Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Sarana Air Minum

 

Kebutuhan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Kulon Progo dipenuhi dari sumber air tanah (sumur gali, sumur bor), air permukaan (sungai, waduk) dan mata air. Secara keseluruhan, rata-rata kedalaman air tanah berkisar antara 2-15 meter di bawah permukaan tanah, dan sebagian beberapa desa yang berada di pegunungan, kedalaman air tanah lebih dari 15 meter. Di Kabupaten Kulon Progo dari 88 desa terdapat 25 desa rawan air karena sedikit tersedia air permukaan.

Penyediaan air bersih untuk masyarakat di perkotaan Wates dan di beberapa ibukota kecamatan (perkotaan) dilayani oleh PDAM dengan menggunakan sumber air yang berasal dari mata air Clereng (Pengasih), Waduk Sermo, Kali Progo dan sumber air dalam. Selain PDAM, di perdesaan pelayanan air bersih dikelola oleh kelompok masyarakat dengan memanfaatkan sumber air yang ada dengan cara dialirkan melalui perpipaan, meskipun debitnya kecil. Adapun Mata air yang sudah dikelola oleh PDAM Kabupaten Kulon progo meliputi mata air Clereng, Mudal, Grembul, Gua Upas dan Sungai Progo.

Secara umum di Kabupaten Kulonprogo kondisi air tanah dalamnya relatif baik kecuali beberapa desa diwilayah Kecamatan Panjatan. Potensi air baku di Kabupaten Kulonprogo untuk pengembangan SPAM selama 10 tahun kedepan pada umumnya tersedia. Air permukaan yang dapat dimanfaatkan adalah Sungai  Progo, Sungai Serang dan Sungai Bogowonto. Yang memerlukan upaya khusus untuk air baku air minumnya adalah kota Sentolo, Pengasih, Wates dan Temon, serta 8 IKK dan 36 desa.

 

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pj. Bupati Tinjau Area Relokasi Warga Terdampak Bandara di Janten dan Kebunrejo

Produk dan Transaksi Elektronik Tantangan Bagi Bank Pasar

Debat Publik Calon Bupati-Wakil Bupati

Pisah Sambut Pimp PT BPD DIY Cab Wates

Pj.Bupati Robohkan Bangunan Langgar RTRW



.:: Berita Subdomain ::::::::.

KUNJUNGAN LAPANGAN PESERTA WORKSHOP PENDIDIKAN BERKELANJUTAN DENGAN PROGRAM GP3M (GERAKAN PENDIDIKAN

Guna Menjaga Stabilitas Harga, Dinas Perdagangan Menggelar OPM

Kulon Progo Ikuti Rakorda Program KKBPK DIY

Penurunan Angka Tenaga Kerja Terbuka Menemui Banyak Kendala

Forum KIM Tingkat Kabupaten Kulon Progo Terbentuk

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 27 Februari 2017

APEL HARI BHHAKTI PELAYANAN RSUD WATES KE 34 DAN LOUNCHING CT SCAN

PRESIDEN RI MEMBERI PENGARAHAN KEPADA PESERTA RAKORNAS BKPM DAN DPMPTSP SE-INDONESIA TAHUN 2017

Kreativitas Pengurus ORARI Diperlukan Dalam Membangun Bangsa

SMP/MTs se-Kabupaten Kulon Progo Serentak Gelar Simulasi UNBK

SEMINAR PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 23 Februari 2017

DINAS PERDAGANGAN KABUPATEN KULONPROGO LAKUKAN PENGUJIAN KUALITAS PRODUK OLAHAN SEMEN DAN GENTENG

TIM DARI BAPPENAS KUNJUNGAN KELAPANGAN KE PASAR SEWUGALUR TERKAIT DANA DAK

GROPYOK SAMPAH DI PASAR WATES

Artikel (3)

NRG 2016

PEMBUKAAN PELATIHAN UPTD BLK ANGKATAN I TAHUN 2017 DAN PENYERAHAN SERTIFIKASI

Form Pengujian Kas

Lowongan Kerja PT. PERMODALAN NASIONAL MADANI (PERSERO)

Artikel (2)

Menggali Sejarah Persandian di Kulon Progo 158 Orang Mahasiswa STSN Napak Tilas dan Widyakarya

Rapat FGD Penyusunan Renstra Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kulon Progo 2017-2021

24 PIK Remaja Direfreshing

PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGRAJIN BAMBU DI BALAI DESA TEMON WETAN KECAMATAN TEMON



.:: Artikel ::::::::.

Fenomena Media Sosial Dalam Penyebaran Informasi

Perlunya Grand Design Pembangunan Kependudukan Dalam Konteks Pembangunan Daerah

22 Desember Hari Ibu; Hargailah Ibu

Pertumbuhan Penduduk dan Kualitas Hidup Kita

Saatnya Membangun Karakter Anak Sejak Usia Dini