Temon Wetan Wakili Kulon Progo Desa Tingkat DIY


Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah

Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah untuk Transaksi di NKRI

 

Desa Temon Wetan, Kecamatan Temon menjadi wakil Kabupaten Kulon Progo dalam lomba desa tingkat Provinsi DIY tahun 2010. Verifikasi data lapangan dilakukan Kamis (3/6) di beberapa pedukuhan sample. Sedang penyambutan tim penilai yang dipimpin PLH Kepala Biro Tata Pemerintahan Setprov DIY Abdul Kholik dilaksanakan di komples SD Temon Wetan.

Hadir pada penyambutan tersebut Bupati H Toyo Santoso Dipo, Ketua DPRD Yuliardi, S Ag, Kepala BPMPDP dan KB, Camat Temon Dra Sri Utami, M Hum, Kades Temon Wetan Puji Purwaningsih, Ketua TP PKK Hj Wiwik Toyo Santoso Dipo, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang dibacakan Abdul Kholik antara lain menyatakan, lomba desa dimaksudkan untuk menilai perkembangan pembangunan desa yang dilakukan oleh pemdes dan masyarakat. Saat ini, daerah dan desa merupakan ujung tombak pembangunan. Sehingga keterpaduan antara pemdes dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Pemerintah, tambah Sultan, memberikan fasilitas agar masyarakat bisa lebih maju dan mampu meningkatkan kesejahteraannya. Namun karena anggaran pemerintah tidak mampu membiayai seluruh kegiatan pembangunan maka diperlukan swadaya masyarakat. "Dalam evaluasi ini nanti akan terlihat berapa besar peran swadaya masyarakat dalam pembangunan Desa temon Wetan," tandas Ngarso Dalem.

Sementara menurut Toyo, dalam beberapa tahun terakhir Desa Temon Wetan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Baik di bidang prasarana, pendidikan, kesehatan maupun ekonomi. Kemajuan tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah desa dan masyarakat. Sehingga memang layak untuk mewakili Kulonprogo pada loba tingkat Provinsi DIY.

"Namun saya berharap, lomba ini akan semakin memacu pemdes dan masyarakat untuk lebih maju lagi. Jangan sampai hanya untuk mencapai kebutuhan sesaat, dan setelah lomba malah menjadi desa tertinggal," seloroh Toyo.

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Puncak Acara Harkop ke 68 dan Sarasehan diselenggarakan di KSU Mekar Mas Lendah

Tujuh Desa se Kecamatan Pengasih Segera Memiliki Website

KUNJUNGAN DPRD KAB.KEDIRI JATIM

Kepastian Hukum untuk Pembangunan Kepariwisataan Kulonprogo

Kadinas Koperasi dan UMKM Mendampingi Bupati dalam Talkshow TVRI

Sultan..... Bandara Tidak Akan di Batalkan

WISATA ALAM CANTING MAS PUNCAK DIPOWONO

Pendidikan Politik Bagi Perempuan

Sosialisasi dan Internalisasi Budaya Kerja Pemerintahan “SATRIYA"

LELANG BARANG MILIK DAERAH

UNDANGAN

PENCAIRAN ADD PERIODE JUNI – JULI 20 15:

Sumur Maut

Lowongan Kerja di PT. Swakarsa Sinarsentosa / Perkebunan Sawit

Lowongan Kerja sebagai Pendamping

PENTAS BUDAYA DESA JATISARONO DAN DESA BANYUROTO

Tiga Desa di Kecamatan Pengasih Menggelar Pilkades Tahun Ini

Uji Kompetensi Calon Sekretaris DPRD

SYAWALAN KARYAWAN RSUD WATES

LIMA BALON KADES SIDOMULYO SIAP BERTARUNG

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 27 Juli 2015

BIMBINGAN JURNALISTIK BAGI STAF KECAMATAN DAN DESA

Syawalan dan Halal Bil Halal BPMPT

Persiapan Puncak Harkop dan Sarasehan Perkoperasian

Bupati Silaturahmi ke Pondok Pesantren



.:: Artikel ::::::::.

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)