Kondisi Umum

Geografis


Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu dari lima kabupaten/kota di Propinsi D.I. Yogyakarta yang terletak paling barat, dengan batas wilayah sebagai berikut:

  • Barat    : Kabupaten Purworejo, Propinsi Jawa Tengah
  • Timur   : Kabupaten Sleman dan Bantul, Propinsi D.I. Yogyakarta
  • Utara    : Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah
  • Selatan : Samudera Hindia

 

Topografi


Batas topografi :

  • Barat    : 110 derajat Bujur Timur 1' 37"
  • Timur    : 110 derajat Bujur Timur 16' 26"
  • Utara    : 7 derajat Lintang Selatan 38' 42"
  • Selatan : 7 derajad Lintang Selatan 59' 3"

Kabupaten Kulon Progo memiliki topografi yang bervariasi dengan ketinggian antara 0 - 1000 meter di atas permukaan air laut, yang terbagi menjadi 3 wilayah meliputi :

a. Bagian Utara

Merupakan dataran tinggi/perbukitan Menoreh dengan ketinggian antara 500 1000 meter di atas permukaan air laut, meliputi Kecamatan Girimulyo, Kokap, Kalibawang dan Samigaluh. Wilayah ini penggunaan tanah diperuntukkan sebagai kawasan budidaya konservasi dan merupakan kawasan rawan bencana tanah longsor.

b. Bagian Tengah

 

Merupakan daerah perbukitan dengan ketinggian antara 100 500 meter di atas permukaan air laut, meliputi Kecamatan Nanggulan, Sentolo, Pengasih, dan sebagian Lendah, wilayah dengan lereng antara 2 15%, tergolong berombak dan bergelombang merupakan peralihan dataran rendah dan perbukitan.


c. Bagian Selatan

 

Merupakan dataran rendah dengan ketinggian 0 100 meter di atas permukaan air laut, meliputi Kecamatan Temon, Wates, Panjatan, Galur, dan sebagian Lendah. Berdasarkan kemiringan lahan, memiliki lereng 0 2%, merupakan wilayah pantai sepanjang 24,9 km, apabila musim penghujan merupakan kawasan rawan bencana banjir.

Selama tahun 2011 di Kabupaten Kulon Progo, rata-rata curah hujan per bulan adalah 161 mm dan hari hujan 10 hh per bulan. Keadaan rata-rata curah hujan hujan yang tertinggi terjadi pada bulan Februari 2011 sebesar 343 mm dengan jumlah hari hujan 18 hh se bulan. Kecamatan yang mempunyai rata-rata curah hujan per bulan tertinggi pada tahun 2011 berada di Kecamatan Kokap sebesar 214 mm dengan jumlah hari hujan 14 hh per bulan.

Sumber air baku di Kabupaten Kulon Progo meliputi 7 (tujuh) buah mata air, Waduk Sermo, dan Sungai Progo. Mata air yang sudah dikelola PDAM meliputi mata air Clereng, Mudal, Grembul, Gua Upas, dan Sungai Progo. Di Kecamatan Kokap,
mata air dikelola secara swakelola oleh pihak Kecamatan dan Desa, yang kemudian disalurkan secara gravitasi dengan sistem perpipaan.

Kabupaten Kulon Progo yang terletak antara Bukit Menoreh dan Samudera Hindia dilalui Sungai Progo di sebelah timur dan Sungai Bogowonto dan Sungai Glagah di Bagian barat dan tengah. Keberadaan sungai dengan air yang mengalir sepanjang tahun di wilayah Kabupaten Kulon Progo tersebut membantu dalam menjaga kondisi permukaan air tanah.

Keberadaan Waduk Sermo di Kecamatan Kokap didukung dengan keberadaan jaringan irigasi yang menyebar hampir di seluruh wilayah kecamatan, menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo untuk meningkatkan produksi pertanian dan perikanan di wilayah Kabupaten Kulon Progo.

 

 

 

Wilayah


Kabupaten Kulon Progo dengan ibu kota Wates memiliki luas wilayah 58.627,512 ha (586,28 km2), terdiri dari :

  • 12 kecamatan
  • 87 desa dan 1 kelurahan
  • 918 Pedukuhan(SLS Tk 3)
  • 1.885 Rukun Warga (SLS Tk 2)
  • 4.469 Rukun Tetangga (SLS Tk 1)

 

Prasarana


Kabupaten Kulon Progo dilewati oleh 2 (dua) prasarana perhubungan yang merupakan perlintasan nasional di Pulau Jawa, yaitu jalan Nasional sepanjang 28,57 km dan jalur Kereta Api sepanjang kurang lebih 25 km. Hampir sebagian besar wilayah di Kabupaten Kulon Progo dapat dijangkau dengan menggunakan transportasi darat.


Sumber : BPS - update 28/01/2014

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Bupati Takziah Kadus Dukuh Sidomulyo

Bupati Bantu Korban Angin Ribut

Tim Kajian Keberatan, Temui Warga

Bupati Buka Musrenbang RKPD 2016

Bupati Kulon Progo-Rektor UKDW Jalin Kerjasama



.:: Berita Subdomain ::::::::.

INFO GRAFIS UJIAN NASIONAL 2015

Sosialisasi Wanadesa di Balai Desa Brosot, Galur

Kepastian Hukum Bagi Pengusaha Pariwisata di Kulonprogo

Komisi I DPRD Kabupaten Bungo Propinsi Jambi Belajar Tata Cara Pilkades ke Kulonprogo

BENCANA ALAM DI WILAYAH NANGGULAN

Menkop Luncurkan Kartu IUMK

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Nanggulan

SATPOL PP MEMBAKAR DAN MENGGILAS

Field Trip Universitas Saburai Bandar Lampung Ke DPRD Kulonprogo

Pemalsuan Surat Alokasi Dana BOS 2015 Dinas Pendidikan

KSU POSDAYA PENGASIH MENGGELAR RAT TAHUN 2014

Musrenbang RKPD Tahun 2016

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan RSU PKU Muh. Nanggulan

Gerakan Tanam Padi Sistem Tajarwo

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Puskesmas Samigaluh I

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Puskesmas Galur I

apel pagi 20 maret 2015 di halaman dinas pekerjaan umum kulon progo

PIK R Kulonprogo Dinilai Tim DIY

Tegakkan Perda, BPMPT Muara Enim Kunker ke BPMT Kulon Progo

PEJABAT DARI 7 DISTRIK DI KABUPATEN KEEROM KUNJUNGAN KERJA KE KECAMATAN PENGASIH

Wirausaha Maju, Negara Sejahtera

INFORMASI UJIAN NASIONAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015

Wakil Bupati Kulon Progo Membuka Secara Resmi Diklat PPID

Tim KIR MAN 1 Kalibawang Berburu Referensi Di Perpusda KP

Koperasi di Kulonprogo Harus Siap Hadapi MEA



.:: Artikel ::::::::.

Reproduksi Kemiskinan (2)

Reproduksi Kemiskinan ( 1 )

Melangkah untuk UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Perpektif Membagi Urusan)

Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015

Seputar Inovasi Pemberian Reward Kambing Bagi Peserta KB Pria MOP/vasektomi di Kulon Progo