Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

PEMKAB KULONPROGO TETAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PANGHAYAT KEPERCAYAAN


Jogja Internasional Airshow Libatkan 60 orang Penerjun

Peringatn Hari Kartini Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Kafilah STQ Kulon Progo Sowan Pj. Bupati

Relokasi Janten Segera Dimulai

MAS Kominfo DIY dan Wartawan Kunjungi Kulon Progo

Rasda Kulon Progo Menarik Minat Bupati Tabalong

 

Sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : 43 Tahun 2009/Nomor : 41 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan yang meliputi pelayanan administrasi organisasi Penghayat Kepercayaan, pemakaman dan sasana sarasehan. Namun dalam memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan, harus tetap memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan masyarakat, menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat, serta mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal dan perangkat daerah di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat.


Dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Bersama Mendagri dan Menbudpar tersebut, Kantor Kesbaglinmas menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) yang dilaksanakan di Gedung Binangun, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo, Rabu (23/05).


Dalam acara tersebut, Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), atas nama Pemerintah Daerah, memberikan spirit dan dorongan supaya para penghayat dapat berkembang dengan baik dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Jika ditemui peraturan-peraturan yang dianggap rumit, pemerintah dan para pemeluk perlu untuk duduk bersama untuk saling membahas secara aktif. Untuk itu Bupati berharap agar aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa supaya proaktif memberikan sosialisasi terkait dengan adanya peraturan bersama ini.


Bupati menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak ada istilah kelompok masyarakat yang terbuang atau tidak terurus, namun dalam memberikan pelayanan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada dari pemerintah. Termasuk juga dengan para penghayat kepercayaan.


Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan supaya masyarakat tidak memberikan pendapat tanpa dasar yang kuat, artinya setiap pendapat harus berdasarkan referensi yang benar bukan hanya berasal dari dugaan ataupun nafsu pribadi. Jika pendapat didasarkan pada referensi yang benar, maka tidak merasa paling benar sendiri atau yang sering disebut sebagai I know-I know syndrome. Selanjutnya Bupati berharap kepada para penghayat kepercayaan untuk memberikan suasana yang sejuk di tengah masyarakat dan tidak menjadi orang yang temperamental.


Untuk bisa menjaga kedamaian masyarakat, para penghayat kepercayaan dianjurkan untuk mencoba menghayati diri sendiri, sehingga diri bisa lebih tertata danpada gilirannya menjadikan ketenangan dalam masyarakat.


Terkait dalam usaha membangun Kulonprogo, Bupati memohon dukungan dari para penghayat kepercayaan dalam mensukseskan pembangunan dan mengabdi pada masyarakat Kulonprogo, antara lain mensukseskan gerakan bela Kulonprogo dan Beli Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Jogja Internasional Airshow Libatkan 60 orang Penerjun

Peringatn Hari Kartini Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Kafilah STQ Kulon Progo Sowan Pj. Bupati

Relokasi Janten Segera Dimulai

MAS Kominfo DIY dan Wartawan Kunjungi Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI ANGKATAN I DIMULAI

Perikanan Budidaya di Kabupaten Kulon Progo

Pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Angkatan I Tahun 2017 di UPTD BLK Kulon Progo

PERINGATAN HARDIKNAS 2017

Kunjungan TK ABA Sentolo Ke Perpusda

LOWONGAN KERJA BANDARA BARU DIPASTIKAN HOAX !

KOMISI II DORONG BUKA JALUR IRIGASI BARU

KOMISI III SUPORT BPBD MILIKI ALAT BERAT

Lowongan Kerja Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)

PENGUKUHAN KIM CORNIDA DESA HARGOTIRTO KOKAP

Agenda bulan April (II) 2017

Lowongan Kerja TRANS RETAIL INDONESIA

Lowongan Kerja PT TRANS RETAIL INDONESIA

Sertifikasi Profesi Batik

5850 SISWA KULON PROGO SIAP UNBK

PELATIHAN PEMBERDAYAAN TENAGA KERJA MANDIRI SEKTOR INFORMAL

Lowongan Kerja MATAHARI DEPARTEMENT STORE (HARTONO MALL YOGYAKARTA)

UPACARA PERINGATAN HARI KARTINI

Memperingati hari Kartini.

KARTINI DAN KARTONO DINAS DIKPORA KABUPATEN KULON PROGO

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 20 April 2017

Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2017

ANEKA LOMBA PERINGATAN HARI KARTINI TAHUN 2017

Jogja Internasional Airshow Melibatkan 60 Orang Penerjun

Pelatihan Kepariwisataan dan UMKM bagi Purna TKI dan keluarganya



.:: Artikel ::::::::.

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah

22 Desember Hari Ibu; Hargailah Ibu

Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Hidup Kita

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini