PEMKAB KULONPROGO TETAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PANGHAYAT KEPERCAYAAN


Ambar Tjahyono Serahkan Traktor Kepada Petani Kulon Progo

Sembako Murah Dengan Dua Manfaat

Pendamping KK Miskin Perlu Modal Kesabaran dan Keikhlasan

Dua Pejabat Kemkominfo Kunjungi Media Center Kulon Progo

Safari Subuh, Martono Berdampingan dengan Bupati

KPU Kulon Progo Tetapkan Hasil Pilpres 2014

 

Sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : 43 Tahun 2009/Nomor : 41 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan yang meliputi pelayanan administrasi organisasi Penghayat Kepercayaan, pemakaman dan sasana sarasehan. Namun dalam memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan, harus tetap memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan masyarakat, menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat, serta mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal dan perangkat daerah di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat.


Dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Bersama Mendagri dan Menbudpar tersebut, Kantor Kesbaglinmas menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) yang dilaksanakan di Gedung Binangun, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo, Rabu (23/05).


Dalam acara tersebut, Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), atas nama Pemerintah Daerah, memberikan spirit dan dorongan supaya para penghayat dapat berkembang dengan baik dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Jika ditemui peraturan-peraturan yang dianggap rumit, pemerintah dan para pemeluk perlu untuk duduk bersama untuk saling membahas secara aktif. Untuk itu Bupati berharap agar aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa supaya proaktif memberikan sosialisasi terkait dengan adanya peraturan bersama ini.


Bupati menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak ada istilah kelompok masyarakat yang terbuang atau tidak terurus, namun dalam memberikan pelayanan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada dari pemerintah. Termasuk juga dengan para penghayat kepercayaan.


Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan supaya masyarakat tidak memberikan pendapat tanpa dasar yang kuat, artinya setiap pendapat harus berdasarkan referensi yang benar bukan hanya berasal dari dugaan ataupun nafsu pribadi. Jika pendapat didasarkan pada referensi yang benar, maka tidak merasa paling benar sendiri atau yang sering disebut sebagai I know-I know syndrome. Selanjutnya Bupati berharap kepada para penghayat kepercayaan untuk memberikan suasana yang sejuk di tengah masyarakat dan tidak menjadi orang yang temperamental.


Untuk bisa menjaga kedamaian masyarakat, para penghayat kepercayaan dianjurkan untuk mencoba menghayati diri sendiri, sehingga diri bisa lebih tertata danpada gilirannya menjadikan ketenangan dalam masyarakat.


Terkait dalam usaha membangun Kulonprogo, Bupati memohon dukungan dari para penghayat kepercayaan dalam mensukseskan pembangunan dan mengabdi pada masyarakat Kulonprogo, antara lain mensukseskan gerakan bela Kulonprogo dan Beli Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Ambar Tjahyono Serahkan Traktor Kepada Petani Kulon Progo

Sembako Murah Dengan Dua Manfaat

Pendamping KK Miskin Perlu Modal Kesabaran dan Keikhlasan

Dua Pejabat Kemkominfo Kunjungi Media Center Kulon Progo

Safari Subuh, Martono Berdampingan dengan Bupati



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Deklarasi Peran PNS Sebagai Pendaping Keluarga Miskin

Dinas Koperasi dan UMKM selenggarakan Pasar Rakyat Jelang Lebaran

INDUSTRI KREATIF: Pemerintah Dukung Lembaga Inkubator Perkuat UKM

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 21 Juli 2014

BERBAGI KASIH DI BULAN YANG SUCI

HATI-HATI ATAS PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN KEMENTRIAN DALAM NEGERI

DEKLARASI KEPEDULAIN SOSIAL PNS

Calon Peserta Diklat K-13 Managerial KS

Presiden SBY Dianugerahi Gelar Bapak Penggerak Pembangunan Koperasi

SELAMA LIBUR/CUTI BERSAMA, KANTOR KECAMATAN PENGASIH TETAP BUKA PELAYANAN

RANGKAIAN SAFARI TARAWIH KECAMATAN PENGASIH DITUTUP DI SIDOMULYO

INFORMASI HUT RI KE 69 DAN PERUBAHAN BIAYA NIKAH, MENJADI MATERI RAKORD KECAMATAN PENGASIH

Terkait Yankes Maternal dengan Pencegahan Komplikasi Kebidanan, Kemenkes Kunjungi Kulon Progo

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 17 Juli 2014

Buka Bersama Dinas Perindag Dan Esdm Kabupaten Kulon Progo

PNS/TNI/Polri se-Kecamatan Galur Berdeklarasi untuk Mengentaskan Kemiskinan

Himbauan Menjelang Libur Lebaran 2014

Semarak Lebaran 2014

Beasiswa S1 dan S2 bagi anggota Koperasi

MASJID DIHARAPKAN MENJADI PERINTIS "BANK DARAH"

PEROLEHAN SUARA PILPRES DI KECAMATAN PENGASIH, DITERIMA DAN DISAHKAN DALAM RAPAT PLENO KABUPATEN

Hanifuddin dan Koperasi Primkop Kartika B.09 mendapatkan Penghargaan dari Menteri

Safari tarawih Kecamatan Temon

Sambutan Upacara 17 Juli 2014

Walah, Teri ini ikut Diformalin



.:: Artikel ::::::::.

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat