Yayasan Dharmais Kembali Gelar Pelatihan Usaha Produktif


BPBD Buka Posko Aduan Kekeringan Melalui 0274773311

PT Sun Chang Indonesia dan ACKP Bantu Bedah Rumah

Workshop Perencanaan Rasda, Bupati Konsisten Perjuangkan Rasda

Kades Demangrejo Cari Solusi Atasi Banjir

Sosialisasi Bandara Berlangsung Lancar

Pemkab Kerjasama Perumda Aneka Usaha dan Fakultas Peternakan UGM Gelar Kontes Kambing PE dan Sapi PO

 

Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar pelatihan usaha produktif bagi sejumlah santriwati yang sebagian besar merupakan anggota PKH (Program Keluarga Harapan) Kulonprogo. Pelatihan tersebut digelar dari tanggal 11 Oktober hingga 6 Desember 2012 di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Pengasih.

Upacara pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita dan beberapa SKPD terkait. Menurut dr. Hasto, program yang dilaksanakan Yayasan Dharmais ini sangat bermanfaat bagi Kulonprogo, dan Pemkab siap menindaklanjuti hasil dari program ini.

"Program ini sinergis dengan gerakan gotong royong untuk membangun local genius yang dilakukan di Kulonprogo melalui berbagai macam kegiatan. Selain itu program ini juga membantu usaha pemkab untuk mendorong kemandirian masyarakat dan melindungi produksi lokal melalui Bela-Beli Kulonprogo," tutur dr. Hasto.

Di depan santriwati, dr. Hasto juga mendorong mereka untuk tidak patah semangat meskipun saat ini masih miskin. Tetapi dengan kejujuran, ketekunan, rajin dan tidak mengenal lelah, kehidupan sulit tersebut pasti bisa dirubah.

"Dalam bahasa Jawa ada peribahasa 'Tunggak jarak mrajak, Tunggak jati mati', artinya pepatah ini menggambarkan banyaknya orang sukses berasal dari kalangan miskin yang rajin, jujur dan bekerja keras dengan benar, namun orang dari kalangan kaya dan berkedudukan tinggi malah hidup susah karena jadi malas atau tidak jujur," tambah dr. Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa bukan berarti tunggak (pohon) jati itu tidak diperlukan, namun di awal pertumbuhannya, pohon jarak juga perlu pohon jati untuk melindunginya. Hal ini berarti untuk mencapai keberhasilan, Pemkab Kulonprogo berusaha keras mendorong supaya orang yang sudah berkecukupan membantu tetangganya yang masih miskin. Hal ini adalah wujud kegotongroyongan seperti dalam Kelompok Asuh Keluarga Binangun.

Dalam kesempatan itu, Indra Kartasasmita menuturkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari mantan Presiden Soeharto untuk memberikan pelatihan kepada para remaja yang tidak bisa meneruskan sekolah. Gagasan itu diimplementasikan oleh Yayasan Dharmais melalui berbagai kegiatan, baik sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

"Dalam memberikan bantuan, Presiden Soeharto mengamanatkan untuk tidak memandang asal-usul orang yang dibantu," kata Indra.

Di depan santriwati, Indra juga mengajak untuk memacu semangat dan mensyukuri bahwa pelatihan ini masih bisa dilaksanakan. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, dimana SDM Indonesia tertinggal jauh dari negara lain. Untuk itu, Indra juga berharap agar Pemda serius menindaklanjuti program diklat ini sehingga para santriwati memperoleh bimbingan lanjutan.

Menurut Sukirman yang mewakili Kepala Balai Diklat Yayasan Dharmais Kulonprogo, Bari HP, peserta yang ikut akan diberikan keterampilan seperti komputer, membatik, menjahit, dan tata boga, dengan instruktur dari dinas instansi terkait di Kulonprogo. Kegiatan pelatihan usaha angkatan II ini diikuti 40 orang peserta dengan tingkat pendidikan SLTP dan SLTA yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

BPBD Buka Posko Aduan Kekeringan Melalui 0274773311

PT Sun Chang Indonesia dan ACKP Bantu Bedah Rumah

Workshop Perencanaan Rasda, Bupati Konsisten Perjuangkan Rasda

Kades Demangrejo Cari Solusi Atasi Banjir

Sosialisasi Bandara Berlangsung Lancar



.:: Berita Subdomain ::::::::.

SURAT EDARAN LIBUR HARI RAYA IDUL ADHA TAHUN 1435 H

7 Fraksi DPRD Kulonprogo setuju Perubahan Peraturan DPRD tentang Tatib Ditetapkan

KUNJUNGAN DINAS KESEHATAN KOTA BALIKPANAN

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 29 September 2014

" SENAM MASSAL DAN JALAN SANTAI "

Lowongan Kerja Batam

Kunjungan SD Muhammadiyah Mutihan Ke Perpusda

Kemenkop Bakal Tindak 61.468 Koperasi Tidak Aktif

Pengumuman Hasil Ujian CAT

PEMBENTUKAN/PENGUATAN DESA TANGGUH BENCANA DI KABUPATEN KULON PROGO

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 25 September 2014

Seleksi PT. JMS dan PT. CIBA Batam

Hasil Tes Kesamaptaan IPDN 2014

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 22 September 2014

Bupati Ajak Dewan Bahas Danais

Pembinaan Tim Komite Aksi Daerah PBPTA di Kab. Kulon Progo

BUPATI KUNJUNGI DAMPINGAN KELUARGA MISKIN GIRIMULYO

Merobohkan Rumah Secara Masal.

SAMIGALUH JUARA II FESTIVAL KETHOPRAK ANTAR KECAMATAN

Kamis (25/9) Ujian CAT Bagi Pelamar CPNS Kulon Progo

Layanan Pro Aktif Taspen Hadir Di Wates

FKY DI GOA KISKENDO

MERTI DUSUN DULKAIDAHAN PRINGTALI

Tunggu Panselnas, Ujian CAT Diundur, 1217 Pelamar Dimohon Bersabar

Website Dinkes Tampilkan Menu Bank Data



.:: Artikel ::::::::.

Mewujudkan Kerjasama Antar Daerah (KAD) Yang Optimal

Meneropong Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Perpadu Kecamatan (PATEN) di Kulon Progo

Grand Design Pembangunan SDM di Kulon Progo

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)