PEMKAB KULONPROGO TETAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PANGHAYAT KEPERCAYAAN


Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

Menuju Pertanian Modern di Kulon Progo

2015, Kemiskinan Kulon Progo Menurun

 

Sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : 43 Tahun 2009/Nomor : 41 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan yang meliputi pelayanan administrasi organisasi Penghayat Kepercayaan, pemakaman dan sasana sarasehan. Namun dalam memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan, harus tetap memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan masyarakat, menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat, serta mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal dan perangkat daerah di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat.


Dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Bersama Mendagri dan Menbudpar tersebut, Kantor Kesbaglinmas menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) yang dilaksanakan di Gedung Binangun, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo, Rabu (23/05).


Dalam acara tersebut, Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), atas nama Pemerintah Daerah, memberikan spirit dan dorongan supaya para penghayat dapat berkembang dengan baik dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Jika ditemui peraturan-peraturan yang dianggap rumit, pemerintah dan para pemeluk perlu untuk duduk bersama untuk saling membahas secara aktif. Untuk itu Bupati berharap agar aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa supaya proaktif memberikan sosialisasi terkait dengan adanya peraturan bersama ini.


Bupati menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak ada istilah kelompok masyarakat yang terbuang atau tidak terurus, namun dalam memberikan pelayanan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada dari pemerintah. Termasuk juga dengan para penghayat kepercayaan.


Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan supaya masyarakat tidak memberikan pendapat tanpa dasar yang kuat, artinya setiap pendapat harus berdasarkan referensi yang benar bukan hanya berasal dari dugaan ataupun nafsu pribadi. Jika pendapat didasarkan pada referensi yang benar, maka tidak merasa paling benar sendiri atau yang sering disebut sebagai I know-I know syndrome. Selanjutnya Bupati berharap kepada para penghayat kepercayaan untuk memberikan suasana yang sejuk di tengah masyarakat dan tidak menjadi orang yang temperamental.


Untuk bisa menjaga kedamaian masyarakat, para penghayat kepercayaan dianjurkan untuk mencoba menghayati diri sendiri, sehingga diri bisa lebih tertata danpada gilirannya menjadikan ketenangan dalam masyarakat.


Terkait dalam usaha membangun Kulonprogo, Bupati memohon dukungan dari para penghayat kepercayaan dalam mensukseskan pembangunan dan mengabdi pada masyarakat Kulonprogo, antara lain mensukseskan gerakan bela Kulonprogo dan Beli Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

Menuju Pertanian Modern di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Terbentuk, PIK Remaja Pedukuhan Tegiri 2

Forum Komunikasi Kelompok UPPKS Gelar Pertemuan Rutin

Eceng Gondok Dikhawatirkan Picu Banjir

Penyelesaian Jalan Lingkar Desa Bumirejo Perlu Dipercepat

Lowongan Perusahaan Kelapa Sawit

Lowongan BTPN SYARIAH

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 4 Februari 2015

Dana Desa

Sosialisasi Kegiatan Kehutanan dan Perkebunan 2016 Dishutbun DIY

Masyarakat Tegiri 2 Siapkan Atraksi Saat Pencanangan Kampung KB

KULON PROGO BERDUKA

UPPKS Dahlia Produksi Emping dan Tepung Garut

MARILAH KITA BANYAK BERSYUKUR

Kunjungan Siswa-siswi MI Maarif Sendang Ke Perpusda KP

Pembinaan Personil

Pak Ndut Gubah Lagu Kampung KB

Gapura Kampung KB Tegiri 2 Selesai Dibangun

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 1 Februari 2015

Awas! ada Kabut Asap

Lowongan Kerja PT. JMS Batam (Putri)

Launching Percontohan Pertanian Modern

BEDAH RUMAH DI AWAL TAHUN 2016

64 Jabatan Sekdes Kosong

Akhir Bulan Pantai Glagah Makan Korban

UPPKS Sektor Tengah Selenggarakan RAT



.:: Artikel ::::::::.

Peran KAKB Dalam Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pra Sejahtera

Kampung KB, Ikon Baru Program KKbpk

Memahami Arah Program KKBPK Tahun 2015-2019

Menjadi orangtua Hebat Dalam Pengasuhan Anak

Perlunya Pembinaan Mental Moral ASN Dalam Rangka Mewujudkan Good and Clean Governance