Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Gubernur DIY Pantau Kondisi Banjir di Panjatan


Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo

Dibangun Dalam Waktu 2 Bulan, Masjid Tiban Abdul Jalil Diresmikan

 

Panjatan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengunjungi warga terdampak musibah banjir di Kecamatan Panjatan, Sabtu (2/12). Dalam kunjungan yang berlokasi di Posko Balai Desa Panjatan ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X juga didampingi oleh Bupati Kulon Progo, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.Og(K) berkesempatan bertemu dan berbincang dengan warga terdampak musibah banjir. Warga mengeluhkan masih terdapat beberapa titik genangan air sehingga mengharuskan mereka untuk sementara menetap di posko pengungsian.

Bupati Kulon Progo, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.Og(K) dalam kesempatan ini memaparkan kondisi bencana yang terjadi di Kulon Progo dalam beberapa hari terakhir akibat dampak dari badai cempaka yang menyerang beberapa daerah di DIY khususnya di Kulon Progo. Adapun di Kulon Progo sendiri, titik Tanah longsor dan banjir terparah yang terjadi berlokasi di Kecamatan Girimulyo dan Kecamatan Panjatan. Banjir di Kecamatan Panjatan khususnya daerah terparah di Desa Panjatan, Cerme, Gotakan dan Krembangan telah menggenangi rumah warga sejak hari Selasa. Banjir ini sendiri diakibatkan meluapnya tanggul di Sungai Sen yang letaknya berada di sisi timur dari desa-desa yang terkena banjir. Akibatnya, warga harus diungsikan ke beberapa posko pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah beserta para relawan.

Menanggapi kondisi bencana akibat badai cempaka ini, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa akibat dari badai ini menyebabkan beberapa daerah di DIY mengalami musibah banjir dan tanah longsor, untuk itu Sri Sultan menyatakan bahwa status DIY sebagai status tanggap bencana. Pihaknya menghimbau kepada seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota untuk bisa mengeluarkan kebijakan penggunaan APBD atas status tanggap bencana ini. Sri Sultan juga menghimbau serta mengajak kepada seluruh warga masyarakat yang terdampak banjir untuk tidak cemas dengan status tanggap bencana ini.

Meninjau dari kondisi banjir yang terjadi, Sri Sultan juga menghimbau agar seluruh pihak terkait mampu mengecek dan meninjau aliran sungai yang ada.

"Kita survey terlebih dahulu, mungkin kekuatan air lebih kuat jadi nabrak. Jadi yang kita atur aliran air yang disana, bukan penguatan tanggul", pungkas Sri Sultan.

Pemerintah sendiri melalui status tanggap bencana ini menetapkan 2 minggu terhitung sejak tanggal 30 November hingga 13 Desember sebagai periode tanggap bencana. Untuk itu, pemerintah juga menghimbau kepada warga masyarakat untuk gotong royong mengatasi musibah ini dengan berupaya membersihkan lingkungan dari sisa-sisa banjir dan tanah longsor yang telah terjadi.

Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) menyampaikan, apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terkait status tanggap bencana sudah sesuai dengan apa yang diharapkan Ngarso Dalem, selama 14 hari status tanggap bencana, kemudian akan dievaluasi. "Saran yang disampaikan Ngarso Dalem begitu, apa yang sudah kita rencanakan juga begitu" kata dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K).
(at@humaskp)

 

 

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Pelatihan dan Pemagangan di BLK Meningkat

Job Fair Kulon Progo 2018 Dibuka

Bimtek Kulon Progo SMART City

Wakil Bupati Halal Bi Halal Ke Pondok Pesantren

Syawalan Gubernur DIY di Kulon Progo



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PENGUMUMAN PENDAFTARAN CALON PESERTA PELATIHAN KEBANDARUDARAAN AIRLINES STAFF dan GROUND STAFF 2018

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

SAFARI JUM'AT DI MASJID NUR HIDAYAH NANGGULAN

Geopark Indonesia Mendunia

Transformasi Koperasi Indonesia

Kabupaten Kulon Progo Melepas 333 Calon Haji 2018

Asyiknya Nobar Piala Dunia di Perpusda

Workshop Implementasi District Health Information System Software (DHIS2)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo Pererat Kerjasama Kemitraan dengan BPBI Abiyoso

Menyongsong API: Dinas Pariwisata Kulon Progo gelar Jumpa Pers

10 Motif Batik Paling Populer di Indonesia

Pak Ndut (Drs. Mardiya) Suarakan Program Pembangunan Lewat Lagu

Peserta Lolos Seleksi Administrasi Pengadaan Tenaga Bantu Pendidikan Non PNS Gelombang II

ATM, Jurus Jitu Memulai Usaha

Pembinaan Linmas Desa Karangsari Persiapan Pengamanan Pemilu 2019

Pembuatan Sumur Bor oleh Tagana Kab. Kulon Progo

Harganas Kulon Progo Dipusatkan di Sentolo

NASA NANGGULAN PENUH HARU DAN PENGHARAPAN..

Pertemuan Forum Masyarakat Kearsipan di Gunung Kidul

Surat Edaran Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun 2018

Lowongan Kerja GURU AGAMA ISLAM - SD MUHAMMADIYAH BEDOYO

HATI-HATI PENIPUAN PENERIMAAN PNS 2018

Acara Tahunan Jogja OPEN Artistic Swimming Resmi Dibuka

Diskominfo Kulon Progo Tuntas Selenggarakan Forum Data

Gaungkan Semarak Asian Games



.:: Artikel ::::::::.

Devinfo dan Manfaatnya Dalam Pengembangan Program KKbpk

Mengenal Sekolah Siaga Kependudukan

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan

Gerakan Berbasis Hati

Tantangan Pengendalian Penduduk Kulon Progo Tahun 2018