Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Duta Seni Kulon Progo Siap Tampil di TMII


Upacara Peringatan HUT Ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di Kulon Progo

Anugerah Iptek Kreanova Menoreh Tahun 2018

Apresiasi Proyek Perubahan Yang Jadi Kenyataan

Launching Si Peluru Jamesbon

Bupati Melantik 81 PNS

Mantan Napi dan Anjal Bantu Bedah Rumah

salah satu adegan saat gladi bersih  

Pada pesona budahya nusantara 2018 di TMII, Duta Seni dari Kulon Progo siap menampilkan berbagai kerajinan dan pentas kesenian di Anjungan DI Yogyakarta.

Dengan tema Sanjung Menoreh, selain menampilkan Kerajinan andalan, Kulon Progo siap dengan pentas Manguyu-uyu Musik Krumpyung, Tari Angguk Trengginas, Komposisi "Gentong Rembes" dan Sendratari "Kiskendha Mrahaswara" yang akan dilaksanakan Sabtu (12/5/2018) Pukul 19.00 WIB di Anjungan DI Yogyakarta Taman Mini Indonesia Indah TMII.

Musik Krumpyung merupakan ensamble musik bambu yang lahir dan berkembang di perbukitan Menoreh Kulon Progo. Dalam penyajiannya musik ini dapat mengiringi lagu, tarian maupun teater rakyat.


Kepala Dinas Kebudayaan Drs.Untung Waluyo menyampaikan tahun 2018 ini Kabupaten Kulon Progo mendapatkan kesempatan untuk promosi dalam agenda Pesona Budaya Nusantara, yang dilaksanakan di TMII Anjungan DI Yogyakarta.

"Maka kita siapkan berkaitan dengan beberapa Produk kerajinan yang menjadi unggulan kuliner, kerajinan dan kesenian baku maupun garapan. Seperti manguyu-uyu, Tari angguk, kemasan gentong rembes dan Sendratari." Kata Drs.Untung Waluyo, Rabu (9/5), saat gladi bersih.


Terkait Tari Angguk Trengginas, pada saat kelahirannya, Tari angguk berfungsi sebagai media syiar agama Islam dengan penari laki-laki. Oleh karena tuntutan zaman, tari anggung berfungsi ganda sebagai media hiburan dan ditarikan pararemaja putri. Semenjak dicanangkan sebagai Kesenian Unggulan Kabupaten Kulon Progo pada Tahun 2013 atas inisiasi Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) diciptakanlah senam angguk ceria untuk mengembangkan budaya sekaligus olah raga. Kata trengginas merujuk pada dinamisasi dan kesukacitaan. Maka tari angguk trengginas menjadi ungkapan rasa syukur dalam menyambut kehadiran tamu-tamu terhormat.

Komposisi "Gentong Rembes". Gentong Rembes atau singkatan Gerakan Gotong Royong Masyarakat Bersatu yang mengejawantah dalam Tembang Gugur Gunung sebagai sebuah penggambaran aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat dengan didukung semangat kerja, totalitas, tulus ikhlas, tanpa pamrih dan menjunjung tinggi nilai nilai kebersamaan dan kegotongroyongan. Kegotongroyongan dan kolektivitas menjadi dasar yang kuat untuk mewujudkan kemajuan dan kejayaan bangsa. Kerukunan merujuk pada heterogenitas yang jauh dari kepentingan-kepentingan sesaat, individu maupun golongan tertentu. Sedangkan kolektivitas bermakna hubungan atau konektivitas yang bersinergi tanpa membedakan pangkat dan kedudukan satu sama lain. Maka Gentong Rembes memberikan isyarat kepada kita bahwa kebersamaan adalah energi yang berpotensi untuk menggerakkan roda pembangunan demi kejayaan dan kemuliaan NKRI.

Sendratari "Kiskendha Mrahaswara" mengangkat Legenda Goa Kiskendha. Cerita berawal dari sosok manusia berkepala kerbau bernama Mahesasura yang sedang dilanda cinta kepada Dewi Supraba. Berbagai cara ditempuh termasuk ancaman menggempur kahyangan. Mengetahui hal tersebut Bathara Indra ayahanda Dewi Supraba diliputi kegelisahan dan kekhawatiran, maka turunlah ke Macapada menemui kera kembar yang sedang bernama Subali. Setelah melakukan negosiasi akhirnya Subali menyanggupi perintah Bathara Indra. Akhirnya Subali bersama adiknya yang bernama Sugriwa berperang melawan Mahesasura. Perang tak bisa dielakkan, Subali berhasil menghancurkan Angkara Murka dari Mahesasura. Dan Kiskendha bersinar terang menerangi Bumi Kiskendha.

Dengan pelaksanaan ini Drs. Untung Waluyo berharap didukung oleh semua pihak, baik unsur pengusaha, pengrajin, seniman dan juga pemerintah, termasuk camat. Sehingga betul-beltul menjadi satu semangat mengembangkan potensi Kulon Progo.

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyampaikan salut dan terimakasih kepada seluruh pihak seperti seniman, pengrawit, Perajin, Pengusaha, dan OPD yang sudah berjuang mempersiapkan yang terbaik. Rencana, Duta seni ini selain dihadiri Warga dari Kulon Progo yang di perantauan, masyarakat umum, juga akan dihadiri para Duta Besar.

"Rencananya pentas ini akan dihadiri juga oleh 38 (tiga puluh delapan) Duta Besar yang ada di Jakarta." Kata Drs.H.Sutedjo.
(at@humaskp)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Upacara Peringatan HUT Ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI di Kulon Progo

Anugerah Iptek Kreanova Menoreh Tahun 2018

Apresiasi Proyek Perubahan Yang Jadi Kenyataan

Launching Si Peluru Jamesbon

Bupati Melantik 81 PNS



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Peutupan Pelatihan Ketrampilan Calon Tranasmigran Tahun 2018

UPACARA DETIK-DETIK PROKLAMASI KEMERDEKAAN RI K3 73 TINGKAT KECAMATAN GIRIMULYO ADA NUANSA JAWANYA

BAZAR RAMAIKAN KEGIATAN HUT KEMERDEKAAN RI KE-73 KECAMATAN KALIBAWANG

RESTU BUMI PENTAS SENI

Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Diklat dari BP3 Curug untuk Program Marshaller dan HLO

Upacara/Apel Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73

Detik-Detik Proklamasi Di Kecamatan Wates

DETIK-DETIK PROKLAMASI...

DETIK-DETIK PROKLAMASI...

Empat BUMN Bersinergi Meriahkan HUT ke-73 RI di Kulon Progo

3 Orang Warga Binaan Rumah Tahanan Wates dapat Remisi Langsung Bebas

SEMARAK, PAWAI KARNAVAL KECAMATAN LENDAH

PENCAIRAN PERDANA BPNT KECAMATAN LENDAH

Jamin Kualitas Daging Kurban, Pemerintah Terapkan Standar ASUH

Aksi Kerja Bakti dan Penggalangan Dana dalam Memperingati Hari Pramuka ke-57

Seleksi Calon Peserta Magang Bagi Alumni Balai Latihan Kerja di PT Komatsu Undercarriage Indonesia

Peringatan Hari Anak Kabupaten Kulon Progo dengan tema Mendorong Terwujudnya Destinasi Wisata yang R

WebGIS Jalan Kabupaten Kulon Progo

Pawai dan Karnaval HUT RI Ke 73 Kecamatan Wates

KARTU KELUARGA SEJAHTERA (KKS) NANGGULAN..

KARTU KELUARGA SEJAHTERA (KKS) NANGGULAN..

Pengurus Kabupaten Kulon Progo ISSI Dilantik dan Dikukuhkan

MENGENALI NEGERI DAN BUDAYA MELALUI ARSIP

Persiapan NYIA, Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Curug menyeleksi Bidang Kebandarudaraan

Arsip Kenali Negeri dan Budayamu



.:: Artikel ::::::::.

Hari Keluarga: Hari Kita Semua

KB Sebagai Hak Asasi Manusia

Devinfo dan Manfaatnya Dalam Pengembangan Program KKbpk

Mengenal Sekolah Siaga Kependudukan

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan