Sosial

PENDIDIKAN


Di Kabupaten Kulon Progo pada tahun ajaran 2011/2012 jumlah Sekolah, Murid, Guru dan Rasio Murid terhadap Guru adalah sbb. :

 Tingkatan SekolahSekolahMuridGuruRasio Murid terhadap Guru
1. TK 342 10.579 872 12
2. SD, MI Negeri 287 28.961 2.763 10
3. SD, MI Swasta 83 6.786 782 8
4. SMP, MTs Negeri 42 14.740 1.180 12
5. SMP, MTs Swasta 34 3.352 497 6
6. SMA, MA Negeri 13 4.153 452 9
7. SMA, MA Swasta 6 404 130 3
8. SMK Negeri dan Swasta 36 11.731 1.345 8
9. SLB Negeri dan Swasta 7 447 115 4

 


SOSIAL


Kondisi dan perkembangan sosial di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2012 dapat dipantau melalui indikator agama, kesehatan, keamanan, yang ada pada masyarakat, karena hal tersebut mencerminkan adanya hubungan dan toleransi yang saling terkait. Berdasarkan data dari Kantor Departemen Agama Kabupaten Kulon Progo, mayoritas penduduk Kabupaten Kulon Progo adalah pemeluk agama Islam sebesar 93,94 persen; kemudian agama Katholik 4,58 persen; agama Kristen 1,35 persen; dan agama Buddha 0,13 persen.


Tempat peribadatan yang tersedia di Kabupaten Kulon Progo pada tahun 2012 terdiri dari 1.102 masjid, 869 mushola, 184 langgar, 23 gereja kristen, 4 gereja katholik, dan 49 kapel dimana jumlah kapel terbanyak di kecamatan Kalibawang sebanyak 20 kapel. Tempat ibadah umat Buddha vihara hanya terdapat di Kecamatan Girimulyo yaitu 6 vihara dan 1 cetya. Sedangkan tempat ibadah umat Hindu belum tersedia di Kabupaten Kulon Progo.


Fasilitas kesehatan yang tersedia di Kabupaten Kulon Progo terdiri dari 8 rumah sakit dengan 106 dokter dan 711 paramedis. Delapan rumah sakit tersebut terletak di Kecamatan Temon 1 unit, Kecamatan Wates 3 unit, Kecamatan Lendah 2 unit, Kecamatan Nanggulan 1 unit, dan Kecamatan Kalibawang 1 unit. Pada tahun 2012 di Kabupaten Kulon Progo terdapat 21 puskesmas dan 63 puskesmas pembantu dengan 44 dokter dan 522 paramedis.

 

BUDAYA


Kesenian daerah merupakan kekayaan budaya yang harus dilestarikan. Kabupaten Kulon Progo mempunyai perkumpulan kesenian tari sebanyak 394 kelompok, seni musik sebanyak 646 kelompok, seni teater sebanyak 256 kelompok, dan seni rupa sebanyak 8 kelompok yang terdiri dari 6 kelompok seni lukis, serta seni ukir dan tatah wayang kulit masing-masing 1 kelompok. Jumlah organisasi sosial/LSM/organisasi massa dan wanita tercatat sebanyak 218 organisasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Sumber : Kulon Progo Dalam Angka 2013 - BPS, update 05/01/2014

 

« Kembali

.:: Berita Lainnya ::::::::.

12 Atlet Kulon Progo Ikut Wakili DIY Ke POPNAS

Pemkab Kulon Progo Peringati Keistimewaan DIY

Pelepasan 244 Calon Jamaah Haji

Tingkatkan Layanan Publik Kulon Progo Luncurkan SEMAR

Gerakan Nasional “ayo Kerja” Pada 70 Tahun Indonesia Merdeka



.:: Berita Subdomain ::::::::.

MASIH BERANI MESUM? DENDADA RP 500,000-

DPRD Gelar Raker dengan Pakaian Jawa

Pengumuman Permohonan Izin Lingkungan Gelanggang Olahraga Renang Trimolt Swimmingpool

Upacara Peringatan Keistimewaan DIY

CATATAN HARIAN (10)

APEL SIAGA PAJAK DAERAH PBB P2

Dinkop UMKM Menyelenggarakan Upacara Memperingati Keistimewaan DIY

BPMPDPKB Putar Film KB di Krembangan

Ssstt.... ada yang Mesum di Kantor Pol PP

Perkembangan Harga Bahan Pokok Kabupaten Kulon Progo Per 31 Agustus 2015

PERINGATAN PENGESAHAAN UU KEISTIMEWAAN

Malam Pentas Seni Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 70 Kecamatan Sentolo

APEL MENGETI PENGESAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2012 PERKAWIS KEISTIMEWAAN DIY

MAKNA SATRIYA

UPACARA MENGETI PENGESAHAN UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2012 PERKAWIS KEISTIMEWAAN DAERAH ISTIMEWA

UPACARA MENGETI PENGESAHAN UU KEISTIMEWAAN ING KECAMATAN PENGASIH

Upacara Peringatan Pengesahan UU No. 13 Th 2012 tentang Keistimewaan DIY di Kecamatan Samigaluh

Upacara Mengeti Pengesahan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 di RSUD Wates

CATATAN HARIAN (9)

Kapasitas Produksi AMP PT SAK Bertambah Besar

Pak Ndut (Drs. Mardiya) Ciptakan Lagu Campursari KB

Kulon Progo Raih Kejuaraan Lomba KB Tingkat Regional dan Nasional

Tri Wahyuni Juara I DIY Lomba Pidato Kependudukan

Festival Padhang Mbulan

Rintisan Cluster Pengolahan Ikan di Sungapan Galur



.:: Artikel ::::::::.

PPKS, Optimalkan 8 Fungsi Keluarga

Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan Usaha Mikro

Mengangkat Tema Kecamatan Sebagai Pusat Pertumbuhan

Memaknai Hari Keluarga

Kecamatan dari Uu 23 Tahun 2014