Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

KB KULONPROGO DIPELAJARI ENAM NEGARA


Selama tiga hari, mulai Rabu (28/10) hingga Sabtu (30/10) pelaksanaan Program KB di Kabupaten Kulonprogo khususnya di Kecamatan Panjatan dan Lendah  yang selama ini di bawah kendali dan tanggungjawab Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDP dan KB),  dipelajari oleh 20 orang utusan dari enam negara yakni Kenya, Ethiopia, Yaman, Mosambique, Kamboja dan Timor Leste.  Mereka yang tergabung sebagai peserta  The Second Bact of The Third  Country Training  Programme on Behavior Change Communication (TCTP-BCC) ini akan mempelajari berbagai hal khususnya yang berkaitan dengan manajemen operasional KB di lapangan untuk dapat diterapkan di negaranya masing-masing. 

Demikian dikatakan oleh Ka BPMPDP dan KB Kabupaten Kulonprogo Drs. Krissutanto yang didampingi oleh Kabid KB Drs. HM Dawam dan Kabid KS Drs. Harminto, MM. pada saat ditemui di kantornya di Wates, Kamis (29/10). Selanjutya dipaparkan oleh Krissutanto, pada hari pertama, Rabu (28/10) peserta pelatihan selain berkunjung dan mempelajari  bagaimana proses kegiatan Pendataan Keluarga sebagai basis informasi untuk menyusun strategi Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) KB/Kesehatan Reproduksi di RT 44 Dusun 11 Desa Depok dan RT 9 Dusun 3 Desa Panjatan, juga  melihat kegiatan saresehan hasil pendataan sebagai bahan menyusun perencanaan dan evaluasi mobilisasi masyarakat di tingkat dusun 11 Desa Depok dan Dusun 3. Desa Panjatan. Peserta TCTP-BCC juga melihat serta mempelajari Proses Rapat Koordinasi (Rakord) KB tingkat desa yang dilaksanakan di Desa Panjatan. Kemudian pada hari Kamis (29/10)  melihat dan mempelajari Rakord KB tingkat Kecamatan dan Kabupaten sebagai forum perencanaan dan evaluasi pelaksanaan program KB, yang dilanjutkan degan melakukan observasi dan dialog dengan kelompok UPPKS  “Maju Lancar”  Dusun 4 Desa Depok dan Kelompok UPPKS “Ijo Resik” Dusun 3 Desa Panjatan. Pada hari terakhir, yakni Jumat (30/10) peserta pelatihan akan melakukan dialog dan tanya jawab dengan Bidan Desa Ny. Tujiyati  di Poskesdes Desa Tayuban serta Bidan Delima di wilayah Kecamatan Lendah berkaitan dengan peran mereka dalam KIE, konseling KB/KR dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

Ditambahkan oleh  Krissutanto,  di awal kedatangannya kemarin, rombongan peserta pelatihan yang dikawal oleh BKKBN Pusat dan BKKBN Provinsi DIY di sambut di Puskesmas 1 Panjatan oleh Camat Panjatan  Ir. Apsiyah, MSi,  Kepala Puskesmas  drs. AL Sunuwata, Mkes, Koordinator PKB Dra. Nukmah Fakhiyati  dan Kepala Desa Panjatan Sukarman.  Rombongan juga disuguhi kesenian tradisional  “Thek-thek” dari Desa Panjatan yang merupakan salah satu media Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) yang selama ini cukup efektif dalam ikut menggemakan program KB di wilayah kecamatan panjatan.

Sementara Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, BPMPDP dan KB  Kabupaten Kulonprogo Drs. Mardiya menyatakan bahwa kunjungan tamu TCTP-BCC untuk belajar KB  di Kulonprogo ini terselenggara berkat kerjasama antara BKKBN Pusat  dengan JICA. Secara keseluruhan, peserta TCTP-BCC  mengikuti pelatihan selama satu bulan mulai 13 Oktober hingga 11 November 2009. Kunjungan lapangan di Kulonprogo Provisi DIY merupakan rangkaian pelatihan setelah sebelumnya mendapatkan materi di BKKBN Pusat pada tanggal 14 - 26 Oktober 2009 lalu.  Selain di Kulonprogo, mereka juga akan melakukan kunjungan lapangan di Provinsi Bali, 1 - 4  November 2009 mendatang. Selanjutnya pada tanggal 5 - 10 November 2009 mendatang akan melakukan penyusunan BCC di kelas  di BKKB Pusat.

Di hari pertama kunjungan, Mardiya yang mengikuti kegiatan sejak pemaparan pelaksanaan Program KB di Kepatihan Yogyakarta menyatakan banyak peserta yang terkagum-kagum dengan pola penyelenggaraan pendataan keluarga di Kulonprogo yang dinilainya sangat runtut serta kegigihan kader dalam membantu program pemerintah meskipun tidak mendapatkan  imbalan apa-apa. Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa bagi mereka bahwa para kader ini begitu peduli terhadap masyarakat dan lingkungannya. Begitu kagumnya, ada peserta yang menanyakan apa motivasinya menjadi kader sehingga kegiatan yang begitu berat dan penting itu dijalankanya dengan ikhlas.  

Sumber berita: Drs. Mardiya

Kasubid Advokasi Konseling dan Pembinaan Kelembagaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kulonprogo.  HP. 081328819945

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Sebanyak 425 Pemanah Ikut Gladhen Hageng Jemparingan Mataraman Tingkat Nasional Tahun 2017

Bupati Berharap Santri Harus Mandiri Secara Ekonomi

Ulang Tahun, PT.sak Bantu Bedah Rumah dan Meja Kursi SD

Konggres Jemparingan Nusantara I Dilaksanakan di Kulon Progo

Banyak Manfaat Bagi Warga dan Pemerintah, Open House Setiap Kamis Pagi Diharap Tetap Berlangsung



.:: Berita Subdomain ::::::::.

CEGAH KEBUTAAN DENGAN PEDULI KATARAK

KOMINFO BANTUL BELAJAR PPID AWARD

LOWONGAN KERJA WAROENG SPESIAL SAMBAL ‘SS’ PENEMPATAN AREA YOGYAKARTA

Galadesa

Bedah Rumah

Musrenbang RPJMD 2017-2022

Pengembangan SDM & Beasiswa Dalam Skema Bantuan Keuangan Internasional

Perkembangan Harga Pokok Kabupaten Kulon Progo per 16 Oktober 2017

Perkembangan Harga Pokok Kabupaten Kulon Progo per 19 Oktober 2017

DPMPT Kab. Kulon Progo menyelenggarakan pengajian rutin Aparatur Sipil Negara di Masjid Agung Wates

Lowongan Kerja PT PUSTAKA INSAN MADANI

PENGUMUMAN PENGADAAN TENAGA HARIAN LEPAS NON PNS PADA DINAS PARIWISATA KAB KULON PROGO 2017

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT. Organik Alam Lestari

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan RSU Santo Yusup Boro

KUNJUNGAN KERJA FKLPID (FORUM KOMUNIKASI LEMBAGA PELATIHAN INDUSTRI DAERAH)

SE Pencantuman Gelar bagi PNSD Kabupaten Kulon Progo

NABUH GAMELAN 66 JAM SIAP PECAHKAN REKOR MURI

LOWONGAN KERJA PT. FINANSIA MULTI FINANCE

TENAGA HARIAN LEPAS TENAGA BANTU PENYULUH PERTANIAN BERPRESTASI DIKIRIM KUNJUNGAN KE LUAR NEGERI

PENUTUPAN PELATIHAN BIDANG PERHOTELAN

Upaya Tentang Peningkatan Investasi Daerah Dalam Kunjungan Kerja DPRD Kab. Brebes ke DPMPT Kab. Kulo

Sosialisasi Geographic Information System (GIS) untuk mengubah Mindset Pengelola Obyek Wisata di Kul

Study Komparasi Pengawasan dan Pengendalian Penanaman Modal Kab. Kendal di DPMPT Kab. Kulon Progo

Sosialisasi Braille Corner, Semua Lapisan Masyarakat Berhak Mendapatkan Layanan Perpustakaan

Semarak 66 Tahun Kulon Progo



.:: Artikel ::::::::.

Tips Menjadikan IUD Kontrasepsi Pilihan

Monev PATEN Ke-4 di Kulon Progo

Menyemangati Masyarakat Lewat Lagu, Mungkinkah

Pentingnya Membudayakan Kuhias Kenanganku

29 Juni Hari Keluarga Nasional