Yayasan Dharmais Kembali Gelar Pelatihan Usaha Produktif


Meski Musim Hujan, Bedah Rumah 5 Lokasi Sehari

BPKP DIY Periksa Pengelolaan Keuangan Pemkab

Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.

Wamenkeu Nilai Kinerja Kulon Progo Bagus

 

Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar pelatihan usaha produktif bagi sejumlah santriwati yang sebagian besar merupakan anggota PKH (Program Keluarga Harapan) Kulonprogo. Pelatihan tersebut digelar dari tanggal 11 Oktober hingga 6 Desember 2012 di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Pengasih.

Upacara pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita dan beberapa SKPD terkait. Menurut dr. Hasto, program yang dilaksanakan Yayasan Dharmais ini sangat bermanfaat bagi Kulonprogo, dan Pemkab siap menindaklanjuti hasil dari program ini.

"Program ini sinergis dengan gerakan gotong royong untuk membangun local genius yang dilakukan di Kulonprogo melalui berbagai macam kegiatan. Selain itu program ini juga membantu usaha pemkab untuk mendorong kemandirian masyarakat dan melindungi produksi lokal melalui Bela-Beli Kulonprogo," tutur dr. Hasto.

Di depan santriwati, dr. Hasto juga mendorong mereka untuk tidak patah semangat meskipun saat ini masih miskin. Tetapi dengan kejujuran, ketekunan, rajin dan tidak mengenal lelah, kehidupan sulit tersebut pasti bisa dirubah.

"Dalam bahasa Jawa ada peribahasa 'Tunggak jarak mrajak, Tunggak jati mati', artinya pepatah ini menggambarkan banyaknya orang sukses berasal dari kalangan miskin yang rajin, jujur dan bekerja keras dengan benar, namun orang dari kalangan kaya dan berkedudukan tinggi malah hidup susah karena jadi malas atau tidak jujur," tambah dr. Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa bukan berarti tunggak (pohon) jati itu tidak diperlukan, namun di awal pertumbuhannya, pohon jarak juga perlu pohon jati untuk melindunginya. Hal ini berarti untuk mencapai keberhasilan, Pemkab Kulonprogo berusaha keras mendorong supaya orang yang sudah berkecukupan membantu tetangganya yang masih miskin. Hal ini adalah wujud kegotongroyongan seperti dalam Kelompok Asuh Keluarga Binangun.

Dalam kesempatan itu, Indra Kartasasmita menuturkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari mantan Presiden Soeharto untuk memberikan pelatihan kepada para remaja yang tidak bisa meneruskan sekolah. Gagasan itu diimplementasikan oleh Yayasan Dharmais melalui berbagai kegiatan, baik sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

"Dalam memberikan bantuan, Presiden Soeharto mengamanatkan untuk tidak memandang asal-usul orang yang dibantu," kata Indra.

Di depan santriwati, Indra juga mengajak untuk memacu semangat dan mensyukuri bahwa pelatihan ini masih bisa dilaksanakan. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, dimana SDM Indonesia tertinggal jauh dari negara lain. Untuk itu, Indra juga berharap agar Pemda serius menindaklanjuti program diklat ini sehingga para santriwati memperoleh bimbingan lanjutan.

Menurut Sukirman yang mewakili Kepala Balai Diklat Yayasan Dharmais Kulonprogo, Bari HP, peserta yang ikut akan diberikan keterampilan seperti komputer, membatik, menjahit, dan tata boga, dengan instruktur dari dinas instansi terkait di Kulonprogo. Kegiatan pelatihan usaha angkatan II ini diikuti 40 orang peserta dengan tingkat pendidikan SLTP dan SLTA yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Meski Musim Hujan, Bedah Rumah 5 Lokasi Sehari

BPKP DIY Periksa Pengelolaan Keuangan Pemkab

Masyarakat Diminta Waspadai Tb MDR

Drs.H.Sutedjo Pimpin Pemberangkatan Jenazah Tukijo

Wakil Bupati Kutai Kartanegara Terpilih Periode 2016-2021 Kunjungi Kulon Progo.



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PIK R Pera Bangsa Miliki Beragam Kegiatan

BPMPDPKB Selenggarakan Lomba Kelompok dan Kader BKB

Antisipasi Merebaknya DBD, HAKLI Kulon Progo Adakan Bakti Sosial PSN

PIK R Tunas Harapan Donomulyo Buat Kerajinan Serat Alam

Perwakilan BKKBN DIY Kunjungi Calon Lokasi Pencanangan

Perwakilan BKKBN DIY Koordinasi Dengan Pokja Kampung KB Kulon Progo

Info

PEMERINTAH MENGGELAR OPERASI PASAR MURNI BERAS

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 11 Februari 2015

Paud Aisyiyah Beranjangsana ke Perpusda

PIK R Semut Abang Kembangkan Kegiatan Life Skill

PIK R Kenari Giripurwo Kembangkan Kegiatan Ekonomi Produktif

BPMPDPKB Selenggarakan Pelatihan PPRG dan ARG

Perpusda Menjalin MoU dengan MI Sendang dalam meningkatkan Akses Pengetahuan dan Informasi

13 PIK R Ikuti Lomba di BPMPDPKB

Dewan Minta Bank Pasar Minimalkan Kredit Macet

BPMPDPKB Selenggarakan Lomba Keluarga Harmonis Sejahtera

Pendaftaran Pemagangan Ke Jepang

Pendaftaran Pemagangan Ke Jepang 2

PENGUMUMAN PENERIMAAN PEGAWAI BLUD RSUD WATES TAHUN 2016

Terbentuk, PIK Remaja Pedukuhan Tegiri 2

Forum Komunikasi Kelompok UPPKS Gelar Pertemuan Rutin

Eceng Gondok Dikhawatirkan Picu Banjir

Penyelesaian Jalan Lingkar Desa Bumirejo Perlu Dipercepat

Lowongan Perusahaan Kelapa Sawit



.:: Artikel ::::::::.

Peran KAKB Dalam Pemberdayaan Ekonomi Keluarga Pra Sejahtera

Kampung KB, Ikon Baru Program KKbpk

Memahami Arah Program KKBPK Tahun 2015-2019

Menjadi orangtua Hebat Dalam Pengasuhan Anak

Perlunya Pembinaan Mental Moral ASN Dalam Rangka Mewujudkan Good and Clean Governance