Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Pedoman Branding Kabupaten Kulon Progo - Hal. 1

KULON PROGO
The Jewel Of Java



LATAR BELAKANG
Pentingnya membangun brand telah dilakukan Kulon Progo yang merupakan bagian wilayah dari Daerah Istimewa Yogyakarta melihat beberapa aspek dan tujuan demi kemajuan Kulon Progo di masa yang akan datang. Beberapa aspek yang mendorong Kulon Progo melakukan branding adalah sebagai berikut:

1. Secara geografis Kulon Progo berada pada wilayah strategis dimana Kulon Progo terbagi atas 3 bagian,dataran tinggi, perbukitan dan dataran rendah juga berbatasan langsung dengan Samudera Hindia. Kondisi ini memiliki potensi-potensi alam yang luar biasa. Potensi alam Kulon Progo merupakan aset yang layak dikembangkan secara maksimal untuk kemajuan Kulon Progo.
2. Perkembangan teknologi dan informasi mendorong munculnya kompetisi antar daerah untuk saling mempromosikan diferensiasi daerahnya dengan tujuan trade, tourism atau investment (TTI). Dengan ciri khas Kulon Progo yang memiliki sumber daya alam berlimpah dan didukung kekayaaan seni budaya serta kearifan lokal masyarakat Kulon Progo yang unik menjadikan Kulon Progo siap bersaing sebagai daerah investasi multi potensi yang tepat bagi investor.
3. Potensi-potensi yang dimiliki Kulon Progo sebagai daerah investasi bagi investor lokal maupun mancanegara diharapkan akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, kemajuan dan kemakmuran masyarakat Kulon Progo. Kulon Progo melihat bahwa langkah branding merupakan langkah tepat untuk mencitrakan dan mempromosikan Kulon Progo sebagai daerah yang unik, terbukadan siap untuk perubahan.

MISI BRAND
Kulon Progo : The Jewel of Java
Mempunyai satu misi untuk mempromosikan Kulon Progo tidak hanya sebagai bagian dari Daerah Istimewa Yogyakarta melainkan Kulon Progo berusaha mencitrakan diri sebagai daerah yang memiliki multi potensi alam yang didukung oleh sumber daya manusia yang diharapkan mampu menarik para investor. Upaya branding ini dilakukan sepenuhnya unttuk kesejahteraan kehidupan masyarakat Kulon Progo.

VISI BRAND
Kulon Progo : The Jewel of Java
Memiliki visi untuk menjadikan Kulon Progo sebagai "Permata dari Pulau Jawa" dengan segala potensi-potensi Kulon Progo (baik kekayaan sumber daya alam, seni budaya, dan pariwisata) sebagai daerah yang tepat untuk investasi.

ELEMEN NAMA BRAND
Kulon Progo : The Jewel of Java didesain dengan penuh arti dan makna yaitu membawa spirit nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Kulon Progo yang memiliki keunikan dan kreativitas dan didukung kekayaan alam yang berlimpah. Kulon Progo yang berada di tengah pulau jawa menyimpan kekayaan alam yang masih dapat di eksplorasi secara maksimal. potensi terpendam inilah yang bila dikembangkan dan diasah dapat mewujudkan Kulon Progo sebagai " The Jewel of Java" seutuhnya. Semangat ini memprsentasikan kesiapan terhadap kompetensi daerah pembangunan ekonomi dan keterbukaan pada perubahan serta modernisasi tanpa meninggalkan keunikan dan norma-norma tradisi yang kental sebagai kekayaan orisinil Kulon Progo.

NAMA
Berdasarkan sejarah Kulon Progo merupakan penggabungan antara Kabupaten Kulon Progo dan kabupaten Adikarta. Penilisan "Kulon Progo" yang disambung pada logo menunjukkan bahwa Kulon progo merupakan Satu kesatuan daerah yang tidak terpisahkan. Penggabungan nama juga akan mempermudah dalam penyebutan dan lebih mudah untuk diingat.

FILOSOFI LOGO
Pada dasarnya keseluruhan logo Kulon Progo melambangkan potensi alami (natural), unsur etnisitas dan budaya yang dibalut kearifan lokal serta dimanisasi atau keluwesan untuk menerima perubahan dan pembaharuan yang mengembangkan daerah Kulon Progo. Hal itu tampak pada:

1. Huruf "K" yang membentuk alur memanjang vertikal-horisontal seperti sebuah keris. Melambangkan Kulon Progo sebagai daerah yang kaya nilai kebudayaan dan kesenian jawa. Huruf "K" yang juga memanjang ke bawah tulisan Kulon Progo mengibaratkan bahwa Kulon Progo memiliki kekayaan potensi alam yang dapat menopang kehidupan masyarakatnya.
2. Huruf "P" dengan lekuk yang tegas melambangkan kepala Elang Jawa menunjukkan nilai keteguhan, keberanian dan komitmen Kulon Progo sebagai daerah yang melindungi keanekaragaman hayati.
3. Huruf "G" dibuat mengesankan sisi kendi yang ada disetiap rumah di Kulon Progo. kendi merupakan perlambang keramahan, penerimaam, dan nilai kekeluargaan yang tumbuh dan berkembang dalam kultur kehidupan masyarakat Kulon Progo yang selalu menjunjung tinggi tradisi serta kebudayaan.
4. Huruf "O" diakhir kata dimodifikasi menjadi bentuk permata dengan kilauan warna pelangi yang melambangkan potensi-potensi yang dimiliki oleh Kulon Progo. Secara kesatuan melambangkan daerah Kulon Progo yang ibarat sebuah permata yang siap di kembangkan potensinya. Secara keseluruhan kulon Progo sebagai kesatuan wilayah dan masyarakatnya yang tak terpisahkan.

Lanjut >>

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Penandatanganan Kerjasama Kulon Progo dan Purworejo

Ekspose Dokumen Roadmap Pemenuhan SPM Dikdas Kabupaten Kulon Progo

Bupati Cek Lokasi Relokasi Warga Terdampak Bandara

Desa Karangsari Siap Dukung Keterbukaan Informasi Publik

Wujudkan Laut Biru dan Pantai Bersih Lestari



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Penyerahan Dana dan Peletakan Batu Pertama Program Kotaku di Kelurahan Wates

Kunjungan Pengrajin Tas Gunungkidul ke Kulon Progo

Kelurahan Wates Gelar Musyawarah Kelurahan Tahun 2017

35 Warga Kelurahan Wates Terima Bantuan Perbaikan RTLH

Lurah Wates Pantau Sejumlah Titik Pembangunan

Sudiyo "Profil Pemungut Retribusi"

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 18 September 2017

TES KEBUGARAN KARYAWAN DINKES KULON PROGO

Upacara, Pengajian dan Rapat Koordinasi Pegawai Dinas Kelautan dan Perikanan

Akrab : Studi Banding Perikanan Kabupaten Ngawi di Kulon Progo

BNI PERKENALKAN E-RETRIBUSI PASAR

Penyegaran dan Pembinaan Pemerintah Desa

Upacara dan Senam Massal Dalam Rangka Haornas ke 34 Tahun 2017 Kecamatan Pengasih

Haornas

Upacara Bendera 17 September 2017

GEBYAR ANAK KULON PROGO TAHUN 2017 BERLANGSUNG MERIAH

Meriah dan Serunya Festival Perahu Hias Among Tani Dagang Layar 2017 di Kulon Progo

Presiden Jokowi Rilis Perpres Percepatan Pelaksanaan Berusaha

Penjelasan Darmin Soal Alasan Terbitnya Perpres Kemudahan Usaha

Monitoring dan Evaluasi tentang Keterbukaan Informasi Publik di DPMPT Kab. Kulon Progo oleh Komisi I

SILATURAHMI KESBANGPOL DAN FKUB MANOKWARI

KADES JATIMULYO KUKUHKAN KIM SUMBER REJEKI

Penyelenggaraan Pengawasan dan Pembinaan Pemerintah Desa

STUDI BANDING RS PENDIDIKAN DI RSUD WATES



.:: Artikel ::::::::.

Pentingnya Membudayakan Kuhias Kenanganku

29 Juni Hari Keluarga Nasional

Kulon Progo Makin Melimpahkan Kewenangan Ke Camat

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah