan dan evaluasi mobilisasi masyarakat di tingkat dusun 11 Desa Depok dan Dusun 3. Desa Panjatan. Peserta TCTP-BCC juga melihat serta mempelajari Proses Rapat Koordinasi (Rakord) KB tingkat desa yang dilaksanakan di Desa Panjatan. Kemudian pada hari Kamis (29/10)  melihat dan mempelajari Rakord KB tingkat Kecamatan dan Kabupaten sebagai forum perencanaan dan evaluasi pelaksanaan program KB, yang dilanjutkan degan melakukan observasi dan dialog dengan kelompok UPPKS  “Maju Lancar”  Dusun 4 Desa Depok dan Kelompok UPPKS “Ijo Resik” Dusun 3 Desa Panjatan. Pada hari terakhir, yakni Jumat (30/10) peserta pelatihan akan melakukan dialog dan tanya jawab dengan Bidan Desa Ny. Tujiyati  di Poskesdes Desa Tayuban serta Bidan Delima di wilayah Kecamatan Lendah berkaitan dengan peran mereka dalam KIE, konseling KB/KR dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Ditambahkan oleh  Krissutanto,  di awal kedatangannya kemarin, rombongan peserta pelatihan yang dikawal oleh BKKBN Pusat dan BKKBN Provinsi DIY di sambut di Puskesmas 1 Panjatan oleh Camat Panjatan  Ir. Apsiyah, MSi,  Kepala Puskesmas  drs. AL Sunuwata, Mkes, Koordinator PKB Dra. Nukmah Fakhiyati  dan Kepala Desa Panjatan Sukarman.  Rombongan juga disuguhi kesenian tradisional  “Thek-thek” dari Desa Panjatan yang merupakan salah satu media Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yang selama ini cukup efektif dalam ikut menggemakan program KB di wilayah kecamatan panjatan.

Sementara Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BPMPDP dan KB  Kabupaten Kulonprogo Drs. Mardiya menyatakan bahwa kunjungan tamu TCTP-BCC untuk belajar KB  di Kulonprogo ini terselenggara berkat kerjasama antara BKKBN Pusat  dengan JICA. Secara keseluruhan, peserta TCTP-BCC  mengikuti pelatihan selama satu bulan mulai 13 Oktober hingga 11 November 2009. Kunjungan lapangan di Kulonprogo Provisi DIY merupakan rangkaian pelatihan setelah sebelumnya mendapatkan materi di BKKBN Pusat pada tanggal 14 - 26 Oktober 2009 lalu.  Selain di Kulonprogo, mereka juga akan melakukan kunjungan lapangan di Provinsi Bali, 1 - 4  November 2009 mendatang. Selanjutnya pada tanggal 5 - 10 November 2009 mendatang akan melakukan penyusunan BCC di kelas  di BKKB Pusat.

Di hari pertama kunjungan, Mardiya yang mengikuti kegiatan sejak pemaparan pelaksanaan Program KB di Kepatihan Yogyakarta menyatakan banyak peserta yang terkagum-kagum dengan pola penyelenggaraan pendataan keluarga di Kulonprogo yang dinilainya sangat runtut serta kegigihan kader dalam membantu program pemerintah meskipun tidak mendapatkan  imbalan apa-apa. Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa bagi mereka bahwa para kader ini begitu peduli terhadap masyarakat dan lingkungannya. Begitu kagumnya, ada peserta yang menanyakan apa motivasinya menjadi kader sehingga kegiatan yang begitu berat dan penting itu dijalankanya dengan ikhlas.  

Sumber berita: Drs. Mardiya

Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kulonprogo.  HP. 081328819945

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kemenko Rakor PERCEPATAN Pembangunan BANDARA di Kulon Progo

Ratu Hemas Jemput Aspirasi Masyarakat Banjaroya

Songsong Pemilihan Bupati Wakil Bupati, Panwas Lantik 36 Panwascam, Ajak Masyarakat Perbaiki Niat

40 PKL Alun-Alun Wates Dapat Bantuan Tenda

MPR RI Akan Gelar Wayang Kulit Semar Mbangun Jiwo untuk Masyarakat



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PEMENANG ANUGERAH IPTEK KREANOVA MENOREH 2016

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 28 Juli 2016

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 25 Juli 2016

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 21 Juli 2016

MONITORING UP2K

IBU GKR HEMAS LAKUKAN PENYERAPAN ASPIRASI DI EMBONG DESA BANJAROYA KALIBAWANG

Lowongan Kerja PT. EPCOS INDONESIA DI BATAM

Penilaian Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional 2016 di KTH Mudhotomo

Lomba Cipta Menu Kabupaten Kulon Progo 2016

Temu Lapang Percontohan Perbenihan di Bulak Kemendung

Syawalan Keluarga Besar Dishubkominfo

Warga Karangwuni Ingin Manfaatkan Kawasan Pelabuhan untuk Wisata

Operasi Gabungan Penegakan Hukum

Lagu Plesiran Nang Kulon Progo Jadi Soundrack Film Kalibiru

BPMPDPKB Sosialisasikan PUP Ke Sekolah

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM

Selamat untuk Pemenang Bupati Cup 2016!

BEDAH RUMAH

PENGUATAN IMP MELALUI PENGEMBANGAN STRUKTUR DAN PERAN

Saksikan Final Turnamen Bupati Cup dan Penutupan: Ahad 24 Juli 2016

MOS Siswa MTs Maarif Nurul Dholam Di Perpusda Kulon Progo

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Rehabilitasi Jembatan Duwet

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Klinik Pratama Rawat Inap Siti Khotijah

LOMBA TK.PROPINSI

PELANTIKAN PPS



.:: Artikel ::::::::.

Pendewasaan Usia Perkawinan dan Optimalisasi Fungsi Keluarga

Penguatan IMP Melalui Pengembangan Struktur dan Peran

Part Time Job For Students

Education System Is A Serious Problem In This Country

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat