PEMKAB KULON PROGO RAIH PKH AWARD


Bupati Tanda Tangani 3 NPHD untuk Pilkada

Ayo Sambut Petugas Sensus, Bantu Mereka

Rakor PPID, Dorong Keterbukaan Pada BUMD

Bodronoyo Gelar Musda dan Raker

Hasil SE 2016 Penting Bagi Perencanaan Pembangunan

Sisi Lain dari Hari Otonomi Daerah Nasional di Kulon Progo

 

Meski belum genap setahun memimpin Kabupaten Kulonprogo pasangan Bupati dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) dan Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo dalam melanjutkan pembangunan Bupati lama H.Toyo Santoso Dipo telah menghasilkan beberapa capaian yang menggembirakan di ajang nasional. Hal ini dapat terlihat dengan kedatangan tim verifikasi lapangan dimana Kulonprogo kembali masuk nominasi dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD), 6 besar nasional pemanfaatan TOGA di desa Hargotirto Kokap serta baru-baru ini meraih Program Keluarga Harapan (PKH) Award dari Menteri Sosial RI.

  Kadinas Sosial, Tenaga kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kulonprogo Drs.Riyadi Sunarto mengatakan pada Rakornas Program Keluarga Harapan (PKH) Wilayah Tengah yang diselenggarakan oleh Direktorat Jaminan Sosial - Kementerian Sosial Republik Indonesia, pada tanggal 03 - 05 April 2012 di Yogyakarta lalu Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memperoleh PKH Award dari Kementerian Sosial RI.

"Penghargaan tersebut diraih untuk kategori kerjasama pendamping dan operator pelaksanaan PKH di Tahun 2012," ujar Didik panggilan akrabnya dalam acara syukuran di salah satu rumah makan di Wates, Jum'at (13/4) malam. Dalam kesempatan itu Bupati menyerahkan PKH Award kepada pendamping Asih Handayani yang didampingi operator Totok. Acara dihadiri Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo, serta 17 pendamping, 4 operator dan 12 Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK).

  Menurut Didik terdapat 168 kabupaten/kota yang mengikuti program PKH dari Kemensos serta terdapat 7 kategori untuk memperoleh PKH Award, selain kategori kerjasama pendamping dan operator yang diraih Kulonprogo kategori lainnya diantaranya sharing dana APBD, ketetapan dan kecepatan Final Closing Data untuk Pembayaran, Perhatian Daerah terhadap Pendamping dan Operator.  

  Didik menjelaskan PKH adalah bantuan sosial kepada rumah tangga sangat miskin (RTSM) yang memenuhi kualifikasi tertentu dengan memberlakukan persyaratan tertentu untuk meningkatkan SDM khususnya bidang kesehatan dan pendidikan dengan merubah perilaku.

"Latar Belakang PKH adalah pengembangan kebijakan perlindungan sosial, percepatan penanggulangan kemiskinan, memutus rantai kemiskinan antar generasi, membantu RTSM mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan angka partisipasi anak sekolah, mengurangi angka kematian ibu hamil dan balita serta mempercepat pencapaian tujuan pembangunan milineum (MDGs)," jelasnya.

  Didik menambahkan dana PKH yang dikucurkan Kemensos di Kulonprogo yang diawali pada tahun 2008 sebesar Rp.3,8 M, tahun 2009 Rp.3,7 M, tahun 2010 Rp3,6 M, tahun 2011 Rp.3,7 M.

  Salah satu penerima PKH, Siti Lukiyah warga Panggang desa Bumirejo Kecamatan Lendah yang dihadirkan pada malam itu mengaku bersyukur dan senang menerima program PKH, sehingga mampu memberikan semangat hidup serta menyekolahkan anaknya, disaat suaminya sakit-sakitan tidak mampu mencari nafkah. Namun sekarang suaminya telah sembuh sehingga dapat kembali bekerja mencari nafkah meski harus ke Sumatera.

  "Saya sangat bersyukur dan terimakasih sekali kepada Pak Bupati yang memberikan bantuan sehingga mampu menyekolahkan anak-anak saya di saat tumpuan hidup yakni suami sakit, namun alhamdulilah sekarang sudah sembuh dan bisa bekerja kembali,"terangnya.

  Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih oleh para pendamping dan operator PKH.

Keberhasilan yang diraih dalam kategori kerjasama adalah merupakan wujud nyata bahwa masyarakat Kulonprogo memang gotong-royong bagian dari kehidupan yang masih membudaya di masyarakat dan terus dilestarikan.

  Karena bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah, kepada para pendamping, operator dan TKSK yang hadir, Hasto berharap dapat membantu menginformasikan secara lengkap program-program yang dilaksanakan oleh pemkab khususnya Jamkesda, sehingga tidak simpang siur terhadap apa-apa yang sebenarnya digratiskan yang akhirnya masyarakat memahami tidak protes.(MC)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Bupati Tanda Tangani 3 NPHD untuk Pilkada

Ayo Sambut Petugas Sensus, Bantu Mereka

Rakor PPID, Dorong Keterbukaan Pada BUMD

Bodronoyo Gelar Musda dan Raker

Hasil SE 2016 Penting Bagi Perencanaan Pembangunan



.:: Berita Subdomain ::::::::.

RAT Koperasi Secara Elektronik Merupakan Pilihan

Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2016

PELANTIKAN KETUA TP PKK DESA SE KECAMATAN SAMIGALUH

BPMPDPKB Sosialisasikan KB pada Tukang Becak

Gladi Bersih Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2016

Informasi Sertifikasi Guru

PEMENANG PEMILIHAN GURU DAN KEPALA SEKOLAH BERPRESTASI

PEMBINAAN GSI DALAM RANGKA LOMBA GSI TINGKAT NASIONAL DI KECAMATAN KALIBAWANG

Lowongan Kerja PT. SINAR PUTRA PERTAM

Kunjungan Kerja Kota Bandung Tentang TKPK

SOP PENGHAPUSAN ASSET

KK Baru Sudah Tercetak

Lowongan Kerja PT. AMEYA LIVINGSTYLE INDONESIA

Lowongan Kerja PT. AMEYA LIVINGSTYLE INDONESIA

Lowongan Kerja PT. BUSANAREMAJA AGRACIPTA

Lowongan Kerja PT. BUSANAREMAJA AGRACIPTA

Bupati Kulon Progo Melaksanakan Panen Raya Padi Program GP3K di Lendah

Edaran Peringatan HARDIKNAS Tahun 2016

Dinas Pertanian dan Kehutanan Mengikuti Pameran Hari Otonomi Daerah Ke-20

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Penambangan Sirtu PT. PAS di Galur

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Produksi Obat Tradisional KT. Anugerah Jempol Abadi

Peringatan Hari Otonomi Daerah

SENAM MASSAL HUT KARTINI

BPMPDPKB Mantapkan Kepengurusan PIK R Temon Wetan

PIK R Warteg Tegiri 2 Studi Banding ke PIK R Sehati



.:: Artikel ::::::::.

Part Time Job For Students

Education System Is A Serious Problem In This Country

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

dari Kampung KB Tegiri 2 Menuju Kulon Progo Sejahtera

Inovasi Daerah : Mengganti Raskin Menjadi Rasda