PEMKAB TINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN MELALUI JAMKESDA

Selasa, 13/03/2012 08:53 WIB - Oleh : Media Center

Pemkab Kulonprogo meningkatkan sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang masuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Bagi masyarakat yang pengobatan penyakitnya belum mampu di tangani di layanan kesehatan yang ada di Kulonprogo dan harus membutuhkan penanganan yang lebih maka dapat dirujuk di RSUP Dr.Sardjito dan RS Ghrasia. Karena sejak awal Maret ini Pemkab Kulonprogo telah melakukan kerjasama atau MoU dengan kedua rumah sakit tersebut. Namun demikian prosesnya tidak boleh langsung tetapi harus melalui rujukan terlebih dahulu, dan apabila langsung maka tidak bisa dibantu oleh Jamkesda.


  Hal tersebut dikatakan Kadinas Kesehatan Kulonprogo, dr.Lestaryono,M.Kes dalam acara Sosialisasi Jaminan Kesehatan di Gedung Binangun Lantai II Pemkab, Senin (12/3). Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber yakni Kadinas Kesehatan Kulonprogo tentang Jamkesda, dan dua narasumber dari Dinkes Propinsi DIY masing-masing drg.Puspita tentang Jamkesmas dan Jampersal serta Endang Pamungkas Siwi dengan materi Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta) Mandiri.


  Sedangkan peserta terdiri Camat, petugas Puskesmas, PKK, Bidan dan instansi seperti BPS, Dinsosnakeertrans, PT.Askes, Bagian Kesra Setda serta Bappeda.


  "Mulai awal Maret ini telah kerjasama dengan RSUP Dr.Sardjito dan RS Ghrasia, sedangkan rumah sakit yang lain belum, namun mekanisme tidak boleh langsung harus ada rujukan dulu, kalau langsung maka tidak ditanggung Jamkesda, termasuk berobat di swasta juga belum bisa dibantu" terang Lestaryono.


  Dalam kesempatan itu juga dijelaskan bantuan maksimal biaya pengobatan melalui Jamkesda ini sebesar Rp.5 juta, apabila biaya total pengobatan mencapai Rp.10 juta maka kekurangannya akan di usahakan melalui Jamkesos. Sedangkan anggaran yang digunakan untuk Jamkesda dalam APBD tahun ini mencapai Rp.7 Miliar.


  Kepesertaan Jamkesda berkartu selama ini mengkover sebanyak 25.000 orang, ditingkatkan dengan kepesertaan non kartu sebanyak 194.656 orang yang selama ini belum mempunyai kartu jaminan, dengan demikian jumlah kepesertaan Jamkesda menjadi 219.656 jiwa.


  Jika melihat jenis kepesertaan di Kabupaten Kulon Progo untuk Askes Sosial meliputi PNS, TNI dan Polri sebanyak 45.952 jiwa, Jamsostek 2.544, Jamkesmas 141.893, Jamkesos 60.475, dan Jamkesda 219.656 jiwa, ini artinya setiap penduduk Kabupaten Kulon Progo telah mendapatkan jaminan kesehatan.


  Menurut drg.Puspita kedepan pada awal tahun 2014 Jaminan Kesehatan secara nasional yang ada saat ini seperti Asabri, Askes, Jamsostek akan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sesuai Undang-Undang BPJS yang baru saja ditetapkan pemerintah. Sedangkan Jampersal (Jaminan Persalinan) telah mengalami peningkatan yang sebelumnya bantuan biaya persalinan hanya Rp.350 ribu, tahun ini meningkat menjadi Rp.500 ribu.


  Sementara itu, Endang Pamungkas Siwi menjelaskan masih adanya warga masyarakat di propinsi DIY yang belum memperoleh Jaminan Kesehatan maka diluncurkan Jamkesta (Jaminan Kesehatan Semesta) sesuai Pergub DIY No.19 tahun 2011. Jamkesta yang dikelola Propinsi ini meliputi tiga produk yakni untuk masyarakat miskin dan tidak mampu melalui program PBI, masyarakat rentan miskin atau abu-abu melalui program COB dan program mandiri bagi masyarakat mampu dan sehat melalui pembayaran iuran atau premi.


  "Karena terbatasnya jaminan dari PT.Askes, bagi PNS yang anaknya lebih untuk memperoleh jaminan kesehatan diikut sertakan dalam program mandiri ini, dengan bantuan maksimal Rp.15 juta pertahun,  sedangkan iuran hanya Rp.90.000,- pertahun dan pendaftaran Rp.1000,- untuk pendaftaran tahun ini dibuka dua periode yang pertama bulan ini sampai 31 Maret dan kedua bulan Mei mendatang,"katanya. (mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Mahasiswa STMM ’MMTC’ Yogyakarta Kunjungi PPID Kulon Progo

Perancang APPMI Tertarik Eksplorasi Batik Gebleg Renteng

Desa Kulwaru dan Mahasiswa UGM Luncurkan PUPuk Kompos organik

Sung Chang dan SAK Bantu Bedah Rumah

Bupati dan Wakil Bupati Kulon Progo Gelar Temu Media



.:: Berita Subdomain ::::::::.

SOSIALISASI PBB TAHUN 2014 di KECAMATAN PENGASIH

PARTISIPASI WARGA PENGASIH DALAM PEMILU LEGISLATIF 9 APRIL 2014 MENCAPAI 81%

PELAYANAN SATU PINTU, MENUJU PELAYANAN PRIMA di KECAMATAN PENGASIH

SRI AMINI "LANSIA IDOL" KULON PROGO 2014

Sambutan Upacara 17 April 2014

Brosur Perizinan

Lima Peserta Berkompetisi dalam Seleksi Calon Direksi PD. BPR. Bank Pasar Tahun 2014

UJIAN NASIONAL SMA/MA/SMK TAHUN PELAJARAN 2013/2014 DI KULON PROGO

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 14 April 2014

Rapat Evaluasi RTH

Perpustakaan Akan Mengadakan Berbagai Lomba

sambutan

Beragam Ekspresi “Hari Buku Dunia”

REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA DI PPK NANGGULAN

Mengenal Lebih Jauh Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)

BEDAH RUMAH BERSAMA BUPATI KULON PROGO

Pengembangan Kelompok Wanita Tani Dewi Sri Girimulyo

Rapat Koordinasi Dinas Koperasi dan UMKM, Bank Indonesia dan Gerakan Koperasi

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 10 April 2014

REKAPITULASI PENGHITUNGAN SUARA DI PPS

SUKSES PEMILU LEGESLATIF 2014

Koperasi Tidak Aktif Dibenahi

Pokok-pokok Hasil Riskesdas Indonesia Tahun 2013

Kepala BPMPT Serahkan Izin Prinsip PT IGP Internasional

Situasi Terkini Penyakit Tular Vektor



.:: Artikel ::::::::.

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat

Mengembangkan Pertanian Holtikultura

Menuju Ketahanan Pangan