Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Kunjungan DPR RI Komisi V Ke Kulon Progo


Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo

Dibangun Dalam Waktu 2 Bulan, Masjid Tiban Abdul Jalil Diresmikan

 

Seusai menerima kunjungan Komisi V DPR-RI, Bupati Kulon Progo menilai sangat penting dan bermanfaat, karena dapat mengetahui kondisi saat ini dan menambah perencanaan dimasa yang akan datang.

Salah satunya dokter Hasto menyambut baik usulan anggota DPR RI Idham Samawi agar masyarakat menyiapkan diri tidak hanya dengan bekerja di Bandara, tapi juga memanfaatkannya untuk mengembangkan enterpreneur atau bisnis.

"Oleh karena itu bagaimana kita bisa memanfaatkan Bandara ini, tidak hanya sebagai tempat untuk bekerja, tapi juga sarana untuk bisnis" kata Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K), Senin (9/10/2017) di gedung kaca Pemkab Kulon Progo.

Sebelumnya Dokter Hasto menjelaskan, Terkait dengan kunjungan komisi V DPR-RI ke Kulon Progo terkait masalah bandara, DPR melakukan evaluasi, aspirasi dari masyarakat terkait di lapangan kemajuannya.

Saya kira makna penting dari kunjungan DPR-RI hari ini, ada beberapa hal yang perlu didorong dari sisi regulasi pemerintah pusat, dibutuhkan suatu percepatan untuk pembangunan rel kereta api.

Yang mana sekarang ini penganggaran untuk pengadaan tanah yang harus dilakukan oleh PT KAI atau APBN, hari ini belum dianggarkan di tahun 2018.

Sehingga dengan terekspos seperti hari ini, akhirnya dibahas bersama PT KAI untuk merespon dengan cara yang lebih cepat. Apakah ada skenario lain seperti pinjaman, seperti yang dilakukan oleh PT AP. Karena yang diinginkan bersama bahwa Bandara jadi, maka jalan kereta api juga jadi.

Dengan demikian sudah mengerucut tadi, bahwa PT KAI kemudian merespon, jalan segera dimulai pembebasannya, kemudian skenario lewat mana, Sudah diputuskan lewat stasiun kedundang, dan membuat efisien supaya fly overnya tidak dua titik.

Kemudian hal lain yang pada kesempatan kali ini, kemudian infrastruktur yang diluar yang ditanggung oleh PT AP, bagaimana akses harus menjadi yang bukan tanggungan PT AP menjadi tema penting.

Termasuk JJLS, kemudian membebaskan lahan, kemudian ditambah dengan konektivitas dengan Borobudur.

Inilah yang hari ini menjadi topik yang baik menurut saya, dimana akses ke bandara ini kemudian bisa dilakukan. Sedangkan dari sisi PT AP Bupati sudah sangat meyakinkan, bahwa beliau akan membangun ini dengan target April 2019 untuk minimal untuk pendaratan untuk perdana akan bisa dilakukan, bahwa area yang primer, yang dibutuhkan, sudah tidak ada masalah.

Semua sektor yang dikatakan pak Idham, semua kementerian dan semua pihak harus bahu membahu tidak serta merta semua menjadi tanggungjawab PT AP.

Terkait pemanfaatan Bandara bagi Masyarakat, tidak hanya jadi karyawan PT AP, tapi juga dengan mengembangkan enterpreneur, pelaku ekspor seperti yang disampaikan pak Idham, dari Kulon Progo, seperti gula semut / brown sugar juga ekspor 95 %.

Oleh karena itu bagaimana kita bisa memanfaatkan Bandara ini, tidak hanya sebagai tempat untuk bekerja, tapi juga sarana untuk bisnis, makanya saya kira apa yang disampaikan tepat sekali, sehingga kita dapat menyambut bandara dengan menyiapkan produk ekspor dengan lebih baik lagi. Karena sarana transportnya langsung.

Begitu juga turis yang akan datang akan bisa tidak harus transit di Singapura, tetapi langsung di Kulon Progo. Bandara Kulon Progo panjang lebih dari 3000 m lebarnya lebih dari 65 m ini adalah Bandara yang cukup besar l, sehingga pesawat besar bisa mendarat dengan cukup baik.
(at@humaskp)

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PESERTA PELATIHAN KEBANDARUDARAAN AIRLINES STAFF dan GROUND STAFF 2018

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

Geopark Indonesia Mendunia

Transformasi Koperasi Indonesia

Kabupaten Kulon Progo Melepas 333 Calon Haji 2018

Asyiknya Nobar Piala Dunia di Perpusda

Workshop Implementasi District Health Information System Software (DHIS2)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo Pererat Kerjasama Kemitraan dengan BPBI Abiyoso

Menyongsong API: Dinas Pariwisata Kulon Progo gelar Jumpa Pers

10 Motif Batik Paling Populer di Indonesia

Pak Ndut (Drs. Mardiya) Suarakan Program Pembangunan Lewat Lagu

Peserta Lolos Seleksi Administrasi Pengadaan Tenaga Bantu Pendidikan Non PNS Gelombang II

ATM, Jurus Jitu Memulai Usaha

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Pembuatan Sumur Bor oleh Tagana Kab. Kulon Progo

Harganas Kulon Progo Dipusatkan di Sentolo

NASA NANGGULAN PENUH HARU DAN PENGHARAPAN..

Pertemuan Forum Masyarakat Kearsipan di Gunung Kidul

Surat Edaran Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun 2018

Lowongan Kerja GURU AGAMA ISLAM - SD MUHAMMADIYAH BEDOYO

HATI-HATI PENIPUAN PENERIMAAN PNS 2018

Acara Tahunan Jogja OPEN Artistic Swimming Resmi Dibuka

Diskominfo Kulon Progo Tuntas Selenggarakan Forum Data

Gaungkan Semarak Asian Games



.:: Artikel ::::::::.

Devinfo dan Manfaatnya Dalam Pengembangan Program KKbpk

Mengenal Sekolah Siaga Kependudukan

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan

Gerakan Berbasis Hati

Tantangan Pengendalian Penduduk Kulon Progo Tahun 2018