Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2017


BBGRM di Kalibawang

Wisata Goa Batu Jonggol Salah Satu Yang Diresmikan Saat BBGRM dan Hkg PKK

Dua Destinasi Wisata Diresmikan Pada BBGRM Girimulyo

Pelapor Khusus Dewan Ham PBB untuk Hak Atas Pangan Kunjungi Nglambur

Senang Anak-anak Saksikan Gotongroyong

Bupati Buka BBGRM dan HKG PKK di Samigaluh

 

Upacara Peringatah Hari Pahlawan Ke 72 Tahun 2017 Kabupaten Kulon Progo ditandai dengan Upacara yang dipimpin oleh Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) bertempat di Alun-alun Wates, Jumat (10/11/2017).

Acara dilanjutkan Ziarah di TMP Giripeni Wates dan Makam Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang di Kalibawang. Di Makam Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang, Bupati yang juga menjadi Irup, selain menyematkan karangan bunga di Makam Nyi Ageng Serang, juga melakukan tabur bunga di Makam Nyi Ageng Serang dan sekitarnya. Tabur bunga juga dilakukan oleh Wakil Bupati Drs.H.Sutedo dan beberapa OPD terkait.

Seusai tabur bunga, Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan, dari Kulon Progo, pahlawan nasional satu-satunya adalah Nyi Ageng Serang.

"Beliau berpesan agar dalam keadaan sulit, dalam satu perjuangan maka kita harus satu-satunya pada mendekatkan diri pada Tuhan, kepada Allah SWT. Ini pesan yang sangat mendalam disampaikan oleh pahlawan kita, Nyi Ageng Serang. Oleh karena itu, harapan saya kita di Kulon Progo juga tentu keprihatinan itu masih harus kita perjuangkan bersama untuk menuju kesejahteraan, kemiskinan, menurunkan kesenjangan sosial. Ini adalah suatu perjuangan-perjuangan yang harus kita teruskan, ada 3 (tiga) nilai yang harus tidak kita lupakan yang satu nilai nasionalisme untuk menegakkan negara yang mandiri di masa-masa yang akan datang, yang kedua adalah kesederhanaan yang selalu dilakukan oleh para pahlawan temasuk Nyi Ageng Serang kemudian yang terakhir visioner. 3 (tiga) nilai itulah yang tidak boleh kita lupakan. Walau beliau adalah pejuang-pejuang mengerjakan sesuatu yang tidak besar sekali tapi sebenarnya dibalik itu visinya luar biasa untuk mewujudkan, menggaungkan di dunia internasional bahwa negara Indonesia itu ada. Dan kemudian kita diakui berdaulat dalam bidang politik, itulah visi yang luar biasa. Untuk itu kita wajib meneladani nilai-nilai kepahlawanan itu." Kata Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K).

Di Komplek Makam, selain Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang yang lahir tahun 1762 dan wafat tahun 1838, selain dimakam Nyi Ageng Serang (RA.Koestiah Wulaningsih Retno Edi), juga dimakamkan Putri ke 2 Sedo Timur (wayah dalem), Abdi Dalem Penamping (kalih-kalih ipun), RM Boedi Oetomo (wayah Dalem), R.Ngt.Boedi Oetomo (wayah dalem) dan beberapa wayah dalem dan penderek dalem lainnya.

Seusai dengan keterangan di monumen, Nyi Ageng Serang (RA.Koestiah Wulaningsih Retno Edi) adalah putri dari Pangeran Natapraja salah seorang senopati dari Sri Sultan Hamengku Buwono I. Pangeran Natapraja kemudian diangkat menjadi Bupati di Purwodadi, menginjak usia dewasa Nyi Ageng Serang mendapat pendidikan atau ketrampilan di bidang militer di keraton Yogyakarta.

RA.Koestiah pernah menjadi istri Sri Sultan Hamengku Buwono II dan setelah berpisah beliau kembali ke Purwodadi. Sejak awal berdirinya keraton Yogyakarta, Nyi Ageng Serang memang berseberangan dengan kehadiran Belanda. Oleh karena itu ketiak terjadi perang diponegoro, Nyi Ageng Serang langsung bergabung dengan pasukan pangeran Diponegoro dan menjadi salah seorang sesepuh dan panglima perang pasukan diponegoro.

Beliau wafat di Notoprajan dan dimakamkan di Dusun Beku, Desa Banjarharjo Kalibawang Kulon Progo. di Bukit Traju Mas yang merupakan bekas markas beliau tatkala membantu Pangeran Diponegoro. Makam ini juga dikelan dengan sebutan Makam Beku karena lokasinya di Dusun Beku.

(at@humaskp)

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

BBGRM di Kalibawang

Wisata Goa Batu Jonggol Salah Satu Yang Diresmikan Saat BBGRM dan Hkg PKK

Dua Destinasi Wisata Diresmikan Pada BBGRM Girimulyo

Pelapor Khusus Dewan Ham PBB untuk Hak Atas Pangan Kunjungi Nglambur

Senang Anak-anak Saksikan Gotongroyong



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Remaja Kokap Dukung Pengendalian Penduduk

Pak Ndut Garap Lagu Tomira dan Airku

Lowongan Kerja MIROTA KAMPUS YOGYAKARTA

Pemerintah Revisi Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2018

Lowongan Kerja PT DAGSAP ENDURA EATORE YOGYAKARTA

Sosialisasi Vaksinasi Ikan : Ikan Jaman Now Haruskah Divaksin ?

Kualitas Air Kolam di-Monitoring, Ikan Sehat Kualitas Terjamin

Aturan Izin Usaha Via Online akan Dirilis 20 Mei

Database Laporan Dinas Kelautan dan Perikanan

Pelatihan Pengolahan Ikan

DISHUB INFORMAL MEETING (DIM) KE 2 BAHAS ISSUE STRATEGIS LLAJ

Dorong Investasi, Pengusaha Dipermudah Dapatkan NPWP

SELEKSI CALON PESERTA PELATIHAN AVSEC STPI CURUG

IDEALISME DAN NASIONALISME MENJADI SEMANGAT PENGEMBANGAN PRODUKSI AIR""KU

Lowongan Kerja RESTORAN GUDEG BU TJITRO 1925 JANTI

Undangan Diklat SEAMEO QITEP in Science 2018

Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas Tahun 2018

Lowongan Kerja BU HARTIN RESTO CABANG TOYAN

KUNJUNGAN BAPAK WAKIL BUPATI DI BBGRM XV DAN HKG PKK KE 46 KECAMATAN KALIBAWANG 2018

Lowogan Kerja Sebuah Perusahaan Besar di Batam

Dukung Pengembangan Pariwisata, Dishub KP Pasang Alat Perlengkapan Jalan

Presstour Lokal, Dinas Kominfo dan PWK Kunjungi IKM Dwi888

Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun 2018

DOWNLOAD ULANG APLIKASI PENDAFTARAN ONLINE

Uapaca Hari Kesadaran Nasional dan Kartini



.:: Artikel ::::::::.

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan

Gerakan Berbasis Hati

Tantangan Pengendalian Penduduk Kulon Progo Tahun 2018

Tantangan Advokasi Kie Program KKBPK Tahun 2018

Kampung KB Wahana Pemberdayaan Masyarakat