Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Kemen PAN RB Kunjungi Kulon Progo


Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo

Dibangun Dalam Waktu 2 Bulan, Masjid Tiban Abdul Jalil Diresmikan

 

WATES-Dua organisasi perangkat daerah (OPD) Kulon Progo, yaitu Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Wates dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dipilih untuk menjadi sampel penilaian implementasi Reformasi Birokrasi, Inovasi Pelayanan Publik, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan zona integritas, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo, Hasto Wardoyo menuturkan, selain dua OPD itu, Pemkab berencana mengajukan Puskesmas Pengasih dan sejumlah Pemerintah Kecamatan, untuk turut dicek sebagai sampel. OPD-OPD itu juga akan diajukan kepada kementerian, untuk dinilai sebagai kawasan yang bebas korupsi.

OPD-OPD yang dipilih, akan dilihat dan dicek langsung oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB). Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga alur pemerintahan secara lengkap. Kementerian akan mencermati, sejauh mana Pemkab mampu memberikan layanan yang sempurna bagi masyarakat.

"Ada indikator yang mudah diukur dan ditentukan di OPD-OPD ini, kami menawarkan pula Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu untuk dijadikan sampel, tapi keputusan ada pada tim penilai. Kami membebaskan tim penilai, untuk memilih OPD mana yang akan menjadi sampel penilaian," kata Dokter Hasto, usai menerima kunjungan tim evaluasi lanjutan dan uji petik implementasi Reformasi Birokrasi, inovasi pelayanan publik, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan zona integritas, Sabtu (7/10/2017).

Dokter Hasto menjelaskan, tidak ada kesulitan berarti dalam memberikan pelayanan sempurna kepada masyarakat. Namun ketika berbicara tentang teknologi, ia menyadari sistem pelayanan Pemkab Kulon Progo mendapatkan tantangan dalam hal ketersediaan sistem dengan teknologi yang terintegrasi. Karena dengan infrastruktur yang memadai, Pemkab mampu menyelenggarakan sistem informasi yang baik dan benar.

"Hal itu menjadi tantangan kami, karena di Kulon Progo masih ada desa dan kecamatan yang belum memiliki fiber optik," ujarnya.

Sekretaris Deputi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kementerian PAN dan RB Didit Nurdiatmoko menjelaskan, jajarannya bertugas melakukan evaluasi ke Kulon Progo, atas pelaksanaan reformasi birokrasi dan manajemen kinerja di dalam lingkungan Pemkab Kulon Progo. Evaluasi lapangan ini dilakukan, setelah sebelumnya Pemkab Kulon Progo mengajukan evaluasi sampel OPD, dalam bentuk dokumen.

"Kami berharap, adanya sistem dan birokrasi yang sudah baik, bukan sekedar karena siapa bupatinya saat ini. Melainkan siapapun yang memimpin Kulon Progo, sistem yang berjalan dalam birokrasi dan pemerintahan semakin lama semakin baik," ungkapnya.

Didit menegaskan, penerapan reformasi birokrasi bukan hanya berlaku kepada bupati dan kepala OPD, namun berlaku hingga pegawai Pemkab di tingkatan paling rendah

Terkait Kulon Progo, Didit sudah memperoleh informasi informasi tentang kemajuan-kemajuan di Kulon Progo, dan Ingin mengkonfirmasi apakah berbagai perbaikan ini sudah By system atau belum.

"Karena kami bicara aparatur, birokrasi, kami ingin memastikan perbaikan ini By System, memang kita susun berdasarkan sistem dan pondasi yang jelas, sehingga nanti suatu saat bapak (Hasto) menjadi pak menteri atau yang lainnya, itu disini, di Kulon Progo itu tidak turun (tata kelolanya)" Kata Didit.

Disampaikan, figur pimpinan pasti sangat berpengaruh, tapi diharapkan itu bisa masuk dalam sistem pemerintahan.

"Kami memang mengevalusai SAKIP karena kami bicara sistemnya. Bagaimana perencanaan disusun berorientasi pada hasil-hasilnya. Bagaimana anggaran sesuai dengan yang direncanakan. Semua bisa nyambung, ujungnya budaya kinerja kita. Kami ingin mengkonfirmasi, sejauhmana sistem ini sudah bisa berjalan di Kabupaten Kulon Progo" jelas Didit (at@humas

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PESERTA PELATIHAN KEBANDARUDARAAN AIRLINES STAFF dan GROUND STAFF 2018

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

Geopark Indonesia Mendunia

Transformasi Koperasi Indonesia

Kabupaten Kulon Progo Melepas 333 Calon Haji 2018

Asyiknya Nobar Piala Dunia di Perpusda

Workshop Implementasi District Health Information System Software (DHIS2)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo Pererat Kerjasama Kemitraan dengan BPBI Abiyoso

Menyongsong API: Dinas Pariwisata Kulon Progo gelar Jumpa Pers

10 Motif Batik Paling Populer di Indonesia

Pak Ndut (Drs. Mardiya) Suarakan Program Pembangunan Lewat Lagu

Peserta Lolos Seleksi Administrasi Pengadaan Tenaga Bantu Pendidikan Non PNS Gelombang II

ATM, Jurus Jitu Memulai Usaha

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Pembuatan Sumur Bor oleh Tagana Kab. Kulon Progo

Harganas Kulon Progo Dipusatkan di Sentolo

NASA NANGGULAN PENUH HARU DAN PENGHARAPAN..

Pertemuan Forum Masyarakat Kearsipan di Gunung Kidul

Surat Edaran Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun 2018

Lowongan Kerja GURU AGAMA ISLAM - SD MUHAMMADIYAH BEDOYO

HATI-HATI PENIPUAN PENERIMAAN PNS 2018

Acara Tahunan Jogja OPEN Artistic Swimming Resmi Dibuka

Diskominfo Kulon Progo Tuntas Selenggarakan Forum Data

Gaungkan Semarak Asian Games



.:: Artikel ::::::::.

Devinfo dan Manfaatnya Dalam Pengembangan Program KKbpk

Mengenal Sekolah Siaga Kependudukan

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan

Gerakan Berbasis Hati

Tantangan Pengendalian Penduduk Kulon Progo Tahun 2018