Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Yuriati Nominasi Dokter Hewan Tingkat Nasional


Kelengkeng Banjaroya Berpotensi Mengangkat Agrowisata

GKR Condrokirono Launching Sipkades

UMBY dan Perpusda Kulon Progo Gelar “Public Speaking Workshop”

UMBY Kembangkan “Growol Kulon Progo Hebat”

Percepat Pengentasan Kemiskinan, NTB Kunjungi Kulon Progo

Tiga Persoalan Mendasar Dalam Kelembagaan Perangkat Daerah

 

Tim penilai lomba dokter hewan berprestasi tingkat nasional dari Dirjen Peternakan Departemen Pertanian RI, Kamis (13/9) mendatangi Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulonprogo.


Kedatangan tim yang dipimpin Dr.Krisnananda untuk melakukan penilaian kepada drh.Yuriati, petugas di Puskeswan Girimulyo yang mewakili propinsi DIY. Turut hadir Kadinas Pertanian DIY, Ir.Nanang Suwandi,MMA, Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Kadinas Kelautan Peternakan dan Perikanan (kepenak) Kulonprogo drh. RR. Endang Purwaningrum Titi Lestari, dan Camat Girimulyo Drs.Widodo.


Dr.Krisnananda menyambut baik adanya keberpihakan pemda Kulonprogo kepada para dokter hewan, karena merupakan ujung tombak dalam menjaga kesehatan hewan sehingga mutunya serta produktifitasnya bagus. Tanpa adanya dukungan dan memanfaatkan para dokter hewan di Puskeswan maka berbagai komoditas peternakan yang ada dan potensial di wilayah Kulonprogo sangat rawan mengalami kerugian karena adanya serangan beberapa jenis penyakit.


Hal senada juga dikatakan Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), bahkan menjadi dokter hewan lebih sulit karena perlu perjuangan yang sangat luar biasa, pasiennya tidak datang sendiri, mengantri seperti dokter manusia, apalagi kondisi medan di wilayah Girimulyo yang sulit karena sebagian besar merupakan pegunungan, sehingga sudah sepantasnya adanya penghargaan bagi drhYuriati.


"Namun penghargaan itu tidak hanya pada hasilnya semata tetapi perlu juga dari ikhtiarnya,"terang Hasto yang juga pernah meraih prestasi dokter teladan tingkat nasional ketika bertugas di Puskesmas Melak Kabupaten Kutei Propinsi Kalimantan Timur pada masa-masa awal sebagai PNS.


Menurut pengamatan Hasto beberapa hal yang menonjol dari drh. Yuriati yaitu semangat dan ketekunan dalam meningkatkan profesionalisme, kesungguhan dalam menjalankan tugas sebagai medik veteriner serta memiliki tanggung jawab dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat peternak.


"Kambing PE yang menjadi ikon Kabupaten Kulon Progo dapat berkembang dengan baik di Kecamatan Girimulyo karena kesehatannya selalu terpantau oleh Puskeswan Girimulyo, selain itu ternak yang lain termasuk ternak sapi tidak lepas dari pantauannya. Beberapa kasus penyakit pada ternak kambing PE maupun pada ternak sapi yang cukup berbahaya dan secara ekonomis sangat merugikan, dapat disembuhkan setelah ditangani oleh Puskeswan Girimulyo,"jelas Hasto .


Disamping itu ada beberapa kelompok binaan dari Puskeswan Girimulyo yang menyandang beberapa prestasi, antara lain Kelompok Ternak Kambing PE Sadewo yang beralamat di Dusun Sabrang Kidul, Desa Purwosari, dalam Lomba Kelompok Ternak telah menyandang predikat Juara I tingkat Kabupaten maupun Tingkat Propinsi dan akan diajukan dalam Lomba Kelompok Tingkat Nasional. Selain menyandang predikat juara, kelompok-kelompok yang menjadi binaan Puskeswan Girimulyo setiap mendapat program/kegiatan dari Pemerintah baik Pemerintah Daerah Tingkat II, Pemerintah Tingkat I maupun Pemerintah Pusat bisa dibilang dapat melaksanakan program tersebut dengan cukup sukses.


  Hasto menambahkan untuk mengembangkan Puskeswan saat ini sedang di susun Raperda tentang tarif pelayanan kesehatan hewan di Puskeswan, hal ini bukan dimaksudkan memberatkan masyarakat namun memberi kepastian seperti adanya droping obat ada penjabaran yang jelas.(mc)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kelengkeng Banjaroya Berpotensi Mengangkat Agrowisata

GKR Condrokirono Launching Sipkades

UMBY dan Perpusda Kulon Progo Gelar “Public Speaking Workshop”

UMBY Kembangkan “Growol Kulon Progo Hebat”

Percepat Pengentasan Kemiskinan, NTB Kunjungi Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 8 Desember 2016

Pelaksanaan APBdes 2016

MENGUKUR TINGGI POHON

Helm Mahal Raib Di Curi Orang

LOMBA ADHIKARYA PANGAN NUSANTARA

PRINSIP-PRINSIP PEMBUATAN KOMPOS

Kampanye Di Pasar Hewan Desa Pengasih Kecamatan Pengasih

Batu Besar Longsor Menutup Akses Jalan

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan PT. Truva Pasifik

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan CV. Bedjoe Oetomo

HASIL SELEKSI PENYULUH AGAMA ISLAM NON PNS TAHUN 2017 KECAMATAN PENGASIH

BUKAN AKSES CARI HUTANG, Pembinaan Kelompok UPPKS se Kecamatan Pengasih

NTB Tertarik Belajar Tomira

Pohon Tumbang Mengenai Rumah

FGD Menangkap Peluang Usaha Kerjasama Dinkop UMKM dan Bank Pasar Kulonprogo

PPK Kecamatan Pengasih

Sosialisasi Hasil Pendataan P2LP Perbaikan Laporan Kependudukan

Rentenir Berkedok Koperasi Makin Berkembang

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 5 Desember 2016

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 1 Desember 2016

BIMTEK SISTEM KEUANGAN DESA (SIKEUDES) KULON PROGO

Koordinasi Pemetaan Gangguan Tibumtranmas

Perpustakaan Desa harus jadi Penggerak Pembangunan Masyarakat

Penduduk Modal Dasar Pembangunan

Hati-hati Pencurian



.:: Artikel ::::::::.

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini

Mengasuh Anak di Era Digital

Gotong Royong Bangkitkan Kemandirian Daerah

Edukasi Perawatan Kesehatan Reproduksi Balita

Perlunya Monitoring dan Evaluasi Terhadap Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (paten) Tahun Ke-3