Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Duta Seni Kulon Progo Siap Tampil di TMII


Safari Tarawih di Galur

Anggota DPRD Kota Banjar Tertarik Tata Kelola Kulon Progo

Safari Tarawih di Kalibawang

Peringati Harkitnas Diharap Tidak Mudah Terprovokasi

Bahas Hikmah Puasa, Pencegahan Terorisme dan oleh-oleh dari PBB

Pasar Ramadan di Alun-alun Wates

salah satu adegan saat gladi bersih  

Pada pesona budahya nusantara 2018 di TMII, Duta Seni dari Kulon Progo siap menampilkan berbagai kerajinan dan pentas kesenian di Anjungan DI Yogyakarta.

Dengan tema Sanjung Menoreh, selain menampilkan Kerajinan andalan, Kulon Progo siap dengan pentas Manguyu-uyu Musik Krumpyung, Tari Angguk Trengginas, Komposisi "Gentong Rembes" dan Sendratari "Kiskendha Mrahaswara" yang akan dilaksanakan Sabtu (12/5/2018) Pukul 19.00 WIB di Anjungan DI Yogyakarta Taman Mini Indonesia Indah TMII.

Musik Krumpyung merupakan ensamble musik bambu yang lahir dan berkembang di perbukitan Menoreh Kulon Progo. Dalam penyajiannya musik ini dapat mengiringi lagu, tarian maupun teater rakyat.


Kepala Dinas Kebudayaan Drs.Untung Waluyo menyampaikan tahun 2018 ini Kabupaten Kulon Progo mendapatkan kesempatan untuk promosi dalam agenda Pesona Budaya Nusantara, yang dilaksanakan di TMII Anjungan DI Yogyakarta.

"Maka kita siapkan berkaitan dengan beberapa Produk kerajinan yang menjadi unggulan kuliner, kerajinan dan kesenian baku maupun garapan. Seperti manguyu-uyu, Tari angguk, kemasan gentong rembes dan Sendratari." Kata Drs.Untung Waluyo, Rabu (9/5), saat gladi bersih.


Terkait Tari Angguk Trengginas, pada saat kelahirannya, Tari angguk berfungsi sebagai media syiar agama Islam dengan penari laki-laki. Oleh karena tuntutan zaman, tari anggung berfungsi ganda sebagai media hiburan dan ditarikan pararemaja putri. Semenjak dicanangkan sebagai Kesenian Unggulan Kabupaten Kulon Progo pada Tahun 2013 atas inisiasi Bupati Kulon Progo dr.H.Hasto Wardoyo,Sp.OG(K) diciptakanlah senam angguk ceria untuk mengembangkan budaya sekaligus olah raga. Kata trengginas merujuk pada dinamisasi dan kesukacitaan. Maka tari angguk trengginas menjadi ungkapan rasa syukur dalam menyambut kehadiran tamu-tamu terhormat.

Komposisi "Gentong Rembes". Gentong Rembes atau singkatan Gerakan Gotong Royong Masyarakat Bersatu yang mengejawantah dalam Tembang Gugur Gunung sebagai sebuah penggambaran aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat dengan didukung semangat kerja, totalitas, tulus ikhlas, tanpa pamrih dan menjunjung tinggi nilai nilai kebersamaan dan kegotongroyongan. Kegotongroyongan dan kolektivitas menjadi dasar yang kuat untuk mewujudkan kemajuan dan kejayaan bangsa. Kerukunan merujuk pada heterogenitas yang jauh dari kepentingan-kepentingan sesaat, individu maupun golongan tertentu. Sedangkan kolektivitas bermakna hubungan atau konektivitas yang bersinergi tanpa membedakan pangkat dan kedudukan satu sama lain. Maka Gentong Rembes memberikan isyarat kepada kita bahwa kebersamaan adalah energi yang berpotensi untuk menggerakkan roda pembangunan demi kejayaan dan kemuliaan NKRI.

Sendratari "Kiskendha Mrahaswara" mengangkat Legenda Goa Kiskendha. Cerita berawal dari sosok manusia berkepala kerbau bernama Mahesasura yang sedang dilanda cinta kepada Dewi Supraba. Berbagai cara ditempuh termasuk ancaman menggempur kahyangan. Mengetahui hal tersebut Bathara Indra ayahanda Dewi Supraba diliputi kegelisahan dan kekhawatiran, maka turunlah ke Macapada menemui kera kembar yang sedang bernama Subali. Setelah melakukan negosiasi akhirnya Subali menyanggupi perintah Bathara Indra. Akhirnya Subali bersama adiknya yang bernama Sugriwa berperang melawan Mahesasura. Perang tak bisa dielakkan, Subali berhasil menghancurkan Angkara Murka dari Mahesasura. Dan Kiskendha bersinar terang menerangi Bumi Kiskendha.

Dengan pelaksanaan ini Drs. Untung Waluyo berharap didukung oleh semua pihak, baik unsur pengusaha, pengrajin, seniman dan juga pemerintah, termasuk camat. Sehingga betul-beltul menjadi satu semangat mengembangkan potensi Kulon Progo.

Wakil Bupati Kulon Progo Drs.H.Sutedjo menyampaikan salut dan terimakasih kepada seluruh pihak seperti seniman, pengrawit, Perajin, Pengusaha, dan OPD yang sudah berjuang mempersiapkan yang terbaik. Rencana, Duta seni ini selain dihadiri Warga dari Kulon Progo yang di perantauan, masyarakat umum, juga akan dihadiri para Duta Besar.

"Rencananya pentas ini akan dihadiri juga oleh 38 (tiga puluh delapan) Duta Besar yang ada di Jakarta." Kata Drs.H.Sutedjo.
(at@humaskp)

« Kembali | Kirim | Versi cetak

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Safari Tarawih di Galur

Anggota DPRD Kota Banjar Tertarik Tata Kelola Kulon Progo

Safari Tarawih di Kalibawang

Peringati Harkitnas Diharap Tidak Mudah Terprovokasi

Bahas Hikmah Puasa, Pencegahan Terorisme dan oleh-oleh dari PBB



.:: Berita Subdomain ::::::::.

Buka Puasa Bersama Kecamatan Pengasih Untuk Mempererat Silaturrahi

Momentum Kebangkitan Nasional untuk Asian Games 2018 di Indonesia

OPTIMALISASI TENAGA KERJA LOKAL PADA “NYIA”

OPD Bangkit Peduli Arsip

Himbauan Pengumuman Kelulusan Tingkat SMP/MTs

PELAKSANAAN SAFARI TARAWIH PERIODE 2 TINGKAT KECAMATAN KALIBAWANG

Destinasi Baru Desa Karangsari

Pengumuman: Usulan Calon Penerima Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka 2018

Lowongan Kerja PT MICRO MADANI INSTITUTE (PNM MEKAAR)

Lowongan Kerja PT Pegadaian (Persero)

Lowongan Kerja PT ANGGUN KREASI GARMEN

Lowongan Kerja PT CIPTA KARYA AGUNG ABADI

Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2018

Warga Menutup Akses Jalan Menuju Penambang Batu

Pengumuman Magang Fair 2018

Jadwal Pelayanan Kartu AK 1 pada saat Cuti Bersama Lebaran 2018

Penyelesaian Pemortalan Akses Jalan Tambang

Safari Tarweh Putaran Kedua Masjid Nur-Huda Kedungtangkil Desa Karangsari

Safari tarawih Kecamatan Nanggulan di Dusun Janti Lor 24 Mei 2018

NGAJI BARENG RO PAK CAMAT NANGGULAN

AL-AMIN PEMBUKA SAFARI TARAWIH 14 39 H TINGKAT KECAMATAN GIRIMULYO

Lowongan Kerja Rumah Sakit Islam Yogyakarta (RSIY PDHI)

Gairah Perpusdes

Pengumuman: Usulan Calon Penerima Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka 2018

Pengumuman: Usulan Calon Penerima Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka 2018



.:: Artikel ::::::::.

Mengenal Sekolah Siaga Kependudukan

Mewujudkan Masyarakat Berwawasan Kependudukan Melalui Pendidikan Kependudukan

Gerakan Berbasis Hati

Tantangan Pengendalian Penduduk Kulon Progo Tahun 2018

Tantangan Advokasi Kie Program KKBPK Tahun 2018