Pengolahan Limbah Serabut Kelapa oleh Mahasiswa UGM

Kamis, 3/05/2012 08:25 WIB - Oleh : Agustina PMR

Puncak HKG PKK Ke-42, Bupati Mengajak Untuk Membangun Karakter

Penyandang Disabilitas Perlu Miliki Semangat Juang untuk Berprestasi

Kontingen PORWADA Pamit Bupati

Pemkab Sosialisasikan ZIS Ke SKPD

KB Pria Penting untuk Meningkatkan Kepesertaan KB

Mahasiswa STMM ’MMTC’ Yogyakarta Kunjungi PPID Kulon Progo

 

Tim PKM M (Program Kreativitas Mahasiswa) Pengabdian Masyarakat UGM tahun 2012 yang berada di wilayah Kulon Progo melakukan kegiatan pengolahan limbah serabut kelapa menjadi barang industri rumah tangga bernilai tinggi. Program ini digawangi oleh Agustina, Ismianti, Ahmad Juwari, Ari Akbar dan Wibowo Prasetyo. Tim program ini melakukan kegiatan dengan menggandeng ibu-ibu PKK yang berada di dusun Sungapan untuk bersama-sama mengolah serabut kelapa yang sering dijumpai di wilayah mereka. Serabut kelapa yang biasanya hanya digunakan sebagai sapu, keset, maupun dibuang begitu saja disulap oleh para mahasiswa ini menjadi barang yang bernilai jual tinggi.


Industri pengolahan serabut kelapa yang ada di daerah Kulon Progo menjadi industri yang potensial untuk dikembangkan di daerah ini mengingat sumber daya alam di Kulon Progo yang banyak terdapat pohon kelapa yang bernilai ekonomi tinggi. Pentingnya menggandeng masyarakat sebagai pelaku utama industri pengolahan limbah merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang berbasiskan pada masyarakat, sejauh ini kelompok-kelompok masyarakat sepertihalnya PKK belum menjadi motor penggerak, oleh karenanya PKM M ini mencoba untuk menumbuhkan industri yang memang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri.
Program pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan limbah serabut kelapa ini telah melakukan beberapa kegiatan dari tahap awal (sosialisasi) hingga pada tahap pelaksanaan, dimana masyarakat dengan fasilitasi dari mahasiswa melakukan penyemprotan serabut kelapa untuk bisa direkatkan satu sama lain. Serabut kelapa yang sudah direkatkan satu sama lain tersebut kemudian dibentuk sesuai dengan apa yang dikehendaki, saat ini bentuk bantal menjadi bentuk yang dibuat oleh masyarakat tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bentuk-bentuk lain yang berguna dalam keseharian kita. Bantal ini dijual dengan harga berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 75.000,- tergantung jenis dan ukurannya.


Sambutan dan penerimaan masyarakat terhadap berjalannya program menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga sangat berharap program ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga desa mereka dapat menjadi desa pengolahan limbah serabut kelapa dan hasil dari pengolahan serabut kelapa ini dapat meningkatkan pendapatan mereka.


Produk-produk yang berhasil dibuat oleh masyarakat ini di-launching hari Minggu, 29 April 2012 oleh Asda III, Djoko Kus Hermanto dan Staf Ahli Bupati, Sumarsono. Dalam acara ini tidak hanya produk yang di-launching tetapi juga Dusun Sungapan sebagai Desa Pengolahan Limbah Kelapa karena ke depannya diharapkan desa ini terus membuat berbagai variasi produk dari limbah kelapa. Usaha ini memiliki prospek yang cerah ke depannya jika dikelola dengan baik, karena pasar dari produk ini tidak hanya dalam negeri tetapi juga pasar luar negeri.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak HKG PKK Ke-42, Bupati Mengajak Untuk Membangun Karakter

Penyandang Disabilitas Perlu Miliki Semangat Juang untuk Berprestasi

Kontingen PORWADA Pamit Bupati

Pemkab Sosialisasikan ZIS Ke SKPD

KB Pria Penting untuk Meningkatkan Kepesertaan KB



.:: Berita Subdomain ::::::::.

LOWONGAN TENAGA HARIAN LEPAS DINAS BUDPARPORA KULON PROGO

Kulonprogo Butuh Penguatan Regulasi

Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2013

Pengumuman Tentang Tata Cara Penyampaian Proposal Pinjaman/Pembiayaan LPDB-KUMKM

DPRD Kabupaten Cirebon Kunker di Kulonprogo

Pemda Harus Tegas Kepada Penambang Liar

Rekomendasi Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2014

SRI AMANI MENJUARAI "LANSIA IDOL 2014" TINGKAT DIY

dinas pekerjaan umum

Posyandu Buah Hati Siwalan Sentolo Maju Lomba Posyandu Wakili Wilayah Kerja Puskesmas Sentolo I

Koperasi dan UKM akan Dibantu Hadapi MEA 2015

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 21 April 2014

PENERIMAAN PEMUDA SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN DI PEDESAAN (PSP3)

RAPAT KOORDINASI TINGKAT KECAMATAN GIRIMULYO BULAN APRIL 2014

Persiapan Lomba APN

PIK Remaja Sehati Perbarui Pengurus

Penilaian Lapangan Lomba Desa Tingkat Kabupaten

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 17 April 2014

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) PONOROGO MELAKSANAKAN KUNKER DI BPBD KULON PROGO

Sosialisasi LCM B2SA

Bupati Ingatkan Bahwa Puskesmas Mempunyai Tugas Yang Lebih Luas dan Komplek Dibanding Rumah Sakit

Kepala Daerah Ngawur Mutasi Pejabat Bakal Disanksi

Kunjungan ST MMTC Yogyakarta ke PPID Kab. Kulon Progo

SOSIALISASI PBB TAHUN 2014 di KECAMATAN PENGASIH

PARTISIPASI WARGA PENGASIH DALAM PEMILU LEGISLATIF 9 APRIL 2014 MENCAPAI 81%



.:: Artikel ::::::::.

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat

Mengembangkan Pertanian Holtikultura