Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Desa Sendangsari Dinilai Tim Regional 2 Jawa-Bali


Tim Bedah Rumah Kulon Progo Kunjungi Gunung Kelir

Peringatan Hari Kartini dan Otonomi Daerah

Puncak Acara Gerakan TBBS dan Peringatan Hari Bumi

Tim BBGRM Kunjungi Kerajinan Batik

BBGRM di Kalibawang

Wisata Goa Batu Jonggol Salah Satu Yang Diresmikan Saat BBGRM dan Hkg PKK

 

Juara I Lomba Desa Tingkat DIY tahun 2017, Desa Sendangsari Pengasih dikunjungi Tim Klarifikasi Lapangan Penilaian Lomba Desa Tingkat Regional 2 untuk areal Jawa-Bali Tahun Anggaran 2017.

Kepala Subdit Evaluasi Perkembangan Desa Wilayah II Dirjen Bina Pemdes Kemendagri Ibu Ratna Andriani,SH selaku Ketua Tim Klarifikasi Lapangan dengan anggota Ibu Leni Angkasiwi, Bapak Suyadi, Riski Ampera, dan Bapak Agus Sukandar.

Tim klarifikasi diterima langsung oleh Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Forkopimda dan jajaran beserta masyarakat sendangsari di Balai Desa. Saat kedatangan, tim disambut dengan bergodo, siswa SD, kesenian Gejok Lesung, Kesenian Panjidor, gamelan anak-anak, beberapa produk unggulan yang ada di Desa Sendangsari.

Seusai menerima penjelasan Bupati, Tim Klarifikasi melihat administrasi desa dan berbagai komponen penilaian, dan peninjauan lapangan.

Dalam penjelasannya, Ratna Andriani menyampaikan bahwa untuk regional 2, diikuti oleh perwakilan 7 (tujuh) Propinsi, Propinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DIY, DKI, Banten dan Bali. Disaring menjadi 5 (lima) Desa dan 5 (lima) Kelurahan. Kehadiran tim ke Desa Sendangsari menandakan Desa Sendangsari saat ini sudah lolos dan terpilih dalam 5 (lima) besar se Regional 2.

"Desa Sendangsari masuk 5 (lima) dari 7 (tujuh) propinsi yang ada di Regional 2" kata Ratna Andriani,SH, Senin (17/7/2017).

Tim Klarifikasi menilai evaluasi tentang perkembangan desa, atas nama Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri. Tim ditugaskan menilai kesesuaian informasi yang telah disampaikan dan dokumen yang ada dengan keadaan riil di Lapangan.

Disamping itu juga untuk menggali lebih dalam lagi tentang potensi yang ada, baik di bidang Pemerintahan, Kewilayahan, Kemasyarakatan.

Adapun maksud dari lomba desa disampaikan untuk mendorong dan memberi motivasi kepada Pemerintah Desa, Kelurahan dan masyarakat, untuk berlomba dan bersaing secara sportif, positif, dan integratif.

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan banyak yang sudah dilakukan baik dari Pemerintah Desa Sendangsari dan masyarakatnya, dan prestasi yang sudah diraih Desa Sendangsari.

Masyarakat Desa Sendangsari mempunyai inovasi ‘Cetak Sawah Baru’ dengan memakai peralatan seadanya, meskipun belum ada dana APBN, APBD untuk membiayainya. Tanah tegalan dialihfungsikan menjadi sawah untuk menanam padi, yang dilakukan oleh Kelompok tani Ngudi Rukun. Sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bidang Pemerintahan desa, khususnya berkaitan dengan peta desa, Desa Sendangsari telah menggunakan Sistem Informasi Geografi yang digunakan untuk analisis komparatif, analisis temporal, analisis sektoral, analisis spasial, dan analisis terintegrasi.

Prestasi yang juga ada di Sendangsari adalah program KB Pria "Pandawa", bertujuan membantu pemerintah khususnya program KB Pria sehingga mempunyai beberapa motivator yang bertugas untuk memberikan konseling. Salah satu motivator yang berhasil memotivasi warga adalah Heru Meiyanti,Amk,SPd,MSi mendapat penghargaan sebagai motivator tingkat nasional dan mendapatkan Tanda Penghargaan Wira Karya dari Kepala BKKBN.

Sebagai desa budaya, membantu pembinaan pelestarian dan pengembangan adat dan budaya di Desa Sendangsari, seperti Kutukan dan Wiwita, sendangkan keseniannya seperti Kethoprak, Jathilan dan Gejog Lesung.

"Bahkan kita saksikan adir-adik SD, SMP bisa berkesenian dan gamelan" kata Dokter Hasto.

Desa Sendangsari juga mengembangkan budidaya ulat sutera dengan pakan dari daun singkong. Masyarakat juga aktif bergotong royong dalam program Bedah rumah.

Dengan penilaian ini, memberikan dampak positif dan memberi dampak multiplayer efek bagi pemerintah desa dan masyarakat.

(at@humaskp)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Tim Bedah Rumah Kulon Progo Kunjungi Gunung Kelir

Peringatan Hari Kartini dan Otonomi Daerah

Puncak Acara Gerakan TBBS dan Peringatan Hari Bumi

Tim BBGRM Kunjungi Kerajinan Batik

BBGRM di Kalibawang



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Pendidikan Kependudukan Perlu Diberikan Sejak SD

Upacara Peringatan Hari Kartini

Peringatan Hari Kartini dan Hari Otonomi Daerah Tahun 2018

Mahasiswa Fisipol UGM belajar tentang Kebijakan “Bela-beli Kulon Progo”

KEJUARAAN RENANG INDAH TINGKAT INTERNASIONAL

Seleksi PT Dagsap Endura Eatore di SMK Negeri 2 Pengasih

Lowongan Kerja Sebuah Perusahaan Besar di Batam - Laki-laki

SMA N 2 Wates Juara Provinsi Cerdas Cermat Keterbukaan Informasi

LKJIP Dinas Kominfo

RENSTRA Dinas Kominfo

IKU SKP Dinas Kominfo

Perjanjian Kinerja tahun 2018 Dinas Kominfo

Pengumuman Pemenang Lomba Guru dan Kasek Berprestasi 2018

Perubahan Perjanjian Kinerja tahun 2017 Dinas Kominfo

Rencana Aksi Kominfo

RKT tahun 2017

SMA N 2 WATES JUARA PERTAMA LOMBA KETERBUKAAN INFORMASI

SEMINAR "KARTINI TANGGUH JAMAN NOW"

DIBUKA SELEKSI JPT KEPALA DPU

KUNJUNGAN KERJA DPMPT KAB GUNUNG KIDUL KE DPMPT KAB. KULON PROGO

Puncak Acara Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) dan Hari Bumi

Puncak Acara Tiga Bulan Bersih Sampah (TBBS) dan Hari Bumi

Lowongan Kerja OPTIK YANINDO WATES

Seleksi CV Karya Hidup Sentosa di SMK Negeri 2 Pengasih

Lowongan Kerja MUNCUL GROUP



.:: Artikel ::::::::.

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan

Gerakan Berbasis Hati

Tantangan Pengendalian Penduduk Kulon Progo Tahun 2018

Tantangan Advokasi Kie Program KKBPK Tahun 2018

Kampung KB Wahana Pemberdayaan Masyarakat