Pengolahan Limbah Serabut Kelapa oleh Mahasiswa UGM


Kepedulian Perantau Terhadap Kulon Progo Sangat Tinggi

PNS Kulon Progo Libur Lebaran 9 Hari

Majlis Dhuha Santuni 250 Anak Yatim Piatu dan Duafa

Usai Sholat Ied Bupati dan Wabup Gelar Open House

Bupati Serahkan Santunan Kepada 208 Abang Becak

Ambar Tjahyono Serahkan Traktor Kepada Petani Kulon Progo

 

Tim PKM M (Program Kreativitas Mahasiswa) Pengabdian Masyarakat UGM tahun 2012 yang berada di wilayah Kulon Progo melakukan kegiatan pengolahan limbah serabut kelapa menjadi barang industri rumah tangga bernilai tinggi. Program ini digawangi oleh Agustina, Ismianti, Ahmad Juwari, Ari Akbar dan Wibowo Prasetyo. Tim program ini melakukan kegiatan dengan menggandeng ibu-ibu PKK yang berada di dusun Sungapan untuk bersama-sama mengolah serabut kelapa yang sering dijumpai di wilayah mereka. Serabut kelapa yang biasanya hanya digunakan sebagai sapu, keset, maupun dibuang begitu saja disulap oleh para mahasiswa ini menjadi barang yang bernilai jual tinggi.


Industri pengolahan serabut kelapa yang ada di daerah Kulon Progo menjadi industri yang potensial untuk dikembangkan di daerah ini mengingat sumber daya alam di Kulon Progo yang banyak terdapat pohon kelapa yang bernilai ekonomi tinggi. Pentingnya menggandeng masyarakat sebagai pelaku utama industri pengolahan limbah merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang berbasiskan pada masyarakat, sejauh ini kelompok-kelompok masyarakat sepertihalnya PKK belum menjadi motor penggerak, oleh karenanya PKM M ini mencoba untuk menumbuhkan industri yang memang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri.
Program pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan limbah serabut kelapa ini telah melakukan beberapa kegiatan dari tahap awal (sosialisasi) hingga pada tahap pelaksanaan, dimana masyarakat dengan fasilitasi dari mahasiswa melakukan penyemprotan serabut kelapa untuk bisa direkatkan satu sama lain. Serabut kelapa yang sudah direkatkan satu sama lain tersebut kemudian dibentuk sesuai dengan apa yang dikehendaki, saat ini bentuk bantal menjadi bentuk yang dibuat oleh masyarakat tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bentuk-bentuk lain yang berguna dalam keseharian kita. Bantal ini dijual dengan harga berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 75.000,- tergantung jenis dan ukurannya.


Sambutan dan penerimaan masyarakat terhadap berjalannya program menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga sangat berharap program ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga desa mereka dapat menjadi desa pengolahan limbah serabut kelapa dan hasil dari pengolahan serabut kelapa ini dapat meningkatkan pendapatan mereka.


Produk-produk yang berhasil dibuat oleh masyarakat ini di-launching hari Minggu, 29 April 2012 oleh Asda III, Djoko Kus Hermanto dan Staf Ahli Bupati, Sumarsono. Dalam acara ini tidak hanya produk yang di-launching tetapi juga Dusun Sungapan sebagai Desa Pengolahan Limbah Kelapa karena ke depannya diharapkan desa ini terus membuat berbagai variasi produk dari limbah kelapa. Usaha ini memiliki prospek yang cerah ke depannya jika dikelola dengan baik, karena pasar dari produk ini tidak hanya dalam negeri tetapi juga pasar luar negeri.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kepedulian Perantau Terhadap Kulon Progo Sangat Tinggi

PNS Kulon Progo Libur Lebaran 9 Hari

Majlis Dhuha Santuni 250 Anak Yatim Piatu dan Duafa

Usai Sholat Ied Bupati dan Wabup Gelar Open House

Bupati Serahkan Santunan Kepada 208 Abang Becak



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Selamat Idul Fitri 1435 H

MEMBANGUN KOPERASI, MEMBANGUN NEGERI

Pentas Seni Budaya Kulon Progo

Pentas Seni Budaya Kulon Progo

Gairah berkoperasi di tanah air makin meningkat

Antisipasi Saat Lebaran, Beberapa Puskesmas Non Rawat Inap Buka Sampai Jam 20.00

LAUNCHING HASIL PENDATAAN KELUARGA DAN PENDUDUK MISKIN KULON PROGO 2013

Layanan Perpustakaan Libur 9 Hari

Buka Puasa Bersama

Pentasyarufan BAZCAM

Jelang Lebaran Kadinkes Instruksikan Kesiapan Puskesmas Via SMS Center

LIBUR DAN CUTI BERSAMA RSUD WATES

Karyawan-karyawati Dinas Koperasi dan UMKM Libur Lebaran 9 Hari

Koperasi Galang Kekuatan Hadapi Pasar Bebas ASEAN

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 24 Juli 2014

Open House Idul Fitri 1435h

Penukaran uang

Deklarasi PNS sebagai Orang Tua Asuk KK Miskin

Pemberitahuan Kepada Pemilik Toko dan Warung terkait Perda Kawasan Tanpa Rokok

Bedah Menoreh, Membuka Peluang Kulon Progo Wilayah Utara

" TKPK AWARD TAHUN 2013 "

" DEKLARASI PENDAMPINGAN KK MISKIN "

Buka Bersama Karyawan-karyawati Dinas Koperasi dan UMKM

Serah Terima Alsintan Kepada Kelompok Tani Kulon Progo

Deklarasi Peran PNS Sebagai Pendaping Keluarga Miskin



.:: Artikel ::::::::.

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat