Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Pengolahan Limbah Serabut Kelapa oleh Mahasiswa UGM


Evaluasi Kedua Capaian Kinerja Program 100 Hari

Peringati Hba Ke-57 Kejari Bantu Bedah Rumah Kulon Progo

Statement Bupati Kulon Progo Dalam Pembukaan ABK DIY 2017

PEMBUKAAN FESTIVAL DAN OLIMPIADE ABK

Kulon Progo Tuan Rumah Festival dan Olimpiade ABK Tingkat DIY

Desa Sendangsari Dinilai Tim Regional 2 Jawa-Bali

 

Tim PKM M (Program Kreativitas Mahasiswa) Pengabdian Masyarakat UGM tahun 2012 yang berada di wilayah Kulon Progo melakukan kegiatan pengolahan limbah serabut kelapa menjadi barang industri rumah tangga bernilai tinggi. Program ini digawangi oleh Agustina, Ismianti, Ahmad Juwari, Ari Akbar dan Wibowo Prasetyo. Tim program ini melakukan kegiatan dengan menggandeng ibu-ibu PKK yang berada di dusun Sungapan untuk bersama-sama mengolah serabut kelapa yang sering dijumpai di wilayah mereka. Serabut kelapa yang biasanya hanya digunakan sebagai sapu, keset, maupun dibuang begitu saja disulap oleh para mahasiswa ini menjadi barang yang bernilai jual tinggi.


Industri pengolahan serabut kelapa yang ada di daerah Kulon Progo menjadi industri yang potensial untuk dikembangkan di daerah ini mengingat sumber daya alam di Kulon Progo yang banyak terdapat pohon kelapa yang bernilai ekonomi tinggi. Pentingnya menggandeng masyarakat sebagai pelaku utama industri pengolahan limbah merupakan bagian dari pembangunan ekonomi yang berbasiskan pada masyarakat, sejauh ini kelompok-kelompok masyarakat sepertihalnya PKK belum menjadi motor penggerak, oleh karenanya PKM M ini mencoba untuk menumbuhkan industri yang memang dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat sendiri.
Program pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan limbah serabut kelapa ini telah melakukan beberapa kegiatan dari tahap awal (sosialisasi) hingga pada tahap pelaksanaan, dimana masyarakat dengan fasilitasi dari mahasiswa melakukan penyemprotan serabut kelapa untuk bisa direkatkan satu sama lain. Serabut kelapa yang sudah direkatkan satu sama lain tersebut kemudian dibentuk sesuai dengan apa yang dikehendaki, saat ini bentuk bantal menjadi bentuk yang dibuat oleh masyarakat tetapi demikian tidak menutup kemungkinan bentuk-bentuk lain yang berguna dalam keseharian kita. Bantal ini dijual dengan harga berkisar antara Rp 30.000,- hingga Rp 75.000,- tergantung jenis dan ukurannya.


Sambutan dan penerimaan masyarakat terhadap berjalannya program menunjukkan antusiasme yang tinggi. Warga sangat berharap program ini dapat terus berlanjut dan dikembangkan sehingga desa mereka dapat menjadi desa pengolahan limbah serabut kelapa dan hasil dari pengolahan serabut kelapa ini dapat meningkatkan pendapatan mereka.


Produk-produk yang berhasil dibuat oleh masyarakat ini di-launching hari Minggu, 29 April 2012 oleh Asda III, Djoko Kus Hermanto dan Staf Ahli Bupati, Sumarsono. Dalam acara ini tidak hanya produk yang di-launching tetapi juga Dusun Sungapan sebagai Desa Pengolahan Limbah Kelapa karena ke depannya diharapkan desa ini terus membuat berbagai variasi produk dari limbah kelapa. Usaha ini memiliki prospek yang cerah ke depannya jika dikelola dengan baik, karena pasar dari produk ini tidak hanya dalam negeri tetapi juga pasar luar negeri.

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Evaluasi Kedua Capaian Kinerja Program 100 Hari

Peringati Hba Ke-57 Kejari Bantu Bedah Rumah Kulon Progo

Statement Bupati Kulon Progo Dalam Pembukaan ABK DIY 2017

PEMBUKAAN FESTIVAL DAN OLIMPIADE ABK

Kulon Progo Tuan Rumah Festival dan Olimpiade ABK Tingkat DIY



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Lowongan Kerja KLINIK PENGASIH HUSADA

Syawalan LDO

Lagu Kampung KB Pak Ndut Masuk YouTube

TAGANA Yogyakarta Gelar Silatuhrami dan Syawalan

Rapat Koordiansi FGD dalam rangka Kesepakatan batas desa dengan wilayah pemerintaj kabupaten Purwore

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 20 Juli 2017

Penyampain Zakat Alumni SMA Muhi

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 24 Juli 2017

Lembah Kedung Luweng, Pesona Baru Wisata Kulonprogo

HOME CARE PELARIS RSUD NYI AGENG SERANG

Seminar Kewirausahaan Pemuda Kabupaten Kulon Progo

Sosialisasi Potensi Peluang Kerja oleh STTKD Disambut Antusias

Pelepasan Atlit Porda Kontingen Kabupaten Kulon Progo

SMP se-Kulon Progo Siap Melaksanakan Penguatan Pendidikan Karakter

Pengumuan Penerbitan Izin Lingkungan PT. Indobel Bamboo Merapi

Pengumuman penerbitan izin lingkungan PT Batu Prima Mandiri

Pengumuman permohonan izin lingkungan RSU Rizki Amalia Medika

SIMULASI TANAH LONGSOR DI DESA HARGOMULYO

Dinas Sosial PPPA Gelar Rapat Pengarusutamaan Gender

Dwi Martuti Rahayu terpilih sebagai Ketua I KEP Kalibawang

SOSIALISASI DAN SIMULASI BAHAYA KEBAKARAN DI AREA PASAR WATES

Tindak Lanjut Revitalisasi Tugas Komite Sekolah

Mengoptimalkan Kembali Fungsi Satlinmas/Linmas Pemerintah Kecamatan Pengasih Mengadakan Pembinaan

Agenda Inspektorat bulan Juli (II)

Pemutakhiran Data Tindak Lanjut Inspektorat DIY



.:: Artikel ::::::::.

29 Juni Hari Keluarga Nasional

Kulon Progo Makin Melimpahkan Kewenangan Ke Camat

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah

22 Desember Hari Ibu; Hargailah Ibu