Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

PEMKAB KULONPROGO TETAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PANGHAYAT KEPERCAYAAN


LOWONGAN PEKERJAAN dibuka Jumat-Senin (20-23 Jan)

Warga Masih Bertahan di Pengungsian, Lokasi Longsor Akan Diteliti UGM

Pendaftaran Ditutup Kominfo Terima 425 Berkas

Dapat Ganti Untung, Warga Terdampak Sumbang Mobil Ambulan dan Mobil Jenazah

Persiapan Groundbreaking Bandara, Pj. Bupati Tinjau Lokasi

Kulon Progo Bermuda, Saatnya Berkarya dengan Berwirausaha

 

Sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : 43 Tahun 2009/Nomor : 41 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan yang meliputi pelayanan administrasi organisasi Penghayat Kepercayaan, pemakaman dan sasana sarasehan. Namun dalam memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan, harus tetap memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan masyarakat, menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat, serta mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal dan perangkat daerah di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat.


Dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Bersama Mendagri dan Menbudpar tersebut, Kantor Kesbaglinmas menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) yang dilaksanakan di Gedung Binangun, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo, Rabu (23/05).


Dalam acara tersebut, Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), atas nama Pemerintah Daerah, memberikan spirit dan dorongan supaya para penghayat dapat berkembang dengan baik dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Jika ditemui peraturan-peraturan yang dianggap rumit, pemerintah dan para pemeluk perlu untuk duduk bersama untuk saling membahas secara aktif. Untuk itu Bupati berharap agar aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa supaya proaktif memberikan sosialisasi terkait dengan adanya peraturan bersama ini.


Bupati menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak ada istilah kelompok masyarakat yang terbuang atau tidak terurus, namun dalam memberikan pelayanan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada dari pemerintah. Termasuk juga dengan para penghayat kepercayaan.


Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan supaya masyarakat tidak memberikan pendapat tanpa dasar yang kuat, artinya setiap pendapat harus berdasarkan referensi yang benar bukan hanya berasal dari dugaan ataupun nafsu pribadi. Jika pendapat didasarkan pada referensi yang benar, maka tidak merasa paling benar sendiri atau yang sering disebut sebagai I know-I know syndrome. Selanjutnya Bupati berharap kepada para penghayat kepercayaan untuk memberikan suasana yang sejuk di tengah masyarakat dan tidak menjadi orang yang temperamental.


Untuk bisa menjaga kedamaian masyarakat, para penghayat kepercayaan dianjurkan untuk mencoba menghayati diri sendiri, sehingga diri bisa lebih tertata danpada gilirannya menjadikan ketenangan dalam masyarakat.


Terkait dalam usaha membangun Kulonprogo, Bupati memohon dukungan dari para penghayat kepercayaan dalam mensukseskan pembangunan dan mengabdi pada masyarakat Kulonprogo, antara lain mensukseskan gerakan bela Kulonprogo dan Beli Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

LOWONGAN PEKERJAAN dibuka Jumat-Senin (20-23 Jan)

Warga Masih Bertahan di Pengungsian, Lokasi Longsor Akan Diteliti UGM

Pendaftaran Ditutup Kominfo Terima 425 Berkas

Dapat Ganti Untung, Warga Terdampak Sumbang Mobil Ambulan dan Mobil Jenazah

Persiapan Groundbreaking Bandara, Pj. Bupati Tinjau Lokasi



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Pelayanan Kartu Pencari Kerja (AK.1) Hari Ini Buka

Education Expo SMA Negeri 1 Pengasih

PENERIMAAN PEGAWAI NON PNS SEKRETARIAT DPRD

Pembinaan Pengelolaan Keuangan Desa dan Penyuluhan Hukum

Pengumuman Seleksi Administrasi Pegawai Non PNS pada Dinas Kominfo Tahun 2017

Lowongan Kerja PT. EXCELITAS TECHNOLOGIES BATAM (Wanita)

Rekrut dan Seleksi Melalui Mekanisme Antar Kerja Antar Daerah

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Yayasan Muhammadiyah Pimpinan Daerah Kabupaten Kulon Progo

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT. INDOBEL BAMBOO MERAPI

Dinas PMDDalduk&KB Ikuti Bimtek Di Kementerian PAN

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 19 Januari 2017

Masih Dibuka "Pelatihan Job Interview"

IMP Tingkat Kecamatan

Bodronoyo Minta Revisi Perda Pengisian Perangkat Desa

Format Laporan Evaluasi RKPD 2016

Usulan Kenaikan Pangkat PNS Periode 1 April 2017

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan CV. Muncul Karya

PPS Kelurahan Wates Menggelar Sosialisasi Pilkada Secara Marathon

Pembinaan Kamtibmas dan Penyuluhan Hukum

PENDAFTARAN DITUTUP KOMINFO TERIMA 425 BERKAS

Pelepasan Tanah Hibah Untuk Relokasi SDN Kedungrejo Pengasih

Dinas DIKPORA dan KONI Bersinergi

Dewan Minta Pemkab Perbaiki Sitem Pertambangan

Empat Politisi Sementara Menanggalkan Baju Partai

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 16 Januari 2017



.:: Artikel ::::::::.

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah

22 Desember Hari Ibu; Hargailah Ibu

Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Hidup Kita

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini

Mengasuh Anak di Era Digital