Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

PEMKAB TINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN MELALUI JAMKESDA


Pemkab Kulonprogo meningkatkan sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang masuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Bagi masyarakat yang pengobatan penyakitnya belum mampu di tangani di layanan kesehatan yang ada di Kulonprogo dan harus membutuhkan penanganan yang lebih maka dapat dirujuk di RSUP Dr.Sardjito dan RS Ghrasia. Karena sejak awal Maret ini Pemkab Kulonprogo telah melakukan kerjasama atau MoU dengan kedua rumah sakit tersebut. Namun demikian prosesnya tidak boleh langsung tetapi harus melalui rujukan terlebih dahulu, dan apabila langsung maka tidak bisa dibantu oleh Jamkesda.


  Hal tersebut dikatakan Kadinas Kesehatan Kulonprogo, dr.Lestaryono,M.Kes dalam acara Sosialisasi Jaminan Kesehatan di Gedung Binangun Lantai II Pemkab, Senin (12/3). Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber yakni Kadinas Kesehatan Kulonprogo tentang Jamkesda, dan dua narasumber dari Dinkes Propinsi DIY masing-masing drg.Puspita tentang Jamkesmas dan Jampersal serta Endang Pamungkas Siwi dengan materi Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta) Mandiri.


  Sedangkan peserta terdiri Camat, petugas Puskesmas, PKK, Bidan dan instansi seperti BPS, Dinsosnakeertrans, PT.Askes, Bagian Kesra Setda serta Bappeda.


  "Mulai awal Maret ini telah kerjasama dengan RSUP Dr.Sardjito dan RS Ghrasia, sedangkan rumah sakit yang lain belum, namun mekanisme tidak boleh langsung harus ada rujukan dulu, kalau langsung maka tidak ditanggung Jamkesda, termasuk berobat di swasta juga belum bisa dibantu" terang Lestaryono.


  Dalam kesempatan itu juga dijelaskan bantuan maksimal biaya pengobatan melalui Jamkesda ini sebesar Rp.5 juta, apabila biaya total pengobatan mencapai Rp.10 juta maka kekurangannya akan di usahakan melalui Jamkesos. Sedangkan anggaran yang digunakan untuk Jamkesda dalam APBD tahun ini mencapai Rp.7 Miliar.


  Kepesertaan Jamkesda berkartu selama ini mengkover sebanyak 25.000 orang, ditingkatkan dengan kepesertaan non kartu sebanyak 194.656 orang yang selama ini belum mempunyai kartu jaminan, dengan demikian jumlah kepesertaan Jamkesda menjadi 219.656 jiwa.


  Jika melihat jenis kepesertaan di Kabupaten Kulon Progo untuk Askes Sosial meliputi PNS, TNI dan Polri sebanyak 45.952 jiwa, Jamsostek 2.544, Jamkesmas 141.893, Jamkesos 60.475, dan Jamkesda 219.656 jiwa, ini artinya setiap penduduk Kabupaten Kulon Progo telah mendapatkan jaminan kesehatan.


  Menurut drg.Puspita kedepan pada awal tahun 2014 Jaminan Kesehatan secara nasional yang ada saat ini seperti Asabri, Askes, Jamsostek akan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sesuai Undang-Undang BPJS yang baru saja ditetapkan pemerintah. Sedangkan Jampersal (Jaminan Persalinan) telah mengalami peningkatan yang sebelumnya bantuan biaya persalinan hanya Rp.350 ribu, tahun ini meningkat menjadi Rp.500 ribu.


  Sementara itu, Endang Pamungkas Siwi menjelaskan masih adanya warga masyarakat di propinsi DIY yang belum memperoleh Jaminan Kesehatan maka diluncurkan Jamkesta (Jaminan Kesehatan Semesta) sesuai Pergub DIY No.19 tahun 2011. Jamkesta yang dikelola Propinsi ini meliputi tiga produk yakni untuk masyarakat miskin dan tidak mampu melalui program PBI, masyarakat rentan miskin atau abu-abu melalui program COB dan program mandiri bagi masyarakat mampu dan sehat melalui pembayaran iuran atau premi.


  "Karena terbatasnya jaminan dari PT.Askes, bagi PNS yang anaknya lebih untuk memperoleh jaminan kesehatan diikut sertakan dalam program mandiri ini, dengan bantuan maksimal Rp.15 juta pertahun,  sedangkan iuran hanya Rp.90.000,- pertahun dan pendaftaran Rp.1000,- untuk pendaftaran tahun ini dibuka dua periode yang pertama bulan ini sampai 31 Maret dan kedua bulan Mei mendatang,"katanya. (mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Majlis Dakwah Dorong Spirit Berjuang

FKM Unhas Kunjungi Kulon Progo

Pengukuhan Tim Pelaksana Satu Data

Launching Pembayaran Non Tunai Pasar Sentolo, Peresmian Pasar Nanggulan dan Peresmian Rumah Produksi

Rapi, Karang Taruna, Dasawisma, Madrasah Diniyah dan Warga Bantu Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Penerimaan THL Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa Pengendalian Penduduk & KB

SELEKSI PT. BPR NUSAMBA TEMON

Lowongan THL Sopir Plus Layanan Perpustakaan Di DISPUSSIP Kulon Progo

Kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) PT Philips Batam dan PT Thiess Contractors Indonesia

Sosialisasi Ketenagakerjaan Kepada Wali Siswa Kelas 3 MAN 1 Kulon Progo

Perubahan Jadwal Uji Kompetensi

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Stone Crusher Kusdiyanto

SPM Award dan Launching Buku Penguatan Pendidikan Karakter

Pengumuman Seleksi Administrasi Dinas Komunikasi dan Informatika

Pengumuman Hasil Ujian Tertulis Tenaga Kerja/Tenaga Lainnya TA 2018

PENGUMUMAN PENDAFTARAN SEKOLAH INSPEKTUR POLISI SUMBER SARJANA T.A 2018

Hasil Seleksi Administrasi Pengisian JPTP

Dinas Kominfo Selenggarakan Workshop Peningkatan Motivasi Kerja

Bupati hadiri Relokasi dan pembukaan Micro Business Simulation bagi Pedagang Pasar Desa Banguncipto

Pencanangan Tanam Refugia di Lendah

Penerimaan Tenaga Harian Lepas Sopir Plus Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan & Kearsipan KP

Pengumuman Rekruitmen Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (TKS) Kabupaten Kulon Progo

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 18 Januari 2018

Kegiatan Orientasi Pra Pemberangkatan (OPP) PT Excelitas Batam

BLK KULON PROGO BUKA PELATIHAN GRATIS

Bupati Kulon Progo Mengukuhkan TIM Satu Data Daerah

PENGADAAN TENAGA HARIAN LEPAS PBK BPBD KAB. KULON PROGO

MAKANAN BERGIZI PENTING BAGI TUBUH KITA INTI UPACARA BENDERA TINGKAT KECAMATAN KALIBAWANG

Lowongan Kerja RUMAH MAKAN BU HARTIN CABANG TOYAN WATES

Lowongan Kerja PARADISE RESTO



.:: Artikel ::::::::.

Kampung KB Wahana Pemberdayaan Masyarakat

Tantangan Mendewasakan Usia Perkawinan Remaja Kita

Kampung KB di Kulon Progo, Butuh Sinergitas Semua Pihak

Membangkitkan Semangat Hidup Lansia Melalui Perilaku Hidup Sehat

Tips Menjadikan IUD Kontrasepsi Pilihan