Kementerian PDT Tetap Kucurkan Bantuan Untuk Kulon Progo


Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

Menuju Pertanian Modern di Kulon Progo

2015, Kemiskinan Kulon Progo Menurun

 

Sebagai salah satu terget dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) adalah mengentaskan 183 Kabupaten se-Indonesia dari status ketertinggalan. Dari 183 Kabupaten tertinggal, 50 Kabupaten menjadi target untuk segera dapat terlepas dari status ketertinggalan. Termasuk Kabupaten Kulon Progo yang dinilai memiliki potensi untuk segera terlepas dari status ketertinggalan. Karena memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup baik dan bisa dikembangkan secara lebih maksimal guna mengangkat derajat kehidupan masyarakat.

      Selama ini, kementrian PDT juga telah terlibat dalam upaya pengentasan kemiskinan di Kulon Progo dengan memberikan berbagai bantuan kepada daerah-daerah di Kulon Progo yang dinilai sebagai daerah kantong kemiskinan. Sebenarnya hasil dari berbagai upaya tersebut telah bisa dilihat. Karena kementrian PDT telah menerima surat dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang intinya Kabupaten Kulon Progo telah terentas dari status tertinggal. Namun, kementian PDT menilai kabupaten Kulon Progo belum sepenuhnya bisa lepas dari ketertinggan. Sehingga dalam waktu 3 tahun kedepan kabupaten Kulon Progo akan tetap mendapatkan bantuan dari kementrian PDT serta mendapatkan prioritas dalam pengembangan potensi daerah.

      Demikian dikatakan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Ir. H. A. Helmy Faishal Zaini, Rabu (7/1) saat meninjau peternakan sapi milik Kelompok ternak (KT) Timbul Jaya di Krikil, Pendoworejo, Girimulyo. Menteri PDT yang hadir bersama dengan 3 orang deputi dan beberapa staf ahli disambut oleh Bupati Kulon Progo H. Toyo S Dipo, Wabup Drs. H. Mulyono, Muspida, para pejabat eksekutif pemkab Kulon Progo beserta masyarakat. Pemberian bantuan tersebut sebagai salah satu langkah untuk menjadikan Kulon Progo sebagai salah satu datu 50 Kabupaten yang akan dijadikan percontohan Kabupaten yang telah berhasil terlepas dari status ketertinggalan.

      Selanjutnya, perjuangan kementrian PDT terhadap upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya sebatas memberikan bantuan terhadap kabupaten dengan kriteria tertinggal. Namun ditingkat pusat kementrian PDT juga terus berjuang dalam hal alokasi anggaran untuk mengembangkan daerah tertinggal. Karena tanpa adanya anggaran yang berimbang Kabupaten dengan status tertinggal akan terus tertinggal dari daerah lain yang telah lebih dulu maju. "Untuk itu, saat ini telah terbentuk Asosiasi kabupaten Tertinggal (ASATI) yang akan terus memperjuang kepentingan daerah-daerah dengan status tertinggal," katanya.

      Di sisi lain, terkait dengan potensi peternakan sapi, Ir. Helmy Faishal Zaini mencontohkan, sebagai Kabupaten tertinggal Kabupaten Lombok telah berhasil mengelola peternakan ini dengan baik. Karena di sana, peternakan
bukan hanya masalah penggemukan atau beternak sapi namun telah mampu mengolah berbagai potensi lain yang dimiliki dari beternak sapi. Seperti, bio gas, penyamakan kulit sapi, kompos maupun pupuk cair dari urine sapi. "Pengembangan ini dapat dijadikan contoh bagi daerah lain yang memiliki potensi yang sama seperti Kulon Progo," tandasnya.

      Sementara itu, Bupati Kulon Progo menyambut baik berbagai upaya yang telah ditempuh oleh kementrian PDT untuk mengangkat Kulon Progo dari status ketertinggalan. Namun, sampai saat ini Bupati merasa bahwa Kulon Progo masih terus membutuhkan perhatian dari kementrian PDT terkait dengan upaya pengentasan kemiskinan. Karena dengan dana APBD yang terbatas, akan sulit bagi Kulon Progo untuk memaksimalkan potensi melimpah yang dimiliki. Padahal untuk membangun sebuah daerah yang mandiri perlu dukungan oleh peningkatan infrastruktur yang lain, seperti akses jalan maupun peralatan produksi yang mampu meningkatkan hasil produksi.

      Sejalan dengan upaya pengembangan peternakan sapi, Kabupaten Kulon Progo juga memiliki rencana terhadap daerah yang memiliki potensi peternakan sapi yang baik untuk dikembangkan menjadi ‘Desa Mandiri Energi'. Usaha ini bukan tanpa tindakan karena saat ini telah banyak peternak sapi di Kulon Progo yang telah mengembangkan bio gas sebagai salah satu energi alternatif. "Kami selalu memiliki keyakinan bahwa dengan dukungan berbagai pihak termasuk kementrian PDT, usaha kami untuk membentuk desa mandiri energi nanti akan tercapai," katanya.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

Menuju Pertanian Modern di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Paud Aisyiyah Beranjangsana ke Perpusda

PIK R Semut Abang Kembangkan Kegiatan Life Skill

PIK R Kenari Giripurwo Kembangkan Kegiatan Ekonomi Produktif

BPMPDPKB Selenggarakan Pelatihan PPRG dan ARG

Perpusda Menjalin MoU dengan MI Sendang dalam meningkatkan Akses Pengetahuan dan Informasi

13 PIK R Ikuti Lomba di BPMPDPKB

Dewan Minta Bank Pasar Minimalkan Kredit Macet

BPMPDPKB Selenggarakan Lomba Keluarga Harmonis Sejahtera

Pendaftaran Pemagangan Ke Jepang

Pendaftaran Pemagangan Ke Jepang 2

PENGUMUMAN PENERIMAAN PEGAWAI BLUD RSUD WATES TAHUN 2016

Terbentuk, PIK Remaja Pedukuhan Tegiri 2

Forum Komunikasi Kelompok UPPKS Gelar Pertemuan Rutin

Eceng Gondok Dikhawatirkan Picu Banjir

Penyelesaian Jalan Lingkar Desa Bumirejo Perlu Dipercepat

Lowongan Perusahaan Kelapa Sawit

Lowongan BTPN SYARIAH

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 4 Februari 2015

Dana Desa

Sosialisasi Kegiatan Kehutanan dan Perkebunan 2016 Dishutbun DIY

Masyarakat Tegiri 2 Siapkan Atraksi Saat Pencanangan Kampung KB

KULON PROGO BERDUKA

UPPKS Dahlia Produksi Emping dan Tepung Garut

MARILAH KITA BANYAK BERSYUKUR

Kunjungan Siswa-siswi MI Maarif Sendang Ke Perpusda KP



.:: Artikel ::::::::.

Peran KAKB Dalam Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pra Sejahtera

Kampung KB, Ikon Baru Program KKbpk

Memahami Arah Program KKBPK Tahun 2015-2019

Menjadi orangtua Hebat Dalam Pengasuhan Anak

Perlunya Pembinaan Mental Moral ASN Dalam Rangka Mewujudkan Good and Clean Governance