Perdagangan

Perdagangan


Perekonomian Kabupaten Kulon Progo sampai tahun 2012 ini masih mengandalkan pendapatan daerahnya dari sektor pertanian. Menyikapi hal ini, pemerintah daerah terus berupaya memanifestasi komoditas unggulan sebagai alternatif untuk memberikan kontribusi peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Hal ini tampak dari perkembangan nilai ekspor komoditas unggulan hasil industri ke beberapa negara eksportir seperti Jepang, Belanda, dan Australia. Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah, Pemerintah Daerah Kabupaten Kulon Progo terus berupaya meningkatkan volume maupun nilai ekspor komoditas unggulan tersebut dan memasarkan produk unggulan hasil industri melalui program paket wisata, pameran, dan promosi keluar daerah.


Produk-produk unggulan Kabupaten Kulon Progo tersebar di beberapa kecamatan, antara lain industri rumah tangga kerajinan agel terpusat di Kecamatan Pengasih, Sentolo, dan Nanggulan. Pabrik arang briket di Kecamatan Sentolo, kerajinan kayu di Kecamatan Sentolo, gula kristal di Kecamatan Girimulyo dan pabrik wig di Kecamatan Wates.


Tahun 2012 hasil industri yang diekspor dari Kabupaten Kulon Progo adalah arang briket, teh hijau, kerajinan agel, kerajinan kayu, gula Kristal, dan wig. Tahun 2012 jumlah nilai ekspor dari hasil industri sebesar US$ 7.827.040,25. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar US$ 4.866.071,49 atau 164,34 persen dari tahun sebelumnya. Komoditas hasil industri yang nilainya tertinggi adalah wig yaitu mencapai US$ 5.390.088,80 atau 68,86 persen, kemudian arang briket sebesar US$ 1.207.285,60 atau 15,42 persen, gula kristal sebesar US$ 596.115 atau 7,62 persen, kerajinan agel sebesar US$ 378.894,60 atau 4,84 persen, kerajinan kayu sebesar US$ 205.421,00 atau 2,62 persen, dan teh hijau/hitam sebesar US$ 49.235,25 atau 0,63 persen.

 

 

 

 

 

 


Sumber : Kulon Progo Dalam Angka 2013 - BPS, update tanggal 05/01/2015 

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Kindcu Kembali Nahkodai IMKP

SMPN 1 Galur Bantu Korban Tanah Longsor Banjarnegara

RCYP-Kulon Progo Jalin Kerjasama

Bupati : Gotong Royong Mungkasi Karyo

Pendekatan Budaya Perlu untuk Menurunkan Resiko Bencana



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Anemia Kurang Zat Besi (Bagian I)

Pengembangan Kewirausahaan Masyarakat Jangkaran

Rotary Club Akan Mengadakan Baksos di RSUD Nyi Ageng Serang

Total Pendaftar Seleksi Pegawai Non PNS Capai 3.453 orang

Ka Dinkes Umumkan Kewaspadaan Peserta Pada Proses Seleksi Tenaga Non PNS BLUD Puskesmas

Pemantapan Persiapan Penilaian Kesehatan Koperasi

Konsumsi Ikan di Indonesia

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Nyi Ageng Serang

Koperasi Tenun Mumbul akan Memproduksi Tenun Lurik Untuk Seragam PNS

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 26 Januari 2015

Penundaan Seleksi PT. Yokogawa Batam

Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

Waspada DBD Dinkes Gencarkan PSN

Hari Pertama Pendaftaran Pegawai Non PNS Capai 1242 Pendaftar

Biasakan Makan Ikan Sejak Kecil Agar Cerdas

Gerbosari Deklarasikan Bebas Buang Air Besar Sembarangan

Penamaan Jalan Desa Dinilai Kurang Valid

Hari Gizi Nasional 25 Januari

Pembukaan Masa Sidang ke II DPRD Kulonprogo Tahun 2015

Diharapkan kapal sudah dapat masuk Pelabuhan Tanjung Adikarta

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 22 Januari 2015

RSUD NYi Ageng Serang Ganti Nomor Telepon

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Yogyakarta Unit Wates

Perempuan sebagai Penyokong Pertumbuhan Ekonomi

Kandungan Zat Gizi untuk Kecerdasan dalam Ikan



.:: Artikel ::::::::.

PATEN : Kecamatan Yang Mensejahterakan Rakyat (bagian Ke Empat)

Kelurahan Wates Pasca Alih Status (bagian Pertama)

Kewirausahaan

Agribisnis

Sistem Perkandangan Ternak Kambing