Yayasan Dharmais Kembali Gelar Pelatihan Usaha Produktif


Gentong Rembes Semakin Bergelora

KPU Terima Pendaftaran Hasto-Tedjo Sebagai Bakal Calon Bupati-wakil Bupati

Pengelola Media Center Ikuti Bimtek di Surabaya

Pameran Manunggal Fair Siap Digelar

TMMD Reguler Ke - 97 Resmi Dibuka

Pembayaran Pengadaan Tanah Bandara

 

Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar pelatihan usaha produktif bagi sejumlah santriwati yang sebagian besar merupakan anggota PKH (Program Keluarga Harapan) Kulonprogo. Pelatihan tersebut digelar dari tanggal 11 Oktober hingga 6 Desember 2012 di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Pengasih.

Upacara pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita dan beberapa SKPD terkait. Menurut dr. Hasto, program yang dilaksanakan Yayasan Dharmais ini sangat bermanfaat bagi Kulonprogo, dan Pemkab siap menindaklanjuti hasil dari program ini.

"Program ini sinergis dengan gerakan gotong royong untuk membangun local genius yang dilakukan di Kulonprogo melalui berbagai macam kegiatan. Selain itu program ini juga membantu usaha pemkab untuk mendorong kemandirian masyarakat dan melindungi produksi lokal melalui Bela-Beli Kulonprogo," tutur dr. Hasto.

Di depan santriwati, dr. Hasto juga mendorong mereka untuk tidak patah semangat meskipun saat ini masih miskin. Tetapi dengan kejujuran, ketekunan, rajin dan tidak mengenal lelah, kehidupan sulit tersebut pasti bisa dirubah.

"Dalam bahasa Jawa ada peribahasa 'Tunggak jarak mrajak, Tunggak jati mati', artinya pepatah ini menggambarkan banyaknya orang sukses berasal dari kalangan miskin yang rajin, jujur dan bekerja keras dengan benar, namun orang dari kalangan kaya dan berkedudukan tinggi malah hidup susah karena jadi malas atau tidak jujur," tambah dr. Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa bukan berarti tunggak (pohon) jati itu tidak diperlukan, namun di awal pertumbuhannya, pohon jarak juga perlu pohon jati untuk melindunginya. Hal ini berarti untuk mencapai keberhasilan, Pemkab Kulonprogo berusaha keras mendorong supaya orang yang sudah berkecukupan membantu tetangganya yang masih miskin. Hal ini adalah wujud kegotongroyongan seperti dalam Kelompok Asuh Keluarga Binangun.

Dalam kesempatan itu, Indra Kartasasmita menuturkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari mantan Presiden Soeharto untuk memberikan pelatihan kepada para remaja yang tidak bisa meneruskan sekolah. Gagasan itu diimplementasikan oleh Yayasan Dharmais melalui berbagai kegiatan, baik sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

"Dalam memberikan bantuan, Presiden Soeharto mengamanatkan untuk tidak memandang asal-usul orang yang dibantu," kata Indra.

Di depan santriwati, Indra juga mengajak untuk memacu semangat dan mensyukuri bahwa pelatihan ini masih bisa dilaksanakan. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, dimana SDM Indonesia tertinggal jauh dari negara lain. Untuk itu, Indra juga berharap agar Pemda serius menindaklanjuti program diklat ini sehingga para santriwati memperoleh bimbingan lanjutan.

Menurut Sukirman yang mewakili Kepala Balai Diklat Yayasan Dharmais Kulonprogo, Bari HP, peserta yang ikut akan diberikan keterampilan seperti komputer, membatik, menjahit, dan tata boga, dengan instruktur dari dinas instansi terkait di Kulonprogo. Kegiatan pelatihan usaha angkatan II ini diikuti 40 orang peserta dengan tingkat pendidikan SLTP dan SLTA yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Gentong Rembes Semakin Bergelora

KPU Terima Pendaftaran Hasto-Tedjo Sebagai Bakal Calon Bupati-wakil Bupati

Pengelola Media Center Ikuti Bimtek di Surabaya

Pameran Manunggal Fair Siap Digelar

TMMD Reguler Ke - 97 Resmi Dibuka



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PENGUMUMAN HASIL KEJUARAAN LOMBA FOTO " AYO TAMASYA KE KULON PROGO 2016 "

Bakti Sosial Oprasi Katarak dan Pembagian Kacamata

Bappeda Gelar Bimtek SPIP

PEMBERSIHAN SAMPAH VISUAL

Lowongan Kerja PT. RUBYCON BATAM (Wanita)

Pameran Manunggal Fair 2016

BEDAH RUMAH TIGA TEMPAT DI BANJARASRI KALIBAWANG

HAORNAS XXXIII TAHUN 2016 KECAMATAN SAMIGALUH

UGM Jadikan Kulon Progo Sebagai Lokasi Kegiatan “Summer Course” 2016

BKD Kabupaten Kulon Progo Laksanakan Ujian Sertifikasi Ahli PBJP dengan Mekanisme CAT

Perwakilan BKKBN DIY Sosialisasikan Wawasan Kependudukan

Album Pak Ndut Tersedia di 9 ToMiRa

MENGENALKAN ANAK CINTA BUKU: Kunjungan TKIT Ibnu Masud

Lowongan Kerja Ayam Tulang Lunak "SEDAP MANTAP"

Festival Dolanan Tradisional Anak tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta

Balajar Jualan Online yukk di Perpustakaan

Lagu Pak Ndut Mendapat Posisi Bagus di YouTube

BPMPDPKB Ikuti Rakor Sinkronisasi DAK Fisik 2017

Mupen KB Kumandangkan Lagu Keluarga Di Jalan Raya

BPBD KULON PROGO IKUT BERPARTISIPASI DALAM TMMD 2016

Anak Harus Didekatkan dengan Lingkungan Alam

SOSIALISASI PEMILIHAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI

SOSIALISASI PANGAWASAN PARTISIPASIF BAGI PEMILIH PEMULA

PELATIHAN MENULIS DI MEDIA MASSA

DAFTAR PESERTA PLPG 2016



.:: Artikel ::::::::.

KIE Program KKBPK Melalui Lagu, Mengapa Tidak?

Saatnya Menggalakkan Kampanye PUP

Pendewasaan Usia Perkawinan dan Optimalisasi Fungsi Keluarga

Penguatan IMP Melalui Pengembangan Struktur dan Peran

Part Time Job For Students