Kementerian PDT Tetap Kucurkan Bantuan Untuk Kulon Progo


Usai Sholat Ied Bupati dan Wabup Gelar Open House

Bupati Serahkan Santunan Kepada Abang Becak

Ambar Tjahyono Serahkan Traktor Kepada Petani Kulon Progo

Sembako Murah Dengan Dua Manfaat

Pendamping KK Miskin Perlu Modal Kesabaran dan Keikhlasan

Dua Pejabat Kemkominfo Kunjungi Media Center Kulon Progo

 

Sebagai salah satu terget dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) adalah mengentaskan 183 Kabupaten se-Indonesia dari status ketertinggalan. Dari 183 Kabupaten tertinggal, 50 Kabupaten menjadi target untuk segera dapat terlepas dari status ketertinggalan. Termasuk Kabupaten Kulon Progo yang dinilai memiliki potensi untuk segera terlepas dari status ketertinggalan. Karena memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup baik dan bisa dikembangkan secara lebih maksimal guna mengangkat derajat kehidupan masyarakat.

      Selama ini, kementrian PDT juga telah terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kulon Progo dengan memberikan berbagai bantuan kepada daerah-daerah di Kulon Progo yang dinilai sebagai daerah kantong kemiskinan. Sebenarnya hasil dari berbagai upaya tersebut telah bisa dilihat. Karena kementrian PDT telah menerima surat dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang intinya Kabupaten Kulon Progo telah terentas dari status tertinggal. Namun, kementian PDT menilai kabupaten Kulon Progo belum sepenuhnya bisa lepas dari ketertinggan. Sehingga dalam waktu 3 tahun kedepan kabupaten Kulon Progo akan tetap mendapatkan bantuan dari kementrian PDT serta mendapatkan prioritas dalam pengembangan potensi daerah.

      Demikian dikatakan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Ir. H. A. Helmy Faishal Zaini, Rabu (7/1) saat meninjau peternakan sapi milik Kelompok ternak (KT) Timbul Jaya di Krikil, Pendoworejo, Girimulyo. Menteri PDT yang hadir bersama dengan 3 orang deputi dan beberapa staf ahli disambut oleh Bupati Kulon Progo H. Toyo S Dipo, Wabup Drs. H. Mulyono, Muspida, para pejabat eksekutif pemkab Kulon Progo beserta masyarakat. Pemberian bantuan tersebut sebagai salah satu langkah untuk menjadikan Kulon Progo sebagai salah satu datu 50 Kabupaten yang akan dijadikan percontohan Kabupaten yang telah berhasil terlepas dari status ketertinggalan.

      Selanjutnya, perjuangan kementrian PDT terhadap upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya sebatas memberikan bantuan terhadap kabupaten dengan kriteria tertinggal. Namun ditingkat pusat kementrian PDT juga terus berjuang dalam hal alokasi anggaran untuk mengembangkan daerah tertinggal. Karena tanpa adanya anggaran yang berimbang Kabupaten dengan status tertinggal akan terus tertinggal dari daerah lain yang telah lebih dulu maju. "Untuk itu, saat ini telah terbentuk Asosiasi kabupaten Tertinggal (ASATI) yang akan terus memperjuang kepentingan daerah-daerah dengan status tertinggal," katanya.

      Di sisi lain, terkait dengan potensi peternakan sapi, Ir. Helmy Faishal Zaini mencontohkan, sebagai Kabupaten tertinggal Kabupaten Lombok telah berhasil mengelola peternakan ini dengan baik. Karena di sana, peternakan
bukan hanya masalah penggemukan atau beternak sapi namun telah mampu mengolah berbagai potensi lain yang dimiliki dari beternak sapi. Seperti, bio gas, penyamakan kulit sapi, kompos maupun pupuk cair dari urine sapi. "Pengembangan ini dapat dijadikan contoh bagi daerah lain yang memiliki potensi yang sama seperti Kulon Progo," tandasnya.

      Sementara itu, Bupati Kulon Progo menyambut baik berbagai upaya yang telah ditempuh oleh kementrian PDT untuk mengangkat Kulon Progo dari status ketertinggalan. Namun, sampai saat ini Bupati merasa bahwa Kulon Progo masih terus membutuhkan perhatian dari kementrian PDT terkait dengan upaya pengentasan kemiskinan. Karena dengan dana APBD yang terbatas, akan sulit bagi Kulon Progo untuk memaksimalkan potensi melimpah yang dimiliki. Padahal untuk membangun sebuah daerah yang mandiri perlu dukungan oleh peningkatan infrastruktur yang lain, seperti akses jalan maupun peralatan produksi yang mampu meningkatkan hasil produksi.

      Sejalan dengan upaya pengembangan peternakan sapi, Kabupaten Kulon Progo juga memiliki rencana terhadap daerah yang memiliki potensi peternakan sapi yang baik untuk dikembangkan menjadi ‘Desa Mandiri Energi'. Usaha ini bukan tanpa tindakan karena saat ini telah banyak peternak sapi di Kulon Progo yang telah mengembangkan bio gas sebagai salah satu energi alternatif. "Kami selalu memiliki keyakinan bahwa dengan dukungan berbagai pihak termasuk kementrian PDT, usaha kami untuk membentuk desa mandiri energi nanti akan tercapai," katanya.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Usai Sholat Ied Bupati dan Wabup Gelar Open House

Bupati Serahkan Santunan Kepada Abang Becak

Ambar Tjahyono Serahkan Traktor Kepada Petani Kulon Progo

Sembako Murah Dengan Dua Manfaat

Pendamping KK Miskin Perlu Modal Kesabaran dan Keikhlasan



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Pemberitahuan Kepada Pemilik Toko dan Warung terkait Perda Kawasan Tanpa Rokok

Bedah Menoreh, Membuka Peluang Kulon Progo Wilayah Utara

" TKPK AWARD TAHUN 2013 "

" DEKLARASI PENDAMPINGAN KK MISKIN "

Buka Bersama Karyawan-karyawati Dinas Koperasi dan UMKM

Serah Terima Alsintan Kepada Kelompok Tani Kulon Progo

Deklarasi Peran PNS Sebagai Pendaping Keluarga Miskin

Dinas Koperasi dan UMKM selenggarakan Pasar Rakyat Jelang Lebaran

INDUSTRI KREATIF: Pemerintah Dukung Lembaga Inkubator Perkuat UKM

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 21 Juli 2014

BERBAGI KASIH DI BULAN YANG SUCI

HATI-HATI ATAS PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN KEMENTRIAN DALAM NEGERI

DEKLARASI KEPEDULAIN SOSIAL PNS

Calon Peserta Diklat K-13 Managerial KS

Presiden SBY Dianugerahi Gelar Bapak Penggerak Pembangunan Koperasi

SELAMA LIBUR/CUTI BERSAMA, KANTOR KECAMATAN PENGASIH TETAP BUKA PELAYANAN

RANGKAIAN SAFARI TARAWIH KECAMATAN PENGASIH DITUTUP DI SIDOMULYO

INFORMASI HUT RI KE 69 DAN PERUBAHAN BIAYA NIKAH, MENJADI MATERI RAKORD KECAMATAN PENGASIH

Terkait Yankes Maternal dengan Pencegahan Komplikasi Kebidanan, Kemenkes Kunjungi Kulon Progo

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 17 Juli 2014

Buka Bersama Dinas Perindag Dan Esdm Kabupaten Kulon Progo

PNS/TNI/Polri se-Kecamatan Galur Berdeklarasi untuk Mengentaskan Kemiskinan

Himbauan Menjelang Libur Lebaran 2014

Semarak Lebaran 2014

Beasiswa S1 dan S2 bagi anggota Koperasi



.:: Artikel ::::::::.

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat