Pengolahan Limbah Serabut Kelapa oleh Mahasiswa UGM


Subiakto Tjakrawerdaya Keynote Speaker Sarasehan Koperasi Pepadang

Bupati Kunjungi Korban Kebakaran

Bupati Minta Jamaah Haji Lakukan Transformasi Spiritual

Anak Meninggal di Sekolah, Prayitno Terima Santunan

Deklarasi Anti Korupsi Warga Kedungtangkil dan Mahasiswa KKN UGM

KAFILAH KECAMATAN KOKAP JUARA UMUM MTQ 2014

 

Tim PKM M (Program Kreativitas Mahasiswa) Pengabdian Masyarakat UGM tahun 2012 yang berada di wilayah Kulon Progo melakukan kegiatan pengolahan limbah serabut kelapa menjadi barang industri rumah tangga bernilai tinggi. Program ini digawangi oleh Agustina, Ismianti, Ahmad Juwari, Ari Akbar dan Wibowo Prasetyo. Tim program ini melakukan kegiatan dengan menggandeng ibu-ibu PKK yang berada di dusun Sungapan untuk bersama-sama mengolah serabut kelapa yang sering dijumpai di wilayah mereka. Serabut kelapa yang biasanya hanya digunakan sebagai sapu, keset, maupun dibuang begitu saja disulap oleh para mahasiswa ini menjadi barang yang bernilai jual tinggi.


Industri pengolahan serabut kelapa yang ada di daerah Kulon Progo menjadi industri yang potensial untuk dikembangkan di daerah ini mengingat sumber daya alam di Kulon Progo yang banyak terdapat pohon kelapa yang bernilai ekonomi tinggi. Pentingnya menggandeng masyarakat sebagai pelaku utama industri pengolahan limbah merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang berbasiskan pada masyarakat, sejauh ini kelompok-kelompok masyarakat sepertihalnya PKK belum menjadi motor penggerak, oleh karenanya PKM M ini mencoba untuk menumbuhkan industri yang memang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri.
Program pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan limbah serabut kelapa ini telah melakukan beberapa kegiatan dari tahap awal (sosialisasi) hingga pada tahap pelaksanaan, dimana masyarakat dengan fasilitasi dari mahasiswa melakukan penyemprotan serabut kelapa untuk bisa direkatkan satu sama lain. Serabut kelapa yang sudah direkatkan satu sama lain tersebut kemudian dibentuk sesuai dengan apa yang dikehendaki, saat ini bentuk bantal menjadi bentuk yang dibuat oleh masyarakat tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bentuk-bentuk lain yang berguna dalam keseharian kita. Bantal ini dijual dengan harga berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 75.000,- tergantung jenis dan ukurannya.


Sambutan dan penerimaan masyarakat terhadap berjalannya program menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga sangat berharap program ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga desa mereka dapat menjadi desa pengolahan limbah serabut kelapa dan hasil dari pengolahan serabut kelapa ini dapat meningkatkan pendapatan mereka.


Produk-produk yang berhasil dibuat oleh masyarakat ini di-launching hari Minggu, 29 April 2012 oleh Asda III, Djoko Kus Hermanto dan Staf Ahli Bupati, Sumarsono. Dalam acara ini tidak hanya produk yang di-launching tetapi juga Dusun Sungapan sebagai Desa Pengolahan Limbah Kelapa karena ke depannya diharapkan desa ini terus membuat berbagai variasi produk dari limbah kelapa. Usaha ini memiliki prospek yang cerah ke depannya jika dikelola dengan baik, karena pasar dari produk ini tidak hanya dalam negeri tetapi juga pasar luar negeri.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Subiakto Tjakrawerdaya Keynote Speaker Sarasehan Koperasi Pepadang

Bupati Kunjungi Korban Kebakaran

Bupati Minta Jamaah Haji Lakukan Transformasi Spiritual

Anak Meninggal di Sekolah, Prayitno Terima Santunan

Deklarasi Anti Korupsi Warga Kedungtangkil dan Mahasiswa KKN UGM



.:: Berita Subdomain ::::::::.

BATAS WAKTU PEMBAYARAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN TAHUN 2014

Perubahan Perda Nomor 10 Tahun 2011 Tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah

Pawai dan Karnaval HUT RI ke 69

Semua Karyawan Dinkes Akan Segera Lakukan Pendampingan Keluarga Miskin

Puncak Hari Koperasi Kulon Progo di hadiri Mantan Menteri Koperasi dan Wakil Bupati

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 1 September 2014

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 28 Agustus 2014

Jelang Pergantian Musim Masyarakat Perlu Waspadai Peningkatan Kasus DBD

Malam Pentas Seni dan Penutupan Peringatan HUT RI Ke-69

Penyerahan Bantuan Bedah Rumah Oleh Bupati Kulon Progo di Pengkol Gulurejo Lendah

Pendaftar IPDN 2014 Menurun

PENYULUHAN PENCEGAHAN PENGGUNAAN NARKOBA

Dinkes Ikut Meriahkan Karnaval HUT Republik Indonesia ke 69

Karnaval HUT RI ke 69 RSUD Wates

Wajah-wajah Kafilah Kecamatan Kokap

Survey Lokasi Pemohon IMB

Studi Banding Pejabat Timor Leste Di Disperindag Esdm Kab. Kulon Progo

Sjarifuddin Hasan Mundur sebagai Menteri Koperasi Pertengahan September

We Love Kulon Progo Bersama Perpusda : Karnaval Memperingati Hut RI Ke 69

Surat Edaran Kementrian Dalam Negeri Tentang Surat Keterangan Perekaman KTP_el

Studi Banding Pemerintah Timor Leste

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 25 Agustus 2014

Pendaftaran CPNS 2014 Mundur

Tim Putera Dinkop UMKM Mengikuti Pawai Pemkab

Pawai HUT RI ke-69



.:: Artikel ::::::::.

Mewujudkan Kerjasama Antar Daerah (KAD) Yang Optimal

Meneropong Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Perpadu Kecamatan (PATEN) di Kulon Progo

Grand Design Pembangunan SDM di Kulon Progo

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)