Yayasan Dharmais Kembali Gelar Pelatihan Usaha Produktif


Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah

Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah untuk Transaksi di NKRI

 

Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar pelatihan usaha produktif bagi sejumlah santriwati yang sebagian besar merupakan anggota PKH (Program Keluarga Harapan) Kulonprogo. Pelatihan tersebut digelar dari tanggal 11 Oktober hingga 6 Desember 2012 di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Pengasih.

Upacara pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita dan beberapa SKPD terkait. Menurut dr. Hasto, program yang dilaksanakan Yayasan Dharmais ini sangat bermanfaat bagi Kulonprogo, dan Pemkab siap menindaklanjuti hasil dari program ini.

"Program ini sinergis dengan gerakan gotong royong untuk membangun local genius yang dilakukan di Kulonprogo melalui berbagai macam kegiatan. Selain itu program ini juga membantu usaha pemkab untuk mendorong kemandirian masyarakat dan melindungi produksi lokal melalui Bela-Beli Kulonprogo," tutur dr. Hasto.

Di depan santriwati, dr. Hasto juga mendorong mereka untuk tidak patah semangat meskipun saat ini masih miskin. Tetapi dengan kejujuran, ketekunan, rajin dan tidak mengenal lelah, kehidupan sulit tersebut pasti bisa dirubah.

"Dalam bahasa Jawa ada peribahasa 'Tunggak jarak mrajak, Tunggak jati mati', artinya pepatah ini menggambarkan banyaknya orang sukses berasal dari kalangan miskin yang rajin, jujur dan bekerja keras dengan benar, namun orang dari kalangan kaya dan berkedudukan tinggi malah hidup susah karena jadi malas atau tidak jujur," tambah dr. Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa bukan berarti tunggak (pohon) jati itu tidak diperlukan, namun di awal pertumbuhannya, pohon jarak juga perlu pohon jati untuk melindunginya. Hal ini berarti untuk mencapai keberhasilan, Pemkab Kulonprogo berusaha keras mendorong supaya orang yang sudah berkecukupan membantu tetangganya yang masih miskin. Hal ini adalah wujud kegotongroyongan seperti dalam Kelompok Asuh Keluarga Binangun.

Dalam kesempatan itu, Indra Kartasasmita menuturkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari mantan Presiden Soeharto untuk memberikan pelatihan kepada para remaja yang tidak bisa meneruskan sekolah. Gagasan itu diimplementasikan oleh Yayasan Dharmais melalui berbagai kegiatan, baik sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

"Dalam memberikan bantuan, Presiden Soeharto mengamanatkan untuk tidak memandang asal-usul orang yang dibantu," kata Indra.

Di depan santriwati, Indra juga mengajak untuk memacu semangat dan mensyukuri bahwa pelatihan ini masih bisa dilaksanakan. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, dimana SDM Indonesia tertinggal jauh dari negara lain. Untuk itu, Indra juga berharap agar Pemda serius menindaklanjuti program diklat ini sehingga para santriwati memperoleh bimbingan lanjutan.

Menurut Sukirman yang mewakili Kepala Balai Diklat Yayasan Dharmais Kulonprogo, Bari HP, peserta yang ikut akan diberikan keterampilan seperti komputer, membatik, menjahit, dan tata boga, dengan instruktur dari dinas instansi terkait di Kulonprogo. Kegiatan pelatihan usaha angkatan II ini diikuti 40 orang peserta dengan tingkat pendidikan SLTP dan SLTA yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

KEPADA SKPD KAB.KULON PROGO

Pak Guru Keloni Pembantu

Satu Perempuan Dua Laki - Laki Dalam Satu Kamar Kena Razia

Pengumuman Calon Pendamping Diklat yang Diterima dan Cadangan

BIMTEK TTG PENCAIRAN DANA KE DESA

Pendaftaran Perumahan Bersubsidi Bagi PNS Tahap I Dibuka Hari ini

Sosialisasi informasi permodalan Dinas Koperasi dan UMKM bersama BNI bagi pelaku UMKM

Pengumuman Hasil Tes Tertulis Calon Pendamping Koperasi

FORM LAPORAN SINGKAT PPDB 2015

Edaran Pemberkasan

Edaran Pemberkasan

BIMTEK TTG PENCAIRAN DANA KE DESA & LAP PENERIMAAN SERTA SERAPAN KEUANGANNYA.

SURAT EDARAN PENYESUAIAN GAJI POKOK PNSD

PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEREMPUAN

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 3 Agustus 2015

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 30 Juli 2015

Kulon Progo Adakan Pelatihan Autopsi Verbal Untuk Terapkan Sistem Registrasi Sipil Statistik Vital

Hasil Seleksi Administrasi Calon Pendamping Koperasi

Puncak Acara Harkop ke 68 dan Sarasehan diselenggarakan di KSU Mekar Mas Lendah

Tujuh Desa se Kecamatan Pengasih Segera Memiliki Website

KUNJUNGAN DPRD KAB.KEDIRI JATIM

Kepastian Hukum untuk Pembangunan Kepariwisataan Kulonprogo

Kadinas Koperasi dan UMKM Mendampingi Bupati dalam Talkshow TVRI

Sultan..... Bandara Tidak Akan di Batalkan

WISATA ALAM CANTING MAS PUNCAK DIPOWONO



.:: Artikel ::::::::.

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)