PEMKAB KULONPROGO TETAP MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA PANGHAYAT KEPERCAYAAN


Agenda BBGRM XIII dan HKG Ke 44 di Girimulyo

BUPATI BUKA PENCANANGAN BBGRM dan HKG PKK

KANTOR KECAMATAN WATES RESMI PINDAH KE GEDUNG BARU

BUPATI BUKA TMMD DI KOKAP

Sepeda dan Jalan Sehat UNY Kampus Wates

Gudang Bulog Penuh Distribusi Raskin Dipercepat

 

Sesuai dengan Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor : 43 Tahun 2009/Nomor : 41 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelayanan Kepada Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, maka Pemerintah Daerah memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan yang meliputi pelayanan administrasi organisasi Penghayat Kepercayaan, pemakaman dan sasana sarasehan. Namun dalam memberikan pelayanan kepada Penghayat Kepercayaan, harus tetap memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat termasuk memfasilitasi terwujudnya kerukunan masyarakat, menumbuhkembangkan keharmonisan, saling pengertian, saling menghormati, dan saling percaya antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat, serta mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal dan perangkat daerah di provinsi dalam pemeliharaan kerukunan antara Penghayat Kepercayaan dengan masyarakat.


Dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Bersama Mendagri dan Menbudpar tersebut, Kantor Kesbaglinmas menyelenggarakan Sarasehan Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) yang dilaksanakan di Gedung Binangun, Kompleks Kantor Pemkab Kulonprogo, Rabu (23/05).


Dalam acara tersebut, Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), atas nama Pemerintah Daerah, memberikan spirit dan dorongan supaya para penghayat dapat berkembang dengan baik dengan mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Jika ditemui peraturan-peraturan yang dianggap rumit, pemerintah dan para pemeluk perlu untuk duduk bersama untuk saling membahas secara aktif. Untuk itu Bupati berharap agar aparat pemerintah dari tingkat kabupaten hingga desa supaya proaktif memberikan sosialisasi terkait dengan adanya peraturan bersama ini.


Bupati menjelaskan bahwa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tidak ada istilah kelompok masyarakat yang terbuang atau tidak terurus, namun dalam memberikan pelayanan akan disesuaikan dengan ketentuan yang ada dari pemerintah. Termasuk juga dengan para penghayat kepercayaan.


Dalam kesempatan tersebut, bupati berpesan supaya masyarakat tidak memberikan pendapat tanpa dasar yang kuat, artinya setiap pendapat harus berdasarkan referensi yang benar bukan hanya berasal dari dugaan ataupun nafsu pribadi. Jika pendapat didasarkan pada referensi yang benar, maka tidak merasa paling benar sendiri atau yang sering disebut sebagai I know-I know syndrome. Selanjutnya Bupati berharap kepada para penghayat kepercayaan untuk memberikan suasana yang sejuk di tengah masyarakat dan tidak menjadi orang yang temperamental.


Untuk bisa menjaga kedamaian masyarakat, para penghayat kepercayaan dianjurkan untuk mencoba menghayati diri sendiri, sehingga diri bisa lebih tertata danpada gilirannya menjadikan ketenangan dalam masyarakat.


Terkait dalam usaha membangun Kulonprogo, Bupati memohon dukungan dari para penghayat kepercayaan dalam mensukseskan pembangunan dan mengabdi pada masyarakat Kulonprogo, antara lain mensukseskan gerakan bela Kulonprogo dan Beli Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Agenda BBGRM XIII dan HKG Ke 44 di Girimulyo

BUPATI BUKA PENCANANGAN BBGRM dan HKG PKK

KANTOR KECAMATAN WATES RESMI PINDAH KE GEDUNG BARU

BUPATI BUKA TMMD DI KOKAP

Sepeda dan Jalan Sehat UNY Kampus Wates



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Bupati Meresmikan Balai RW

Kelurahan Wates Jadi Salah Satu Titik Kunjungan BBGRM 2016

Pengumuman Hasil UN SMA/SMK Tahun 2016

Study Banding Koperasi KPRI Hidup Tulungagung ke Tomira

REKONSILIASI PBB 2012

Tanggal 3 Mei Kecamatan Wates Tempati Kantor Baru

Penilaian Lomba Pembangunan Pertanian

Menteri Puspayoga : Koperasi Pedagang Pasar Tradisional Harus Jadi Prioritas LPDB

Pengamanan Hari Tari Dunia

Edaran Program Indonesia Pintar

JOB FAIR

LOMBA LPMD

HABIS SOSIALISASI PARA PEGAWAI KECAMATAN KALIBAWANG MAKAN SIANG DENGAN MENU IKAN

Virus Zika Tidak Menular Lewat ASI

YUUUCCCKK....SENAM MASSAL

“ Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita ”

BIASAKAN HIDUP DENGAN MAKAN IKAN SEDARI SEKARANG

UJIAN PERANGKAT DESA TANJUNGHARJO

LLP-KUKM Ajak UKM Terus Berinovasi

Lowongan Kerja PT. INDOMARCO ADI PRIMA (AREA JOGJA)

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2016

Safari Jumat di Masjid Al-Furqon Boto Wetan Kembang Nanggulan

Bupati Meresmikan Rice Milling Unit (RMU) di Girimulyo

LPDB-KUMKM Kucuri Pinjaman Dana 2.000 Pengusaha Perempuan IPEMI

TANDES, Program Percepatan Pembangunan Desa di Kulon Progo



.:: Artikel ::::::::.

Part Time Job For Students

Education System Is A Serious Problem In This Country

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

dari Kampung KB Tegiri 2 Menuju Kulon Progo Sejahtera

Inovasi Daerah : Mengganti Raskin Menjadi Rasda