Padi Unggulan Asli Kulon Progo Segera di Launching


Nanti Sore Temu Wicara Bupati di Tvri Yogya

Bupati Pimpin Upacara Penutupan TMMD

Bupati Resmikan Posbindu Plumbon

Kabupaten Lain Belum Bisa Cair; di Kulon Progo Sudah 71 Desa Cairkan Anggaran

Upacara Harkitnas Dimeriahkan Panjidor

Pak Tedjo Buat Genteng di Pantog Kulon

Dok. humas Kulon Progo  

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) melaunching padi unggulan asli Kulon Progo dengan melakukan penanaman perdana padi varietas serang, pada tanggal 12 September.
"Akan kita launching padi asli Kulon Progo, padi super, kita tanam perdana pada tanggal 12 September" Demikian disampaikan dr.Hasto, Jumat (6/9), yang disampaikan dalam acara Bupati Menyapa yang disiarkan RRI dan beberapa radio komunitas di Kulon Progo.

Tujuan melaunching ini untuk mengangkat varietas padi asli Kulon Progo, Padi Serang yang selama ini belum dikenal masyarakat banyak, bahkan petani Kulon Progo sendiri banyak yang menggunakan varietas dari luar daerah.

Karena sampai saat ini di Kulon Progo belum banyak mengangkat varietas asli Kulon Progo dan masih banyak yang mengembangkan varietas lain.
"Padi Serang merupakan padi asli Kulon Progo dan kita akan mengangkatnya" tambah dr.Hasto.

Disamping untuk mengangkat varietas asli Kulon Progo, sekaligus memberikan dampak lebih meningkatkan pendapatan petani Kulon Progo, sehingga petani lebih sejahtera. Karena setelah di launching, kedepan produk beras tersebut akan dikemas sendiri, dipasarkan dan dipakai oleh warga Kulon Progo.

"Beras kita kemas sendiri, kita pasarkan, kita pakai, dan petani mendapat hasil yang cukup tinggi" katanya lebih lanjut.

Langkah ini merupakan salah satu langkah lanjutan yang terus dilaksanakan oleh Bupati Kulon Progo beserta jajaran di Pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melaui program Bela Beli Kulon Progo.

"Mohon do'anya, dukungannya, untuk membela produk lokal, belilah produk lokal." imbauan Bupati.

Dengan membeli produk lokal, maka peredaran uang akan tetap di Kulon Progo dan tidak akan keluar, bahkan ke negara asing.

"Ini agar uang beredar di lingkungan Kulon Progo. Jika kita beli produk asing, uang akan lari ke asing." tandas dr.Hasto. (at.MC).

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Nanti Sore Temu Wicara Bupati di Tvri Yogya

Bupati Pimpin Upacara Penutupan TMMD

Bupati Resmikan Posbindu Plumbon

Kabupaten Lain Belum Bisa Cair; di Kulon Progo Sudah 71 Desa Cairkan Anggaran

Upacara Harkitnas Dimeriahkan Panjidor



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Menkop terbitkan sertifikat NIK untuk tertibkan koperasi

Seleksi PT. IGP Internasional (Bantul)

Lowongan Kerja PT. JMS Batam (Putri)

Dinkop UMKM Peringkat Kedua Hasil Evaluasi SPIP

Dana CD Desa Batal Cair

KUNJUNGAN DINAS PENDAPATAN SUMEDANG

Optimalkan Komputer Guna Mendukung Pelaksanaan Tugas

Pelaksanaan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat dan hari Kesatuan Gerak PKK Ke 43 di Kecamatan Panj

Kulon Progo dan Balitbangkes Adakan Workshop Sistem Registrasi Sipil dan Statistik Vital

Per 1 Juni 2015 Masa Berlaku Kartu BPJS Dimulai 14 Hari Setelah Pembayaran Iuran Pertama

Monitoring Persiapan Perpustakaan Desa Mengikuti Kompetisi Tingkat Propinsi 2015

BERAS PLASTIK BELUM DITEMUKAN DI KULON PROGO

POLRESKAB "27 MEI 2015 GIRIMULYO VS SENTOLO"

MONITORING BERAS PALSU "BERAS PLASTIK"

Besok, Sekda Dijadwalkan Buka Pelatihan Komputer Perkantoran

GEBYAR PAUD HIMPAUDI KECAMATAN LENDAH

BLHD Kutai Kartanegara Berkunjung ke KLH Kulon Progo

SatPol PP Akan Segera Membangun Gedung Baru

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 25 Mei 2015

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 21 Mei 2015

Lelang Barang Milik Daerah

SEKOR 3-2 MENGANTARKAN GIRIMULYO MAJU 4 BESAR (POLRESKAB 2015)

Sssst...ada Mutiara di sungai Progo...

Hasil EKPPD Terhadap LPPD 2013

Penyusunan Pelaporan Pelaksanaan RKL-RPL/ UKL-UPL Dapat Dilakukan Secara OnLine



.:: Artikel ::::::::.

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)

Reproduksi Kemiskinan ( 1 )

Melangkah untuk UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Perpektif Membagi Urusan)