Yuriati Nominasi Dokter Hewan Tingkat Nasional


Malam Minggu Dokter Hasto Jadi Dalang

43 Warga Kulon Progo Terima Kursi Roda Bantuan UCP

KPPN Wates Raih ISO 9001:2008

KTP Berlaminating Sudah Tidak Laku di Bank

Bupati Nyetir Sendiri Saat Bedah Rumah

Raskin Alokasi Januari Siap Didistribusikan

 

Tim penilai lomba dokter hewan berprestasi tingkat nasional dari Dirjen Peternakan Departemen Pertanian RI, Kamis (13/9) mendatangi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo.


Kedatangan tim yang dipimpin Dr.Krisnananda untuk melakukan penilaian kepada drh.Yuriati, petugas di Puskeswan Girimulyo yang mewakili propinsi DIY. Turut hadir Kadinas Pertanian DIY, Ir.Nanang Suwandi,MMA, Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Kadinas Kelautan Peternakan dan Perikanan (kepenak) Kulonprogo drh. RR. Endang Purwaningrum Titi Lestari, dan Camat Girimulyo Drs.Widodo.


Dr.Krisnananda menyambut baik adanya keberpihakan pemda Kulonprogo kepada para dokter hewan, karena merupakan ujung tombak dalam menjaga kesehatan hewan sehingga mutunya serta produktifitasnya bagus. Tanpa adanya dukungan dan memanfaatkan para dokter hewan di Puskeswan maka berbagai komoditas peternakan yang ada dan potensial di wilayah Kulonprogo sangat rawan mengalami kerugian karena adanya serangan beberapa jenis penyakit.


Hal senada juga dikatakan Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), bahkan menjadi dokter hewan lebih sulit karena perlu perjuangan yang sangat luar biasa, pasiennya tidak datang sendiri, mengantri seperti dokter manusia, apalagi kondisi medan di wilayah Girimulyo yang sulit karena sebagian besar merupakan pegunungan, sehingga sudah sepantasnya adanya penghargaan bagi drhYuriati.


"Namun penghargaan itu tidak hanya pada hasilnya semata tetapi perlu juga dari ikhtiarnya,"terang Hasto yang juga pernah meraih prestasi dokter teladan tingkat nasional ketika bertugas di Puskesmas Melak Kabupaten Kutei Propinsi Kalimantan Timur pada masa-masa awal sebagai PNS.


Menurut pengamatan Hasto beberapa hal yang menonjol dari drh. Yuriati yaitu semangat dan ketekunan dalam meningkatkan profesionalisme, kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai medik veteriner serta memiliki tanggung jawab dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat peternak.


"Kambing PE yang menjadi ikon Kabupaten Kulon Progo dapat berkembang dengan baik di Kecamatan Girimulyo karena kesehatannya selalu terpantau oleh Puskeswan Girimulyo, selain itu ternak yang lain termasuk ternak sapi tidak lepas dari pantauannya. Beberapa kasus penyakit pada ternak kambing PE maupun pada ternak sapi yang cukup berbahaya dan secara ekonomis sangat merugikan, dapat disembuhkan setelah ditangani oleh Puskeswan Girimulyo,"jelas Hasto .


Disamping itu ada beberapa kelompok binaan dari Puskeswan Girimulyo yang menyandang beberapa prestasi, antara lain Kelompok Ternak Kambing PE Sadewo yang beralamat di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, dalam Lomba Kelompok Ternak telah menyandang predikat Juara I tingkat Kabupaten maupun Tingkat Propinsi dan akan diajukan dalam Lomba Kelompok Tingkat Nasional. Selain menyandang predikat juara, kelompok-kelompok yang menjadi binaan Puskeswan Girimulyo setiap mendapat program/kegiatan dari Pemerintah baik Pemerintah Daerah Tingkat II, Pemerintah Tingkat I maupun Pemerintah Pusat bisa dibilang dapat melaksanakan program tersebut dengan cukup sukses.


  Hasto menambahkan untuk mengembangkan Puskeswan saat ini sedang di susun Raperda tentang tarif pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan, hal ini bukan dimaksudkan memberatkan masyarakat namun memberi kepastian seperti adanya droping obat ada penjabaran yang jelas.(mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Malam Minggu Dokter Hasto Jadi Dalang

43 Warga Kulon Progo Terima Kursi Roda Bantuan UCP

KPPN Wates Raih ISO 9001:2008

KTP Berlaminating Sudah Tidak Laku di Bank

Bupati Nyetir Sendiri Saat Bedah Rumah



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Hasil OSN Tingkat Kabupaten Kulon Progo

Akhlak Lingkungan di Tempat Kerja: Menghemat Kertas

Raperda TDUP, Syaratkan Jarak Lokasi Hiburan Malam dengan Tempat Ibadah

Lowongan PT. TEC BATAM ( PUTERI )

WASPADA ANGIN PUTING BELIUNG

Penebangan Pohon Tua

PT. Jaya Makmur Prayoga Sentausa bersepakat dengan warga Pleret Panjatan

Aduan Reklame PT. Eureka Sentra Komunika Selesai

Perizinan Jemput Bola Menyasar ke Pasar

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Kokap II

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Puskesmas Samigaluh II

Menkop UKM: Suku Bunga LPDB KUKM Turun Jadi 5%

Asik Bermain Orang Gila Tenggelam

Asik Bermain Orang Gila Tenggelam

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 26 Februari 2015

KAUM DIFABEL PERLU PENDAMPINGAN PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN

Studi Banding Kabupaten Sleman dan Gunungkidul tentang implementasi Sistem Informasi Kinerja Daerah

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan Klinik Pratama PKU Muh. Yogyakarta Unit Wates

32 TAHUN RSUD WATES MENGABDI

Pedoman Seleksi OSN Guru SD tingkat kabupaten tahun 2015

Dinkes Kabupaten Pemalang Jateng Lakukan Studi Banding BLUD di Kulon Progo

Mengenal Simbol Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3)

Operasi Pasar Murni (opm) Beras Digelar Di Pasar Bendungan

DPRD Kabupaten Jombang Study Banding ke DPRD Kabupaten Kulonprogo

Lowongan PT. Sung Chang Indonesia Putra



.:: Artikel ::::::::.

Tantangan KIE KKB Kulon Progo 2015

Seputar Inovasi Pemberian Reward Kambing Bagi Peserta KB Pria MOP/vasektomi di Kulon Progo

Fenomena Penyelenggaraan Urusan di Kabupaten Pasca Terbitnya UU 23 Tahun 2014,

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ke Empat)

Kelurahan Wates Pasca Alih Status (bagian Pertama)