PEMKAB KULON PROGO RAIH PKH AWARD


Pemberdayaan Purna TKI

Dishubkominfo Maluku Tengah Kunjungi Media Center Kulon Progo

Kasam Serahkan Zakat Mal Rp. 50 Juta Melalui Bazda

Pejabat Dapat Belajar dari Safari

Safari Subuh, Bupati Sosialisasi Tiga Perda

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tingkat DIY di Alun-alun Wates

 

Meski belum genap setahun memimpin Kabupaten Kulonprogo pasangan Bupati dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) dan Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo dalam melanjutkan pembangunan Bupati lama H.Toyo Santoso Dipo telah menghasilkan beberapa capaian yang menggembirakan di ajang nasional. Hal ini dapat terlihat dengan kedatangan tim verifikasi lapangan dimana Kulonprogo kembali masuk nominasi dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), 6 besar nasional pemanfaatan TOGA di desa Hargotirto Kokap serta baru-baru ini meraih Program Keluarga Harapan (PKH) Award dari Menteri Sosial RI.

  Kadinas Sosial, Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulonprogo Drs.Riyadi Sunarto mengatakan pada Rakornas Program Keluarga Harapan (PKH) Wilayah Tengah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jaminan Sosial - Kementerian Sosial Republik Indonesia, pada tanggal 03 - 05 April 2012 di Yogyakarta lalu Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memperoleh PKH Award dari Kementerian Sosial RI.

"Penghargaan tersebut diraih untuk kategori kerjasama pendamping dan operator pelaksanaan PKH di Tahun 2012," ujar Didik panggilan akrabnya dalam acara syukuran di salah satu rumah makan di Wates, Jum'at (13/4) malam. Dalam kesempatan itu Bupati menyerahkan PKH Award kepada pendamping Asih Handayani yang didampingi operator Totok. Acara dihadiri Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo, serta 17 pendamping, 4 operator dan 12 Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK).

  Menurut Didik terdapat 168 kabupaten/kota yang mengikuti program PKH dari Kemensos serta terdapat 7 kategori untuk memperoleh PKH Award, selain kategori kerjasama pendamping dan operator yang diraih Kulonprogo kategori lainnya diantaranya sharing dana APBD, ketetapan dan kecepatan Final Closing Data untuk Pembayaran, Perhatian Daerah terhadap Pendamping dan Operator.  

  Didik menjelaskan PKH adalah bantuan sosial kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang memenuhi kualifikasi tertentu dengan memberlakukan persyaratan tertentu untuk meningkatkan SDM khususnya bidang kesehatan dan pendidikan dengan merubah perilaku.

"Latar Belakang PKH adalah pengembangan kebijakan perlindungan sosial, percepatan penanggulangan kemiskinan, memutus rantai kemiskinan antar generasi, membantu RTSM mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan angka partisipasi anak sekolah, mengurangi angka kematian ibu hamil dan balita serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan milineum (MDGs)," jelasnya.

  Didik menambahkan dana PKH yang dikucurkan Kemensos di Kulonprogo yang diawali pada tahun 2008 sebesar Rp.3,8 M, tahun 2009 Rp.3,7 M, tahun 2010 Rp3,6 M, tahun 2011 Rp.3,7 M.

  Salah satu penerima PKH, Siti Lukiyah warga Panggang desa Bumirejo Kecamatan Lendah yang dihadirkan pada malam itu mengaku bersyukur dan senang menerima program PKH, sehingga mampu memberikan semangat hidup serta menyekolahkan anaknya, disaat suaminya sakit-sakitan tidak mampu mencari nafkah. Namun sekarang suaminya telah sembuh sehingga dapat kembali bekerja mencari nafkah meski harus ke Sumatera.

  "Saya sangat bersyukur dan terimakasih sekali kepada Pak Bupati yang memberikan bantuan sehingga mampu menyekolahkan anak-anak saya di saat tumpuan hidup yakni suami sakit, namun alhamdulilah sekarang sudah sembuh dan bisa bekerja kembali,"terangnya.

  Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih oleh para pendamping dan operator PKH.

Keberhasilan yang diraih dalam kategori kerjasama adalah merupakan wujud nyata bahwa masyarakat Kulonprogo memang gotong-royong bagian dari kehidupan yang masih membudaya di masyarakat dan terus dilestarikan.

  Karena bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah, kepada para pendamping, operator dan TKSK yang hadir, Hasto berharap dapat membantu menginformasikan secara lengkap program-program yang dilaksanakan oleh pemkab khususnya Jamkesda, sehingga tidak simpang siur terhadap apa-apa yang sebenarnya digratiskan yang akhirnya masyarakat memahami tidak protes.(MC)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pemberdayaan Purna TKI

Dishubkominfo Maluku Tengah Kunjungi Media Center Kulon Progo

Kasam Serahkan Zakat Mal Rp. 50 Juta Melalui Bazda

Pejabat Dapat Belajar dari Safari

Safari Subuh, Bupati Sosialisasi Tiga Perda



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PPDB ON LINE : PERGESERAN SISWA DITERIMA ANTAR SMA & SMK SANGAT CEPAT

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 2 Juli 2015

Dinas Koperasi dan UMKM Mengikuti Rapat Regional di Bandung

Penyerapan Dana BOK Sampai Juni 2015 Capai 39,36 Persen

PASANGAN TAK RESMI DI CIDUK SATPOL PP

Pengumuman Perekrutan Calon Tenaga Pendamping dan Motivator tahun 2015

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 29 Juni 2015

Gemabyur Dalam Pengendalian Faktor Resiko Hipertensi

Pemantauan Ibu Hamil Dengan MPS Online

JUKNIS PPDB

Layanan Motor Pintar untuk Pekerja Anak Kulon Progo

Koperasi Siap Percepat Serapan 2 Juta Ton Gabah pada Juni-Juli 2015

PPBD ON LINE 2015

DPRD Apresiasi Komitmen Pemkab Terhadap Terbentuknya RIPPARDA Tahun 2015- 2025

17 Pepustakaan desa menerima bantuan Hibah Buku

Teknis Pendaftaran Ormas

PANDUAN PENDAFTARAN SISWA BARU ONLINE

Pencairan ADD

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 25 Juni 2015

Informasi Lowongan Kerja di PT. JMS Batam (putri) oleh PT. UKM

Tips Selama Ramadhan

Jadwal Safari Tarawih Kecamatan Samigaluh Th. 2015 / 1436 H

Tidak Memiliki IMB Didenda 500 ribu

JADWAL SAFARI TARAWIH 1436 H 2015 M TINGKAT KECAMATAN GIRIMULYO

Perencanaan Anggaran Pemkab Kulonprogo Kurang Optimal



.:: Artikel ::::::::.

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)

Reproduksi Kemiskinan ( 1 )