Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

PEMKAB KULON PROGO RAIH PKH AWARD


Kemerdekaan Tidak Hanya Terbebas dari Penjajahan Fisik

Upacara Pemberian Remisi

Pemkab Akan Optimalkan Sistem Aduan Lapor!

Setiap Kamis Pahing ASN Kulon Progo Pakaian Jawa

Lomba Karnaval Kabupaten Berhadiah 16 Juta

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017

 

Meski belum genap setahun memimpin Kabupaten Kulonprogo pasangan Bupati dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) dan Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo dalam melanjutkan pembangunan Bupati lama H.Toyo Santoso Dipo telah menghasilkan beberapa capaian yang menggembirakan di ajang nasional. Hal ini dapat terlihat dengan kedatangan tim verifikasi lapangan dimana Kulonprogo kembali masuk nominasi dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), 6 besar nasional pemanfaatan TOGA di desa Hargotirto Kokap serta baru-baru ini meraih Program Keluarga Harapan (PKH) Award dari Menteri Sosial RI.

  Kadinas Sosial, Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulonprogo Drs.Riyadi Sunarto mengatakan pada Rakornas Program Keluarga Harapan (PKH) Wilayah Tengah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jaminan Sosial - Kementerian Sosial Republik Indonesia, pada tanggal 03 - 05 April 2012 di Yogyakarta lalu Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memperoleh PKH Award dari Kementerian Sosial RI.

"Penghargaan tersebut diraih untuk kategori kerjasama pendamping dan operator pelaksanaan PKH di Tahun 2012," ujar Didik panggilan akrabnya dalam acara syukuran di salah satu rumah makan di Wates, Jum'at (13/4) malam. Dalam kesempatan itu Bupati menyerahkan PKH Award kepada pendamping Asih Handayani yang didampingi operator Totok. Acara dihadiri Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo, serta 17 pendamping, 4 operator dan 12 Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK).

  Menurut Didik terdapat 168 kabupaten/kota yang mengikuti program PKH dari Kemensos serta terdapat 7 kategori untuk memperoleh PKH Award, selain kategori kerjasama pendamping dan operator yang diraih Kulonprogo kategori lainnya diantaranya sharing dana APBD, ketetapan dan kecepatan Final Closing Data untuk Pembayaran, Perhatian Daerah terhadap Pendamping dan Operator.  

  Didik menjelaskan PKH adalah bantuan sosial kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang memenuhi kualifikasi tertentu dengan memberlakukan persyaratan tertentu untuk meningkatkan SDM khususnya bidang kesehatan dan pendidikan dengan merubah perilaku.

"Latar Belakang PKH adalah pengembangan kebijakan perlindungan sosial, percepatan penanggulangan kemiskinan, memutus rantai kemiskinan antar generasi, membantu RTSM mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan angka partisipasi anak sekolah, mengurangi angka kematian ibu hamil dan balita serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan milineum (MDGs)," jelasnya.

  Didik menambahkan dana PKH yang dikucurkan Kemensos di Kulonprogo yang diawali pada tahun 2008 sebesar Rp.3,8 M, tahun 2009 Rp.3,7 M, tahun 2010 Rp3,6 M, tahun 2011 Rp.3,7 M.

  Salah satu penerima PKH, Siti Lukiyah warga Panggang desa Bumirejo Kecamatan Lendah yang dihadirkan pada malam itu mengaku bersyukur dan senang menerima program PKH, sehingga mampu memberikan semangat hidup serta menyekolahkan anaknya, disaat suaminya sakit-sakitan tidak mampu mencari nafkah. Namun sekarang suaminya telah sembuh sehingga dapat kembali bekerja mencari nafkah meski harus ke Sumatera.

  "Saya sangat bersyukur dan terimakasih sekali kepada Pak Bupati yang memberikan bantuan sehingga mampu menyekolahkan anak-anak saya di saat tumpuan hidup yakni suami sakit, namun alhamdulilah sekarang sudah sembuh dan bisa bekerja kembali,"terangnya.

  Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih oleh para pendamping dan operator PKH.

Keberhasilan yang diraih dalam kategori kerjasama adalah merupakan wujud nyata bahwa masyarakat Kulonprogo memang gotong-royong bagian dari kehidupan yang masih membudaya di masyarakat dan terus dilestarikan.

  Karena bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah, kepada para pendamping, operator dan TKSK yang hadir, Hasto berharap dapat membantu menginformasikan secara lengkap program-program yang dilaksanakan oleh pemkab khususnya Jamkesda, sehingga tidak simpang siur terhadap apa-apa yang sebenarnya digratiskan yang akhirnya masyarakat memahami tidak protes.(MC)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kemerdekaan Tidak Hanya Terbebas dari Penjajahan Fisik

Upacara Pemberian Remisi

Pemkab Akan Optimalkan Sistem Aduan Lapor!

Setiap Kamis Pahing ASN Kulon Progo Pakaian Jawa

Lomba Karnaval Kabupaten Berhadiah 16 Juta



.:: Berita Subdomain ::::::::.

LAUNCHING DIGITALISASI KEARSIPAN

PP No. 11 tahun 2017: Mekanisme Pengisian dan Pemberhentian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT)

SEKALI MERDEKA BUKAN BERARTI MERDEKA SEKALI

Kemeriahan Pawai dan Karnaval di Galur

Upacara Peringatan HUT RI

Rangkaian Peringatan HUT RI

JADUAL POLIKLINIK SORE DI RSUD WATES

Lomba tumpeng dalam rangka peringatan HUT ke 72 RI

Peringatan HUT RI di Kecamatan Kokap dimeriahkan dengan Pentas Seni Jatilan

Upacara Bendera dan Detik detik Proklamasi di Kecamatan Kokap

Tim Kelurahan Pantau Tirakatan Sekaligus Serahkan Hadiah

UPACARA HARI KEMERDEKAAN RI KE 72 DI RSUD WATES

SOSIALISASI DAN MONITORING PP/PERATURAN PERUSAHAAN DI RSU RIZKI AMELIA MEDIKA

SOSIALISASI DAN MONITORING PP/PERATURAN PERUSAHAAN DI MEGA INOVASI ORGANIC

UPACARA BENDERA DAN DETIK-DETIK PROKLAMASI

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 10 Agustus 2017

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 14 Agustus 2017

Anugerah Iptek Kreanova Menoreh ke-4 Tahun 2017

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi

Aturan Penggunaan Pakaian Dinas ASN di Lingkungan Dindikpora KP

Jadwal Penggunaan Pakaian Tradisional Jawa Yogyakarta

DIRGAHAYU RI KE 72

Himbauan Kewaspadaan terhadap Oknum yang Mengatasnamakan Tim Saber Pungli

LOWONGAN KERJA MARKETING BPR SHINTA PUTRA PENGASIH

Sosialisasi Kampung KB



.:: Artikel ::::::::.

Pentingnya Membudayakan Kuhias Kenanganku

29 Juni Hari Keluarga Nasional

Kulon Progo Makin Melimpahkan Kewenangan Ke Camat

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah