Sarana Air Minum

 

Kebutuhan air bersih untuk masyarakat Kabupaten Kulon Progo dipenuhi dari sumber air tanah (sumur gali, sumur bor), air permukaan (sungai, waduk) dan mata air. Secara keseluruhan, rata-rata kedalaman air tanah berkisar antara 2-15 meter di bawah permukaan tanah, dan sebagian beberapa desa yang berada di pegunungan, kedalaman air tanah lebih dari 15 meter. Di Kabupaten Kulon Progo dari 88 desa terdapat 25 desa rawan air karena sedikit tersedia air permukaan.

Penyediaan air bersih untuk masyarakat di perkotaan Wates dan di beberapa ibukota kecamatan (perkotaan) dilayani oleh PDAM dengan menggunakan sumber air yang berasal dari mata air Clereng (Pengasih), Waduk Sermo, Kali Progo dan sumber air dalam. Selain PDAM, di perdesaan pelayanan air bersih dikelola oleh kelompok masyarakat dengan memanfaatkan sumber air yang ada dengan cara dialirkan melalui perpipaan, meskipun debitnya kecil. Adapun Mata air yang sudah dikelola oleh PDAM Kabupaten Kulon progo meliputi mata air Clereng, Mudal, Grembul, Gua Upas dan Sungai Progo.

Secara umum di Kabupaten Kulonprogo kondisi air tanah dalamnya relatif baik kecuali beberapa desa diwilayah Kecamatan Panjatan. Potensi air baku di Kabupaten Kulonprogo untuk pengembangan SPAM selama 10 tahun kedepan pada umumnya tersedia. Air permukaan yang dapat dimanfaatkan adalah Sungai  Progo, Sungai Serang dan Sungai Bogowonto. Yang memerlukan upaya khusus untuk air baku air minumnya adalah kota Sentolo, Pengasih, Wates dan Temon, serta 8 IKK dan 36 desa.

 

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Puncak HKG PKK Ke-42, Bupati Mengajak Untuk Membangun Karakter

Penyandang Disabilitas Perlu Miliki Semangat Juang untuk Berprestasi

Kontingen PORWADA Pamit Bupati

Pemkab Sosialisasikan ZIS Ke SKPD

KB Pria Penting untuk Meningkatkan Kepesertaan KB



.:: Berita Subdomain ::::::::.

LOWONGAN TENAGA HARIAN LEPAS DINAS BUDPARPORA KULON PROGO

Kulonprogo Butuh Penguatan Regulasi

Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2013

Pengumuman Tentang Tata Cara Penyampaian Proposal Pinjaman/Pembiayaan LPDB-KUMKM

DPRD Kabupaten Cirebon Kunker di Kulonprogo

Pemda Harus Tegas Kepada Penambang Liar

Rekomendasi Rapat Kerja Kesehatan Nasional 2014

SRI AMANI MENJUARAI "LANSIA IDOL 2014" TINGKAT DIY

dinas pekerjaan umum

Posyandu Buah Hati Siwalan Sentolo Maju Lomba Posyandu Wakili Wilayah Kerja Puskesmas Sentolo I

Koperasi dan UKM akan Dibantu Hadapi MEA 2015

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 21 April 2014

PENERIMAAN PEMUDA SARJANA PENGGERAK PEMBANGUNAN DI PEDESAAN (PSP3)

RAPAT KOORDINASI TINGKAT KECAMATAN GIRIMULYO BULAN APRIL 2014

Persiapan Lomba APN

PIK Remaja Sehati Perbarui Pengurus

Penilaian Lapangan Lomba Desa Tingkat Kabupaten

Perkembangan Harga Sembako Kabupaten Kulon Progo Per 17 April 2014

BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) PONOROGO MELAKSANAKAN KUNKER DI BPBD KULON PROGO

Sosialisasi LCM B2SA

Bupati Ingatkan Bahwa Puskesmas Mempunyai Tugas Yang Lebih Luas dan Komplek Dibanding Rumah Sakit

Kepala Daerah Ngawur Mutasi Pejabat Bakal Disanksi

Kunjungan ST MMTC Yogyakarta ke PPID Kab. Kulon Progo

SOSIALISASI PBB TAHUN 2014 di KECAMATAN PENGASIH

PARTISIPASI WARGA PENGASIH DALAM PEMILU LEGISLATIF 9 APRIL 2014 MENCAPAI 81%



.:: Artikel ::::::::.

Perencanaan Sistem Kependudukan (2)

Perencanaan Sistem Kependudukan (1)

Rekayasa Antisipasi Bencana

Tantangan Program KKB Makin Berat

Mengembangkan Pertanian Holtikultura