Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

PEMKAB KERJASAMA BANK MANDIRI Gelar Khitanan Massal


Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Bank Mandiri Kantor cabang pembantu (KCP) Wates, menggelar acara Khitanan Massal, Sabtu (13/3) di Rumah Dinas Bupati Kulon Progo. Kegiatan ini dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Bank Mandiri yang merupakan salah satu bank milik pemerintah merealisasikan Program Bina Lingkungan 2010 di bidang kesehatan dengan melaksanakan khitanan massal kepada 150 anak dari keluarga kurang mampu dengan total biaya Rp.86.250.000,-.


Area Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Yogyakarta Sudirman, Dyah Armyni mengatakan bahwa dalam upaya meningkatkan citra Bank Mandiri, selain berupaya meningkatkan kinerja secara berkesinambungan, juga melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility seperti halnya kegiatan Khitanan Massal.


"Program Hibah Bina Lingkungan merupakan wujud dari kepedulian Bank Mandiri yang merupakan tanggung jawab social perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di berbagai sector kemasyarakatan di wilayah usaha bank Mandiri melalui pemanfaatan dana dari laba 1- 3 % dari laba setiap tahun dengan bentuk penyaluran diantaranya untuk Korban bencana alam, pendidikan dan atau pelatihan, peningkatan kesehatan, pengembangan prasarana dan sarana umum, serta pelestarian alam,"jelas Dyah.


Bupati Kulon Progo H.Toyo Santoso Dipo dalam sambutannya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bank Mandiri yang merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia melaksanakan acara sunatan massal dalam membantu warganya yang kurang mampu.


"Kami atas nama pemkab menyambut baik kerjasama dengan bank Mandiri menggelar sunatan massal, karena memang manfaat sunat/khitan untuk kesehatan sudah dikenal masyarakat sejak lama, bahkan WHO juga telah merekomendasikan bagi laki-laki di seluruh dunia sebagai upaya pencegahan HIV-AIDS,"kata Toyo.


Turut hadir Ketua DPRD Yuliardi,SAg, Wakil Bupati Drs.H.Mulyono, Muspida plus, pimpinan bank Mandiri KCP Wates Sumardi.

 
Khitanan/sunatan diikuti 150 anak dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, hanya Kecamatan Kokap dan Samigaluh yang tidak mengirimkan anak yang di sunat.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kelengkeng Banjaroya Berpotensi Mengangkat Agrowisata

GKR Condrokirono Launching Sipkades

UMBY dan Perpusda Kulon Progo Gelar “Public Speaking Workshop”

UMBY Kembangkan “Growol Kulon Progo Hebat”

Percepat Pengentasan Kemiskinan, NTB Kunjungi Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 8 Desember 2016

Pelaksanaan APBdes 2016

MENGUKUR TINGGI POHON

Helm Mahal Raib Di Curi Orang

LOMBA ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA

PRINSIP-PRINSIP PEMBUATAN KOMPOS

Kampanye Di Pasar Hewan Desa Pengasih Kecamatan Pengasih

Batu Besar Longsor Menutup Akses Jalan

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan PT. Truva Pasifik

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan CV. Bedjoe Oetomo

HASIL SELEKSI PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS TAHUN 2017 KECAMATAN PENGASIH

BUKAN AKSES CARI HUTANG, Pembinaan Kelompok UPPKS se Kecamatan Pengasih

NTB Tertarik Belajar Tomira

Pohon Tumbang Mengenai Rumah

FGD Menangkap Peluang Usaha Kerjasama Dinkop UMKM dan Bank Pasar Kulonprogo

PPK Kecamatan Pengasih

Sosialisasi Hasil Pendataan P2LP Perbaikan Laporan Kependudukan

Rentenir Berkedok Koperasi Makin Berkembang

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 5 Desember 2016

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 1 Desember 2016

BIMTEK SISTEM KEUANGAN DESA (SIKEUDES) KULON PROGO

Koordinasi Pemetaan Gangguan Tibumtranmas

Perpustakaan Desa harus jadi Penggerak Pembangunan Masyarakat

Penduduk Modal Dasar Pembangunan

Hati-hati Pencurian



.:: Artikel ::::::::.

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini

Mengasuh Anak di Era Digital

Gotong Royong Bangkitkan Kemandirian Daerah

Edukasi Perawatan Kesehatan Reproduksi Balita

Perlunya Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (paten) Tahun Ke-3