Pengolahan Limbah Serabut Kelapa oleh Mahasiswa UGM


Bupati : Gotong Royong Mungkasi Karyo

Pendekatan Budaya Perlu untuk Menurunkan Resiko Bencana

Wabup Buka Pelatihan BKM

Kulon Progo Terima Bantuan Perbaikan Jaringan Irigasi

Pemkab Kulon Progo – Magelang Jajaki Kerjasama

Perkembangan Investasi di Kulon Progo

 

Tim PKM M (Program Kreativitas Mahasiswa) Pengabdian Masyarakat UGM tahun 2012 yang berada di wilayah Kulon Progo melakukan kegiatan pengolahan limbah serabut kelapa menjadi barang industri rumah tangga bernilai tinggi. Program ini digawangi oleh Agustina, Ismianti, Ahmad Juwari, Ari Akbar dan Wibowo Prasetyo. Tim program ini melakukan kegiatan dengan menggandeng ibu-ibu PKK yang berada di dusun Sungapan untuk bersama-sama mengolah serabut kelapa yang sering dijumpai di wilayah mereka. Serabut kelapa yang biasanya hanya digunakan sebagai sapu, keset, maupun dibuang begitu saja disulap oleh para mahasiswa ini menjadi barang yang bernilai jual tinggi.


Industri pengolahan serabut kelapa yang ada di daerah Kulon Progo menjadi industri yang potensial untuk dikembangkan di daerah ini mengingat sumber daya alam di Kulon Progo yang banyak terdapat pohon kelapa yang bernilai ekonomi tinggi. Pentingnya menggandeng masyarakat sebagai pelaku utama industri pengolahan limbah merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang berbasiskan pada masyarakat, sejauh ini kelompok-kelompok masyarakat sepertihalnya PKK belum menjadi motor penggerak, oleh karenanya PKM M ini mencoba untuk menumbuhkan industri yang memang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri.
Program pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan limbah serabut kelapa ini telah melakukan beberapa kegiatan dari tahap awal (sosialisasi) hingga pada tahap pelaksanaan, dimana masyarakat dengan fasilitasi dari mahasiswa melakukan penyemprotan serabut kelapa untuk bisa direkatkan satu sama lain. Serabut kelapa yang sudah direkatkan satu sama lain tersebut kemudian dibentuk sesuai dengan apa yang dikehendaki, saat ini bentuk bantal menjadi bentuk yang dibuat oleh masyarakat tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bentuk-bentuk lain yang berguna dalam keseharian kita. Bantal ini dijual dengan harga berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 75.000,- tergantung jenis dan ukurannya.


Sambutan dan penerimaan masyarakat terhadap berjalannya program menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga sangat berharap program ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga desa mereka dapat menjadi desa pengolahan limbah serabut kelapa dan hasil dari pengolahan serabut kelapa ini dapat meningkatkan pendapatan mereka.


Produk-produk yang berhasil dibuat oleh masyarakat ini di-launching hari Minggu, 29 April 2012 oleh Asda III, Djoko Kus Hermanto dan Staf Ahli Bupati, Sumarsono. Dalam acara ini tidak hanya produk yang di-launching tetapi juga Dusun Sungapan sebagai Desa Pengolahan Limbah Kelapa karena ke depannya diharapkan desa ini terus membuat berbagai variasi produk dari limbah kelapa. Usaha ini memiliki prospek yang cerah ke depannya jika dikelola dengan baik, karena pasar dari produk ini tidak hanya dalam negeri tetapi juga pasar luar negeri.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Bupati : Gotong Royong Mungkasi Karyo

Pendekatan Budaya Perlu untuk Menurunkan Resiko Bencana

Wabup Buka Pelatihan BKM

Kulon Progo Terima Bantuan Perbaikan Jaringan Irigasi

Pemkab Kulon Progo – Magelang Jajaki Kerjasama



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Zat Gizi untuk Kecerdasan

Dana Minim, Pengelola PAUD Bingung

Taman Bacaan Masyarakat perlu Dana dari Pemda

Pewarna Makanan Alami

Lahan di Daerah ‘Petit’ Sulit Peroleh Air

" HANYUT DI KALI SEPURI "

PKL trotoar di Razia

Bengkel Batu Permata Budi Santoso

Edaran Pemberkasan Calon Peserta PPGJ

Pelatihan Pengelolaan Website

Jumat Bersih Menyongsong Adipura

SELEKSI LPI (LIGA PENDIDIKAN INDONESIA) TINGKAT KABUPATEN

Cara Menggunakan Obat Sirup

Dinkes Kota Kediri Studi Banding BLUD dan Akreditasi Puskesmas di Kulon Progo

RSUD Nyi Ageng Serang Akan Mengadakan Operasi Katarak Gratis

PELAKSAANAAN KURIKULUM PENDIDIKAN

Kunker Pansus Kode Etik DPRD Kabupaten Semarang

Warga Keluhkan Kerusakan Jalan dan Drainase

KARYA BHAKTI TNI KORAMIL 04/SAMIGALUH

Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan

Kulon Progo Bersiap Diri Untuk Menghadapi Tim Verifikasi Kabupaten Sehat 2015

Obat Antibiotik dan Aturan Minumnnya

Anggota Dewan Lakukan Reses

Dewan Dukung Pengembangan Desa Wisata Ngargosari

SATPOL PP MELAKUKAN PENERTIBAN REKLAME



.:: Artikel ::::::::.

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ke Empat)

Kelurahan Wates Pasca Alih Status (bagian Pertama)

Kewirausahaan

Agribisnis

Sistem Perkandangan Ternak Kambing