Pertanian

PERTANIAN
Tanaman pangan meliputi komoditas padi, palawija serta hortikultura. Yang termasuk tanaman palawija yaitu komoditas jagung, ketela pohon, ketela rambat, kacang tanah, kacang kedelai serta kacang hijau. Tanaman hortikultura meliputi buah-buahan, sayur-sayuran, tanaman obat, serta tanaman hias.
Pada tahun 2010, produksi padi tercatat 106.857 ton atau mengalami penurunan produksi sebesar 13,19 persen dibandingkan tahun 2009 yang mencapai 123.087 ton. Dari total produksi padi , sebanyak 105.816 ton merupakan padi sawah dan 1.041 ton padi ladang. Produktivitas padi sawah yaitu sebesar 61,72 kw/ha dan produktivitas padi ladang mencapai 31,74 kw/ha.
Di Kabupaten Kulon progo, produksi palawija didominasi oleh komoditas ketela pohon sebesar 56.528 ton, jagung sebesar 27.891 ton, kedelai sebesar 3.886 ton serta kacang tanah sebesar 1.387 ton. Sedangkan tanaman palawija lainnya produksinya relatif kecil yaitu ketela rambat dan kacang hijau masing-masing produksinya tercatat 567 ton dan 118 ton. Secara umum produksi palawija Kabupaten Kulon Progo Tahun 2010 menurun dibanding produksi di tahun 2009. Komoditas jagung produksinya turun 15,91 persen, ketela pohon turun 1,14 persen, kacang tanah turun 1,07 persen, dan kedelai turun 9,73 persen. Dua komoditas lainnya ketela rambat dan kacang hijau meningkat masing-masing 46,89 persen dan 35,63 persen.
Tanaman buah-buahan yang potensial di Kabupaten Kulon Progo di Tahun 2010 adalah pisang dengan sumbangan terhadap total produk keseluruhan buah-buahan sebesar 29,20 persen, melon-semangka (27,27 persen), serta mangga (11,21 persen). Produksi pisang di tahun 2010 sebanyak 193,01 ton, melon-semangka sebanyak 180,31 ton, serta mangga sebanyak 74,13 ton. Sebagian besar tanaman buah pada tahun 2010 mengalami peningkatan produksi. Enam dari sembilan belas komoditi mengalami penurunan produksi antara lain salak turun 48,45 persen, rambutan turun 44,23 persen, durian turun 34,64 persen, sirsak turun 33,04 persen, jambu biji turun 29,62 persen , dan nanas turun 3,57 persen. Beberapa komoditi yang peningkatan produksinya cukup besar antara lain : jeruk besar meningkat 83,68 persen, manggis meningkat 77,96 persen, alpukat meningkat 38,39 persen, sukun meningkat 12,97 persen, serta sawo meningkat 11,99 persen.
Komoditas sayuran yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat Kabupaten Kulon Progo dan menghasilkan produksi yang cukup besar adalah tanaman cabe besar,petsai serta bawang merah. Pada tahun 2010 produksi untuk masing-masing komoditas tersebut mencapai 73,71 ton, 31,62 ton serta 18,60 ton. Lima komoditas andalan tanaman obat-obatan adalah kunyit, kencur, jahe, temulawak, dan laos. Produksi kunyit di tahun 2010 sebesar 2,55 ton. Jika dibandingkan produksi tahun 2009, produksi kunyit mengalami peningkatan produksi sebesar 13,33 persen), produksi kencur sebesar 1,74 (produksinya meningkat 6,29 persen), jahe produksinya 1,68 ton (meningkat 17,26 persen), temulawak produksinya 1,60 ton (meningkat 29,62 persen), dan laos dengan produksi 1,29 ton (meningkat 0,73 persen).
Tanaman kelapa masih menjadi primadona komoditas perkebunan di Kabupaten Kulon Progo. Pada tahun 2010, produksi kelapa mencapai 29.966,24 ton atau mengalami peningkatan produksi sebesar 4,89 persen. Komoditas perkebunan yang juga menghasilkan produksi cukup besar adalah kakao dengan produksi sebesar 836,34 ton (turun 2,05 persen) dan cengkeh dengan produksi 346,15 ton (turun 9,37 persen).
Produksi tanaman kehutanan yang cukup besar adalah tanaman jati. Pada tahun 2010 menghasilkan 29367,47 m3, produksi tanaman mahoni mencapai 7750,22 m3 dan tanaman sengon tercatat 5582,00 m3.
PETERNAKAN
Di Kabupaten Kulon Progo tahun 2010 jumlah populasi jenis ternak besar, ternak kecil, dan ternak unggas umumnya meningkat. Populasi ternak besar jenis sapi sebanyak 60.927 ekor (meningkat 12,73 persen), Kerbau sebanyak 160 ekor (turun 21,18 persen), Kuda sebanyak 25 ekor (turun 16,67 persen).
Populasi ternak kecil jenis kambing sebanyak 85.646 ekor (meningkat 5,34 persen), domba sebanyak 25.442 ekor (meningkat 4,12 persen), babi sebanyak 1.809 ekor (meningkat 33,51 persen)
Populasi ternak unggas jenis Ayam kampung/ Buras sebanyak 762.509 ekor (meningkat 9,69 persen), ayam pedaging sebanyak 1.236.050 ekor (meningkat 1,25 persen), ayam petelur sebanyak 655.025 ekor (turun 7,15 persen), puyuh sebanyak 303.384 ekor (turun 6,87 persen), itik sebanyak 127.094 ekor (meningkat 17,27 persen), dan kelinci sebanyak 17.944 ekor (meningkat 32,64 persen)
Sumber : Kulon Progo Dalam Angka 2011 - BPS, update 26/04/2012
|
|
|





4640![Validate my RSS feed [Valid RSS]](images/valid-rss-rogers.png)