PEMKAB KERJASAMA BANK MANDIRI Gelar Khitanan Massal

Senin, 15/03/2010 08:29 WIB - Oleh : Mediacenter

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Bank Mandiri Kantor cabang pembantu (KCP) Wates, menggelar acara Khitanan Massal, Sabtu (13/3) di Rumah Dinas Bupati Kulon Progo. Kegiatan ini dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Bank Mandiri yang merupakan salah satu bank milik pemerintah merealisasikan Program Bina Lingkungan 2010 di bidang kesehatan dengan melaksanakan khitanan massal kepada 150 anak dari keluarga kurang mampu dengan total biaya Rp.86.250.000,-.


Area Manager PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Yogyakarta Sudirman, Dyah Armyni mengatakan bahwa dalam upaya meningkatkan citra Bank Mandiri, selain berupaya meningkatkan kinerja secara berkesinambungan, juga melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility seperti halnya kegiatan Khitanan Massal.


"Program Hibah Bina Lingkungan merupakan wujud dari kepedulian Bank Mandiri yang merupakan tanggung jawab social perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) di berbagai sector kemasyarakatan di wilayah usaha bank Mandiri melalui pemanfaatan dana dari laba 1- 3 % dari laba setiap tahun dengan bentuk penyaluran diantaranya untuk Korban bencana alam, pendidikan dan atau pelatihan, peningkatan kesehatan, pengembangan prasarana dan sarana umum, serta pelestarian alam,"jelas Dyah.


Bupati Kulon Progo H.Toyo Santoso Dipo dalam sambutannya menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Bank Mandiri yang merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia melaksanakan acara sunatan massal dalam membantu warganya yang kurang mampu.


"Kami atas nama pemkab menyambut baik kerjasama dengan bank Mandiri menggelar sunatan massal, karena memang manfaat sunat/khitan untuk kesehatan sudah dikenal masyarakat sejak lama, bahkan WHO juga telah merekomendasikan bagi laki-laki di seluruh dunia sebagai upaya pencegahan HIV-AIDS,"kata Toyo.


Turut hadir Ketua DPRD Yuliardi,SAg, Wakil Bupati Drs.H.Mulyono, Muspida plus, pimpinan bank Mandiri KCP Wates Sumardi.

 
Khitanan/sunatan diikuti 150 anak dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, hanya Kecamatan Kokap dan Samigaluh yang tidak mengirimkan anak yang di sunat.

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak HKG PKK Ke-42, Bupati Mengajak Untuk Membangun Karakter

Penyandang Disabilitas Perlu Miliki Semangat Juang untuk Berprestasi

Kontingen PORWADA Pamit Bupati

Pemkab Sosialisasikan ZIS Ke SKPD

KB Pria Penting untuk Meningkatkan Kepesertaan KB



.:: Berita Subdomain ::::::::.

LOWONGAN TENAGA HARIAN LEPAS DINAS BUDPARPORA KULON PROGO

Kulonprogo Butuh Penguatan Regulasi

Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2013

Pengumuman Tentang Tata Cara Penyampaian Proposal Pinjaman/Pembiayaan LPDB-KUMKM

DPRD Kabupaten Cirebon Kunker di Kulonprogo

Pemda Harus Tegas Kepada Penambang Liar

Rekomendasi Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2014

SRI AMANI MENJUARAI "LANSIA IDOL 2014" TINGKAT DIY

dinas pekerjaan umum

Posyandu Buah Hati Siwalan Sentolo Maju Lomba Posyandu Wakili Wilayah Kerja Puskesmas Sentolo I

Koperasi dan UKM akan Dibantu Hadapi MEA 2015

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 21 April 2014

PENERIMAAN PEMUDA SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN DI PEDESAAN (PSP3)

RAPAT KOORDINASI TINGKAT KECAMATAN GIRIMULYO BULAN APRIL 2014

Persiapan Lomba APN

PIK Remaja Sehati Perbarui Pengurus

Penilaian Lapangan Lomba Desa Tingkat Kabupaten

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 17 April 2014

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) PONOROGO MELAKSANAKAN KUNKER DI BPBD KULON PROGO

Sosialisasi LCM B2SA

Bupati Ingatkan Bahwa Puskesmas Mempunyai Tugas Yang Lebih Luas dan Komplek Dibanding Rumah Sakit

Kepala Daerah Ngawur Mutasi Pejabat Bakal Disanksi

Kunjungan ST MMTC Yogyakarta ke PPID Kab. Kulon Progo

SOSIALISASI PBB TAHUN 2014 di KECAMATAN PENGASIH

PARTISIPASI WARGA PENGASIH DALAM PEMILU LEGISLATIF 9 APRIL 2014 MENCAPAI 81%



.:: Artikel ::::::::.

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat

Mengembangkan Pertanian Holtikultura