Yuriati Nominasi Dokter Hewan Tingkat Nasional


Tetap Waspada Meski Angka Kematian Ibu Menurun

Kindcu Kembali Nahkodai IMKP

SMPN 1 Galur Bantu Korban Tanah Longsor Banjarnegara

RCYP-Kulon Progo Jalin Kerjasama

Bupati : Gotong Royong Mungkasi Karyo

Pendekatan Budaya Perlu untuk Menurunkan Resiko Bencana

 

Tim penilai lomba dokter hewan berprestasi tingkat nasional dari Dirjen Peternakan Departemen Pertanian RI, Kamis (13/9) mendatangi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo.


Kedatangan tim yang dipimpin Dr.Krisnananda untuk melakukan penilaian kepada drh.Yuriati, petugas di Puskeswan Girimulyo yang mewakili propinsi DIY. Turut hadir Kadinas Pertanian DIY, Ir.Nanang Suwandi,MMA, Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Kadinas Kelautan Peternakan dan Perikanan (kepenak) Kulonprogo drh. RR. Endang Purwaningrum Titi Lestari, dan Camat Girimulyo Drs.Widodo.


Dr.Krisnananda menyambut baik adanya keberpihakan pemda Kulonprogo kepada para dokter hewan, karena merupakan ujung tombak dalam menjaga kesehatan hewan sehingga mutunya serta produktifitasnya bagus. Tanpa adanya dukungan dan memanfaatkan para dokter hewan di Puskeswan maka berbagai komoditas peternakan yang ada dan potensial di wilayah Kulonprogo sangat rawan mengalami kerugian karena adanya serangan beberapa jenis penyakit.


Hal senada juga dikatakan Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), bahkan menjadi dokter hewan lebih sulit karena perlu perjuangan yang sangat luar biasa, pasiennya tidak datang sendiri, mengantri seperti dokter manusia, apalagi kondisi medan di wilayah Girimulyo yang sulit karena sebagian besar merupakan pegunungan, sehingga sudah sepantasnya adanya penghargaan bagi drhYuriati.


"Namun penghargaan itu tidak hanya pada hasilnya semata tetapi perlu juga dari ikhtiarnya,"terang Hasto yang juga pernah meraih prestasi dokter teladan tingkat nasional ketika bertugas di Puskesmas Melak Kabupaten Kutei Propinsi Kalimantan Timur pada masa-masa awal sebagai PNS.


Menurut pengamatan Hasto beberapa hal yang menonjol dari drh. Yuriati yaitu semangat dan ketekunan dalam meningkatkan profesionalisme, kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai medik veteriner serta memiliki tanggung jawab dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat peternak.


"Kambing PE yang menjadi ikon Kabupaten Kulon Progo dapat berkembang dengan baik di Kecamatan Girimulyo karena kesehatannya selalu terpantau oleh Puskeswan Girimulyo, selain itu ternak yang lain termasuk ternak sapi tidak lepas dari pantauannya. Beberapa kasus penyakit pada ternak kambing PE maupun pada ternak sapi yang cukup berbahaya dan secara ekonomis sangat merugikan, dapat disembuhkan setelah ditangani oleh Puskeswan Girimulyo,"jelas Hasto .


Disamping itu ada beberapa kelompok binaan dari Puskeswan Girimulyo yang menyandang beberapa prestasi, antara lain Kelompok Ternak Kambing PE Sadewo yang beralamat di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, dalam Lomba Kelompok Ternak telah menyandang predikat Juara I tingkat Kabupaten maupun Tingkat Propinsi dan akan diajukan dalam Lomba Kelompok Tingkat Nasional. Selain menyandang predikat juara, kelompok-kelompok yang menjadi binaan Puskeswan Girimulyo setiap mendapat program/kegiatan dari Pemerintah baik Pemerintah Daerah Tingkat II, Pemerintah Tingkat I maupun Pemerintah Pusat bisa dibilang dapat melaksanakan program tersebut dengan cukup sukses.


  Hasto menambahkan untuk mengembangkan Puskeswan saat ini sedang di susun Raperda tentang tarif pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan, hal ini bukan dimaksudkan memberatkan masyarakat namun memberi kepastian seperti adanya droping obat ada penjabaran yang jelas.(mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Tetap Waspada Meski Angka Kematian Ibu Menurun

Kindcu Kembali Nahkodai IMKP

SMPN 1 Galur Bantu Korban Tanah Longsor Banjarnegara

RCYP-Kulon Progo Jalin Kerjasama

Bupati : Gotong Royong Mungkasi Karyo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PELANTIKAN PENGURUS PKK KECAMATAN GIRIMULYO

JUMAT BERSIH KECAMATAN GIRIMULYO

JAGUAR TOUR DE MENOREH

Senam Sehat Kecamatan

Gejala dan Penyebab Anemia (Bagian II)

Anemia Kurang Zat Besi (Bagian I)

Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat Jangkaran

Rotary Club Akan Mengadakan Baksos di RSUD Nyi Ageng Serang

Total Pendaftar Seleksi Pegawai Non PNS Capai 3.453 orang

Ka Dinkes Umumkan Kewaspadaan Peserta Pada Proses Seleksi Tenaga Non PNS BLUD Puskesmas

Pemantapan Persiapan Penilaian Kesehatan Koperasi

Konsumsi Ikan di Indonesia

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Nyi Ageng Serang

Koperasi Tenun Mumbul akan Memproduksi Tenun Lurik Untuk Seragam PNS

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 26 Januari 2015

Penundaan Seleksi PT. Yokogawa Batam

Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

Waspada DBD Dinkes Gencarkan PSN

Hari Pertama Pendaftaran Pegawai Non PNS Capai 1242 Pendaftar

Biasakan Makan Ikan Sejak Kecil Agar Cerdas

Gerbosari Deklarasikan Bebas Buang Air Besar Sembarangan

Penamaan Jalan Desa Dinilai Kurang Valid

Hari Gizi Nasional 25 Januari

Pembukaan Masa Sidang ke II DPRD Kulonprogo Tahun 2015

Diharapkan kapal sudah dapat masuk Pelabuhan Tanjung Adikarta



.:: Artikel ::::::::.

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ke Empat)

Kelurahan Wates Pasca Alih Status (bagian Pertama)

Kewirausahaan

Agribisnis

Sistem Perkandangan Ternak Kambing