PEMKAB KULON PROGO RAIH PKH AWARD


BPKP DIY Periksa Pengelolaan Keuangan Pemkab

Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

Menuju Pertanian Modern di Kulon Progo

 

Meski belum genap setahun memimpin Kabupaten Kulonprogo pasangan Bupati dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) dan Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo dalam melanjutkan pembangunan Bupati lama H.Toyo Santoso Dipo telah menghasilkan beberapa capaian yang menggembirakan di ajang nasional. Hal ini dapat terlihat dengan kedatangan tim verifikasi lapangan dimana Kulonprogo kembali masuk nominasi dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), 6 besar nasional pemanfaatan TOGA di desa Hargotirto Kokap serta baru-baru ini meraih Program Keluarga Harapan (PKH) Award dari Menteri Sosial RI.

  Kadinas Sosial, Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulonprogo Drs.Riyadi Sunarto mengatakan pada Rakornas Program Keluarga Harapan (PKH) Wilayah Tengah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jaminan Sosial - Kementerian Sosial Republik Indonesia, pada tanggal 03 - 05 April 2012 di Yogyakarta lalu Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memperoleh PKH Award dari Kementerian Sosial RI.

"Penghargaan tersebut diraih untuk kategori kerjasama pendamping dan operator pelaksanaan PKH di Tahun 2012," ujar Didik panggilan akrabnya dalam acara syukuran di salah satu rumah makan di Wates, Jum'at (13/4) malam. Dalam kesempatan itu Bupati menyerahkan PKH Award kepada pendamping Asih Handayani yang didampingi operator Totok. Acara dihadiri Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo, serta 17 pendamping, 4 operator dan 12 Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK).

  Menurut Didik terdapat 168 kabupaten/kota yang mengikuti program PKH dari Kemensos serta terdapat 7 kategori untuk memperoleh PKH Award, selain kategori kerjasama pendamping dan operator yang diraih Kulonprogo kategori lainnya diantaranya sharing dana APBD, ketetapan dan kecepatan Final Closing Data untuk Pembayaran, Perhatian Daerah terhadap Pendamping dan Operator.  

  Didik menjelaskan PKH adalah bantuan sosial kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang memenuhi kualifikasi tertentu dengan memberlakukan persyaratan tertentu untuk meningkatkan SDM khususnya bidang kesehatan dan pendidikan dengan merubah perilaku.

"Latar Belakang PKH adalah pengembangan kebijakan perlindungan sosial, percepatan penanggulangan kemiskinan, memutus rantai kemiskinan antar generasi, membantu RTSM mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan angka partisipasi anak sekolah, mengurangi angka kematian ibu hamil dan balita serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan milineum (MDGs)," jelasnya.

  Didik menambahkan dana PKH yang dikucurkan Kemensos di Kulonprogo yang diawali pada tahun 2008 sebesar Rp.3,8 M, tahun 2009 Rp.3,7 M, tahun 2010 Rp3,6 M, tahun 2011 Rp.3,7 M.

  Salah satu penerima PKH, Siti Lukiyah warga Panggang desa Bumirejo Kecamatan Lendah yang dihadirkan pada malam itu mengaku bersyukur dan senang menerima program PKH, sehingga mampu memberikan semangat hidup serta menyekolahkan anaknya, disaat suaminya sakit-sakitan tidak mampu mencari nafkah. Namun sekarang suaminya telah sembuh sehingga dapat kembali bekerja mencari nafkah meski harus ke Sumatera.

  "Saya sangat bersyukur dan terimakasih sekali kepada Pak Bupati yang memberikan bantuan sehingga mampu menyekolahkan anak-anak saya di saat tumpuan hidup yakni suami sakit, namun alhamdulilah sekarang sudah sembuh dan bisa bekerja kembali,"terangnya.

  Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih oleh para pendamping dan operator PKH.

Keberhasilan yang diraih dalam kategori kerjasama adalah merupakan wujud nyata bahwa masyarakat Kulonprogo memang gotong-royong bagian dari kehidupan yang masih membudaya di masyarakat dan terus dilestarikan.

  Karena bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah, kepada para pendamping, operator dan TKSK yang hadir, Hasto berharap dapat membantu menginformasikan secara lengkap program-program yang dilaksanakan oleh pemkab khususnya Jamkesda, sehingga tidak simpang siur terhadap apa-apa yang sebenarnya digratiskan yang akhirnya masyarakat memahami tidak protes.(MC)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

BPKP DIY Periksa Pengelolaan Keuangan Pemkab

Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PEMERINTAH MENGGELAR OPERASI PASAR MURNI BERAS

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 11 Februari 2015

Paud Aisyiyah Beranjangsana ke Perpusda

PIK R Semut Abang Kembangkan Kegiatan Life Skill

PIK R Kenari Giripurwo Kembangkan Kegiatan Ekonomi Produktif

BPMPDPKB Selenggarakan Pelatihan PPRG dan ARG

Perpusda Menjalin MoU dengan MI Sendang dalam meningkatkan Akses Pengetahuan dan Informasi

13 PIK R Ikuti Lomba di BPMPDPKB

Dewan Minta Bank Pasar Minimalkan Kredit Macet

BPMPDPKB Selenggarakan Lomba Keluarga Harmonis Sejahtera

Pendaftaran Pemagangan Ke Jepang

Pendaftaran Pemagangan Ke Jepang 2

PENGUMUMAN PENERIMAAN PEGAWAI BLUD RSUD WATES TAHUN 2016

Terbentuk, PIK Remaja Pedukuhan Tegiri 2

Forum Komunikasi Kelompok UPPKS Gelar Pertemuan Rutin

Eceng Gondok Dikhawatirkan Picu Banjir

Penyelesaian Jalan Lingkar Desa Bumirejo Perlu Dipercepat

Lowongan Perusahaan Kelapa Sawit

Lowongan BTPN SYARIAH

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 4 Februari 2015

Dana Desa

Sosialisasi Kegiatan Kehutanan dan Perkebunan 2016 Dishutbun DIY

Masyarakat Tegiri 2 Siapkan Atraksi Saat Pencanangan Kampung KB

KULON PROGO BERDUKA

UPPKS Dahlia Produksi Emping dan Tepung Garut



.:: Artikel ::::::::.

Peran KAKB Dalam Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pra Sejahtera

Kampung KB, Ikon Baru Program KKbpk

Memahami Arah Program KKBPK Tahun 2015-2019

Menjadi orangtua Hebat Dalam Pengasuhan Anak

Perlunya Pembinaan Mental Moral ASN Dalam Rangka Mewujudkan Good and Clean Governance