Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Pengolahan Limbah Serabut Kelapa oleh Mahasiswa UGM


Pj Bupati Tebar Benih Ikan Nila

41 Bidan PTT Terima SK CPNS

Pemkab Gelar Musrenbang RKPD 2 Hari.

Pertandingan Bola Volley Dandim Cup Tahun 2017

Pisah Sambut Kapolres Kulon Progo dan Ka BPN Kulon Progo

Ketua KI DIY Resmikan Layanan Informasi PPID

 

Tim PKM M (Program Kreativitas Mahasiswa) Pengabdian Masyarakat UGM tahun 2012 yang berada di wilayah Kulon Progo melakukan kegiatan pengolahan limbah serabut kelapa menjadi barang industri rumah tangga bernilai tinggi. Program ini digawangi oleh Agustina, Ismianti, Ahmad Juwari, Ari Akbar dan Wibowo Prasetyo. Tim program ini melakukan kegiatan dengan menggandeng ibu-ibu PKK yang berada di dusun Sungapan untuk bersama-sama mengolah serabut kelapa yang sering dijumpai di wilayah mereka. Serabut kelapa yang biasanya hanya digunakan sebagai sapu, keset, maupun dibuang begitu saja disulap oleh para mahasiswa ini menjadi barang yang bernilai jual tinggi.


Industri pengolahan serabut kelapa yang ada di daerah Kulon Progo menjadi industri yang potensial untuk dikembangkan di daerah ini mengingat sumber daya alam di Kulon Progo yang banyak terdapat pohon kelapa yang bernilai ekonomi tinggi. Pentingnya menggandeng masyarakat sebagai pelaku utama industri pengolahan limbah merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang berbasiskan pada masyarakat, sejauh ini kelompok-kelompok masyarakat sepertihalnya PKK belum menjadi motor penggerak, oleh karenanya PKM M ini mencoba untuk menumbuhkan industri yang memang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri.
Program pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan limbah serabut kelapa ini telah melakukan beberapa kegiatan dari tahap awal (sosialisasi) hingga pada tahap pelaksanaan, dimana masyarakat dengan fasilitasi dari mahasiswa melakukan penyemprotan serabut kelapa untuk bisa direkatkan satu sama lain. Serabut kelapa yang sudah direkatkan satu sama lain tersebut kemudian dibentuk sesuai dengan apa yang dikehendaki, saat ini bentuk bantal menjadi bentuk yang dibuat oleh masyarakat tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bentuk-bentuk lain yang berguna dalam keseharian kita. Bantal ini dijual dengan harga berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 75.000,- tergantung jenis dan ukurannya.


Sambutan dan penerimaan masyarakat terhadap berjalannya program menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga sangat berharap program ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga desa mereka dapat menjadi desa pengolahan limbah serabut kelapa dan hasil dari pengolahan serabut kelapa ini dapat meningkatkan pendapatan mereka.


Produk-produk yang berhasil dibuat oleh masyarakat ini di-launching hari Minggu, 29 April 2012 oleh Asda III, Djoko Kus Hermanto dan Staf Ahli Bupati, Sumarsono. Dalam acara ini tidak hanya produk yang di-launching tetapi juga Dusun Sungapan sebagai Desa Pengolahan Limbah Kelapa karena ke depannya diharapkan desa ini terus membuat berbagai variasi produk dari limbah kelapa. Usaha ini memiliki prospek yang cerah ke depannya jika dikelola dengan baik, karena pasar dari produk ini tidak hanya dalam negeri tetapi juga pasar luar negeri.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pj Bupati Tebar Benih Ikan Nila

41 Bidan PTT Terima SK CPNS

Pemkab Gelar Musrenbang RKPD 2 Hari.

Pertandingan Bola Volley Dandim Cup Tahun 2017

Pisah Sambut Kapolres Kulon Progo dan Ka BPN Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Kunjungan SD N Pepen Ke Perpusda

Visitasi Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat SMA/SMK/MA se-Kulon Progo

Kunjungan TK ABA Gadingan Ke Perpusda

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 23 Maret 2017

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 27 Maret 2017

Pelatihan Bimbingan Teknis Pemasaran Online Produk Ekspor

DPMPT Kembangkan Potensi Investasi di Sektor Pariwisata

UPTD PAUD DAN DIKDAS KECAMATAN TEMON SELENGGARAKAN LOMBA FLSN DAN LCSP 2017

Siperi Jempol Ikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

SOSIALISASI DAN SELEKSI PT.PHILIPS INDUSTRIES BATAM

PIK R Persadakarsa Gelar Dialog KRR

Menjadi Perencana Terbaik se-DIY Kedua Kalinya, Kulon Progo Ikuti Tahap IV APN

Bimtek Penguatan Kerjasama Kemitraan antara UMKM bersama Praktisi Perdagangan

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan CV. Handika Karya

BPPKI YOGYAKARTA GELAR PELATIHAN TIK IBU RUMAH TANGGA

BKAD KULON PROGO JUARA II KOMPETISI FUTSAL HUT PT. TASPEN KE-53

Purwosari Mantapkan Pengurus PIK Remaja

Kesenian Lokal Menghiasi Patroli Terpadu di Sebokarang

Para Petani Terpaksa Panen Dini

Pemerintah Kecamatan Pengasih Giatkan Kerja Bakti Jumat Bersih

RALAT HARI RAYA NYEPI PADA KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017

PELAKSANAAN HARI LIBUR DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2017

PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN TINDAK KEKERASAN DI SATUAN PENDIDIKAN

KERJA BHAKTI JUMAT BERSIH SISWA DAN PARA PNS

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT. HARMAK INDONESIA



.:: Artikel ::::::::.

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah

22 Desember Hari Ibu; Hargailah Ibu

Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Hidup Kita

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini