Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

PEMKAB KULONPROGO TETAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PANGHAYAT KEPERCAYAAN


Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-kkbpk Kesehatan Tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017

Musrenbang Rancangan RPJMD Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017-2022; “Tidak Boleh Kehilangan Momentum”

Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-66 Kabupaten Kulon Progo

Gebyar Senam Masal dan Lomba Senam Angguk di Alun Alun Wates

Doakan dan Teladani Mantan Bupati dengan Ziarah

Demonstrasi Imunisasi HPV di Kulon Progo

 

Sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : 43 Tahun 2009/Nomor : 41 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan yang meliputi pelayanan administrasi organisasi Penghayat Kepercayaan, pemakaman dan sasana sarasehan. Namun dalam memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan, harus tetap memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan masyarakat, menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat, serta mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal dan perangkat daerah di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat.


Dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Bersama Mendagri dan Menbudpar tersebut, Kantor Kesbaglinmas menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) yang dilaksanakan di Gedung Binangun, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo, Rabu (23/05).


Dalam acara tersebut, Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), atas nama Pemerintah Daerah, memberikan spirit dan dorongan supaya para penghayat dapat berkembang dengan baik dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Jika ditemui peraturan-peraturan yang dianggap rumit, pemerintah dan para pemeluk perlu untuk duduk bersama untuk saling membahas secara aktif. Untuk itu Bupati berharap agar aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa supaya proaktif memberikan sosialisasi terkait dengan adanya peraturan bersama ini.


Bupati menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak ada istilah kelompok masyarakat yang terbuang atau tidak terurus, namun dalam memberikan pelayanan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada dari pemerintah. Termasuk juga dengan para penghayat kepercayaan.


Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan supaya masyarakat tidak memberikan pendapat tanpa dasar yang kuat, artinya setiap pendapat harus berdasarkan referensi yang benar bukan hanya berasal dari dugaan ataupun nafsu pribadi. Jika pendapat didasarkan pada referensi yang benar, maka tidak merasa paling benar sendiri atau yang sering disebut sebagai I know-I know syndrome. Selanjutnya Bupati berharap kepada para penghayat kepercayaan untuk memberikan suasana yang sejuk di tengah masyarakat dan tidak menjadi orang yang temperamental.


Untuk bisa menjaga kedamaian masyarakat, para penghayat kepercayaan dianjurkan untuk mencoba menghayati diri sendiri, sehingga diri bisa lebih tertata danpada gilirannya menjadikan ketenangan dalam masyarakat.


Terkait dalam usaha membangun Kulonprogo, Bupati memohon dukungan dari para penghayat kepercayaan dalam mensukseskan pembangunan dan mengabdi pada masyarakat Kulonprogo, antara lain mensukseskan gerakan bela Kulonprogo dan Beli Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-kkbpk Kesehatan Tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017

Musrenbang Rancangan RPJMD Kabupaten Kulon Progo Tahun 2017-2022; “Tidak Boleh Kehilangan Momentum”

Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-66 Kabupaten Kulon Progo

Gebyar Senam Masal dan Lomba Senam Angguk di Alun Alun Wates

Doakan dan Teladani Mantan Bupati dengan Ziarah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PERSIAPAN MUSIM TANAM I GOL II WILAYAH KEJURON PENGASIH TIMUR, PENGASIH BARAT, DAN PEKIK JAMAL KAN

Surat Edaran Nomor 660/5232 tentang Peran Serta Dalam Penilaian P1 Adipura 2017

PENDAFTARAN CALON PANWASLU KECAMATAN

Sosialisasi dan Seleksi PT Excelitas Batam

Forum Komunikasi Sandi Daerah DIY

Arsip Statis Desa Sebagai Khasanah Arsip LKD

Tuti Selatan Berhasil Meraih Juara Umum MTQ Pelajar 2017

TUGAS DAN FUNGSI LINMAS BAHASAN SOSIALISASI LINMAS DI KECAMATAN KALIBAWANG

Dinas Statistik Buleleng Bali Kunjungi Kominfo Kulon Progo

Penerima Beasiswa UNY 2017

PENGUMUMAN PENERIMAAN PENDIDIK/GURU NON PNS SD NEGERI PADA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KAB.

Pelatihan Peningkatan Keterampilan Pengrajin Batik

OPERASI KATARAK DI RSUD WATES

Launching Olahan Lokal Kulon Progo Bersama Gubernur DIY

PENERIMAAN PENDIDIK/GURU NON PNS SD NEGERI PADA DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KAB. KULON PROG

Jelang Akhir Masa Bakti Ketua RT, RW dan LPMK, Kelurahan Wates Gelar Sosialisasi

Warga Kelurahan Wates Antusias Gelar Malam Tirakatan Hari Jadi

Safari Jum’at

DPMD Dalduk & KB Ikuti Tirakatan Hari Jadi

Tim Bola Voli Putri Kec. Pengasih Mengalahkan Kec. Lendah

EVALUASI DESA BINAAN KELUARGA SAKINAH TAHUN 2017

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan PT. Energi Piko Mandiri

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 12 Oktober 2017

Gala Desa Pengasih Meningkatkan Motivasi Olahraga Rakyat

Pembinaan BPD dan Efektifitas Kinerja BPD



.:: Artikel ::::::::.

Monev PATEN Ke-4 di Kulon Progo

Menyemangati Masyarakat Lewat Lagu, Mungkinkah

Pentingnya Membudayakan Kuhias Kenanganku

29 Juni Hari Keluarga Nasional

Kulon Progo Makin Melimpahkan Kewenangan Ke Camat