Temon Wetan Wakili Kulon Progo Desa Tingkat DIY


Malam Minggu Dokter Hasto Jadi Dalang

43 Warga Kulon Progo Terima Kursi Roda Bantuan UCP

KPPN Wates Raih ISO 9001:2008

KTP Berlaminating Sudah Tidak Laku di Bank

Bupati Nyetir Sendiri Saat Bedah Rumah

Raskin Alokasi Januari Siap Didistribusikan

 

Desa Temon Wetan, Kecamatan Temon menjadi wakil Kabupaten Kulon Progo dalam lomba desa tingkat Provinsi DIY tahun 2010. Verifikasi data lapangan dilakukan Kamis (3/6) di beberapa pedukuhan sample. Sedang penyambutan tim penilai yang dipimpin PLH Kepala Biro Tata Pemerintahan Setprov DIY Abdul Kholik dilaksanakan di komples SD Temon Wetan.

Hadir pada penyambutan tersebut Bupati H Toyo Santoso Dipo, Ketua DPRD Yuliardi, S Ag, Kepala BPMPDP dan KB, Camat Temon Dra Sri Utami, M Hum, Kades Temon Wetan Puji Purwaningsih, Ketua TP PKK Hj Wiwik Toyo Santoso Dipo, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X yang dibacakan Abdul Kholik antara lain menyatakan, lomba desa dimaksudkan untuk menilai perkembangan pembangunan desa yang dilakukan oleh pemdes dan masyarakat. Saat ini, daerah dan desa merupakan ujung tombak pembangunan. Sehingga keterpaduan antara pemdes dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Pemerintah, tambah Sultan, memberikan fasilitas agar masyarakat bisa lebih maju dan mampu meningkatkan kesejahteraannya. Namun karena anggaran pemerintah tidak mampu membiayai seluruh kegiatan pembangunan maka diperlukan swadaya masyarakat. "Dalam evaluasi ini nanti akan terlihat berapa besar peran swadaya masyarakat dalam pembangunan Desa temon Wetan," tandas Ngarso Dalem.

Sementara menurut Toyo, dalam beberapa tahun terakhir Desa Temon Wetan mengalami kemajuan yang cukup pesat. Baik di bidang prasarana, pendidikan, kesehatan maupun ekonomi. Kemajuan tersebut merupakan hasil kerja keras pemerintah desa dan masyarakat. Sehingga memang layak untuk mewakili Kulonprogo pada loba tingkat Provinsi DIY.

"Namun saya berharap, lomba ini akan semakin memacu pemdes dan masyarakat untuk lebih maju lagi. Jangan sampai hanya untuk mencapai kebutuhan sesaat, dan setelah lomba malah menjadi desa tertinggal," seloroh Toyo.

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Malam Minggu Dokter Hasto Jadi Dalang

43 Warga Kulon Progo Terima Kursi Roda Bantuan UCP

KPPN Wates Raih ISO 9001:2008

KTP Berlaminating Sudah Tidak Laku di Bank

Bupati Nyetir Sendiri Saat Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Dinkop UMKM mengikuti Forum SKPD Bidang Ekonomi

Hasil OSN Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Akhlak Lingkungan di Tempat Kerja: Menghemat Kertas

Raperda TDUP, Syaratkan Jarak Lokasi Hiburan Malam dengan Tempat Ibadah

Lowongan PT. TEC BATAM ( PUTERI )

WASPADA ANGIN PUTING BELIUNG

Penebangan Pohon Tua

PT. Jaya Makmur Prayoga Sentausa bersepakat dengan warga Pleret Panjatan

Aduan Reklame PT. Eureka Sentra Komunika Selesai

Perizinan Jemput Bola Menyasar ke Pasar

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Kokap II

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Samigaluh II

Menkop UKM: Suku Bunga LPDB KUKM Turun Jadi 5%

Asik Bermain Orang Gila Tenggelam

Asik Bermain Orang Gila Tenggelam

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 26 Februari 2015

KAUM DIFABEL PERLU PENDAMPINGAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN

Studi Banding Kabupaten Sleman dan Gunungkidul tentang implementasi Sistem Informasi Kinerja Daerah

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Klinik Pratama PKU Muh. Yogyakarta Unit Wates

32 TAHUN RSUD WATES MENGABDI

Pedoman Seleksi OSN Guru SD tingkat kabupaten tahun 2015

Dinkes Kabupaten Pemalang Jateng Lakukan Studi Banding BLUD di Kulon Progo

Mengenal Simbol Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3)

Operasi Pasar Murni (opm) Beras Digelar Di Pasar Bendungan

DPRD Kabupaten Jombang Study Banding ke DPRD Kabupaten Kulonprogo



.:: Artikel ::::::::.

Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015

Seputar Inovasi Pemberian Reward Kambing Bagi Peserta KB Pria MOP/vasektomi di Kulon Progo

Fenomena Penyelenggaraan Urusan di Kabupaten Pasca Terbitnya UU 23 Tahun 2014,

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ke Empat)

Kelurahan Wates Pasca Alih Status (bagian Pertama)