Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Yayasan Dharmais Kembali Gelar Pelatihan Usaha Produktif


Pcm Selenggarakan Takbir Keliling Kota Wates

Lomba Desain dan Karya Tas dan Lomba Kreasi Baru Batik Geblek Renteng

Jadwal Open House Bupati Kulon Progo

Bupati - Rektor UNY Bahas Pengembangan UNY di Kulon Progo

Safari Subuh di Hargowilis, Bupati Serahkan Bantuan dan Jadi Motivator

4 BUMD Kulon Progo Tandatangani Pakta Integritas

 

Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar pelatihan usaha produktif bagi sejumlah santriwati yang sebagian besar merupakan anggota PKH (Program Keluarga Harapan) Kulonprogo. Pelatihan tersebut digelar dari tanggal 11 Oktober hingga 6 Desember 2012 di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Pengasih.

Upacara pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita dan beberapa SKPD terkait. Menurut dr. Hasto, program yang dilaksanakan Yayasan Dharmais ini sangat bermanfaat bagi Kulonprogo, dan Pemkab siap menindaklanjuti hasil dari program ini.

"Program ini sinergis dengan gerakan gotong royong untuk membangun local genius yang dilakukan di Kulonprogo melalui berbagai macam kegiatan. Selain itu program ini juga membantu usaha pemkab untuk mendorong kemandirian masyarakat dan melindungi produksi lokal melalui Bela-Beli Kulonprogo," tutur dr. Hasto.

Di depan santriwati, dr. Hasto juga mendorong mereka untuk tidak patah semangat meskipun saat ini masih miskin. Tetapi dengan kejujuran, ketekunan, rajin dan tidak mengenal lelah, kehidupan sulit tersebut pasti bisa dirubah.

"Dalam bahasa Jawa ada peribahasa 'Tunggak jarak mrajak, Tunggak jati mati', artinya pepatah ini menggambarkan banyaknya orang sukses berasal dari kalangan miskin yang rajin, jujur dan bekerja keras dengan benar, namun orang dari kalangan kaya dan berkedudukan tinggi malah hidup susah karena jadi malas atau tidak jujur," tambah dr. Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa bukan berarti tunggak (pohon) jati itu tidak diperlukan, namun di awal pertumbuhannya, pohon jarak juga perlu pohon jati untuk melindunginya. Hal ini berarti untuk mencapai keberhasilan, Pemkab Kulonprogo berusaha keras mendorong supaya orang yang sudah berkecukupan membantu tetangganya yang masih miskin. Hal ini adalah wujud kegotongroyongan seperti dalam Kelompok Asuh Keluarga Binangun.

Dalam kesempatan itu, Indra Kartasasmita menuturkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari mantan Presiden Soeharto untuk memberikan pelatihan kepada para remaja yang tidak bisa meneruskan sekolah. Gagasan itu diimplementasikan oleh Yayasan Dharmais melalui berbagai kegiatan, baik sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

"Dalam memberikan bantuan, Presiden Soeharto mengamanatkan untuk tidak memandang asal-usul orang yang dibantu," kata Indra.

Di depan santriwati, Indra juga mengajak untuk memacu semangat dan mensyukuri bahwa pelatihan ini masih bisa dilaksanakan. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, dimana SDM Indonesia tertinggal jauh dari negara lain. Untuk itu, Indra juga berharap agar Pemda serius menindaklanjuti program diklat ini sehingga para santriwati memperoleh bimbingan lanjutan.

Menurut Sukirman yang mewakili Kepala Balai Diklat Yayasan Dharmais Kulonprogo, Bari HP, peserta yang ikut akan diberikan keterampilan seperti komputer, membatik, menjahit, dan tata boga, dengan instruktur dari dinas instansi terkait di Kulonprogo. Kegiatan pelatihan usaha angkatan II ini diikuti 40 orang peserta dengan tingkat pendidikan SLTP dan SLTA yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pcm Selenggarakan Takbir Keliling Kota Wates

Lomba Desain dan Karya Tas dan Lomba Kreasi Baru Batik Geblek Renteng

Jadwal Open House Bupati Kulon Progo

Bupati - Rektor UNY Bahas Pengembangan UNY di Kulon Progo

Safari Subuh di Hargowilis, Bupati Serahkan Bantuan dan Jadi Motivator



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Selamat Idul Fitri

LOWONGAN KERJA THE HOUSE OF RAMINTEN

LOWONGAN KERJA PT KELOLA JASA ARTHA

LOWONGAN KERJA PT ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO)

LIBUR DAN CUTI BERSAMA RSUD WATES DALAM RANGKA HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H

PENGUMUMAN HASIL KELULUSAN UJIAN DINAS TINGKAT I TAHUN 2017

PENGENDALIAN PEMOTONGAN TERNAK BETINA PRODUKTIF

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan PT. Maju Manunggal Abadi

Promosi Beras Toko Tani Indonesia di Pasar Pripih

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 12 Juni 2017

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 15 Juni 2017

Penyampaian Bantuan Kaum Rois

Libur dan Cuti Bersama Idul Fitri 1438 H

Prioritas Penerimaan Peserta Didik Baru pada TK dan SD

Pembagian Zakat Fitrah di SDN 1 Pandowan Galur

Uji Publik Kurikulum Tahun Pelajaran 2017/2018

Pelayanan Kartu AK 1 Pada Hari Libur Lebaran 2017

" STOP PUNGLI "

Serah Terima Calon Taruna/ni Beasiswa STTKD 2017

Pengembangan Pupuk Hayati Untuk Ketahanan Pangan dari Fakultas Pertanian UGM

Rehab Ruang Pelayanan Kecamatan

Pelayanan DPMPT Terkait Cuti Bersama Lebaran

Pernik-pernik Penyerahan LHB Tahun Pelajaran 2016/2017

SD Negeri Cabean Persiapan Menghadapi Tahun Pelajaran 2017/2018

Pedoman PPDB pada TK, SD dan SMP Tahun Pelajaran 2017/2018



.:: Artikel ::::::::.

Kulon Progo Makin Melimpahkan Kewenangan Ke Camat

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah

22 Desember Hari Ibu; Hargailah Ibu

Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Hidup Kita