Yuriati Nominasi Dokter Hewan Tingkat Nasional


Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Pembangunan Kampus Universitas Janabadra

Berbagai Perusahaan dan Pelaku Kepentingan Bersatu Dalam Bedah Rumah

22 Gunungan Nyadran Agung Ludes Dalam Sekejap

Kulon Progo Kembali Berhasil Pertahankan WTP

Konsumsi Ikan di Bulan Ramadhan dan Idul Fitri

 

Tim penilai lomba dokter hewan berprestasi tingkat nasional dari Dirjen Peternakan Departemen Pertanian RI, Kamis (13/9) mendatangi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo.


Kedatangan tim yang dipimpin Dr.Krisnananda untuk melakukan penilaian kepada drh.Yuriati, petugas di Puskeswan Girimulyo yang mewakili propinsi DIY. Turut hadir Kadinas Pertanian DIY, Ir.Nanang Suwandi,MMA, Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Kadinas Kelautan Peternakan dan Perikanan (kepenak) Kulonprogo drh. RR. Endang Purwaningrum Titi Lestari, dan Camat Girimulyo Drs.Widodo.


Dr.Krisnananda menyambut baik adanya keberpihakan pemda Kulonprogo kepada para dokter hewan, karena merupakan ujung tombak dalam menjaga kesehatan hewan sehingga mutunya serta produktifitasnya bagus. Tanpa adanya dukungan dan memanfaatkan para dokter hewan di Puskeswan maka berbagai komoditas peternakan yang ada dan potensial di wilayah Kulonprogo sangat rawan mengalami kerugian karena adanya serangan beberapa jenis penyakit.


Hal senada juga dikatakan Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), bahkan menjadi dokter hewan lebih sulit karena perlu perjuangan yang sangat luar biasa, pasiennya tidak datang sendiri, mengantri seperti dokter manusia, apalagi kondisi medan di wilayah Girimulyo yang sulit karena sebagian besar merupakan pegunungan, sehingga sudah sepantasnya adanya penghargaan bagi drhYuriati.


"Namun penghargaan itu tidak hanya pada hasilnya semata tetapi perlu juga dari ikhtiarnya,"terang Hasto yang juga pernah meraih prestasi dokter teladan tingkat nasional ketika bertugas di Puskesmas Melak Kabupaten Kutei Propinsi Kalimantan Timur pada masa-masa awal sebagai PNS.


Menurut pengamatan Hasto beberapa hal yang menonjol dari drh. Yuriati yaitu semangat dan ketekunan dalam meningkatkan profesionalisme, kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai medik veteriner serta memiliki tanggung jawab dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat peternak.


"Kambing PE yang menjadi ikon Kabupaten Kulon Progo dapat berkembang dengan baik di Kecamatan Girimulyo karena kesehatannya selalu terpantau oleh Puskeswan Girimulyo, selain itu ternak yang lain termasuk ternak sapi tidak lepas dari pantauannya. Beberapa kasus penyakit pada ternak kambing PE maupun pada ternak sapi yang cukup berbahaya dan secara ekonomis sangat merugikan, dapat disembuhkan setelah ditangani oleh Puskeswan Girimulyo,"jelas Hasto .


Disamping itu ada beberapa kelompok binaan dari Puskeswan Girimulyo yang menyandang beberapa prestasi, antara lain Kelompok Ternak Kambing PE Sadewo yang beralamat di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, dalam Lomba Kelompok Ternak telah menyandang predikat Juara I tingkat Kabupaten maupun Tingkat Propinsi dan akan diajukan dalam Lomba Kelompok Tingkat Nasional. Selain menyandang predikat juara, kelompok-kelompok yang menjadi binaan Puskeswan Girimulyo setiap mendapat program/kegiatan dari Pemerintah baik Pemerintah Daerah Tingkat II, Pemerintah Tingkat I maupun Pemerintah Pusat bisa dibilang dapat melaksanakan program tersebut dengan cukup sukses.


  Hasto menambahkan untuk mengembangkan Puskeswan saat ini sedang di susun Raperda tentang tarif pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan, hal ini bukan dimaksudkan memberatkan masyarakat namun memberi kepastian seperti adanya droping obat ada penjabaran yang jelas.(mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Pembangunan Kampus Universitas Janabadra

Berbagai Perusahaan dan Pelaku Kepentingan Bersatu Dalam Bedah Rumah

22 Gunungan Nyadran Agung Ludes Dalam Sekejap

Kulon Progo Kembali Berhasil Pertahankan WTP



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PUNCAK PERINGATAN HARDIKNAS 2016, BUPATI KULON PROGO MENYERAHKAN 116 PIAGAM PENGHARGAAN

SERATUS DUA PULUH PENARI JATHILAN DAN ANGGUK MERIAHKAN PENGETAN ADENGING DESA JATIMULYO KAPING 69

Nyadran Agung Kabupaten Kulon Progo

Tangkas Terampil Tingkat SMP Se Kulon Progo

Sidang Regional Dewan Ketahanan Pangan Wilayah Tengah di Palembang tanggal 25 – 27 Mei 2016

Perpusda Kulon Progo Menyemarakkan Nyadran Agung 2016

Perpusda Mengadakan Pelatihan SPP bersama PerpuSeru

BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG

Turonggo Asri Meriahkan Wiwit Agung Panen Padi di Kalibawang

Mengganti Raskin Menjadi Rasda Raih Penghargaan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2016

KULON PROGO TERIMA PENGHARGAAN TOP 35 INOV PELAY PUBLIK

Tiga Investor Realisasikan Investasi di Kulon Progo

POLIKLINIK SPESIALIS JANTUNG RSUD WATES

Sosialisasi Pekat oleh Sat Pol PP

Perubahan Jam Kerja ASN Selama Bulan Suci Ramadhan 1437 H

Kedapatan Threesome di Meja Hijaukan

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Pembangunan Universitas Janabadra Yogyakarta Kampus Kulonprogo

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Pembangunan Perumahan Griya Ploso Asri di Sentolo

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Penambangan dan Pengolahan Andesit PT. Agung Bara Cemerlang di

DONOR DARAH DALAM LOMBA KSI TINGKAT DIY KECAMATAN KALIBAWANG

Penilaian Lomba Kelompok Tani Berprestasi Komoditas Jagung di Sentolo

Kunjungan Kerja Bp. Wakil Bupati Kulon Progo di Galur

MARI KITA PACU HARAPAN HIDUP IBU DALAM LOMBA KECAMATAN SAYANG IBU TINGKAT DIY DI KECAMATAN KALIBAWAN

PENGISIAN PERANGKAT DESA PENDOWOREJO

BEDAH RUMAH



.:: Artikel ::::::::.

Part Time Job For Students

Education System Is A Serious Problem In This Country

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

dari Kampung KB Tegiri 2 Menuju Kulon Progo Sejahtera

Inovasi Daerah : Mengganti Raskin Menjadi Rasda