Yayasan Dharmais Kembali Gelar Pelatihan Usaha Produktif


Songsong Pemilihan Bupati Wakil Bupati, Panwas Lantik 36 Panwascam, Ajak Masyarakat Perbaiki Niat

40 PKL Alun-Alun Wates Dapat Bantuan Tenda

MPR RI Akan Gelar Wayang Kulit Semar Mbangun Jiwo untuk Masyarakat

Bupati Hadiri Syawalan Warga Kulon Progo di Jakarta

Berbagi Kebahagiaan, IDI dan Peserta Diklatpim BPK RI Bantu Bedah Rumah

Zakat Infaq Shodaqoh Pada Bulan Juli Meningkat

 

Yayasan Dharmais bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo menggelar pelatihan usaha produktif bagi sejumlah santriwati yang sebagian besar merupakan anggota PKH (Program Keluarga Harapan) Kulonprogo. Pelatihan tersebut digelar dari tanggal 11 Oktober hingga 6 Desember 2012 di Balai Diklat Yayasan Dharmais, Pengasih.

Upacara pembukaan diklat tersebut dihadiri oleh Bupati Kulonprogo, dr. H. Hasto Wardoyo, SpOG(K), Wakil Ketua Pengurus Yayasan Dharmais, Indra Kartasasmita dan beberapa SKPD terkait. Menurut dr. Hasto, program yang dilaksanakan Yayasan Dharmais ini sangat bermanfaat bagi Kulonprogo, dan Pemkab siap menindaklanjuti hasil dari program ini.

"Program ini sinergis dengan gerakan gotong royong untuk membangun local genius yang dilakukan di Kulonprogo melalui berbagai macam kegiatan. Selain itu program ini juga membantu usaha pemkab untuk mendorong kemandirian masyarakat dan melindungi produksi lokal melalui Bela-Beli Kulonprogo," tutur dr. Hasto.

Di depan santriwati, dr. Hasto juga mendorong mereka untuk tidak patah semangat meskipun saat ini masih miskin. Tetapi dengan kejujuran, ketekunan, rajin dan tidak mengenal lelah, kehidupan sulit tersebut pasti bisa dirubah.

"Dalam bahasa Jawa ada peribahasa 'Tunggak jarak mrajak, Tunggak jati mati', artinya pepatah ini menggambarkan banyaknya orang sukses berasal dari kalangan miskin yang rajin, jujur dan bekerja keras dengan benar, namun orang dari kalangan kaya dan berkedudukan tinggi malah hidup susah karena jadi malas atau tidak jujur," tambah dr. Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa bukan berarti tunggak (pohon) jati itu tidak diperlukan, namun di awal pertumbuhannya, pohon jarak juga perlu pohon jati untuk melindunginya. Hal ini berarti untuk mencapai keberhasilan, Pemkab Kulonprogo berusaha keras mendorong supaya orang yang sudah berkecukupan membantu tetangganya yang masih miskin. Hal ini adalah wujud kegotongroyongan seperti dalam Kelompok Asuh Keluarga Binangun.

Dalam kesempatan itu, Indra Kartasasmita menuturkan bahwa kegiatan seperti ini merupakan gagasan dari mantan Presiden Soeharto untuk memberikan pelatihan kepada para remaja yang tidak bisa meneruskan sekolah. Gagasan itu diimplementasikan oleh Yayasan Dharmais melalui berbagai kegiatan, baik sosial, kesehatan, pendidikan, tenaga kerja, dan kesejahteraan.

"Dalam memberikan bantuan, Presiden Soeharto mengamanatkan untuk tidak memandang asal-usul orang yang dibantu," kata Indra.

Di depan santriwati, Indra juga mengajak untuk memacu semangat dan mensyukuri bahwa pelatihan ini masih bisa dilaksanakan. Diharapkan pelatihan seperti ini dapat meningkatkan kualitas SDM, dimana SDM Indonesia tertinggal jauh dari negara lain. Untuk itu, Indra juga berharap agar Pemda serius menindaklanjuti program diklat ini sehingga para santriwati memperoleh bimbingan lanjutan.

Menurut Sukirman yang mewakili Kepala Balai Diklat Yayasan Dharmais Kulonprogo, Bari HP, peserta yang ikut akan diberikan keterampilan seperti komputer, membatik, menjahit, dan tata boga, dengan instruktur dari dinas instansi terkait di Kulonprogo. Kegiatan pelatihan usaha angkatan II ini diikuti 40 orang peserta dengan tingkat pendidikan SLTP dan SLTA yang berasal dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Kulonprogo. (mc)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Songsong Pemilihan Bupati Wakil Bupati, Panwas Lantik 36 Panwascam, Ajak Masyarakat Perbaiki Niat

40 PKL Alun-Alun Wates Dapat Bantuan Tenda

MPR RI Akan Gelar Wayang Kulit Semar Mbangun Jiwo untuk Masyarakat

Bupati Hadiri Syawalan Warga Kulon Progo di Jakarta

Berbagi Kebahagiaan, IDI dan Peserta Diklatpim BPK RI Bantu Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

IBU GKR HEMAS LAKUKAN PENYERAPAN ASPIRASI DI EMBONG DESA BANJAROYA KALIBAWANG

Lowongan Kerja PT. EPCOS INDONESIA DI BATAM

Penilaian Lomba Wana Lestari Tingkat Nasional 2016 di KTH Mudhotomo

Lomba Cipta Menu Kabupaten Kulon Progo 2016

Temu Lapang Percontohan Perbenihan di Bulak Kemendung

Syawalan Keluarga Besar Dishubkominfo

Warga Karangwuni Ingin Manfaatkan Kawasan Pelabuhan untuk Wisata

Operasi Gabungan Penegakan Hukum

Lagu Plesiran Nang Kulon Progo Jadi Soundrack Film Kalibiru

BPMPDPKB Sosialisasikan PUP Ke Sekolah

Kulon Progo Raih 2 Penghargaan dari Menteri Koperasi dan UKM

Selamat untuk Pemenang Bupati Cup 2016!

BEDAH RUMAH

PENGUATAN IMP MELALUI PENGEMBANGAN STRUKTUR DAN PERAN

Saksikan Final Turnamen Bupati Cup dan Penutupan: Ahad 24 Juli 2016

MOS Siswa MTs Maarif Nurul Dholam Di Perpusda Kulon Progo

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Rehabilitasi Jembatan Duwet

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Klinik Pratama Rawat Inap Siti Khotijah

LOMBA TK.PROPINSI

PELANTIKAN PPS

RAKOOR KECAMATAN

Tekomdik Goes To School dan Kuis Kihajar Bagi Siswa

Penyuluhan Linmas oleh Sat Binmas Polres

PPS Pilkada 2017 Kelurahan Wates Telah Terbentuk

Pak Ndut "Drs. Mardiya" Gubah Lagu Tamasya Ke Kalibiru



.:: Artikel ::::::::.

Penguatan IMP Melalui Pengembangan Struktur dan Peran

Part Time Job For Students

Education System Is A Serious Problem In This Country

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

dari Kampung KB Tegiri 2 Menuju Kulon Progo Sejahtera