Identitas Daerah

Penjelasan makna Lambang Daerah Kabupaten Kulon Progo



1. Bintang segilima melambangkan landasan idiil perjuangan yaitu falsafah negara Pancasila
2. Lingkaran melambangkan bahwa dengan landasan idiil yang tetap dan tidak akan berubah itulah segenap lapisan dan aliran masyarakat serta semua keyakinan dapat dipersatukan
3. Lingkungan yang berbentuk rantai yang tidak terputus melambangkan bahwa semua keadaan di daerah Kulon Progo adalah untuk semua rakyat di daerah Kulon Progo
4. Kapas dan padi melambangkan bahan kebutuhan pokok, kelapa dan cengkeh menunjukkan produksi khas Kulon Progo
5. Garis bergelombang tinggi rendah melambangka kondisi alam Kulon Progo bervariasi dari dataran sampai pegunungan
6. Coretan 3 buah melambangkan 3 sungai besar di Kulon Progo yaitu Kali Progo, Kali Serang dan kali Bogowonto
7. Nyala juplak (pelita tradisional) melambangkan jiwa dan semangat pantang mundur.


Disamping lambang daerah, Kulon Progo memiliki semboyan BINANGUN yang digambarkan dengan simbol berbentuk gunungan.



 



Secara keseluruhan bentuk logo adalah gambar GUNUNGAN dari dunia wayang kulit. Dalam dunia wayang GUNUNGAN menggambarkan isi dari alam semesta/dunia/ jagad raya, baik manusia, tumbuh-tumbuhan, hewan dan segala budayanya yang merupakan wujud, cipta, rasa, karsa dan karya manusia. Gunungan digerakkan oleh dalang pada awal, pergantian episode maupun akhir cerita.


Dalam logo, bentuk gambar gunungan diisi :

1. Gambar bunga berwarna kuning berjumlah 8 (delapan) merupakan simbolisasi 8 unsur dari motto BINANGUN yaitu: Beriman, Indah, Nuhoni, Aman, Nalar, Guyub, Ulet dan Nyaman
2. Gambar kelopak daun berjumlah 5 (lima) berwarna hijau merupakan simbolisasi dari lima sila Pancasila Dasar Negara Republik Indonesia
3. Tulisan KULON PROGO BINANGUN pada tempat kelopak daun yang berwarna kuning dan warna tulisan hitam



MAKNA WARNA PADA LAMBANG


Kuning  - Lambang Kemuliaan, Keagungan
Hijau  - Lambang Kesuburan, Kamakmuran, Kesejahteraan
Hitam

 - Lambang Kesungguhan, Kesungguhan,Kemantapan, Ketenangan

  Logo didominasi warna hijau dan kuning, sesuai dengan rontek kabupaten Dati II Kulon Progo yaitu PARE ANOM



MAKNA MENYELURUH


Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam membangun daerahnya, bertujuan agar menjadi lebih maju, makmur, sejahtera lahir bathin (Gunungan warna hijau dan kuning). Tujuan pembangunan dan cara mencapainya bersumber pada Pancasila dan UUD 1945 (kelopak daun 5 buah dan tempatnya).

 

Mars Kulon Progo,  Hymne Kulon Progo 

 

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Agenda BBGRM XIII dan HKG Ke 44 di Girimulyo

BUPATI BUKA PENCANANGAN BBGRM dan HKG PKK

KANTOR KECAMATAN WATES RESMI PINDAH KE GEDUNG BARU

BUPATI BUKA TMMD DI KOKAP

Sepeda dan Jalan Sehat UNY Kampus Wates



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Bupati Meresmikan Balai RW

Kelurahan Wates Jadi Salah Satu Titik Kunjungan BBGRM 2016

Pengumuman Hasil UN SMA/SMK Tahun 2016

Study Banding Koperasi KPRI Hidup Tulungagung ke Tomira

REKONSILIASI PBB 2012

Tanggal 3 Mei Kecamatan Wates Tempati Kantor Baru

Penilaian Lomba Pembangunan Pertanian

Menteri Puspayoga : Koperasi Pedagang Pasar Tradisional Harus Jadi Prioritas LPDB

Pengamanan Hari Tari Dunia

Edaran Program Indonesia Pintar

JOB FAIR

LOMBA LPMD

HABIS SOSIALISASI PARA PEGAWAI KECAMATAN KALIBAWANG MAKAN SIANG DENGAN MENU IKAN

Virus Zika Tidak Menular Lewat ASI

YUUUCCCKK....SENAM MASSAL

“ Nyalakan Pelita, Terangkan Cita-cita ”

BIASAKAN HIDUP DENGAN MAKAN IKAN SEDARI SEKARANG

UJIAN PERANGKAT DESA TANJUNGHARJO

LLP-KUKM Ajak UKM Terus Berinovasi

Lowongan Kerja PT. INDOMARCO ADI PRIMA (AREA JOGJA)

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2016

Safari Jumat di Masjid Al-Furqon Boto Wetan Kembang Nanggulan

Bupati Meresmikan Rice Milling Unit (RMU) di Girimulyo

LPDB-KUMKM Kucuri Pinjaman Dana 2.000 Pengusaha Perempuan IPEMI

TANDES, Program Percepatan Pembangunan Desa di Kulon Progo



.:: Artikel ::::::::.

Part Time Job For Students

Education System Is A Serious Problem In This Country

Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

dari Kampung KB Tegiri 2 Menuju Kulon Progo Sejahtera

Inovasi Daerah : Mengganti Raskin Menjadi Rasda