PEMKAB TINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN MELALUI JAMKESDA


Pemkab Kulonprogo meningkatkan sarana pelayanan kesehatan masyarakat yang masuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Bagi masyarakat yang pengobatan penyakitnya belum mampu di tangani di layanan kesehatan yang ada di Kulonprogo dan harus membutuhkan penanganan yang lebih maka dapat dirujuk di RSUP Dr.Sardjito dan RS Ghrasia. Karena sejak awal Maret ini Pemkab Kulonprogo telah melakukan kerjasama atau MoU dengan kedua rumah sakit tersebut. Namun demikian prosesnya tidak boleh langsung tetapi harus melalui rujukan terlebih dahulu, dan apabila langsung maka tidak bisa dibantu oleh Jamkesda.


  Hal tersebut dikatakan Kadinas Kesehatan Kulonprogo, dr.Lestaryono,M.Kes dalam acara Sosialisasi Jaminan Kesehatan di Gedung Binangun Lantai II Pemkab, Senin (12/3). Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber yakni Kadinas Kesehatan Kulonprogo tentang Jamkesda, dan dua narasumber dari Dinkes Propinsi DIY masing-masing drg.Puspita tentang Jamkesmas dan Jampersal serta Endang Pamungkas Siwi dengan materi Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta) Mandiri.


  Sedangkan peserta terdiri Camat, petugas Puskesmas, PKK, Bidan dan instansi seperti BPS, Dinsosnakeertrans, PT.Askes, Bagian Kesra Setda serta Bappeda.


  "Mulai awal Maret ini telah kerjasama dengan RSUP Dr.Sardjito dan RS Ghrasia, sedangkan rumah sakit yang lain belum, namun mekanisme tidak boleh langsung harus ada rujukan dulu, kalau langsung maka tidak ditanggung Jamkesda, termasuk berobat di swasta juga belum bisa dibantu" terang Lestaryono.


  Dalam kesempatan itu juga dijelaskan bantuan maksimal biaya pengobatan melalui Jamkesda ini sebesar Rp.5 juta, apabila biaya total pengobatan mencapai Rp.10 juta maka kekurangannya akan di usahakan melalui Jamkesos. Sedangkan anggaran yang digunakan untuk Jamkesda dalam APBD tahun ini mencapai Rp.7 Miliar.


  Kepesertaan Jamkesda berkartu selama ini mengkover sebanyak 25.000 orang, ditingkatkan dengan kepesertaan non kartu sebanyak 194.656 orang yang selama ini belum mempunyai kartu jaminan, dengan demikian jumlah kepesertaan Jamkesda menjadi 219.656 jiwa.


  Jika melihat jenis kepesertaan di Kabupaten Kulon Progo untuk Askes Sosial meliputi PNS, TNI dan Polri sebanyak 45.952 jiwa, Jamsostek 2.544, Jamkesmas 141.893, Jamkesos 60.475, dan Jamkesda 219.656 jiwa, ini artinya setiap penduduk Kabupaten Kulon Progo telah mendapatkan jaminan kesehatan.


  Menurut drg.Puspita kedepan pada awal tahun 2014 Jaminan Kesehatan secara nasional yang ada saat ini seperti Asabri, Askes, Jamsostek akan menjadi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sesuai Undang-Undang BPJS yang baru saja ditetapkan pemerintah. Sedangkan Jampersal (Jaminan Persalinan) telah mengalami peningkatan yang sebelumnya bantuan biaya persalinan hanya Rp.350 ribu, tahun ini meningkat menjadi Rp.500 ribu.


  Sementara itu, Endang Pamungkas Siwi menjelaskan masih adanya warga masyarakat di propinsi DIY yang belum memperoleh Jaminan Kesehatan maka diluncurkan Jamkesta (Jaminan Kesehatan Semesta) sesuai Pergub DIY No.19 tahun 2011. Jamkesta yang dikelola Propinsi ini meliputi tiga produk yakni untuk masyarakat miskin dan tidak mampu melalui program PBI, masyarakat rentan miskin atau abu-abu melalui program COB dan program mandiri bagi masyarakat mampu dan sehat melalui pembayaran iuran atau premi.


  "Karena terbatasnya jaminan dari PT.Askes, bagi PNS yang anaknya lebih untuk memperoleh jaminan kesehatan diikut sertakan dalam program mandiri ini, dengan bantuan maksimal Rp.15 juta pertahun,  sedangkan iuran hanya Rp.90.000,- pertahun dan pendaftaran Rp.1000,- untuk pendaftaran tahun ini dibuka dua periode yang pertama bulan ini sampai 31 Maret dan kedua bulan Mei mendatang,"katanya. (mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Bupati Beri Bekal Keluarga Transmigran

Bupati Pimpin Apel Besar Hari Pramuka Tingkat Kwarcab Kulon Progo

Perpustakaan Sidodadi Dinilai Tim Yuri Lomba Tingkat Nasional

Bupati Hasto Wardoyo, Buka Festival Upacara Adat Antar Desa Budaya

Mayor Lek Muhammad Fatih Amin Pimpin Renungan Malam



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Lomba Karya Desain Busana Batik Khas Kulon Progo Tahun 2014

Dishubkominfo Gelar Operasi Gabungan Jaring Angkutan Barang Pelanggar Muatan

Profil

Rencana Denah Lokasi MTQ Tingkat Kabupaten Kulon Progo di Kecamatan Lendah

Rencana Route Pawai Ta'aruf MTQ Tingkat Kabupaten Kulon Progo di Kecamatan Lendah

Rencana Pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 21 Agustus 2014

Lomba Pawai, Drum Band dan Karnaval Hut RI Ke-69

Bupati Kulon Progo Menjadi Narasumber Workshop Pengembangan Koperasi DIY

Kadinkes Tekankan Kepada Semua RSU Untuk Melaporkan Kegiatannya

Tim Pendaki Bkd (lagi) Taklukkan Puncak Merbabu Sang Merah Putih Dan The Jewel Of Java Kembali Berkibar

Tagih LKPM, BPMPT Lakukan Jemput Bola

PAWAI KARNAVAL MEMERIAHKAN HUT RI KECAMATAN PENGASIH

Sidodadi Menerima Kunjungan Yuri Lomba Perpustakaan Tingkat Nasional

PERINGATAN HUT KEMRI KE 69 KECAMATAN KOKAP

PERINGATAN DETIK- DETIK PROKLAMASI HUT KEMERDEKAAN RI KE-69 KECAMATAN WATES TAHUN 2014

UPACARA PENGUKUHAN PASKIBRA HUT RI KE -69 KECAMATAN WATES TAHUN 2014

Jadwal Pentas Seni Desa Budaya

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 18 Agustus 2014

Bazar memeriahkan Peringatan HUT RI 69

Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di Kalibawang

MAD Khusus PNPM Kecamatan Kalibawang

PAWAI DALAM RANGKA MEMPERINGATI HUT KE-69 RI

WASPADAI DAN TOLAK GERAKAN ISIS DI GIRIMUYO

Anda PNS, Ingin Berkarier di OMBUDSMAN RI???



.:: Artikel ::::::::.

Grand Design Pembangunan SDM di Kulon Progo

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana