Sesuai dengan UU RI No. 18 tahun 1951 tentang Perubahan UU RI No. 15 tahun 1950 tentang Penggabungan Daerah-daerah Kabupaten Kulon-Progo dan Adikarto dalam Lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi satu Kabupaten dengan nama Kulon-Progo, bahwa penulisan Kulon Progo adalah dipisah

Kesenian Daerah

Krumpyung

Krumpyung merupakan seni musik tradisional khas Kulon Progo dengan iringan alat musik yang semuanya terbuat dari bambu. Biasanya lagu-lagu yang dibawakan adalah langgam jawa, uyon-uyon, campur sari. Yang unik dari krumpyung ini adalah nada yang digunakan merupakan laras slendro dan pelog menyerupai gamelan Jawa. Hanya saja, dalam kesenian Krumpyung ini, untuk membunyikan gong dengan cara ditiup dan dipukul. Kesenian Krumpyung ini terdapat di dusun Tegiri, desa Hargowilis, kecamatan Kokap. Saat ini alat musik Krumpyung yang semuanya terbuat dari bambu banyak diminati para pecinta alat musik tradisional atau para kolektor dari berbagai daerah dan luar negeri.

 

Tari Jathilan

Jathilan merupakan kesenian rakyat tradisional berbentuk tarian kelompok dan dibawakan oleh penari berjumlah 14 orang laki-laki. Penari yang berperan sebagai wanita disebut wewe. Jathilan yang merupakan tari kelompok ini terdiri dari 2 barongan, 1 penthul, 1 bejer, 1 wewe, dan 1 gendruwo serta 6 orang prajurit. Pertunjukan Jathilan ini diselenggarakan di tempat terbuka yang cukup luas karena gerakan dari penari yang sangat dinamis. Salah satu yang menarik dari tarian ini adalah adanya penari yang "ndadi/kesurupan/in trance". Saat ini kesenian Jathilan ini masih hidup dan berkembang dengan baik di semua kecamatan yang ada di Kulon Progo.

 

Tari Oglek

Oglek merupakan salah satu kesenian rakyat tradisional dengan jenis tarian berkelompok yang biasa dipentaskan di tempat terbuka dengan durasi kurang-lebih 1 sampai 2 jam. Pentas Oglek diiringi dengan seperangkat alat musik berupa 3 terbang sesar, 1 terbang kecil, 2 bende, 1 kendang, 1 gong, dengan sistem nada slendro. Biasanya dalam pentas Oglek ini ada penari yang "in trance", dalam bahasa jawa "kesurupan". Beberapa grup Oglek yang ada antara lain berada di desa Tuksono, kecamatan Sentolo, desa Tanjungharjo, kecamatan Nanggulan, dan di desa Krembangan, kecamatan Panjatan.

 

Tari Angguk

Tari Angguk merupakan tarian tradisional yang dibawakan secara berkelompok. Tarian ini mengambil cerita dari Serat Ambiyo dengan kisah Umarmoyo-Umarmadi dan Wong Agung Jayengrono. Durasi tari Angguk berkisar antara 3 sampai 7 jam. Dibawakan oleh penari yang berjumlah 15 wanita. Kostum yang dipakai oleh penari adalah baju mirip baju serdadu Belanda yang dihiasi dengan gombyok barang emas, sampang, sampur, topi pet warna hitam, dan kaos kaki warna merah atau kuning dan mengenakan kacamata hitam. Beberapa grup Angguk yang cukup populer antara lain : Group Angguk Putri Sri Lestari dari Pripih, Angguk Mekar Perwitasari dari Tlogolalo, Hargamulyo, Kokap, Angguk Putri Puspa Rini dari desa Kulur, kecamatan Temon.

 

Tari Incling

Incling merupakan tarian rakyat tradisional yang mempunyai tema cerita yang diambil dari cerita Panji. Kesenian incling ini dibawakan secara berkelompok dengan jumlah penari 15 atau 17 orang.Pertunjukan ini biasanya diadakan di tempat terbuka dengan durasi 3 sampai 4 jam. Meskipun penarinya laki-laki semua, tetapi ada peran wanita yang diperankan oleh laki-laki yang disebut "cepet wadon". Selain itu, yang juga menarik dan disukai penonton adalah peran tokoh pentul, bejer, serta kethek atau kera. Beberapa grup Incling yang ada antara lain berada di desa Jatimulyo, kecamatan Girimulyo, desa Sindutan, kecamatan Temon, dan di desa Tanjungharjo, kecamatan Nanggulan.

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

Penuhi Undangan Warga Riau

Kulon Progo Dianugerahi dana Rakca 2017 dan Entrepeneur Award 2017

Bupati Kulon Progo Hasto Wardoyo Diundang Ke Riau

Implementasi Peraturan Bupati Kulon Progo Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Pedoman Operasional Pemberdayaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa

Gubernur DIY Pantau Kondisi Banjir di Panjatan



.:: Berita Subdomain ::::::::.

PELAYANAN POLIKLINIK SPESIALIS JANTUNG SORE HARI

Lowongan Kerja PT.MATARAM TUNGGAL GARMENT

Sosialisasi dan Seleksi PT Philips Batam

Replikasi Tomira, Pemda Tasikmalaya Studi Banding ke Kulon Progo

PENDIDIKAN POLITIK UNTUK PEMILIH PEMULA

Launching KSWP Kulon Progo Mampu Memberi Contoh Kabupaten Lainnya Di DIY

PENGUMUMAN LOWONGAN THL 2018

DPMPT Kab. Kulon Progo Melakukan Pengawasan Perusahaan

Pengumuman Lowongan THL Dinas Perhubungan Kabupaten Kulon Progo

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Penambangan Tanah Urug

Pengumuman Penerbitan Izin Lingkungan PT. Organik Alam Lestari

Lowongan Kerja PT. MICRO MADANI INSTITUDE (PNM MEKAAR)

Seminar Kebangsaan

Penganggaran Belanja Desa dalam Bidang Pendidikan melalui APB Desa

WASPADA BENCANA ALAM INTI RAKOR KECAMATAN KALIBAWANG BULAN DESEMBER

APEL KENDARAAN DINAS BKAD

SOSIALISASI KETENAGAKERJAAN DAN PERMENAKER RI NOMOR 39 TAHUN 2016

Lowongan Kerja PT. PHILIPS INDUSTRIES BATAM

Saresehan Inisiasi Desa Mitra dan Koordinasi Pengabdian Masyarakat UMY

Dinas Kesehatan Sosialisasikan GERMAS Penanggulangan Stunting

Lowongan Kerja PT.PUSTAKA INSAN MADANI YOGYAKARTA

Saya Berani Saya Sehat, Talkshow Peringatan Hari AIDS Sedunia

GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS)

DINAS PERDAGANGAN SELENGGARAKAN PENERAPAN GUGUS KEDALI MUTU (GKM)

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo per 7 Desember 2017



.:: Artikel ::::::::.

Kampung KB di Kulon Progo, Butuh Sinergitas Semua Pihak

Membangkitkan Semangat Hidup Lansia Melalui Perilaku Hidup Sehat

Tips Menjadikan IUD Kontrasepsi Pilihan

Monev PATEN Ke-4 di Kulon Progo

Menyemangati Masyarakat Lewat Lagu, Mungkinkah