Kemiskinan Menjadi Tema KKN Mahasiswa UGM di Kulon Progo.


Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah untuk Transaksi di NKRI

Canting Mas Puncak Dipowono Destinasi Baru Wisata Menoreh

Tingkatkan Kapasitas Birokrasi, Pemkab Sosialisasikan Budaya Pemerintahan Satriya

Syawalan IMKP Bersama Wabup Kulon Progo

Bupati Resmikan Sekolah Berbasis Budaya

Kunjungi 3 Pondok, Bupati Bangga Pondok Ikut Cerdaskan Bangsa

 

 

Digedung Joglo Kabupaten Kulon Progo Selasa (9/4) sebanyak 17 mahasiswa UGM yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) angkatan 2013 melakukan Audisi dengan Bupati Kulon Progo dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K). Rencana mulai tanggal 25 Maret sampai 17 Mei 2013 dan dibagi menjadi 4 kelompok yaitu Dusun Sindon, Dusun Ngulakan, Dusun Selo Barat dan Dusun Sangkreh yang berlokasi di Desa Hargowilis Kecamatan Kokap. Dari rombongan mahasiswa tersebut terdapat mahasiswa asing dari Australia dan Belgia yang juga mengikuti KKN.

Opas Ketua Kelompok Mahasiswa KKN mahasiswa fakultas Kehutanan yang pada kesempatan itu menjadi juru bicara menyampaikan beberapa hal temuan dilapangan. Observasi telah dilakukan beberapa hari setelah mereka diterima tanggal 25 April yang lalu. Dari hasil observasi di lapangan mereka menentukan tema sentral kemiskinan yang menjadi acuan mahasiswa melakukan kegiatan KKN. Kegiatan terpadu mahasiswa akan melaksanakan survey sosial ekonomi kesehatan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Selain kegiatan tersebut setiap kelompok mempunyai kegiatan lain yang sesuai dengan permasalahan di kelompok masing-masing. "Survey kita lakukan mengacu data dari Bappeda dan kita lakukan selama KKN. Jika sampai batas waktu KKN berakhir namum survey belum selesai maka survey akan dilanjutkan mahasiswa KKN tahun depan". jelas Opas.

Dalam kesempatan itu Bupati yang dampingi Agus langgeng Basuki Kepala Bappeda Kulon Progo mengharapkan agar kegiatan KKN ini bisa dijadikan wahana untuk mengasah softskill para mahasiswa. Bupati memberikan alasan karena kesusksesan seseorang 80% ditentukan softskill yang didapat dilapangan, sedangkan 20% dari hardskill yang diterima di meja kuliah. Hasto juga mengaharapkan kemiskinan yang menjadi tema KKN agar dapat di breakdown lagi menjadi sub sub tema dengan mengedepankan pemberdayaan dan memberikan solusi dari penyebab kemiskinan yang terjadi.

Sebelum selesai audiensi Hasto berpesan kepada mahasiswa kedokteran yang pada kesempatan itu tidak hadir agar memberikan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat tentang kesehatan jiwa. "Tolong disampaikan kepada temen mahasiswa kedokteran yang tidak hadir saat ini, undang dokter jiwa untuk memberikan penyuluhan pada masyarakat. Saya khawatir dengan tingkat bunuh diri yang terjadi di Kulon Progo." demikian Hasto menutup audiensi

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah untuk Transaksi di NKRI

Canting Mas Puncak Dipowono Destinasi Baru Wisata Menoreh

Tingkatkan Kapasitas Birokrasi, Pemkab Sosialisasikan Budaya Pemerintahan Satriya

Syawalan IMKP Bersama Wabup Kulon Progo

Bupati Resmikan Sekolah Berbasis Budaya



.:: Berita Subdomain ::::::::.

lowongan kerja sebagai pendamping

PENTAS BUDAYA DESA JATISARONO DAN DESA BANYUROTO

Tiga Desa di Kecamatan Pengasih Menggelar Pilkades Tahun Ini

Uji Kompetensi Calon Sekretaris DPRD

SYAWALAN KARYAWAN RSUD WATES

LIMA BALON KADES SIDOMULYO SIAP BERTARUNG

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 27 Juli 2015

BIMBINGAN JURNALISTIK BAGI STAF KECAMATAN DAN DESA

Syawalan dan Halal Bil Halal BPMPT

Persiapan Puncak Harkop dan Sarasehan Perkoperasian

Bupati Silaturahmi ke Pondok Pesantren

Informasi Ralat Jadwal Seleksi PT. TSM untuk PT. Excelitas Batam Putri

Festival Atraksi Kreasi Angguk 2015

FESTIVAL SOUVENIR 2015

Syawalan Dinas Pertanian dan Kehutanan

Pertamina memastikan BBM jenis baru pertalite sudah bisa dibeli pada 24 Juli 2015, mulai pukul 00.00

Sofyan Djalil: Inflasi Lebaran Terkontrol

Kinerja ASN Seharusnya Meningkat Setelah Lebaran

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 23 Juli 2015

PENJUALAN BARANG MILIK DAERAH

Ka Dinkes Ingatkan Seluruh Karyawan Sebagai Pembina Puskesmas

SYAWALAN BERSAMA KECAMATAN NANGGULAN

Masuk Kerja Hari Pertama Pegawai Dinkop UMKM mengawali dengan Syawalan

Agenda Dishubkominfo Hadapi Angkutan Lebaran 2015

Syawalan BKD 1436 H



.:: Artikel ::::::::.

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)