Yuriati Nominasi Dokter Hewan Tingkat Nasional


Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah

Mari Berdaulat, Gunakan Rupiah untuk Transaksi di NKRI

 

Tim penilai lomba dokter hewan berprestasi tingkat nasional dari Dirjen Peternakan Departemen Pertanian RI, Kamis (13/9) mendatangi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo.


Kedatangan tim yang dipimpin Dr.Krisnananda untuk melakukan penilaian kepada drh.Yuriati, petugas di Puskeswan Girimulyo yang mewakili propinsi DIY. Turut hadir Kadinas Pertanian DIY, Ir.Nanang Suwandi,MMA, Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Kadinas Kelautan Peternakan dan Perikanan (kepenak) Kulonprogo drh. RR. Endang Purwaningrum Titi Lestari, dan Camat Girimulyo Drs.Widodo.


Dr.Krisnananda menyambut baik adanya keberpihakan pemda Kulonprogo kepada para dokter hewan, karena merupakan ujung tombak dalam menjaga kesehatan hewan sehingga mutunya serta produktifitasnya bagus. Tanpa adanya dukungan dan memanfaatkan para dokter hewan di Puskeswan maka berbagai komoditas peternakan yang ada dan potensial di wilayah Kulonprogo sangat rawan mengalami kerugian karena adanya serangan beberapa jenis penyakit.


Hal senada juga dikatakan Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), bahkan menjadi dokter hewan lebih sulit karena perlu perjuangan yang sangat luar biasa, pasiennya tidak datang sendiri, mengantri seperti dokter manusia, apalagi kondisi medan di wilayah Girimulyo yang sulit karena sebagian besar merupakan pegunungan, sehingga sudah sepantasnya adanya penghargaan bagi drhYuriati.


"Namun penghargaan itu tidak hanya pada hasilnya semata tetapi perlu juga dari ikhtiarnya,"terang Hasto yang juga pernah meraih prestasi dokter teladan tingkat nasional ketika bertugas di Puskesmas Melak Kabupaten Kutei Propinsi Kalimantan Timur pada masa-masa awal sebagai PNS.


Menurut pengamatan Hasto beberapa hal yang menonjol dari drh. Yuriati yaitu semangat dan ketekunan dalam meningkatkan profesionalisme, kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai medik veteriner serta memiliki tanggung jawab dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat peternak.


"Kambing PE yang menjadi ikon Kabupaten Kulon Progo dapat berkembang dengan baik di Kecamatan Girimulyo karena kesehatannya selalu terpantau oleh Puskeswan Girimulyo, selain itu ternak yang lain termasuk ternak sapi tidak lepas dari pantauannya. Beberapa kasus penyakit pada ternak kambing PE maupun pada ternak sapi yang cukup berbahaya dan secara ekonomis sangat merugikan, dapat disembuhkan setelah ditangani oleh Puskeswan Girimulyo,"jelas Hasto .


Disamping itu ada beberapa kelompok binaan dari Puskeswan Girimulyo yang menyandang beberapa prestasi, antara lain Kelompok Ternak Kambing PE Sadewo yang beralamat di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, dalam Lomba Kelompok Ternak telah menyandang predikat Juara I tingkat Kabupaten maupun Tingkat Propinsi dan akan diajukan dalam Lomba Kelompok Tingkat Nasional. Selain menyandang predikat juara, kelompok-kelompok yang menjadi binaan Puskeswan Girimulyo setiap mendapat program/kegiatan dari Pemerintah baik Pemerintah Daerah Tingkat II, Pemerintah Tingkat I maupun Pemerintah Pusat bisa dibilang dapat melaksanakan program tersebut dengan cukup sukses.


  Hasto menambahkan untuk mengembangkan Puskeswan saat ini sedang di susun Raperda tentang tarif pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan, hal ini bukan dimaksudkan memberatkan masyarakat namun memberi kepastian seperti adanya droping obat ada penjabaran yang jelas.(mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak Acara Harkop Ke 68

Peserta O2SN Pamitan

Damar Dika Ikut Wakili DIY KSM Tingkat Nasional

SILATURAHMI KE KULON PROGO, GUBERNUR INGATKAN PERSIAPAN MEGAPROYEK

Tokoh Nasional Tergelitik Gentong Rembes, Bantu 2 Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Hasil Seleksi Administrasi Calon Pendamping Koperasi

Puncak Acara Harkop ke 68 dan Sarasehan diselenggarakan di KSU Mekar Mas Lendah

Tujuh Desa se Kecamatan Pengasih Segera Memiliki Website

KUNJUNGAN DPRD KAB.KEDIRI JATIM

Kepastian Hukum untuk Pembangunan Kepariwisataan Kulonprogo

Kadinas Koperasi dan UMKM Mendampingi Bupati dalam Talkshow TVRI

Sultan..... Bandara Tidak Akan di Batalkan

WISATA ALAM CANTING MAS PUNCAK DIPOWONO

Pendidikan Politik Bagi Perempuan

Sosialisasi dan Internalisasi Budaya Kerja Pemerintahan “SATRIYA"

LELANG BARANG MILIK DAERAH

UNDANGAN

PENCAIRAN ADD PERIODE JUNI – JULI 20 15:

Sumur Maut

Lowongan Kerja di PT. Swakarsa Sinarsentosa / Perkebunan Sawit

Lowongan Kerja sebagai Pendamping

PENTAS BUDAYA DESA JATISARONO DAN DESA BANYUROTO

Tiga Desa di Kecamatan Pengasih Menggelar Pilkades Tahun Ini

Uji Kompetensi Calon Sekretaris DPRD

SYAWALAN KARYAWAN RSUD WATES

LIMA BALON KADES SIDOMULYO SIAP BERTARUNG

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 27 Juli 2015

BIMBINGAN JURNALISTIK BAGI STAF KECAMATAN DAN DESA

Syawalan dan Halal Bil Halal BPMPT

Persiapan Puncak Harkop dan Sarasehan Perkoperasian



.:: Artikel ::::::::.

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014

Dekonstruksi Formalitas

Reproduksi Kemiskinan (2)