Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

PLTMH Semawung, Pertama di DIY, Jadi Percontohan di DIY-Jateng


Kelengkeng Banjaroya Berpotensi Mengangkat Agrowisata

GKR Condrokirono Launching Sipkades

UMBY dan Perpusda Kulon Progo Gelar “Public Speaking Workshop”

UMBY Kembangkan “Growol Kulon Progo Hebat”

Percepat Pengentasan Kemiskinan, NTB Kunjungi Kulon Progo

Tiga Persoalan Mendasar Dalam Kelembagaan Perangkat Daerah

Bupati Kulon Progo Mendapat Penjelasan Tentang PLTMH  

Program Energy Bersih saat ini sedang jadi perhatian dunia dan Indonesia. Berbagai upaya terus dilakukan untuk pemanfaatan sumber energy baru dan terbarukan (renewable energy) yang bersih dan ramah lingkungan sebagai sumber energi listrik di Indonesia. Untuk mendukung hal tersebut Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan PT.Energy Puritama membangun PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) di Semawung Banjarharjo Kalibawang, dan diharapkan jadi percontohan di DIY-Jateng.

 

"PLTMH ini merupakan yang pertama di DIY, dan ada di Semawung. Dan ini satu hal yang membanggakan bagi Kulon Progo" demikian dikatakan Dirut PT.Energy Puritama Paulus Warsono Broto dalam sambutan upacara peletakan batu pertama pembangunan PLTMH di Semawung, Kamis (16/5).

 

Selain mendukung energi yang bersih, dengan pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kulon Progo, khususnya masyarakat sekitar. Direncanakan selain energi yang dijual ke PT.PLN sebagian lagi akan diberikan untuk masyarakat sekitar.

 

Diharapkan, selain sebagai penghasil energi listrik, PLTMH ini akan jadi dijadikan fasilitas konsep wisata teknologi, tempat siswa dan masyarakat belajar tentang PLTMH.

 

Dalam kesempatan yang sama paulus sangat berterimakasih terhadap pemerintah dan masyarakat sekitar yang sangat mendukung kegiatan ini. karena sinergi antara pengusaha, masyarakat dan pemerintah sangat penting bagi kemajuan daerah.

 

Lebih lanjut paulus sangat bangga terhadap Bupati saat ini dan mengajak masyarakat Kulon Progo bersyukur karena memiliki Bupati Kulon Progo seperti dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) yang sangat peduli dan memikirkan rakyatnya terutama rakyat kecil.

 

 

Saat membangun PLTMH di daerah lain, kadang ada bupati yang bilang "Wani piro?. Tapi pak Hasto tidak minta sepeserpun dari pembangunan PLTMH ini. Bupati hanya berpesan agar apa yang dilakukan di Semawung ini dapat memberikan manfaat yang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar." Katanya

 

Hal senada juga disampaikan Bupati Kulon Progo dalam sambutannya, bahwa Pemerintah Kabupaten Kulon Progo saat ini berupaya menarik pengusaha untuk menanamkan modalnya di Kulon Progo, akan dibantu dan difasilitasi, asal ikut serta membantu mensejahterakan masyarakat sekitar. "Salah satu caranya dengan pelaksanaan padat karya, karena melalui padat karya cara yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekita" kata Hasto.

 

"Saya tidak minta upah sepeserpun. Kita cuma njalukke wargo. Jika ngeberi tonggo paro kita sudah senang." Tandasnya.

 

Sambutan warga terhadap adanya PLTMH ini cukup bagus, hal ini sebagaimana disampaikan Basuki warga semawung yang ikut hadir menyaksikan acara ini ikut senang dengan dibangunnnya PLTMH di Semawung dan mengharapkan dampak yang baik bagi warga sekitar.

"Mudah-mudahan kami warga sekitar juga ikut merasakan manfaatnya" harapnya.(at.MC)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kelengkeng Banjaroya Berpotensi Mengangkat Agrowisata

GKR Condrokirono Launching Sipkades

UMBY dan Perpusda Kulon Progo Gelar “Public Speaking Workshop”

UMBY Kembangkan “Growol Kulon Progo Hebat”

Percepat Pengentasan Kemiskinan, NTB Kunjungi Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 8 Desember 2016

Pelaksanaan APBdes 2016

MENGUKUR TINGGI POHON

Helm Mahal Raib Di Curi Orang

LOMBA ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA

PRINSIP-PRINSIP PEMBUATAN KOMPOS

Kampanye Di Pasar Hewan Desa Pengasih Kecamatan Pengasih

Batu Besar Longsor Menutup Akses Jalan

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan PT. Truva Pasifik

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan CV. Bedjoe Oetomo

HASIL SELEKSI PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS TAHUN 2017 KECAMATAN PENGASIH

BUKAN AKSES CARI HUTANG, Pembinaan Kelompok UPPKS se Kecamatan Pengasih

NTB Tertarik Belajar Tomira

Pohon Tumbang Mengenai Rumah

FGD Menangkap Peluang Usaha Kerjasama Dinkop UMKM dan Bank Pasar Kulonprogo

PPK Kecamatan Pengasih

Sosialisasi Hasil Pendataan P2LP Perbaikan Laporan Kependudukan

Rentenir Berkedok Koperasi Makin Berkembang

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 5 Desember 2016

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 1 Desember 2016

BIMTEK SISTEM KEUANGAN DESA (SIKEUDES) KULON PROGO

Koordinasi Pemetaan Gangguan Tibumtranmas

Perpustakaan Desa harus jadi Penggerak Pembangunan Masyarakat

Penduduk Modal Dasar Pembangunan

Hati-hati Pencurian



.:: Artikel ::::::::.

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini

Mengasuh Anak di Era Digital

Gotong Royong Bangkitkan Kemandirian Daerah

Edukasi Perawatan Kesehatan Reproduksi Balita

Perlunya Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (paten) Tahun Ke-3