Yayasan Dharmais Kembali Gelar Pelatihan Usaha Produktif


Kepedulian Perantau Terhadap Kulon Progo Sangat Tinggi

PNS Kulon Progo Libur Lebaran 9 Hari

Majlis Dhuha Santuni 250 Anak Yatim Piatu dan Duafa

Usai Sholat Ied Bupati dan Wabup Gelar Open House

Bupati Serahkan Santunan Kepada 208 Abang Becak

Ambar Tjahyono Serahkan Traktor Kepada Petani Kulon Progo

 

Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar pelatihan usaha produktif bagi sejumlah santriwati yang sebagian besar merupakan anggota PKH (Program Keluarga Harapan) Kulonprogo. Pelatihan tersebut digelar dari tanggal 11 Oktober hingga 6 Desember 2012 di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Pengasih.

Upacara pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita dan beberapa SKPD terkait. Menurut dr. Hasto, program yang dilaksanakan Yayasan Dharmais ini sangat bermanfaat bagi Kulonprogo, dan Pemkab siap menindaklanjuti hasil dari program ini.

"Program ini sinergis dengan gerakan gotong royong untuk membangun local genius yang dilakukan di Kulonprogo melalui berbagai macam kegiatan. Selain itu program ini juga membantu usaha pemkab untuk mendorong kemandirian masyarakat dan melindungi produksi lokal melalui Bela-Beli Kulonprogo," tutur dr. Hasto.

Di depan santriwati, dr. Hasto juga mendorong mereka untuk tidak patah semangat meskipun saat ini masih miskin. Tetapi dengan kejujuran, ketekunan, rajin dan tidak mengenal lelah, kehidupan sulit tersebut pasti bisa dirubah.

"Dalam bahasa Jawa ada peribahasa 'Tunggak jarak mrajak, Tunggak jati mati', artinya pepatah ini menggambarkan banyaknya orang sukses berasal dari kalangan miskin yang rajin, jujur dan bekerja keras dengan benar, namun orang dari kalangan kaya dan berkedudukan tinggi malah hidup susah karena jadi malas atau tidak jujur," tambah dr. Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa bukan berarti tunggak (pohon) jati itu tidak diperlukan, namun di awal pertumbuhannya, pohon jarak juga perlu pohon jati untuk melindunginya. Hal ini berarti untuk mencapai keberhasilan, Pemkab Kulonprogo berusaha keras mendorong supaya orang yang sudah berkecukupan membantu tetangganya yang masih miskin. Hal ini adalah wujud kegotongroyongan seperti dalam Kelompok Asuh Keluarga Binangun.

Dalam kesempatan itu, Indra Kartasasmita menuturkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari mantan Presiden Soeharto untuk memberikan pelatihan kepada para remaja yang tidak bisa meneruskan sekolah. Gagasan itu diimplementasikan oleh Yayasan Dharmais melalui berbagai kegiatan, baik sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

"Dalam memberikan bantuan, Presiden Soeharto mengamanatkan untuk tidak memandang asal-usul orang yang dibantu," kata Indra.

Di depan santriwati, Indra juga mengajak untuk memacu semangat dan mensyukuri bahwa pelatihan ini masih bisa dilaksanakan. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, dimana SDM Indonesia tertinggal jauh dari negara lain. Untuk itu, Indra juga berharap agar Pemda serius menindaklanjuti program diklat ini sehingga para santriwati memperoleh bimbingan lanjutan.

Menurut Sukirman yang mewakili Kepala Balai Diklat Yayasan Dharmais Kulonprogo, Bari HP, peserta yang ikut akan diberikan keterampilan seperti komputer, membatik, menjahit, dan tata boga, dengan instruktur dari dinas instansi terkait di Kulonprogo. Kegiatan pelatihan usaha angkatan II ini diikuti 40 orang peserta dengan tingkat pendidikan SLTP dan SLTA yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kepedulian Perantau Terhadap Kulon Progo Sangat Tinggi

PNS Kulon Progo Libur Lebaran 9 Hari

Majlis Dhuha Santuni 250 Anak Yatim Piatu dan Duafa

Usai Sholat Ied Bupati dan Wabup Gelar Open House

Bupati Serahkan Santunan Kepada 208 Abang Becak



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Selamat Idul Fitri 1435 H

MEMBANGUN KOPERASI, MEMBANGUN NEGERI

Pentas Seni Budaya Kulon Progo

Pentas Seni Budaya Kulon Progo

Gairah berkoperasi di tanah air makin meningkat

Antisipasi Saat Lebaran, Beberapa Puskesmas Non Rawat Inap Buka Sampai Jam 20.00

LAUNCHING HASIL PENDATAAN KELUARGA DAN PENDUDUK MISKIN KULON PROGO 2013

Layanan Perpustakaan Libur 9 Hari

Buka Puasa Bersama

Pentasyarufan BAZCAM

Jelang Lebaran Kadinkes Instruksikan Kesiapan Puskesmas Via SMS Center

LIBUR DAN CUTI BERSAMA RSUD WATES

Karyawan-karyawati Dinas Koperasi dan UMKM Libur Lebaran 9 Hari

Koperasi Galang Kekuatan Hadapi Pasar Bebas ASEAN

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 24 Juli 2014

Open House Idul Fitri 1435h

Penukaran uang

Deklarasi PNS sebagai Orang Tua Asuk KK Miskin

Pemberitahuan Kepada Pemilik Toko dan Warung terkait Perda Kawasan Tanpa Rokok

Bedah Menoreh, Membuka Peluang Kulon Progo Wilayah Utara

" TKPK AWARD TAHUN 2013 "

" DEKLARASI PENDAMPINGAN KK MISKIN "

Buka Bersama Karyawan-karyawati Dinas Koperasi dan UMKM

Serah Terima Alsintan Kepada Kelompok Tani Kulon Progo

Deklarasi Peran PNS Sebagai Pendaping Keluarga Miskin



.:: Artikel ::::::::.

Melalui Momentum Hari Keluarga Kita Bangkitkan Kepedulian Membangun Keluarga Sejahtera

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat