Pemerintah Kabupaten Kulon Progo
Rubrik : Berita Utama
Sentolo Pintu Gerbang, Segitiga Emas Kulon Progo
2013-06-13 15:29:12 - by : mc

 


Wilayah Kecamatan Sentolo adalah pintu gerbangnya Kulon Progo
karena sangat potensial untuk dikembangkan dengan beberapa keunggulan
diantaranya jarak hanya 25 menit dari jantung kota Yogyakarta Malioboro, tidak
terkena lahar dingin dari letusan gunung merapi, aman dari gempa bumi karena
tidak ada lempengan bumi seperti di Bantul, dan kedepan merupakan jalur
penumpang menuju bandara.


Demikian dikatakan Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto
Wardoyo,Sp.OG(K) dalam acara Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) di
Kecamatan Sentolo, Kamis (13/6). Turut serta dalam rombongan Wakil Bupati Drs.H.Sutedjo,
anggota DPRD Drs.H.Kasdiyono, staf ahli bupati dr.Lestaryono,M.Kes dan beberapa
kepala SKPD.


"Sentolo ini menjadi pintu gerbangnya Kulon Progo, banyak
keunggulannya, bahkan menjadi segitiga emas, jalur lintas nasional Yogyakarta
Jakarta, kemudian ke obyek wisata Candi Borobudur, yang nantinya jalan irung
petruk dibuat lurus dilebarkan, belum lagi pembangunan Autis Center, rumah
sakit, ada pasukan keamanan dari Brimob pasti keamanan terjamin, jadi luar
biasa Sentolo ini,"kata Hasto.


Sementara dalam kunjungan di Desa Salamrejo, Kades RS.Harjanto
mengeluhkan kondisi Pasar Sentolo Baru yang belum dimanfaatkan sehingga pada
malam hari sangat rawan, sering digunakan anak -anak muda dikhawatirkan
apabila terlalu lama dapat menjurus ke hal-hal yang negatif. Pemdes Salamrejo
mempunyai empat kios bagaimana kalau di tempati dulu, sehingga tidak sepi
karena adanya petugas dan keamanan.


Terkait keluhan tersebut, Bupati Hasto mengatakan bahwa
status pasar baru Sentolo masih pihak ketiga belum diserahkan ke pemkab dan jatuh
tempo akhir bulan Juni ini atau enam bulan.Setelah diserahkan tentu ditempati, dengan
terlebih dahulu dinas perindag ESDM, Camat, Kades menyiapkan langkah yang baik,
karena bulan Nopember rencana  akan
diresmikan.


Dalam kunjungan tersebut Bupati meninjau beberapa program
pembangunan gotong-royong masyarakat dan menyerahkan berbagai bantuan dan
kejuaraan. Salah satunya melihat pembangunan revitalisasi Sendang Klampok,
pedukuhan Kidulan Desa Salamrejo, dan juga didukung sarana paving jalan,
Gapura, Drainase, lampu Jalan, lampu Taman,MCK dengan dana Rp.1Milyar dari APBN
tahun 2013 Satker  PBL (Penataan Bangunan
Lingkungan).


Selain itu meninjau  pembangunan Ponpes Al Maruf dan Kapel Santo
Yusuf di Kalimenur desa Sukoreno, corblock, bangket jalan dan drainase, yang
tersebar di desa Tuksono, desa Banguncipto, dan desa Sentolo.


Menurut Camat Sentolo Ir.Aspiyah,MSi berbagai pembangunan
fisik dan non fisik dari bantuan pemerintah sejumlah Rp.10 Milyar lebih mampu
menumbuhkan swadaya masyarakat Rp.2,7 Milyar atau 27 persen.(MC)


 


 

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo : http://www.kulonprogokab.go.id/v21
Versi Online : http://www.kulonprogokab.go.id/v21/?pilih=news&aksi=lihat&id=2811