Pokja ULP Kulon Progo Dikukuhkan


Tingkatkan Layanan Publik Kulon Progo Luncurkan SEMAR

Gerakan Nasional “ayo Kerja” Pada 70 Tahun Indonesia Merdeka

Humas Pemerintah Sebagai Ujung Tombak Revolusi Mental

Revolusi Mental : Mandiri, Berkarakter dan Berdaya Saing

Pertama Ikut Karnaval, Kodim 0731 Hadirkan `Leopard`

Wabup Lepas Pawai

 

Anggota Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) merupakan personil pilihan yang memiliki kompetensi, integritas dan komitmen yang tinggi, sehingga dapat melaksanakan tugas khususnya pengadaan barang/jasa sesuai dengan PerPres No. 54 tahun 2010 dan sesuai dengan prinsip-prinsip pengadaan barang/jasa, yaitu efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil/tidak diskriminatif, dan akuntabel. Demikian diungkapkan Budi Wibowo, SH, MM, Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Tim Pengarah ULP pada acara penandatanganan pakta integritas dan pelantikan pokja ULP di Gedung Binangun, Senin (23/07).

 

"Untuk itu pemkab Kulonprogo berkomitmen akan selalu memberikan dukungan kepada seluruh anggota Pokja, baik dalam bentuk keamanan, kenyamanan, dan jaminan bebas dari intervensi semua pihak, kami juga akan terus berupaya meningkatkan sarana prasarana pendukung maupun jaringan LPSE guna kelancaran proses pengadaan barang/jasa," lanjut Budi Wibowo.

 

Namun demikian, Budi Wibowo berharap agar anggota Pokja ULP selalu menjaga dan mematuhi apa yang telah menjadi komitmen bersama sesuai dengan pakta integritas dan kode etik pokja. Terkait keorganisasian Budi menandaskan bahwa ULP masih perlu pengkajian oleh BKD dan Bagian Organisasi supaya dapat berdiri sendiri karena tugas ULP di masa mendatang akan semakin berat. Budi juga berharap agar seluruh pengadaan barang/jasa dilakukan melalui ULP, yaitu jika nilainya di atas Rp 100 juta dan pengadaan konsultansi di atas Rp 50 juta.

 

Dalam kesempatan tersebut anggota pokja memberi pernyataan tidak akan melakukan praktek KKN, akan melaporkan kepada APIP Kab. Kulonprogo yang bersangkutan atau LKPP apabila mengetahui ada indikasi KKN dalam proses pengadaan, akan melaksanakan tugas pengadaan secara bersih, transparan, dan profesional untuk memberikan hasil kerja terbaik sesuai peraturan, dan apabila melanggar Pakta Integritas bersedia menerima sanksi administratif, dituntut ganti rugi secara perdata dan/atau dilaporkan secara pidana.

 


Pernyataan tersebut disaksikan oleh Sekretaris Daerah, Asisten II Sekda, Nugroho, SE dan Kepala ULP sekaligus Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda, Drs. Hendri Usdiarka.

 

Menurut Hendri Usdiarka, realisasi pengadaan dengan LPSE tahun 2012 hingga bulan Juli ini, baik yang dilaksanakan melalui ULP atau oleh Panitia di SKPD telah terlaksana 22 paket Rp 42.548.461.145,- atau sebesar 57,58% dari rencana. Dalam pelaksanaan pengadaannya masih dijumpai kendala dan permasalahan sehingga beberapa paket pekerjaan yang terlambat dilelang karena perencanaan kurang mantap, adanya pelelangan ulang, dan sanggahan.

 

 "Untuk itu kami mohon dukungan, masukan, kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi kebaikan ULP di masa yang akan datang," tuturnya. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Tingkatkan Layanan Publik Kulon Progo Luncurkan SEMAR

Gerakan Nasional “ayo Kerja” Pada 70 Tahun Indonesia Merdeka

Humas Pemerintah Sebagai Ujung Tombak Revolusi Mental

Revolusi Mental : Mandiri, Berkarakter dan Berdaya Saing

Pertama Ikut Karnaval, Kodim 0731 Hadirkan `Leopard`



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Kulon Progo Raih Kejuaraan Lomba KB Tingkat Regional dan Nasional

Tri Wahyuni Juara I DIY Lomba Pidato Kependudukan

Festival Padhang Mbulan

Rintisan Cluster Pengolahan Ikan di Sungapan Galur

DAFTAR JUARA PERINGATAN HUT RI 70 KECAMATAN GALUR

PENUTUPAN PERINGATAN HUT RI 70 KECAMATAN GALUR

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 27 Agustus 2015

CAMPURSARI MENJADI SAJIAN HIBURAN PADA MALAM PENUTUPAN HUT RI 70 KECAMATAN GALUR

KARNAVAL HUT RI 70 RSUD WATES

CATATAN HARIAN (8)

WAHYU MAKHUTO ROJO

KERJA BAKTI PERSIAPAN MALAM PENUTUPAN HUT RI

PENGALIAHAN JALAN SEMENTARA

Pendaftaran Diundur Hingga 15 Sepember 2015

Upsus Swasembada Pajale 2015

Camat Lendah Mendisttribusikan Air Bersih

CATATAN HARIAN (7)

GOLONG GILIG NGADHEPI BEBOYO

Tomira Mengikuti Karnaval Kulon Progo

BPMPT Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Pemasaran Online Pelaku UMKM

MALAM PENUTUPAN 17 AN HUT RI 2015 WAYANGAN

Karyawan Dinkop UMKM Mengikuti Pawai 17an

Pawai Dinas Pertanian dan Kehutanan

CATATAN HARIAN (6)

PAWAI PERAYAAN PROKLAMASI RI KE 70



.:: Artikel ::::::::.

Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas