PEMKAB KULONPROGO TETAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PANGHAYAT KEPERCAYAAN


Gentong Rembes Semakin Bergelora

KPU Terima Pendaftaran Hasto-Tedjo Sebagai Bakal Calon Bupati-wakil Bupati

Pengelola Media Center Ikuti Bimtek di Surabaya

Pameran Manunggal Fair Siap Digelar

TMMD Reguler Ke - 97 Resmi Dibuka

Pembayaran Pengadaan Tanah Bandara

 

Sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : 43 Tahun 2009/Nomor : 41 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan yang meliputi pelayanan administrasi organisasi Penghayat Kepercayaan, pemakaman dan sasana sarasehan. Namun dalam memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan, harus tetap memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan masyarakat, menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat, serta mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal dan perangkat daerah di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat.


Dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Bersama Mendagri dan Menbudpar tersebut, Kantor Kesbaglinmas menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) yang dilaksanakan di Gedung Binangun, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo, Rabu (23/05).


Dalam acara tersebut, Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), atas nama Pemerintah Daerah, memberikan spirit dan dorongan supaya para penghayat dapat berkembang dengan baik dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Jika ditemui peraturan-peraturan yang dianggap rumit, pemerintah dan para pemeluk perlu untuk duduk bersama untuk saling membahas secara aktif. Untuk itu Bupati berharap agar aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa supaya proaktif memberikan sosialisasi terkait dengan adanya peraturan bersama ini.


Bupati menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak ada istilah kelompok masyarakat yang terbuang atau tidak terurus, namun dalam memberikan pelayanan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada dari pemerintah. Termasuk juga dengan para penghayat kepercayaan.


Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan supaya masyarakat tidak memberikan pendapat tanpa dasar yang kuat, artinya setiap pendapat harus berdasarkan referensi yang benar bukan hanya berasal dari dugaan ataupun nafsu pribadi. Jika pendapat didasarkan pada referensi yang benar, maka tidak merasa paling benar sendiri atau yang sering disebut sebagai I know-I know syndrome. Selanjutnya Bupati berharap kepada para penghayat kepercayaan untuk memberikan suasana yang sejuk di tengah masyarakat dan tidak menjadi orang yang temperamental.


Untuk bisa menjaga kedamaian masyarakat, para penghayat kepercayaan dianjurkan untuk mencoba menghayati diri sendiri, sehingga diri bisa lebih tertata danpada gilirannya menjadikan ketenangan dalam masyarakat.


Terkait dalam usaha membangun Kulonprogo, Bupati memohon dukungan dari para penghayat kepercayaan dalam mensukseskan pembangunan dan mengabdi pada masyarakat Kulonprogo, antara lain mensukseskan gerakan bela Kulonprogo dan Beli Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Gentong Rembes Semakin Bergelora

KPU Terima Pendaftaran Hasto-Tedjo Sebagai Bakal Calon Bupati-wakil Bupati

Pengelola Media Center Ikuti Bimtek di Surabaya

Pameran Manunggal Fair Siap Digelar

TMMD Reguler Ke - 97 Resmi Dibuka



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PENGANUGRAHAN KETERBUKAAN INFORMASI GIRIMULYO TERBAIK KEDUA

BPBD KULON PROGO SALURKAN BANTUAN LOGISTIK KORBAN KEBAKARAN DI DESA GLAGAH, TEMON

GenRe, Remaja Dambaan Masa depan

PENGUMUMAN PEGAWAI NON PNS RSUD WATES

PELATIHAN PENGELOLAAN DAPUR UMUM UNTUK PENANGGULANGAN BENCANA BAGI MASYARAKAT

Training Motivasi untuk Remaja

BKB Mekar Tuksono Aktif Lakukan Pertemuan Penyuluhan

MENKOP-MENDES SEPAKAT SINERGIKAN BUMDES DENGAN KOPERASI

PENGUMUMAN HASIL KEJUARAAN LOMBA FOTO " AYO TAMASYA KE KULON PROGO 2016 "

Bakti Sosial Oprasi Katarak dan Pembagian Kacamata

Bappeda Gelar Bimtek SPIP

PEMBERSIHAN SAMPAH VISUAL

Lowongan Kerja PT. RUBYCON BATAM (Wanita)

Pameran Manunggal Fair 2016

BEDAH RUMAH TIGA TEMPAT DI BANJARASRI KALIBAWANG

HAORNAS XXXIII TAHUN 2016 KECAMATAN SAMIGALUH

UGM Jadikan Kulon Progo Sebagai Lokasi Kegiatan “Summer Course” 2016

BKD Kabupaten Kulon Progo Laksanakan Ujian Sertifikasi Ahli PBJP dengan Mekanisme CAT

Perwakilan BKKBN DIY Sosialisasikan Wawasan Kependudukan

Album Pak Ndut Tersedia di 9 ToMiRa

MENGENALKAN ANAK CINTA BUKU: Kunjungan TKIT Ibnu Masud

Lowongan Kerja Ayam Tulang Lunak "SEDAP MANTAP"

Festival Dolanan Tradisional Anak tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta

Balajar Jualan Online yukk di Perpustakaan

Lagu Pak Ndut Mendapat Posisi Bagus di YouTube



.:: Artikel ::::::::.

KIE Program KKBPK Melalui Lagu, Mengapa Tidak?

Saatnya Menggalakkan Kampanye PUP

Pendewasaan Usia Perkawinan dan Optimalisasi Fungsi Keluarga

Penguatan IMP Melalui Pengembangan Struktur dan Peran

Part Time Job For Students