PEMKAB KERJASAMA BANK MANDIRI Gelar Khitanan Massal


Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Bank Mandiri Kantor cabang pembantu (KCP) Wates, menggelar acara Khitanan Massal, Sabtu (13/3) di Rumah Dinas Bupati Kulon Progo. Kegiatan ini dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Bank Mandiri yang merupakan salah satu bank milik pemerintah merealisasikan Program Bina Lingkungan 2010 di bidang kesehatan dengan melaksanakan khitanan massal kepada 150 anak dari keluarga kurang mampu dengan total biaya Rp.86.250.000,-.


Area Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Yogyakarta Sudirman, Dyah Armyni mengatakan bahwa dalam upaya meningkatkan citra Bank Mandiri, selain berupaya meningkatkan kinerja secara berkesinambungan, juga melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility seperti halnya kegiatan Khitanan Massal.


"Program Hibah Bina Lingkungan merupakan wujud dari kepedulian Bank Mandiri yang merupakan tanggung jawab social perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di berbagai sector kemasyarakatan di wilayah usaha bank Mandiri melalui pemanfaatan dana dari laba 1- 3 % dari laba setiap tahun dengan bentuk penyaluran diantaranya untuk Korban bencana alam, pendidikan dan atau pelatihan, peningkatan kesehatan, pengembangan prasarana dan sarana umum, serta pelestarian alam,"jelas Dyah.


Bupati Kulon Progo H.Toyo Santoso Dipo dalam sambutannya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bank Mandiri yang merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia melaksanakan acara sunatan massal dalam membantu warganya yang kurang mampu.


"Kami atas nama pemkab menyambut baik kerjasama dengan bank Mandiri menggelar sunatan massal, karena memang manfaat sunat/khitan untuk kesehatan sudah dikenal masyarakat sejak lama, bahkan WHO juga telah merekomendasikan bagi laki-laki di seluruh dunia sebagai upaya pencegahan HIV-AIDS,"kata Toyo.


Turut hadir Ketua DPRD Yuliardi,SAg, Wakil Bupati Drs.H.Mulyono, Muspida plus, pimpinan bank Mandiri KCP Wates Sumardi.

 
Khitanan/sunatan diikuti 150 anak dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, hanya Kecamatan Kokap dan Samigaluh yang tidak mengirimkan anak yang di sunat.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Tim Penilai DIY Kunjungi UPPKS Melati Malangan

PNS Kulon Progo Libur Tiga Hari

Pemkab Segera Atasi Bencana Banjir

Upayakan Tertib LKPM, BPMPT Bina Investor

Motivator dan Kelompok KB Pria Pandawa Maju Lomba Tingkat DIY



.:: Berita Subdomain ::::::::.

“ PENDIDIKAN SEBAGAI GERAKAN PENCERDASAN DAN PENUMBUHAN GENERASI BERKARAKTER PANCASILA “

50 SISWA KB IT IBNU MASUD WONOSIDI LOR KUNJUNGI BPBD KULON PROGO

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Girimulyo II

Meskipun Libur Panjang, Sabtu Minggu Perpusda Tetap Buka

Komisi IV DPRD Sayangkan, Kolam Renang Tanjungsari Terlantar

Akuisisi Arsip Seniman

Informasi Penerimaan Peserta Sarjana Penggerak Pembangunan

Lowongan CV. Mita Mita Mandiri Kulon Progo

Kunjungan Tim Benchmark Reformasi Birokrasi Lembaga Sandi Negara ke Kab Kulon Progo

Lowongan Pendaftaran Pelatihan Ketrampilan Teknik Pendingin (Putra)

Fam Trip Kulon Progo

Sembilan Kecamatan Terima Sertifikat Bebas Malaria

Lampung Barat Studi KTR di Kulon Progo

Studi Banding DPRD Kabupaten Lumajang ke DPRD Kulonprogo

GLADI LAPANG TANAH L0NGSOR DI KALIBAWANG

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan PT. Hasta Reksa Manunggal

Miras Yang Menggoda Penggila Karaoke

Emansipasi dan Kesempatan Menyambut Megaproyek

Ketua DPRD : Megaproyek Jembatan Kesejahteraan

JUARA FESTIVAL DAN LOMBA SENI SISWA (FLS2N) 2015

CUACA EKSTRIM AKIBATKAN BANJIR, TANAH LONGSOR DAN POHON TUMBANG

SOSIALISASI KTR

Longsor Clapar II

Kemeriahan Pasar Percontohan Sentolo pada Peringatan Hari Kartini 2015

Lowongan PT. JOGJA MAGASA IRON



.:: Artikel ::::::::.

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)

Reproduksi Kemiskinan ( 1 )

Melangkah untuk UU 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Perpektif Membagi Urusan)

Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015